Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Modul Elektronik Sigil Berbasis Saintifik pada Materi Teori Kinetik Gas untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ranah Kognitif dan Motivasi Belajar Siswa Aprilia Maorin; Ahmad Fauzi; Elvin Yusliana Ekawati
Variabel Vol 6, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v6i1.4151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar ranah kognitif siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2021/2022 melalui penerapan modul elektronik Sigil, (2) Mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2021/2022 melalui penerapan modul elektronik Sigil. Desain penelitian yang digunakan yakni penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 7 Surakarta tahun pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, angket, wawancara dan kajian dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul elektronik Sigil berbasis Saintifik pada materi Teori Kinetik Gas dapat meningkatkan hasil belajar ranah kognitif dan motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2021/2022. Persentase ketuntasan siswa pada hasil belajar ranah kognitif meningkat dari 61,29% pada tahap pra siklus, menjadi 74,19 pada siklus I, dan mencapai 90,32% pada siklus II. Persentase ketercapaian motivasi belajar siswa mengalami peningkatan. Pada pra siklus persentase kelima indikator motivasi belajar siswa berada di bawah 76%. Pada siklus I terdapat tiga indikator motivasi belajar yang mampu mencapai target penelitian, dan pada siklus II semua indikator mampu mencapai target penelitian yaitu memenuhi motivasi belajar kategori tinggi dengan persentase 76%.Kata Kunci: Modul Elektronik; Perangkat Lunak Sigil; Teori Kinetik Gas; Pendekatan Saintifik Application of Scientific-Based Sigil Electronic Modules on Gas Kinetic Theory to Improve Cognitive Learning Outcomes and Learning Motivation of StudentsABSTRACTThis research aims to: (1) describe the increase in cognitive learning outcomes of class XI MIPA 3 students at SMA Negeri 7 Surakarta in the 2021/2022 academic year through the application of the Sigil electronic module, and (2) describe the increase in learning motivation of students in class XI MIPA 3 at SMA Negeri 7 Surakarta in the 2021/2022 academic year through the implementation of the Sigil electronic module. The research design used was classroom action research (PTK) using the Kemmis and Mc. Taggart models. The subjects of this study were 31 students of class XI MIPA 3 SMA Negeri 7 Surakarta for the 2021/2022 academic year. Data collection techniques included test techniques, questionnaires, interviews, and document reviews. Data analysis techniques used qualitative and quantitative analysis. The results of the study showed that the application of the scientific-based Sigil electronic module on gas kinetic theory can increase the cognitive learning outcomes and learning motivation of class XI MIPA 3 students at SMA Negeri 7 Surakarta in the academic year 2021/2022. The percentage of students' completeness on cognitive learning outcomes in the pre-cycle stage was 61.29%, then increased in the first and the second cycle as much as 74.19%, and 90.32% respectively. The percentage of students' learning motivation achievement had also increased. In the pre-cycle, the percentage of all indicators of student motivation was below 76%. In cycle I, there was only 3 indicators of learning motivation that were able to achieve the research target, while in cycle II, all indicators were able to achieve the research target, namely fulfilling the high category of learning motivation with a percentage of ≥ 76%.
Feasibility Analysis of Subject Specific Pedagogy Physics Learning Module Based on Project Based Learning Integrated with Merdeka Curriculum on Alternative Energy Material Muhtar Husnadi; Sri Budiawanti; Elvin Yusliana Ekawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.3774

Abstract

This study aims to analyse the feasibility of Subject Specific Pedagogy Physics tools based on Project Based Learning (PjBL) integrated with Merdeka Curriculum on alternative energy material for grade X high school students. This research uses the Research and Development (RnD) method with the 5D model (Define, Design, Develop, Disseminate, and Evaluate) which is limited to the devalope stage. The Define stage includes needs analysis and identification of competencies that must be achieved by students. The Design stage includes designing learning module in the form of modules and student worksheets. The Develop stage includes the development and validation of learning modules by experts in the aspects of material, learning, language and limited testing. The results showed that the PjBL-based Physics Subject Specific Pedagogy device integrated with the Merdeka Curriculum on alternative energy material for grade X high school students had high feasibility based on expert review in terms of material, learning, and language aspects. In addition, students also gave positive responses to the developed learning module. Therefore, the learning module is suitable for use in the Physics learning process in high school.
Analysis of Merdeka Curriculum-based Electronic Module Needs for Physics Learning Phase F Agung Prastyo; Elvin Yusliana Ekawati; Shofi Hikmatuz Zahroh
Journal of Educational Sciences Vol 8, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.8.1.p.128-139

Abstract

This study aims to define the need for Merdeka curriculum-based electronic modules for physics learning phase F. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data was collected through interviews, questionnaires, and observation. The results showed that teachers and students used technology in learning physics. They realize that using teaching materials such as electronic modules based on the Merdeka curriculum is essential. However, the number of physics teaching materials is still limited, especially the electronic modules for physics learning phase F. Phase F teachers and students need physics teaching materials based on a Merdeka curriculum. Some students who have not met the minimum learning outcomes try to find these teaching materials through tutoring outside of school. Indicators of Merdeka curriculum-based teaching materials include: 1) teaching materials have process skill syntax, 2) learning is structured using the Understanding by Design approach, and 3) teaching materials have components that support strengthening the Profil Pelajar Pancasila in learning. This is by the mandate of learning in the Merdeka curriculum. The development of physics teaching materials needs to be done to achieve the objectives of learning physics in the Merdeka curriculum.
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Learning Cycle 5E Menggunakan Software Adobe Animate pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Kelas XI SMA Setyowati, Nuranisa Dwi; Yusliana Ekawati, Elvin; Rahardjo, Dwi Teguh
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v7i1p12-22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan spesifikasi media pembelajaran Fisika berbasis Learning Cycle 5E menggunakan software Adobe Animate pada materi Elastisitas dan Hukum Hooke kelas XI SMA yang dikembangkan serta (2) mendeskripsikan hasil penilaian ahli, peer reviewer, praktisi pendidikan, dan peserta didik dari media pembelajaran Fisika berbasis Learning Cycle 5E menggunakan software Adobe Animate pada materi Elastisitas dan Hukum Hooke kelas XI SMA yang dikembangkan dan ditinjau dari aspek rekayasa perangkat lunak, desain pembelajaran, dan komunikasi visual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan dengan model 4-D terdapat empat tahap yaitu tahap define, design, develop, dan disseminate. Data yang digunakan merupakan data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah dua ahli, lima peer reviewer (mahasiswa), tiga praktisi pendidikan (guru), dan 103 peserta didik SMA Negeri 1 Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan wawancara. Analisis data menggunakan kategori sifat yang dilakukan oleh Azwar. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah (1) spesifikasi media yang dikembangkan memiliki 4 menu yaitu informasi, kompetensi, materi, dan evaluasi. Menu informasi berisi petunjuk penggunaan media, pengembang media pembelajaran, sumber referensi. Menu kompetensi yang berisi kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, peta konsep, peta kompetensi. Menu materi berisi berisi 5 sub materi yaitu materi Elastisitas, materi Tegangan, Regangan, Modulus Elastisitas, materi Hukum Hooke, materi Susunan Pegas, dan materi Energi Potensial Pegas. Menu evaluasi berisi 25 soal pilihan ganda yang dapat dikerjakan melalui forms office dengan waktu 40 menit. Aplikasi berukuran 78 MB dan dapat diakses secara offline dan online. (2) Media pembelajaran berbasis Learning Cycle 5E menggunakan software Adobe Animate pada materi Elastisitas dan Hukum Hooke memenuhi kriteria sangat baik berdasarkan aspek rekayasa perangkat lunak, desain pembelajaran, dan komunikasi visual ditinjau dari hasil validasi ahli, peer reviewer, praktisi pendidikan, dan peserta didik.
Penguatan Kemampuan Perencanaan Pembelajaran Numerasi Bagi Guru SDN Bulakrejo 2 Sukoharjo Fairusy Fitria Haryani; Sukarmin Sukarmin; Sarwanto Sarwanto; Widha Sunarno; Shofi Hikmatuz Zahroh; Elvin Yusliana Ekawati; Linda Dwi Astuti; Indhah Permatasari; Daru Wahyuningsih; Yuli Astuti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1389

Abstract

Hasil rapor pendidikan Indonesia khususnya Kabupaten Sukoharjo pada aspek Kemampuan Numerasi mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya dan termasuk kategori baik atau lebih dari 70%. Namun demikian, hasil ini tidak menjadikan kemampuan numerasi siswa sebagai hal yang biasa atau tidak penting, sebaliknya penguatan kemampuan numerasi siswa tetap harus dilakukan. Penguatan kemampuan numerasi siswa membutuhkan kepercayaan diri guru dan perencanaan pembelajaran numerasi yang baik oleh guru. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan perencanaan pembelajaran numerasi bagi guru-guru SD Negeri Bulakrejo 2. Kegiatan pengabdian dilakukan secara luring berupa pendampingan dan demonstrasi dengan tahapan sebagai berikut: (1) penyampaian materi yang mencakup konsep numerasi, model pembelajaran numerasi, serta hasil asesmen nasional numerasi; (2) demonstrasi bentuk pembelajaran berbasis kegiatan kontekstual dengan pemanfaatan teknologi; (3) diskusi yang berfokus pada penerapan ide pembelajaran numerasi dalam konteks kelas masing-masing; dan (4) evaluasi terhadap persepsi guru, kepercayaan diri, serta efektivitas metode yang digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) guru-guru mendapatkan persepsi numerasi yang lebih luas, tidak hanya berhitung; (2) kepercayaan diri guru dalam numerasi dan merancang pembelajaran numerasi bagi siswa pada kategori sangat baik meningkat dari 49% menjadi 81%; (3) peserta merasa sangat puas dengan konten materi dan teknis pelaksanaan pendampingan. Melalui ide rancangan pembelajaran yang telah didesain guru, diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) di kelas. Implikasi lebih luas dari program ini adalah mendorong peningkatan kualitas pembelajaran numerasi yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penerapan numerasi dalam kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Identification of Students' Misconceptions using Four-Tier Diagnostic Assessment in Physics Learning Phase F Agung Prastyo; Hanun Fithriyah; Alma Dias Rahmawati; Elvin Yusliana Ekawati
Indonesian Journal of Science and Education Vol. 8 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Science and Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijose.v8i1.569

Abstract

This research aims to identify students' misconceptions about momentum and impulse material using a four-tier diagnostic assessment instrument to implement learning evaluation in the Merdeka curriculum. This type of research is descriptive with a qualitative approach, with data collection techniques carried out through assessments and interviews. Interview data is used to reinforce assessment data. The instrument used in the study is a four-tier diagnostic test on momentum and impulse developed by the researchers. The results showed that 50% of students experienced misconceptions about momentum matter due to the assumption that if two objects move with the same kinetic energy should have the same speed so that the momentum of both objects can be determined by ignoring their velocity. Then, as many as 13. 9% of students experience misconceptions about the law of conservation of matter momentum because of students' assumptions that ignore direction on velocity vector quantities. In other physics concepts, some students are less careful in calculations. The results of this study are expected to be a reference for teachers in designing more meaningful Merdeka curriculum-based learning plans to help students better understand the concepts of momentum and impulse.
Feasibility Analysis of Subject Specific Pedagogy Physics Learning Module Based on Project Based Learning Integrated with Merdeka Curriculum on Alternative Energy Material Muhtar Husnadi; Sri Budiawanti; Elvin Yusliana Ekawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.3774

Abstract

This study aims to analyse the feasibility of Subject Specific Pedagogy Physics tools based on Project Based Learning (PjBL) integrated with Merdeka Curriculum on alternative energy material for grade X high school students. This research uses the Research and Development (RnD) method with the 5D model (Define, Design, Develop, Disseminate, and Evaluate) which is limited to the devalope stage. The Define stage includes needs analysis and identification of competencies that must be achieved by students. The Design stage includes designing learning module in the form of modules and student worksheets. The Develop stage includes the development and validation of learning modules by experts in the aspects of material, learning, language and limited testing. The results showed that the PjBL-based Physics Subject Specific Pedagogy device integrated with the Merdeka Curriculum on alternative energy material for grade X high school students had high feasibility based on expert review in terms of material, learning, and language aspects. In addition, students also gave positive responses to the developed learning module. Therefore, the learning module is suitable for use in the Physics learning process in high school.
Persepsi Siswa dan Guru terhadap Game-Based Assessment dan PaperBased Assessment dalam Pembelajaran Fisika Aulia Zayyan Hanifah; Abella Hasya Putria Wardani; Elvin Yusliana Ekawati
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.141

Abstract

Dominannya asesmen berbasis kertas dalam pembelajaran fisika dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi keterlibatan murid dan pengembangan deep learning. Penelitian ini merupakan kajian kualitatif komparatif yang mengeksplorasi persepsi murid dan guru terhadap game-based assessment melalui model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan aplikasi Bamboozle dan paper-based assessment melalui model Team Assisted Individualization (TAI), serta implikasinya terhadap kemampuan deep learning murid dalam pembelajaran fisika — suatu perbandingan yang belum banyak dikaji secara mendalam dalam literatur sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif interpretatif dengan partisipan 2 kelompok kelas dan dua guru fisika di SMAN 4 Surakarta dan SMAN 1 Karanganyar. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 10 murid terpilih dan kedua guru, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana dengan validasi triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) game-based assessment melalui TGT meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi, dan komunikasi murid melalui mekanisme kompetisi berbasis poin dan umpan balik real-time; (2) paper-based assessment melalui TAI lebih efektif mendorong proses berpikir sistematis, reflektif, dan analitis melalui pengerjaan soal individu sebelum diskusi kelompok; (3) dalam konteks deep learning, TGT unggul dalam mendorong berpikir kritis dan adaptif, sedangkan TAI lebih kuat dalam membangun kedalaman pemahaman konsep secara terstruktur. Kedua pendekatan bersifat saling melengkapi dan tidak dapat saling menggantikan. Guru fisika perlu mengintegrasikan keduanya secara sinergis untuk menciptakan pembelajaran yang sekaligus mengoptimalkan keterlibatan dan kedalaman konseptual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka asesmen inovatif berorientasi deep learning dalam pembelajaran fisika abad ke-21.
Studi Literatur: Analisis Komparasi Platform Digital Pembuatan E-Modul Genially, Canva, Heyzine Flipbook, dan Liveworksheet Bagi Pemula Isnaini Intan Pratiwi; Disti Nurul Khoiriyah; Elvin Yusliana Ekawati
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.185

Abstract

Kemajuan teknologi digital dalam dunia pendidikan telah mendorong munculnya berbagai platform dan aplikasi untuk pengembangan modul elektronik (e-modul), namun perbandingan komprehensif mengenai efektivitasnya bagi pendidik pemula masih jarang dikaji secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif empat aplikasi yang paling banyak digunakan dalam penelitian pendidikan Indonesia: Genially, Canva, Heyzine Flipbook, dan Liveworksheets. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) terhadap lebih dari 40 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal pendidikan terindeks rentang 2021–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Genially unggul dalam interaktivitas dan visual dinamis, dengan validitas 93% dan efektivitas 85%, serta lonjakan minat siswa dari 33,3% menjadi 88,3%. Canva menonjol dalam kemudahan penggunaan dan estetika desain, dengan skor validasi rata-rata 94,4% dan respons siswa 91,7%. Heyzine Flipbook menawarkan pengalaman membaca digital yang familier, dengan kelayakan materi 97,5%, kelayakan bahasa 95%, dan skor N-Gain 0,79. Liveworksheets merupakan satu-satunya platform yang menyediakan umpan balik otomatis dan pemantauan kemajuan, dengan validitas 95,25%, peningkatan hasil belajar dari 61,90% menjadi 90,48%, dan aktivitas siswa 87,50%. Tidak ada platform yang unggul di semua dimensi secara mutlak; pemilihan optimal mensyaratkan pertimbangan kontekstual meliputi tujuan pembelajaran, kemampuan teknologi pendidik, dan infrastruktur digital institusi.
Evaluasi Implementasi Micro Teaching Berbasis TPACK dengan Model CIPP pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret Novananda Syakira Eka Putri; Elvin Yusliana Ekawati
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 2 No. 1 (2026): National Conference Sinesia III | Tut Wuri Handayani
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.191

Abstract

Calon guru fisika di era digital dituntut mampu mengintegrasikan teknologi, pedagogik, dan konten secara terpadu dalam pembelajaran. Namun, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret masih menghadapi kendala dalam menyusun RPP berbasis Kurikulum Merdeka dan mengintegrasikan teknologi secara pedagogis dalam micro teaching. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi micro teaching berbasis TPACK menggunakan model CIPP. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain concurrent embedded, melibatkan 60 mahasiswa melalui angket, wawancara dengan 7 mahasiswa dan 3 dosen, observasi langsung, serta analisis dokumen. Hasil evaluasi menunjukkan dimensi context sangat baik, dengan 96,7% mahasiswa memahami tujuan program dan 98,3% menyatakan kesesuaiannya dengan kebutuhan calon guru. Aspek input mencerminkan kesiapan RPP yang tinggi (93,3%) dan pemanfaatan teknologi seperti PhET dan Canva (90,0%), meskipun terdapat kendala teknis pada infrastruktur. Dimensi process menonjol pada penutupan pembelajaran (88,3%) dan umpan balik dosen (91,7%), namun manajemen waktu (78,3%) dan integrasi TPACK secara holistik masih perlu ditingkatkan. Hasil product menunjukkan peningkatan keterampilan mengajar (83,3%) dan kepercayaan diri (85,0%), meskipun ditemukan miskonsepsi pada konten fisika dan kecenderungan pendekatan teacher-centered. Evaluasi CIPP menyimpulkan bahwa konteks dan produk program telah memenuhi harapan, sementara aspek input dan proses masih memerlukan penguatan. Disarankan pengembangan modul simulasi daring, penguatan pelatihan TPACK, panduan RPP yang lebih sistematis, serta umpan balik terstruktur guna mempersiapkan calon guru menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
Co-Authors Abella Hasya Putria Wardani Agung Prastyo Agung Prastyo Ahmad Fauzi Ahmad Fauzi Ahmad Fauzi Alma Dias Rahmawati Aprilia Maorin Arina Zaida Ilma Atna Fresh Violina Marrysca Aulia Nurmalita Aulia Octaviani Aulia Zayyan Hanifah Ayu Karina Sulistyorini Daru Wahyuningsih Daru Wahyuningsih Daru Wahyuningsih Daru Wahyuningsih Deni Monika Sari Dian Wahyu Nur Ivanty Disti Nurul Khoiriyah Dwi Teguh Rahardjo Dwi Teguh Rahardjo Dyah Fitriana Masithoh Elsa Melinda Elsi Prisma Katyagni Emi Rofiah Erwin Saputro Fairusy Fitria H Fairusy Fitria Haryan Fairusy Fitria Haryani Fitria Wahyu Pinilih Hanifah Nur Khofiah Hanun Fithriyah Haryani, Fairusy Fitria Ichtiar Fijanatun Indhah Permatasari Indhah Permatasari Inge Mireya Thalia Putriardi Isnaini Intan Pratiwi Isnaini Rohayati Linda Dwi Astuti Miftah Rizqa Safitri Muhtar Husnadi Nadia Pramugarini Mutiara Dewi Nonoh Siti Aminah Novananda Syakira Eka Putri Nurisma Siti Yuniar Nurwita Yuliastuti Pratiwi Widorini Putri, Pratiwi Puja Pujayanto Pujayanto Pujayanto Pujayanto Pujayanto Pujayanto Pujayanto Radhitaningrum Rizqi Hardini Rani Leiasih Rina Irawati Rini Budiharti Sabrina Kusuma Dewi Sarwanto Sar Sarwanto Sarwanto Sarwanto Sarwanto Sarwanto Sarwanto Sebastianus Hardi Sebastianus Hardi Suryono Setyowati, Nuranisa Dwi Shofi Hikmatuz Zahroh Sri Budiawanti Sri Budiawanti Sri Budiawanti Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukarmin sukarmin Surantoro Surantoro Sutadi Waskito Tutut Widowati Widha Sunarno Widha Sunarno Widha Sunarno Wulan Yunita Yoga Ashari Putri Yosmita Indri Pratiwi Yuli Astuti