Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS STRUKTUR ORGAN DAN FUNGSI MUSIK TIFA DI KABUPATEN KEPULAUAN SULA MALUKU UTARA Irwan, Irmawati; Latuni, Glenie; Sri Hartati, R. A. Dinar
KOMPETENSI Vol. 4 No. 12 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i12.10816

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan struktur organologi dan fungsi musik Tifa di Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara dengan menggunakan teori organologi dan teori fungsi Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pelaku budaya observasi langsung di Desa Waihama dokumentasi bersama pembuat dan pemain Tifa serta studi pustaka Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organ Tifa terdiri dari beberapa komponen utama: permukaan dari kulit kambing badan menggunakan kayu gufasa lubang bagian bawah dan samping cincin rotan dua lapisan senar reket nomor 210 baji berbentuk kayu gufasa kecil menyerupai mata panah tumpul dan pemukul dari rotan Fungsi musik Tifa dalam masyarakat Kepulauan Sula meliputi: 1 Acara adat seperti pernikahan dan penyambutan tamu; 2 Hiburan saat gotong royong atau persiapan hajatan; 3 Pendidikan sebagai media untuk mengenalkan sejarah dan budaya; 4 Terapi membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres; 5 Ekonomi memberikan pendapatan bagi pemain dan pembuatnya; dan 6 Identitas budaya menjadi simbol kebanggaan atas warisan budaya lokal Musik Tifa memiliki peran multifungsi yang mencerminkan keterkaitan erat antara seni dan kehidupan masyarakat Kepulauan Sula < p>
Tren Positif Kolaborasi AI-Manusia: Survei Guru Musik Indonesia di Era Kurikulum Merdeka Meyny S. C. Kaunang; Dinar Sri Hartati; Widyata Nikbert Sarayar; Waraney Josua Mongkau; Zelly Jeannie Lombeng; Jans George Mangare; Arie Tulus
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jpks.v11i1.39498

Abstract

This study analyzes Indonesian music teachers' perceptions of the positive trend in human-AI collaboration in music composition learning during the Merdeka Curriculum era, addressing the local empirical survey research gap absent in prior studies. Employing a mixed-methods approach via systematic literature review (PRISMA-ScR) and Likert-scale survey on 5 music lecturers (N=5), findings reveal an overall mean score of 4.1 (1-5 scale) with 60-80% "Strongly Agree" dominance on AI's creative benefits (e.g., idea exploration mean 4.0), collaborative partner role (mean 4.0), and needs for training and ethical policies (mean 4.4). Despite the small sample, this indicates high optimism toward AI as a human creativity complement, alongside awareness of ethical risks like originality and authorship, aligned with TPACK and ADDIE models. The study contributes theoretically with empirical AI-TPACK evidence in the Indonesian context and practically via recommendations for AI literacy training, institutional policies, and survey expansion to bolster innovative Merdeka Curriculum implementation in national music arts education.