Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN KECAKAPAN HIDUP MELALUI PROGRAM PELATIHAN KREATIVITAS UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN EKONOMI Iful Rahmawati Mega; Sri Sugiyarti
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v5i1.3096

Abstract

Masa pandemi menjadi permasalahan global termasuk di Indonesia. Pandemi ini berdampak bagi aspek ekonomi, pendidikan, pariwisata, kesehatan dan lainnya. Untuk lebih menguatkan masyarakat dan menyiapkan anak muda agar mampu menghadapi segala permasalahan, berani menyelesaikan masalah secara mandiri dan kreatif maka penting penguatan dan peningkatan kecakapan hidup. Berdasarkan hal ini, perlu dilakukan program pengabdian masyarakat dengan tema peningkatan kualitas kecakapan hidup melalui program pelatihan kreativitas untuk melatih kemandirian ekonomi anak panti asuhan. Program ini dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyiah Kota Pangkalpinang yang diikuti oleh 22 remaja putri penghuni panti. Dilaksanakan selama dua kali pertemuan dengan pembekalan materi dan diakhiri dengan praktik serta evaluasi. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pengurus panti. Pada akhir kegiatan remaja putri ini telah mampu membuat bros yang layak untuk diperjual belikan. Selanjutnya dilakukan pembinaan dan pemberian bantuan berupa alat-alat untuk pembuatan bros. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan kegiatan pelatihan ini bisa dikatakan berhasil diukur dari produk bros yang dibuat telah layak diperjual belikan dan pelatihan ini mampu memberikan kecakapan hidup bagi remaja. Berdasarkan hasil evaluasi peserta mengaku puas dan akan mengikuti kembali jika dilakukan kegiatan pengabdian.
Sejarah dan Perkembangan Filsafat Ilmu Pada Era Kontemporer Alpendi Alpendi; Diah Rina Iftakhi; Sri Sugiyarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan filsafat ilmu era kontemporer yang ditandai oleh pergeseran paradigma dari rasionalisme dan empirisme menuju konstruktivisme, postmodernisme, dan posthumanisme. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research, penelitian ini menganalisis pemikiran para filsuf. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu kontemporer tidak lagi memandang sains sebagai entitas netral, melainkan sebagai praktik sosial yang sarat nilai, etika, dan tanggung jawab. Paradigma ini menuntut pengembangan ilmu secara transdisipliner yang memperhatikan dimensi kemanusiaan, teknologi, dan keberlanjutan. Dalam konteks pendidikan, refleksi terhadap filsafat ilmu kontemporer berperan penting dalam membentuk cara berpikir kritis, reflektif, dan etis bagi pendidik dan peserta didik.
The Effectiveness of the Implementation of Collaborative-Based Academic Supervision by School Principals to Improve the Professionalism of Senior High School Teachers in Sleman Regency Diah Rina Miftakhi; Sri Sugiyarti
Pustaka Edukasi: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Pustaka Edukasi
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/pe.v1i2.79

Abstract

ABSTRACT The effectiveness of teacher professional practice is highly dependent on the competence of the principal in carrying out managerial and instructional tasks, especially in implementing academic supervision programs. Teacher professionalism is essential to achieve educational goals and improve the quality of education. This study aims to examine the level of effectiveness of the implementation of collaborative-based academic supervision. This study uses a qualitative approach using a case study design. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study include school principals, teachers, and students. The validity of the data is ensured through triangulation techniques and in-depth observation. The findings show that collaborative academic supervision programs are very effective in improving teachers' professionalism in the teaching and learning process. Principals provide opportunities for teachers to develop a variety of instructional innovations, as teachers are one of the key determinants of the success of learning implementation. Academic supervision has proven to be very effective in improving teacher professionalism. Professional teachers contribute to improving student achievement and improving the overall quality of learning. Keywords: Teacher, Principal, Collaborative, Professionalism, Academic Supervision
Penguatan Karakter Siswa Melalui Program Sosialisasi Anti-Bullying di SD Negeri Wilayah Desa Bangka Kota Sri Sugiyarti; Tri Maharani; Dea Ananda; Arya Abdilllah; Said Rayhan Al Azhar; Zaki Rakhmawan; Rinda Sagita; Pepi Andianis; Rani Rani; Ratih Ratnasari; Hanafiah Hanafiah
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6299

Abstract

Program sosialisasi anti-bullying di SD Negeri wilayah Desa Bangka Kota dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk memperkuat karakter siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas perundungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai konsep bullying, bentuk-bentuknya, serta langkah pencegahannya, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter seperti empati, saling menghargai, dan kepedulian terhadap sesama. Metode pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan meliputi observasi awal, koordinasi, penyusunan materi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi hasil kegiatan. Sosialisasi dilakukan secara edukatif dan interaktif melalui ceramah, presentasi visual, diskusi, serta tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa merespons sosialisasi dengan antusias, memahami konsep dasar bullying, mampu mengidentifikasi perilaku perundungan, serta menunjukkan keberanian dalam menyampaikan pendapat. Program ini juga memberikan dampak positif dalam memperkuat karakter dan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mencegah tindakan bullying di sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap siswa serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman dan ramah anak.
PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS LOKAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Sri Sugiyarti; Alpendi; Diah Rina Miftakhi
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Vol 14 No 1 (2026): Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v14i1.1063

Abstract

In an era of rapid globalization, preserving local cultural identities has become a crucial educational challenge, particularly for primary school students undergoing early identity formation. This study investigates the process of strengthening local identity among primary school students through culture-based learning in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Using a qualitative exploratory case study design, data were collected through classroom observations, interviews with teachers, students, and school principals, and document analysis in five public primary schools recognized for culture-based education initiatives. The findings reveal that integrating Javanese cultural elements—such as language, arts, traditional attire, culinary heritage, and community rituals—into formal education, experiential learning, extracurricular activities, and immersive school environments effectively fosters students' cultural pride, belonging, and identity resilience. The study underscores the critical role of culturally responsive education in countering the homogenizing effects of globalization and maintaining cultural sustainability. However, it also identifies challenges such as resource limitations and the need for stronger community engagement to ensure the sustainability of culture-based learning programs. These findings provide valuable insights for educators and policymakers aiming to design culturally integrated curricula that nurture both local identity and global competence among young learners.
a Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Potensi Lokal Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sri Sugiyarti; Yurdayanti; Winda Purnama Sari
Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS 20(1)
Publisher : Direktorat Pascasarjana Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jppi.v20i1.13071

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan bahan ajar elektronik berbasis potensi lokal Bangka Belitung sebagai bahan ajar IPS Kelas IV yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model R&D dari Borg & Gall dengan Sembilan tahapan yaitu: 1) research and data gathering; 2) planning; 3) developing preliminary form of product; 4) main product revision; 5) main field test; 6) operational product revision; 7) operational field test; 8) final product revision; dan 9) dissemination and distribution. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD N 3 dan SD N 33 Pangkalpinang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket kelayakan produk dan lembar penilaian produk dari pengguna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar elektronik berbasis potensi lokal Bangka Belitung layak digunakan ditinjau dari aspek materi (kelayakan dan keakuratan; penyajian materi; relevansi fakta dan konsep; kebahasaan; dan instructional technology experiences), pendidikan dan pembelajaran IPS (didaktik; kontruksi; dan teknis), dan aspek media (kualitas tampilan dan bahasa; kemudahan pengoperasian; kehandalan; kualitas ilustrasi; dan kemudahan pengguna).
Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar untuk Penguatan Identitas Siswa Sri Sugiyarti; Iis Juniati Lathifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan akan pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi guru terhadap kearifan lokal Bangka Belitung serta mengintegrasikan kearifan lokal kedalam pelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini dilakukan melalui workhsop yang diikuti oleh guru-guru dari tiga sekolah dasar di Desa Bangka Kota Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Kegiatan ini membahas pentingnya kearifan lokal dalam pendidikan dan bagaimana mengintegrasikan kearifan lokal dalam kurikulum sekolah. Dalam kesempatan itu juga diidentifikasi kearifan lokal khususnya di Bangka Kota yang hasilnya teridentifikasi berbagai kearifan lokal diantaranya Tradisi Cucuk atap (tradisi gotong royong membantu tetangga), Tari Bedincak, Wisata religi makam-makam ulama pejuang dan penyebar agama Islam diantaranya Syeikh jatisari, Makam Karang Panjang Syeikh Abdur Rosid, Tradisi masyarakat Bangka Kota yang terkenal sebagai pembuat kapal kayu andal sejak jaman dahulu, Sejarah nama Bangka Kota atau Kute, Perkebunan yakni karet dan lada, Tradisi Nganggung dan dari segi ekonomi bahwa desa ini terkenal dengan komoditas udang galahnya. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan 58 persen peserta mengaku sangat puas dan 60 persen peserta akan mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembelajaran.