Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Bagi Anggota WKRI Cabang Paroki Gembala Yang Baik Surabaya Yuliastuti, Maria
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v6i1.11682

Abstract

Organisasi masyarakat Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) memiliki cabang di berbagai wilayah di Indonesia. Cabang Paroki Gembala Yang Baik (GYB) adalah salah satunya yang memiliki Ranting Yohanes. Ditemukan beberapa kesulitan yang dialami oleh anggotanya untuk memanfaatkan media sosial Instagram baik untuk kebutuhan organisasi maupun juga pribadi. Pelatihan ini diharapkan menjadi solusi dari kendala tersebut. Hasilnya, para anggota mampu memanfaatkan Instagram lebih baik lagi dengan mempertimbangan etika berkomunikasi di media sosial. Pada praktiknya dalam berkomunikasi tatap muka juga bisa lebih maksimal dan dapat menjadi bahan pembuatan konten di Instagram. Sehingga para anggotanya mampu menjadi agen untuk kesejahteraan organisasi dan tentunya juga keluarga sebagai organisasi terkecil didalamnya.
Mix Marketing Communication Brand Somethinc Pada Akun Tiktok @somethincofficial Frandika, Tan Devi; Yuliastuti, Maria; Hartiana, Theresia Intan Putri
Communicator Sphere Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v4i1.109

Abstract

Riset ini dilakukan untuk mendalami strategi mix marketing communication yang digunakan oleh produk Somethinc. Sebagai salah satu produk kecantikan, Somethinc berada pada posisi terendah dibandingkan dengan Emina dan Scarlett Whitening di google Trends 2023. Namun menurut We Are Social dan Hootsuite, Somethinc merupakan produk kecantikan dengan urutan pertama terpopuler di dunia sebesar 99,21%. Somethinc kerapkali menunjukkan konten yang berisikan mengenai information product pada setiap unggahannya serta menjalin hubungan lebih intens. Melalui metode analisis isi, pendekatan kuantitatif, dan jenis penelitian deskriptif, peneliti bermaksud mengetahui lebih dalam mix marketing communication yang diterapkan oleh somethinc yaitu dengan menggunakan indikator 4P. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui isi pesan promosi produk Somethinc yang ada pada akun Tiktok @somethincofficial. Hasilnya ternyata lebih dominan menggunakan promotion public relations dan promotion direct marketing khususnya untuk serum dan juga facewash. Hal ini terlihat dari setiap unggahan maupun caption yang digunakan dalam akun Tiktok @somethincofficial yaitu berupa ajakan untuk membeli produk somethinc dan berisikan mengenai information product somethinc itu sendiri.
Ketika TikTok ‘Mengkhianati’ Kepercayaan Gen Z: Studi Uses & Gratification Penggunaan TikTok di Surabaya Yuliastuti, Maria
Scriptura Vol. 14 No. 1 (2024): JULY 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.14.1.82-94

Abstract

Penelitian ini menyoroti TikTok yang telah berada di posisi teratas sebagai sosial media pilihan generasi Z di tahun 2023. Muncul beragam konten yang berdasar algoritma personal penggunanya, TikTok ingin meraih kepuasan mutlak generasi Z, menggunakan uses and gratification theory (UGT) telah dijabarkan analisis mendalam melalui beberapa indikator. Tidak seperti yang dibayangkan, hasilnya ternyata TikTok mengecewakan generasi Z dengan hanya memberikan kepuasan pada kebutuhan emosional, sosial, dan bisnis saja. Namun untuk kebutuhan hiburan dan kognitif ternyata belum mampu. Terbukti dari hasil temuan ini, generasi Z khususnya Surabaya kecewa dan merasa dikhianati kepercayaanya pada TikTok yang selama ini telah mereka akses lebih sering dibanding media sosial lainnya.
K3Mart Attracts Consumer Interest Through Marketing Communication Strategy: K3Mart Menarik Minat Konsumen Melalui Strategi Komunikasi Pemasaran Senda, Keisya Natalia Putri; Yuliastuti, Maria; Hartiana, Theresia Intan Putri
Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/kanal.v13i2.1841

Abstract

Penelitian ini fokus pada strategi komunikasi pemasaran K3Mart dalam menarik minat konsumen yang mengkaji terkait aktivitas komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh K3Mart sehingga dapat menarik minat konsumen untuk berbelanja di K3Mart yang dimana hal ini memiliki potensi yang baik bagi K3Mart dalam menunjang fungsi ekonomis nya sebagai perusahaan dan identitas perusahaan yang penting bagi perusahaan untuk mendapat pemaknaan yang baik oleh konsumen. Peneliti tertarik dengan adanya K3Mart melalui keunikan K3Mart sebagai supermarket dengan konsep unik dan modern yang berbeda dibandingkan dengan supermarket lainnya. Selain itu, peneliti juga tertarik melalui pemberitaan yang mengacu pada fenomena K3Mart sebagai supermarket yang popular belakangan ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan peneliti menemukan adanya serangkaian proses yang dilakukan oleh K3Mart dalam menunjang profitabilitas perusahaan melalui kegiatan dari aktivitas komunikasi pemasaran yang dikenal dengan istilah The Marketing Communications Planning Framework mulai dari context analysis, communication goals and positioning, 3p’s of communication strategy, coordinated communication mix hingga pada implementation, control and evaluation.
Reward VS Punisment antara Orang Tua dan Anak Maria Yuliastuti; Susanty Gunawan; Linda Yuliawati
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v1i1.153

Abstract

Orang tua ingin anaknya melakukan apa yang diharapkannya. Orang tua dapat melakukannya dengan banyak cara, bisa dengan memaksa, memerintah dengan ancaman, ataupun berbagai tuntutan lainnya dengan berbagai alasan protektif lainnya. Apabila tidak dituruti, maka punisment akan menunggu, tanpa peduli lagi dengan apa yang sebenarnya diharapkan oleh sang anak. Berlaku pula sebaliknya, apabila anak telah melakukan apa yang diperintahkan orang tua terkadang sang anak juga secara langsung ataupun tidak, juga membutuhkan reward dari orang tua. Remaja sering terlibat banyak kasus, mulai dari pergaulan bebas yang berujung penggunaan narkoba, miras, hingga tawuran bukan menjadi hal yang aneh lagi. Masa remaja, masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa memang sangat rentan. Dibutuhkan peran dari orang tua secara maksimal, orang tua diharapkan memiliki power untuk pembetukan karakter pribadi seorang anak yang lebih baik. Terdapat lima jenis power yang dapat dilakukan oleh orang tua kepada anaknya, diantaranya The Referent Power, Legitimate Power, Expert Power, Information And Persuasion Power, kemudian Reward And Coercive Power. Guna memenuhi pelaksanaan power semaksimal mungkin, maka harus dipilih tiga strategi komunikasi mana yang efektif untuk penyampaiannya, terdapat strategi Speaking Power, NonVerbal Power, dan Listening Power. Fakta antara reward dan punisment antara orang tua dan anak sangat menarik untuk diketahui lebih dalam. Sekaligus posisi manakah yang sebenarnya telah dipilih oleh orang tua untuk membimbing anaknya akan sangat menarik untuk dianalisis lebih jauh. Sehingga di akhir tulisan dapat dibagikan hasil penelitian strategi komunikasi manakah yang memang efektif digunakan.
lklim Komunikasi Organisasi dan Kepuasan Komunikasi Organisasi Maria Yuliastuti
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v2i1.1680

Abstract

Persaingan di dunia pendidikan, khususnya pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sangatlah ketat. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) merupakan salah satu PTS di Surabaya yang pada kurun waktu lima tahun terakhir telah mendirikan empat fakultas baru. Memifiki Fakultas baru merupakan tantangan tersendiri bagi seluruh civitas akademika UKWMS, terutama karyawan yang berkerja di fakultas yang belum lama berdiri. Disini tenaga kependidikan bagian administrasi tidak merekrut karyawan baru. Sebelumnya karyawan sudah nyaman dan mudah beradaptasi, namun kini harus dipindahkan ke unit kerja lain sehingga memiliki porsi pekerjaan dan tuntutan yang berbeda. Terdapat lima kategori besar dasar iklim komunikasi organisasi, yakni anggota organisasi, pekerjaan dalam organisasi, praktik-praktik pengelolaan, struktur organisasi, dan pedoman organisasi (Pace & Faules, 2010: 149-150). Apabila iklim komunikasi organisasi di empat fakultas baru ini mampu memberikan kepercayaan, keputusan partisipasif, kejujuran hingga keterbukaan, maka akan sangat berpengaruh juga pada kepuasan komunikasi. Kepuasan dalam perolehan informasi, kualitas media yang digunakan hingga komunikasi yang berlangsung antara atasan dan bawahan atau sebaliknya. Dari hasif penelitian, didapat 'lklim Komunikasi Organisasi' di UKWMS masuk dalam tingkat iklim komunikasi organisasi bertolak belakang sedangkan 'Kepuasan Komunikasi Organisasi' di UKWMS masuk dalam kategori tingkat kepuasan komunikasi organisasi menengah.
Pengaruh Slogan, Model, dan Repetisi lklan terhadap Keputusan Pembelian Kendaraan Bermotor pada Ibu dalam Keluarga Maria Yuliastuti; Anastasia Yuni W.
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v2i2.1684

Abstract

Pertumbuhan penjualan sepeda motor di lndonesia menurut data terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Disisi lain, kebutuhan rumah tangga akan kendaraan bermotor juga semakin tak terhindarkan lag;. Berbagai factor menjadi pemicu kenaikan ini diantaranya adalah adalah pengaruh iklan dan ibu sebagai pengambil keputusan dalam rumah fangga. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha untuk memberikan jawaban mengenai pertanyaan penelitian yaitu bagaimana pengaruh slogan, model dan repefisi iklan terhadap keputusan pembelian kendaraan berrnotor pada ibu dalam keluarga. Untuk menjawab permasalahan penelitian ini digunakan program SPSS dengan teknik analisa data menggunakan analisa regresi linier berganda, koefisian determinasi berganda, koefisian korelasi berganda dan koefisian korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slogan memiliki pengaruh yang sangat kuat dan signifikan dalam keputusan pembelian yang ditunjukkan 80% dari sample setuju dan sangat setuju. Sedangkan model iklan menempati urutan kedua sebesar 70% sebagai factor pengaruh. Berikutnya 60% setuju dan sangat setuju bahwa repetisi iklan mempunyai pengaruh dalam keputusan pembelian. Mengenai peran ibu dalam pengambilan keputusan menunjukkan bahwa 80% setuju bahwa ibu mempunyai pengaruh yang sangat signifikan dan kuat dalam pengambilan keputusan pembelian sepeda motor dan rnobil dalam keluarga.
Perempuan Gen X: Literasi Digital di Instagram Vs Facebook Maria Yuliastuti
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v12i1.4669

Abstract

ABSTRACT The onslaught of social media has dominated and has become even more so during the Covid-19 pandemic. Women as spearheads of family resilience have a tough task during a pandemic. Mastery and use of social media for women is very important, especially Gen X women make a major contribution in educating children and also supporting family economic activities. The Republic of Indonesia Catholic Women's Group (WKRI) was the subject of this study. This study uses a quantitative approach to the survey method. It was found that the literacy ability of the WKRI group on the Facebook feature was high and vice versa on the Instagram feature. Some of the parts that influence them are age, education, profession, and the amount of expenses of the respondents. The duration of access does not affect literacy skills. Gen X women are still reluctant to switch to Instagram and are still comfortable using Facebook. Even though the duration of accessing Instagram and Facebook is almost the same, it doesn't guarantee the mastery of both features. ABSTRAKGempuran media sosial telah mendominasi dan semakin menjadi pada masa pandemi covid-19. Perempuan sebagai ujung tombak ketahanan keluarga memiliki tugas yang berat saat pandemi. Penguasaan dan pemanfaatan media sosial bagi perempuan sangatlah penting, terlebih perempuan Gen X berkontribusi besar dalam mendidik anak dan juga menopang kegiatan ekonomi keluarga. Kelompok Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang didominasi oleh perempuan Gen X menjadi subjek dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Didapatkan temuan bahwa kemampuan literasi kelompok WKRI pada fitur Facebook adalah tinggi dan pada fitur Instagram sebaliknya. Beberapa bagian yang mempengaruhi diantaranya adalah usia, pendidikan, profesi, dan besarnya pengeluaran dari responden. Lama durasi akses tidak mempengaruhi kemampuan literasi. Perempuan Gen X masih enggan untuk beralih ke Instagram dan masih nyaman menggunakan Facebook. Walaupun durasi dalam mengakses Instagram dan Facebook hampir sama, ternyata tidak menjamin kemampuan penguasaan fitur keduanya.
Peran Komunikasi Kelompok Perempuan Nelayan Di Era Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Studi Kasus Di Nambangan Surabaya) Akhsaniyah, Akhsaniyah; Yuliastuti, Maria
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.8579

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana Peran komunikasi kelompok nelayan perempuan di era teknologi kosmunikasi dan informasi sekarang ini. Dengan menggunakan metode studi kasus di daerah pesisir Surabaya, yaitu Nambangan. Teori yang digunakan adalah komunikasi kelompok dan gender. Nambangan merupakan kampung nelayan yang ada di ujung timur Surabaya. Hampir semua penduduknya adalah bermata pencaharian nelayan, dengan kondisi perekonomian yang masih kurang. Dalam kondisi seperti ini, perempuan yang berperan dalam menghidupi keluarga, menyekolahkan anak, makan, dan kebutuhan hidup lainnya. Perempuan mencari solusi dengan meminjam dana di rentenir dan memanfaatkan program simpan pinjam di Koperasi 64 Bahari. Pada era teknologi informasi dan komunikasi ini, peran komunikasi kelompok perempuan nelayan ini masih sangat berperan. Dengan kondisi ekonomi yang masih kurang, teknologi informasi dan komunikasi belum masih belum banyak digunakan oleh perempuan Nambangan. Dengan kondisi seperti itu komunikasi kelompok yang dilakukan sangat berperan dalam menyebarkan informasi yang terkait dengan isue bersama, terdapat kelompok Koperasi 64 Bahari, kelompok arisan PKK dan kelompok pengajian. Bagaimanapun kelompok merupakan kumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama dan keinginan yang sama. Oleh karena itu peran kelompok perempuan nelayan ini masih sangat tinggi dalam kehidupan kesehariannya di Nambangan.
Budaya Konsumtif Belanja Online Berbasis Teknologi Komunikasi oleh Perempuan di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus pada Kelompok Perempuan Komppas, di Dolly Surabaya) Akhsaniyah, Akhsaniyah; Yuliastuti, Maria
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Al-Huwiyah:Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jwcs.v2i1.11603

Abstract

Masa pandemic Covid-19 memicu banyak persoalan hampir di semua bidang, terutama bidang ekonomi dan budaya. Perubahan di bidang ekonomi memicu munculnya hal baru dalam hal teknologi komunikasi dan informasi. PPKM yang diterapkan pemerintah memacu semakin maraknya belanja online di kalangan perempuan dalam hal ini adalah para informan sebagai anggota KOMPPAS di Dolly Surabaya. Meskipun penghasilan semakin terpuruk, namun kebutuhan untuk tetap eksis adalah hal yang utama. Anggota KOMPPAS yang sebagian besar adalah Pedia (Perempuan yang dilacurkan) atau pekerja seks, mempunyai kebutuhan mempercantik diri untuk menarik tamu atau pelanggan. Dengan menggunakan metode studi kasus dan melakukan wawancara mendalam dan FGD. Hasil penelitian yang didapat bahwa pertama masa pandemic membuat mereka lebih sering melakukan belanja online, kedua belanja online memicu para informan untuk menjadi konsumtif, dikarenakan adanya persaingan di kalangan Pedila, ketiga adalah para informan semakin terjerat hutang oleh rentenir.