Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Chatbot Batik Menggunakan Metode Long Short-Term Memory Yuniati, Yetti; Gurning, Frans Aldi
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.4391

Abstract

Chatbot merupakan program komputer yang dirancang untuk berinteraksi dengan manusia melalui antarmuka percakapan. Batik merupakan seni tekstil tradisional yang unik dan khas asal Indonesia. Namun, dalam era modern ini, minat terhadap batik tradisional semakin menurun, terutama di kalangan generasi modern. Oleh karena itu, penggunaan chatbot tentang batik menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap keindahan dan nilai-nilai budaya batik di masa kini. Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah chatbot yang menyediakan informasi relevan, menarik, dan mudah dipahami mengenai batik. Chatbot ini bertujuan untuk memberikan informasi masyarakat luas dan memperkenalkan nilai-nilai budaya, estetika, dan keunikan batik Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong minat dan keinginan untuk melestarikan batik sebagai warisan budaya yang berharga. Pengembangan chatbot ini dilakukan menggunakan arsitektur deep learning berbasis NLP (Natural Language Processing) dengan model LSTM (Long Short-Term Memory) untuk meningkatkan akurasi dalam memberikan jawaban yang tepat. Melalui pelatihan dengan 4000 epoch, chatbot berhasil mencapai akurasi 100%. Dengan adanya chatbot ini, masyarakat dapat dengan mudah mengajukan pertanyaan berbasis teks seputar batik, seperti sejarah, asal-usul, dan makna motif batik.
SOSIALISASI IMPLEMENTASI BUAH-BUAHAN SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK UNTUK PENGAYAAN PELAJARAN FISIKA BAGI SISWA SMA YP UNILA Yuniati, Yetti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i1.130

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan bagi masyarakat luas. Kebutuhan akan sumber energi baru dan terbarukan saat ini terus meningkat. Salah satu solusi dari masalah tersebut dapat dilakukan melalui pemanfaatan energi dari buah-buahan yang banyak tersedia dan belum dimanfaatkan secara optimal. Energi dari buah-buahan tersebut selain merupakan energi yang ramah lingkungan juga energi yang dapat diperbaharui. Konsep tentang listrik dan perhitungan-perhitungan yang ada didalamnya, masih belum digemari oleh seluruh siswa. Apalagi, bila materi terkait energi dan listrik tersebut disampaikan dengan cara yang monoton, yaitu guru menjelaskan dan para siswa menyimak. Untuk itu dibutuhkan pengayaan materi pembelajaran agar lebih menarik, mudah dipahami dan siswa terlibat aktif didalamnya. Buah dan sayur yang digunakan pada saat praktik antara lain: pisang, apel, jeruk nipis dan kentang. Metode yang digunakan pada kegiatan Pengabdian ini meliputi: sosialisasi tentang konsep listrik, praktik membuat rangkaian listrik secara lansung menggunakan buah-buahan sebagai sumber energi, diskusi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Dari hasil pengukuran didapatkan apel memiliki tegangan yang paling tinggi yaitu sebesar 0,61 Volt. Listrik merupakan kebutuhan bagi masyarakat luas. Kebutuhan akan sumber energi baru dan terbarukan saat ini terus meningkat. Salah satu solusi dari masalah tersebut dapat dilakukan melalui pemanfaatan energi dari buah-buahan yang banyak tersedia dan belum dimanfaatkan secara optimal. Energi dari buah-buahan tersebut selain merupakan energi yang ramah lingkungan juga energi yang dapat diperbaharui. Konsep tentang listrik dan perhitungan-perhitungan yang ada didalamnya, masih belum digemari oleh seluruh siswa. Apalagi, bila materi terkait energi dan listrik tersebut disampaikan dengan cara yang monoton, yaitu guru menjelaskan dan para siswa menyimak. Untuk itu dibutuhkan pengayaan materi pembelajaran agar lebih menarik, mudah dipahami dan siswa terlibat aktif didalamnya. Buah dan sayur yang digunakan pada saat praktik antara lain: pisang, apel, jeruk nipis dan kentang. Metode yang digunakan pada kegiatan Pengabdian ini meliputi: sosialisasi tentang konsep listrik, praktik membuat rangkaian listrik secara lansung menggunakan buah-buahan sebagai sumber energi, diskusi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Dari hasil pengukuran didapatkan apel memiliki tegangan yang paling tinggi yaitu sebesar 0,61 Volt. Kata kunci: Buah; Listrik; Pembelajaran; Pengukuran; Renewable Energy
ALAT FERMENTASI BAWANG PUTIH HITAM (BLACK GARLIC) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRODUKSI BAGI INDUSTRI RUMAH TANGGA DI BANDAR LAMPUNG Purwiyanti, Sri; Yuniati, Yetti; martin, Yul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.291

Abstract

Salah satu permasalahan yang ditemui pada industri rumah tangga produsen black garlic di Nunyai, Rajabasa adalah belum adanya peralatan produksi yang memadai, sehingga black garlic yang dihasilkan sedikit dengan kualitas yang kurang baik. Selama ini proses produksi dilakukan menggunakan rice cooker dengan suhu yang tidak tepat, tanpa pengatur waktu, dan kapasitas yang sedikit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan peralatan produksi berupa oven fermentasi listrik yang dilengkapi dengan pengatur suhu, pengatur waktu, dan dengan kapasitas lebih dari 5 kg. Kegiatan ini menyasar industri rumah tangga yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga di Nunyai, Rajabasa, Bandar Lampung. Kegiatan terbagi menjadi 5 tahap, yaitu tahap survei, tahap pemberian peralatan produksi, tahap pelatihan dan penyuluhan, serta tahap evaluasi. Penyuluhan akan mencakup materi edukasi tentang cara bagaimana meningkatkan kualitas black garlic yang diproduksi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan produksi black garlic dengan kualitas yang baik, sehingga dapat menghasilkan peningkatan penghasilan bagi ibu-ibu rumah tangga pelaku industri rumah tangga sasaran.
Land Cover Classification from Hyperspectral Images Using Regularized Hybrid CNN and ADAM Yuniati, Yetti; Ezra Taufiqurrahman
Jurnal Teknik Elektro Vol. 16 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jte.v16i1.7732

Abstract

The utilization of hyperspectral imagery offers enhanced detail and accuracy for environmental monitoring and natural resource management, particularly through land cover classification. Hyperspectral data capture spectral signatures across numerous wavelengths, allowing precise differentiation of various surface materials and land types. While numerous approaches have been proposed for hyperspectral image classification, many suffer from overly complex model structures and suboptimal performance, limiting their practical application. This study introduces a simplified yet effective architecture by implementing a Regularized Hybrid Convolutional Neural Network (CNN) optimized using Adaptive Moment Estimation (ADAM). The proposed model is evaluated on the widely used Pavia Center hyperspectral dataset to assess its performance in land cover classification tasks. The model achieves a notable Overall Accuracy of 99.25% and Average Accuracy of 97.50%, demonstrating its capability in handling high-dimensional hyperspectral data with reduced model complexity. Additionally, a comparative analysis with conventional CNN architectures is conducted, highlighting the superior performance and efficiency of the proposed approach. These findings underscore the potential of regularized hybrid CNNs as a reliable and scalable solution for hyperspectral image classification, especially in applications requiring high precision and reduced computational overhead.
Peningkatan Pengalaman Museum melalui Integrasi Visualisasi 3 Dimensi, Kode Quick Response, dan Deskripsi Multibahasa Yuniati, Yetti; Aprio, Yogi; Darajat, Anisa Ulya; Purwiyanti, Sri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1153

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan transformasi digital di Museum Negeri Ruwa Jurai (MNRJ) Bandar Lampung melalui integrasi visualisasi 3D, QR code, dan deskripsi multibahasa pada laman objek berbasis website. Kegiatan diawali asesmen kebutuhan, pemasangan QR pada label koleksi yang menaut ke landing page tiap objek, serta pelatihan singkat bagi staf tentang pembuatan/pengujian QR, unggah konten, dan prinsip aksesibilitas. Evaluasi menggunakan kuesioner pra–pasca (Likert 1–5; N=5), uji fungsional (black-box testing), dan umpan balik terarah. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan staf: pengetahuan 3D–QR–aksesibilitas dari 2,8 menjadi 4,2; keterampilan operasional (unggah konten/3D/QR) dari 2,6 menjadi 4,1; dan kepercayaan diri dari 2,9 menjadi 4,3. Dari hasil pengalaman pengunjung, pada uji fungsional memastikan pemindaian cepat, laman stabil, dan penampil 3D responsif; keterbatasan AR pada perangkat lama diatasi dengan fallback 3D web. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini menegaskan bahwa integrasi 3D, QR, dan multibahasa berdampak dan layak untuk meningkatkan aksesibilitas, daya tarik, serta tata kelola konten digital museum. Rekomendasi meliputi pengayaan narasi ringkas, penguatan signage ajakan pemindaian, dan pemantauan analitik sederhana, dengan kanal digital yang melengkapi peran pemandu.