Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS IV SD NEGERI 31 PANGKALPINANG Nur Apriani Rahmat; M.Iqbal Arrosyad; Yurdayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8780

Abstract

The development of peer interaction abilities in elementary students can be significantly shaped through innovative educational strategies, one of which, explored in this study, is the Role-Playing method. This investigation focused on determining the degree to which this approach enhances the interpersonal skills of fourth-grade learners at SD Negeri 31 Pangkalpinang. The research employed a mixed-method design encompassing the entire fourth-grade cohort of 35 students, sampled using a saturated sampling procedure. Students in the experimental condition received lessons via Role-Playing. Questionnaire responses and observational data were collected and analyzed with the Shapiro–Wilk and Paired Sample T-tests. The outcomes demonstrated a meaningful elevation in interpersonal communication, as indicated by an increase in post-test scores to 75.71 from a pre-test score of 54.97. The statistical significance of the improvement was confirmed by a t-value of 10.039, above the critical t of 2.030, at p < 0.05. Observations further showed an average activity level of 72.63, classified as actively engaged. Overall, the study confirms that the Role-Playing approach exerts a significant beneficial effect on fourth graders’ interpersonal interactions at SD Negeri 31 Pangkalpinang.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITES MATERI GAYA DISEKITAR KITA KELAS IV SDN 13 PANGKALANBARU Dimas Syanjaya; Diana Pramesti; Yurdayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8925

Abstract

Permasalahan utama yang mendasari penelitian ini adalah belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Akibatnya, siswa kesulitan memahami materi yang disampaikan, terutama materi "gaya di sekitar kita" di kelas IV SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites untuk materi "gaya di sekitar kita" di kelas IV yang valid, mudah digunakan, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas IV SDN 13 Pangkalanbaru. Teknik pengumpulan data meliputi angket dan tes, sedangkan teknik analisis data meliputi analisis validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites memenuhi kriteria sangat valid, dengan persentase validitas sebesar 92% dari ahli media I, 96% dari ahli media II, dan 96% dari ahli materi. Kepraktisan media pembelajaran interaktif ini dibuktikan melalui uji coba dengan persentase 98,3% (kelompok kecil) dan 100% (kelompok besar). Keefektifan ditentukan berdasarkan hasil analisis pra-tes dan pasca-tes. Nilai efektivitas yang ditunjukkan oleh hasil uji N-Gain memperoleh skor rata-rata 87%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites "efektif" untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BUDAYA DAERAH INDONESIA KELAS V SD NEGERI 45 PANGKALPINANG Mona Hisya; M. Iqbal Arrosyad; Yurdayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8967

Abstract

The main issue underlying this study is the low learning outcomes of students regarding Pancasila values, as many are still below the minimum passing grade (KKM), with only 11 out of 25 students achieving the KKM. Another factor is the lack of student participation during presentations. This study aims to understand the impact of the Numbered Heads Together (NHT) method using audiovisual aids on student learning outcomes on the topic of Indonesian regional culture in Grade V of SD Negeri 45 Pangkalpinang. A quantitative approach was used with a pre-experimental design and a one-group pretest-posttest design. This study included 14 fifth-grade students at SD Negeri 45 Pangkalpinang, using a saturated sampling technique. Data were obtained from a test consisting of five essay questions. Data were obtained from learning outcome tests and analyzed using the Shapiro Wilk normality test and the Paired Sample T-Test hypothesis test. The study showed that the average pretest score was 42.14 with a minimum score of 25 and a maximum score of 55, while the average posttest score was 70.71 with a minimum score of 50 and a maximum score of 95. It can be concluded that the Numbered Heads Together (NHT) method using audiovisual aids had an impact on the learning achievement of fifth-grade students at SD Negeri 45 Pangkalpinang in the subject of Indonesian regional culture.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING BERBANTUAN SUMBER BELAJAR LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA UPTD SDN 18 RIAU SILIP Nando Zali Alridho; Maulina Hendrik; Yurdayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9022

Abstract

One of the main problems raised by this study is the low critical thinking ability of students while studying in science. Other problems are the lack of various teaching methods and the lack of use of open resources from the surrounding environment. The aim is to determine whether the role-playing method assisted by learning resources from the surrounding environment can affect students' critical thinking ability. The quantitative method used, and the experimental design is One Group Pretest-Posttest Design. 17 fourth-grade students from UPTD SD Negeri 18 Riau Silip were one of the subjects. The collected essay questions were used to test critical thinking ability. The Shapiro-Wilk normality test and sequential sample t-test were then used to examine the data. The results showed an increase in the average score from 50 in the pretest to 78.2 in the posttest. With a hypothesized p-value of 17.638, which is greater than the t-table of 2.120, and a p-value of 0.001 which is less than 0.05, the data were found to be normally distributed. The pretest significance value was 0.237 and the posttest significance value was 0.210, both of which were greater than 0.05. Therefore, it can be concluded that students' critical thinking skills in science learning are truly influenced by their roles and learning resources from their environment.
Pengembangan Media Komik Digital pada Materi Sumber Daya Alam Bangka Belitung Bunga Yunita; Yurdayanti; Eka Wahyuningsih
JBES (Journal Basic Education Skills) Vol 3 No 3 (2025): JBES (Journal Basic Education Skills)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/jbes.v3i3.287

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media dalam pembelajaran di kelas. Minimnya penggunaan media di kelas ini berdampak pada menurunnya minat belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran IPAAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran komik digital pada materi sumber daya alam (SDA) di Bangka Belitung. Jenis penelitian ini yang dikenal dengan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE (Analyss, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik digital tentang sumber daya alam Bangka Belitung memiliki tingkat validitas sebesar 88% (sangat valid) menurut ahli media, 88% (sangat valid) menurut ahli materi 1, dan 92% (sangat valid) menurut ahli materi 2. Uji coba kelompok kecil yang melibatkan 5 siswa kelas IV menghasilkan persentase sebesar 92% dalam kategori sangat praktis. Sebaliknya, uji coba lapangan yang melibatkan 19 siswa menghasilkan persentase sebesar 91% dalam kategori sangat praktis. Hasil uji N-gain diperoleh rata-rata sebesar 0,82 yang berarti masuk dalam rentang N-Gain ≥ 0,70 sehingga efektivitas media komik digital tinggi.
a Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Potensi Lokal Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sri Sugiyarti; Yurdayanti; Winda Purnama Sari
Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS 20(1)
Publisher : Direktorat Pascasarjana Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jppi.v20i1.13071

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan bahan ajar elektronik berbasis potensi lokal Bangka Belitung sebagai bahan ajar IPS Kelas IV yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model R&D dari Borg & Gall dengan Sembilan tahapan yaitu: 1) research and data gathering; 2) planning; 3) developing preliminary form of product; 4) main product revision; 5) main field test; 6) operational product revision; 7) operational field test; 8) final product revision; dan 9) dissemination and distribution. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD N 3 dan SD N 33 Pangkalpinang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket kelayakan produk dan lembar penilaian produk dari pengguna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar elektronik berbasis potensi lokal Bangka Belitung layak digunakan ditinjau dari aspek materi (kelayakan dan keakuratan; penyajian materi; relevansi fakta dan konsep; kebahasaan; dan instructional technology experiences), pendidikan dan pembelajaran IPS (didaktik; kontruksi; dan teknis), dan aspek media (kualitas tampilan dan bahasa; kemudahan pengoperasian; kehandalan; kualitas ilustrasi; dan kemudahan pengguna).
PENGUATAN LITERASI AI DAN ETIKA DIGITAL UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI DEMONSTRASI TERPANDU DI SDN 16 SIJUK Zikri Wahyuzi; Yurdayanti
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i4.11031

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan internet membuat siswa sekolah dasar semakin akrab dengan teknologi digital, namun belum diikuti dengan pemahaman yang memadai tentang literasi AI dan etika digital. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko, seperti menerima informasi tanpa verifikasi, membagikan data pribadi, serta berperilaku tidak santun di ruang digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan literasi AI dan etika digital pada siswa sekolah dasar melalui penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SDN 16 Sijuk, Kabupaten Belitung, dengan sasaran 28 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan berupa pemaparan materi dan demonstrasi penggunaan AI generatif melalui proyektor yang dipadukan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelas mengenai contoh penggunaan teknologi digital secara aman dan beretika. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket post-test yang terdiri atas lima pernyataan terkait pemanfaatan internet untuk belajar, kesopanan berkomunikasi, kesadaran terhadap kebenaran informasi, perlindungan data pribadi, dan kehati-hatian membuka tautan. Hasil menunjukkan 96% siswa menyatakan menggunakan internet untuk belajar, 100% berkomunikasi secara sopan, 89% menyadari bahwa tidak semua informasi di internet benar, 96% tidak membagikan foto pribadi tanpa izin, dan 100% berhati-hati saat membuka tautan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian mampu menguatkan sikap positif siswa terhadap pemanfaatan internet dan AI secara aman dan beretika, serta dapat menjadi model sederhana yang direplikasi di sekolah dasar lain dengan fasilitas terbatas.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU MUHAMMADIYAH BANGKA BELITUNG Nurjanah M.Pd; Yurdayanti; Yudistira Bagus Pratama
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 8 No. 2 (2026): DedikasiMU Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v8i2.11447

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan bertujuan meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru-guru di lingkungan Muhammadiyah melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Kemampuan TPACK menjadi kompetensi penting bagi guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten pembelajaran secara efektif. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan di lapangan, didapatkan keterbatasan guru dalam memanfaatkan aplikasi digital untuk mengembangkan pembelajaran interaktif, sistematis, dan menarik sesuai dengan karakteristik peserta didik dan pembelajaran di sekolah Muhammadiyah. Metode kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis praktik (workshop), pendampingan teknis, serta evaluasi hasil produk media pembelajaran. Dalam pelaksanaan pelatihan, peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam penyusunan pembelajaran interaktif seperti aplikasi filmora, google slides, canva, serta aplikasi quiziz serta dilakukan pendampingan untuk memastikan guru mampu mengembangkan produk secara mandiri dan mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam aspek teknologi, pedagogi, dan konten, khususnya dalam merancang media pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan. Para peserta mampu menghasilkan produk media interaktif yang siap digunakan dalam pembelajaran, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang menarik dan selaras dengan nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah. Kata Kunci: Pelatihan, TPACK, Media Pembelajaran Interaktif, Muhammadiyah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA KELAS IV SD NEGERI 20 MERAWANG Suci Islamiah; Yurdayanti; Diana Pramesti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Released
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.19108

Abstract

This study was motivated by students' low level of understanding in Pancasila Education lessons. Interview results revealed that students still struggled to comprehend Pancasila values; while most them could memorize the principles of Pancasila. However, they did not fully grasp the underlying meanings and faced difficulties connecting these values to their daily lives. This study aims to determine the effect of the Project-Based Learning model on the understanding of Pancasila values among fourth-grade students at SDN 20 Merawang. The study employed an experimental method using a pre-experimental design specifically, a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 18 fourth-grade students from SD Negeri 20 Merawang, selected using a saturated sampling technique. Data collection was conducted via a test comprising 10 essay questions. Data analysis involved a normality test using the Shapiro-Wilk method and hypothesis testing using a Paired Sample t-Test, facilitated by IBM SPSS version 26. The results showed an average pretest score of 47.91 and an average posttest score of 82.36. The normality test indicated that the data were normally distributed, with significance values of 0.116 (> 0.05) for the pretest and 0.364 (> 0.05) for the posttest. Furthermore, the hypothesis test (Paired Sample t-Test) yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.000 (< 0.05), leading to the rejection of Ho and the acceptance of Ha. Thus, it can be concluded that the Project-Based Learning model has an effect on the understanding of Pancasila values among fourth-grade students at SD Negeri 20 Merawang.