Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Potensi Budidaya Buah Naga Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kampung Wulukubun Kabupaten Keerom Sarlota Arrang Ratang; Siti Aminah; Michael Ughu
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.982 KB) | DOI: 10.55264/jumabis.v4i1.59

Abstract

Kegiatan agribisnis pertanian yang saat ini masih memiliki potensi berkembang baik adalah budidaya buah nagayang beberapa tahun belakang ini terlihat subur dan berkembang di Kabupaten Keerom kususnya pada Kampung Wulukubun. Peluang untuk membudidayakan buah naga masih sangat terbuka, baik untuk pasaran lokal maupun internasional. Begitu menjanjikan untuk membudidayakan buah naga karena dapat menambah pendapatan petani bagi kesejateraan keluarga.Untuk itu Kelompok Tani yang akan di jadikan sample penelitian adalah kelompok tani Mekar Karya yang sudah sangat eksis dalam membudidayakan buah naga ini, dengan jumlah reponden 13 petani, dengan tujuan penelitian yang pertama menunjukkan hasil bahwa Tingkat efisiensi menunjukkan bawa R/C rasio usaha tani buah naga pada kelompok tani Mekar Karya Kampung Wulukubun adalah 5,12 hasil dari pembagian antara penerimaan dan biaya total (biaya tetap dan biaya variabel), maka usaha tani budidaya buah naga pada kelompok tani Mekar Karya dinyatakan efisien dan layak untuk dikembangkan atau diusahakan. Dan tujuan ke dua dengan hasil Analisis usaha Tani buah naga pada Kelompok Tani Mekar Karya Kabpuaten Keerom teritung pada tahun kedua pendapatannya sebesar Rp. 1.195.005.000/tahun dan pada tahun ketiga naik pendapatnnya naik menjadi Rp. 1.658.100.000/tahun dengan Estimasi tiap tahun produksi buah naga mengalami kenaikan 1.000kg/ bulan dan harga rata-rata Rp. 35.000/kg. Maka dapat dilihat bahwa dari tahun pertama tanam belum mendapatkan keuntungan karena harus mengembalikan modal dan pada saat tanam akan memperoleh hasil minimal 8 bulan setelah menanam, tetapi pada tahun ke dua dan berikutnya terus mengalami kenaikan yang cukup menjanjikan dari sisi produksi maupun sisi pendapatan petani buah naga, pada kelompok tani Mekar Karya Kampung Wulukubun Kabupaten Keerom.
Kebijakan Pemenuhan Kebutuhan Perumahan Dan Kawasan Permukiman (PKP) Di Provinsi Papua Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i2.2061

Abstract

Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah telah menegaskan bahwa Bidang Perumahan telah didesentralisasikan. Pemerintah Daerah wajib memberikan kemudahan pembangunan dan perolehan rumah khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayahnya. Melalui Dokumen Perencanaan Pembangunan PKP Tahun 2011, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk mengatasi permasalahan di bidang perumahan di Provinsi Papua dalam mewujudkan perumahan dan kawasan permukiman yang layak huni, terjangkau, aman dan berwawasan lingkungan. Kompleksitas urusan perumahan khususnya di Provinsi Papua menjadi tantangan dalam upaya implementasi. Dengan komitmen yang terpadu antar berbagai instansi (SKPD yang memiliki tugas dan fungsi pembangunan PKP) dan didukung harmonitas kerja dengan stakeholders terkait, diyakini program ini dapat mencapai tujuannya.Kata Kunci : Desentralisasi Perumahan, Program PKP, Pemerintah Daerah.
Dampak Program Bantuan Keuangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kepada Masyarakat Di Kabupaten Lanny Jaya Amilien Sembor; Ida Ayu Purba Riani; Transna Putra Urip; Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v4i1.2081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) mempengaruhi aktifitas perekonomian masyarakat, merubah pola masyarakat dalam mengelola usahanya, meningkatkan produksi masyarakat khususnya dalam bidang usaha ternak (babi dan kelinci), mempengaruhi pendapatan atau penghasilan masyarakat. Serta mengidentifikasi Faktor Pendukung dan Penghambat Program pemerintah bantuan keuangan usaha ekonomi produktif (UEP) di Kabupaten Lanny Jaya. Data yang digunakan merupakan dalam penelitian ini merupakan data primer bersifat kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara yang terhadap pelaku usaha dan pihak pemerintah. Analisis dilakukan menggunaka pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Program UEP berdampak secara Expected Outcome, yaitu menumbuhkan rasa percaya diri masyarakat untuk memulai usaha yang lain disamping bertani dan beternak yaitu usaha kios. Secara Unexpected Outcome yaitu meningkatnya kecakapan personal, kecakapan akademik, kecakapan vokasional dan kecakapan sosial.  Dampak lainnya ada perubahan pola masyarakat dalam mengelola usahanya (ternak babi dan ternak kelinci), peningkatan produksi dari usaha masyarakat.dan ada peningkatan pendapatan masyarakat.  Faktor pendukung dalam pelaksanaan program ini adalah adanya fasilitas pinjaman bantuan modal, dukungan dari berbagai pihak yaitu pemerintah desa, Badan BPMK dan masyarakat, sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan program ini adalah konsistensi warga yang belum mau diajak berkembang melalui usaha mandiri, pengalihan fungsi modal yang sempat mengalami kendala.Kata Kunci : Bantuan Keuangan, Usaha Ekonomi Produktif
Analisis Potensi Dan Efektivitas Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura Andrew Philips Siagian; Mesak Iek; Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i2.2107

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis potensi penerimaan Pajak Penerangan Jalan dan efektivitas Pajak Penerangan Jalan di Kota Jayapura selama tahun 2013 hingga tahun 2020. Selain itu, dilakukan pula analisis kontribusi pajak dan Analisis Prospek (Trend Linear) Penerimaan Pajak Penerangan Jalan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa tinjauan kepustakaan dan jenis data sekunder. Hasil perhitungan potensi penerimaan Pajak Penerangan Jalan menunjukkan bahwa potensi Pajak Penerangan Jalan di Kota Jayapura telah tercapai secara optimal. Efektifitas Pajak Penerangan Jalan menunjukkan bahwa pemungutan dan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan sangat efektif. Untuk tahun 2013 – 2020 kontribusi pajak Penerangan Jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah terus berfluktuatif dengan kecenderungan menurun. Analisis trend menunjukkan bahwa penerimaan Pajak Penerangan Jalan akan terus mengalami peningkatan.Kata Kunci : Pajak Penerangan Jalan, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Efektivitas Dan Kontribusi Penerimaan Retribusi Parkir Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura Siti Aminah; Transna Putra Urip; Alfian Saning Tonapa
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i2.2131

Abstract

Di era Otonomi Khusus saat ini, setiap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, termasuk Pemerintah Kabupaten Jayapura diberikan kewenangan yang lebih besar untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. oleh karena itu maka setiap Daerah memberikan penekenan yang berbeda pula pada setiap sumber pendapatan daerah. Salah satu potensi yang memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Jayapura adalah penyelenggaraan retribusi parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pertumbuhan penerimaan retribusi parkir di Kabupaten jayapura dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Untuk mengetahui efektifitas penerimaan retribusi parkir di Kabupaten Jayapura dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Untuk mengetahui kontribusi retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Jayapura dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata efektivitas dari tahun 2014-2018 sebesar 74.09% yang artinya kurang efektif.sedangkan kontribusi penerimaan retribusi parkir terhadap PAD dalam rentang lima tahun sebesar 0.19%.Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Retribusi Parkir, Efektifitas, Kontribusi
Analisis Implementasi Kebijakan Retribusi Kebersihan (Persampahan) Kota Jayapura Transna Putra Urip; Jasmiati Jasmiati; Marsi Adi Purwadi; Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i2.2175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Kebijakan Retribusi Kebersihan dalam Hal tingkat optimalisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan di kota Jayapura tahun 2012-2018 dan Bagaiman Strategi Pengoptimalan penerimaan retribusi kebersihan/ persampahan di kota Jayapura. Jenisdata yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data kuantitatif dan sumber data yaitu data Primer dan Data Sekunder. Metode Pengumpulan Data menggunakan metode wawancara, kepustakaan dan metode dokumentasi. sedangkan dalam metode analisis penulis menggunakan. Deskriptif Kuantitatif yaitu data yang diperoleh dari sampel populasi penelitian dianalisis sesuai dengan metode statistik, metode efektifitas, dan metode AHP yang digunakan kemudian diinterprestasikan. Dari hasil Penelitian, dapat ditemukan Tingkat Optimalisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan Kota Jayapura masih sangat jauh berbeda dari Potensi Penerimaan Retribusi Kebersihan Kota Jayapura. hal ini dapat dilihat dari tahun 2012-2018 Rata-rata Potensi Penerimaan Retribusi Kebersihan sebesar Rp 10.728.762.857 sedangkan Rata-rata Realisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan Hanya Sebesar Rp 3.212.546.628. ini menunjukkan masih kurang Optimalnya Penerimaan Retribusi Kebersihan di Kota Jayapura dan Strategi Optimalisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan/persampahan Kota Jayapura dengan Analisis AHP sesuai dengan urutan bobot dan prioritasnya adalah : 1) meningkatkan kinerja SDM dengan bobot sebesar 0,347; 2) Evaluasi Kebijakan tarif retribusi Kebersihan dengan bobot sebesar 0,221; 3) meningkatkan penyuluhan dan penegakkan hokum dengan bobot sebesar 0,167; 4) Meningkatkan Sarana dan Prasarana dengan bobot sebesar 0,166; 5) insentif dan disinsentif pengurangan sampah dengan bobot 0,101. Kata Kunci: Retribusi Kebersihan (Persampahan), Kebijakan Pengelolaan