Claim Missing Document
Check
Articles

TARIF EFEKTIF RATA-RATA MENGURAI KERUMITAN PEMOTONGAN PPH PASAL 21 Faisol, Moh.; ., Norsain; Rofiqi, Imam
Journal of Accounting and Financial Issue (JAFIS) Vol 5 No 2 (2024): Journal of Accounting and Financial Issue (JAFIS)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jafis.v5i2.3807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kesederhanaan dan kemudahan pemotongan PPh 21 dengan menggunkan tarif efektif rata-rata (TER) dibandingkan dengan tarif pasal 17 ayat (1). Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan wawancara pada tiga orang informan yang berinteraksi langsung dengan implementasi TER. Analisis data menggunakan analisis data spiral, dan disempurnakan dengan uji keabsahan data kualitatif menggunakan triagulasi sumber. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa kesederhanaan pemotongan PPh 21 dengan menggunakan TER lebih praktif secara perhitungan, karena langsung mengalikan jumlah penghasilan bruto dengan TER, berbeda dengan sebelumnya yang harus menentukan penghasilan kena pajak terlebih dahulu. Kemudahan implementasi TER disupport fitur e-bupot 21/26 yang secara otomatis mengadopsi perhitungan TER dan data pemotongan sudah terintegrasi dengan wajib pajak. Keterbatasan TER ini hanya bersifat estimasi dan dipergunakan untuk masa pajak bulan Januari sampai dengan November, sedangkan masa pajak bulan Desember tetap menggunakan tarif pasal 17 ayat (1).
Tax Avoidance: Is There a Difference Between Indonesia, Thailand, and Philippines? Cahyani, Ardhia Pramesti Regita; Faisol, Moh.
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2025): EL MUHASABA
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/em.v16i1.29176

Abstract

Purpose: This study aims to analyze a comparative comparison of tax avoidance practices in manufacturing companies in Developing Countries in the Asian Region, especially in Indonesia, Thailand, and the Philippines during the covid-19 pandemic (2020-2022 period). Method: This study uses a quantitative approach by analyzing the comparison of tax avoidance in Indonesia, Thailand, and the Philippines using the Independent Sample t Test. The measurement of tax avoidance uses CETR. Results: The results of the study found that there was a significant difference in the level of tax avoidance between manufacturing companies in Indonesia and Thailand, manufacturing companies in Indonesia and the Philippines, but there was no difference in tax avoidance between manufacturing companies in Thailand and the Philippines. Implications: As a reference for the Directorate General of Taxes and investors related to the motives for tax avoidance carried out by manufacturing companies in three countries during the covid-19 pandemic. Novelty: This study uses financial data of manufacturing companies during the covid-19 pandemic in three Developing Countries in Asia.
Edukasi Pajak: Upaya Menumbuhkan Kesadaran Pajak Sejak Dini Bagi Siswa SMK Negeri 1 Sumenep Faisol, Moh.; Prasetyo Sasmito, Eko; Andriyani; Helmiyah, Wasilatul; Dyah Eka Putri, Cindy; Rosa Amaliya Putri, Dwi; Siri Nanda, Putri
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/4mnwgf17

Abstract

The low level of compliance impacts the amount of tax revenue that is not optimal. This results from a low understanding and awareness of taxes and a need for more tax literacy. Tax education activities for SMK Negeri 1 Sumenep students are one way to provide understanding and foster early tax awareness for the younger generation. The method used in this activity consists of four stages: (1) coordination stage, (2) preparation stage, (3) implementation stage, and (4) evaluation stage. Based on the four stages that have been carried out in tax education activities can increase the understanding of taxes owned by students. The increase in understanding is evidenced by the evaluation results of questionnaires filled out by students, who showed differences between before and after participating in the activity. The student's level of understanding before the activity had an average score of 4.52. After the activity, it had an average value of 7.85. It was also proven by the results of statistical tests with the paired sample t-test method with a significance value of 0.000 < 0.05, which stated there was a difference. With the increased understanding gained from this activity, it is hoped that this understanding will grow awareness in fulfilling tax obligations at a productive age later.
Donasi Untuk Masjid At-Tanwir Muhammadiyah Bojongsari: Pembentukan Relawan Fundriser Di Kalangan Mahasiswa Dan Pemanfaatan Kupon Infak Untuk Penggalangan Dana Dari Masyarakat Syaifullah, Hamli; Faisol, Moh.; Ayu Diah Agustin, Al Zuhra; Fitriyanto, Arief
Jurnal Pengabdian ADPIKS Vol 3 No 1 (2025): Volume 3 No 1 Tahun 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial (ADPIKS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan kegiatan yang disinergikan dengan Program Kerja milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bojongsari-Kota Depok, yaitu terkait Penggalangan Dana Donasi untuk Pembangunan Masjid At-Tanwir PCM Bojongsari. Program pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan temuan bahwa partisipasi mahasiswa dalam rangka menggalang dana donasi untuk kegiatan keislaman dan kemuhammadiyahan di tingkat Cabang Muhammadiyah menjadi penting. Hal tersebut sebagai upaya mengenalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan kepada peserta didik yang ada di perguruan tinggi.
PENINGKATAN DAYA SAING UKM BUNGA ANGGREK MELALUI PELATIHAN SOCIAL MEDIA MARKETING DAN PERHITUNGAN BEBAN PENYUSUTAN Reza Herawati, Yunia; Fauqo Nur, Nurun; Cantika Mahalti, Paramida; Hidayah Isnaini, Nur; Abrori, Faizul; Ramadani, Moh.; Kamila, Wasifatul; Faisol, Moh.
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 4 No. 1 (2025): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v4i1.3351

Abstract

UMKM memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat sehingga peningkatan tata kelola dan pengembangannya menjadi penting. Pada pengabdian ini melakukan sosialisasi dan pelatihan pada UKM Bunga Anggrek dengan fokus utama berdasarkan hasil observasi dan pra reaseach adalah pemanfaatan social media marketing dan perhitungan beban penyusutan. Pengabdian ini akan memberikan dampak pada mengenalnya masyarakat luas pada produk-produk UKM Bunga Anggrek dan pemahaman perhitungan beban penyusutan aset tetap. Kegiatan ini dilakukan melalui lima tahapan yang terdiri dari observasi, pra research, membantu dan pertisipasi kegiatan produksi, pelatihan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi atas kegiatan yang dilakukan pelaku usaha memahami dan dapat melakukan perhitungan biaya penyusutan terhadap alat dan mesin yang mereka miliki, sehingga dapat mengantisipasi adanaya kerusakan mesin yang digunakan. Selain itu pelaku UMKM juga dapat dengan mudah mengoperasikan aplikasi instagram sebagai salah satu social media yang digunakan dalam pemasarannya, dan juga aplikasianya sebagai wadah pembuatan konten yang nantinya akan di upload dalam aplikasi instagram.
KLASIFIKASI TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO faisol, moh
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana merupakan peristiwa yang mengganggu keseimbangan ekosistem dan sering kali membawa dampak negatif yang signifikan. Bencana yang disebabkan oleh faktor alam yang sering terjadi di Indonesia khususnya di Kabupaten Bangkalan adalah bencana banjir. Faktor penyebab terjadinya banjir adalah adanya perubahan keadaan geografis dan iklim di daerah tersebut, seperti curah hujan yang tinggi, kondisi topografi dataran rendah, dan jumlah hujan harian yang tinggi. Dampak banjir meliputi kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas masyarakat, serta potensi kerugian ekonomi yang besar. Hal ini menekankan pentingnya pengembangan sistem klasifikasi tingkat kerawanan banjir yang akurat untuk mitigasi risiko, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Bangkalan dengan menggunakan metode fuzzy Tsukamoto. tiga variabel utama digunakan, yaitu curah hujan, topografi wilayah, dan jumlah jumlah hari hujan. Variabel tersebut merupakan data historis tahun 2023. Data penelitian diambil dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan. Tahapan analisis menggunakan metode fuzzy tsukamoto meliputi fuzzifikasi, pembentukan aturan fuzzy, inferensi, dan defuzzyfikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat satu kecamatan yaitu kecamatan Bangkalan yang berada dalam tingkat kerawanan tinggi. Selain kecamatan Bangkalan, sebagian besar kecamatan lainnya berada pada kategori sedang, seperti Kamal, Kwanyar, Modung, dan beberapa kecamatan lainnya. Sementara itu, kecamatan Kokop dan Kecamatan Geger masuk dalam kategori tingkat kerawanan rendah. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan mitigasi banjir di Kabupaten Bangkalan yang lebih efektif. Kata kunci: Klasifikasi, Kerawanan Banjir, Fuzzy Tsukamoto
INKLUSI KESADARAN PAJAK PADA PENGURUS BUMDES MUTIARA BUMI DESA PINGGIRPAPAS Faisol, Moh.; Norsain, Nosain
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2631

Abstract

BUMDes Mutiara Bumi sebagai entitas bisnis memiliki kewajiban di bidang perpajakan, yaitu kewajiban mendaftar, memungut/memotong, melaporkan dan membayar pajak. Selama ini perhitungan dan pelaporan pajak belum dilakukan secara maksimal oleh pengurus BUMDes Mutiara Bumi dikarenakan keterbatasan SDM yang memiliki kemampuan di bidang perpajakan. Untuk itu tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman tentang tata cara menghitung pajak dan menyusun laporan keuangan fiskal serta pelaporan SPT Masa ataupun SPT Tahunan dengan menggunakan MS. Office Excel. Adapun metode yang digunakan adalah terdiri dari tahapan (1) Melakukan koordinasi dengan pengurus BUMDes Mutiara Bumi; (2) Menyusun modul pelatihan “aspek perpajakan pada BUMDes”; (3) Melakukan pelatihan aspek perpajakan pada BUMDes; dan (4) Melakukan pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah BUMDes Mutiara Bumi mampu menghitung kewajiban perpajakan dan menyusun laporan keuangan fiskal yang digunakan sebagai lampiran SPT Tahunan. Dalam perspektif tingkat pemahaman, pengurus BUMDes Mutiara Bumi memiliki perkembangan yang signifikan antara sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan pelatihan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PAJAK PERANGKAT DESA DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN PAJAK PEMERINTAH DESA TOTOSAN Arifin, Miftahol; Faisol, Moh.; Yandari, Aprilya Dwi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2714

Abstract

Penggunaan dana desa ataupun anggaran dana desa pada Pemerintah Desa Totosan membuat bendahara desa berkewajiban untuk melakukan pemotongan/ pemungutan pajak dan membayarkannya ke kas negara. Terkait kewajiban tersebut, bendahara desa memiliki keterbatasan pada saat melakukan pemungutan atau pemotongan PPh serta pembayaran PPN seringkali meniru transaksi sebelumnya, sehingga sering terjadi kesalahan dalam perhitungannya. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kemampuan perangkat desa secara umum tentang tata cara perhitungan saat melakukan pemotongan/ pemungutan pajak dan pembayaran PPN melaui DJP online. Metode yang digunakan terdiri dari tahap (1) Focus Group Discussion (FGD) dengan Perangkat Desa; (2) Menyusun modul pelatihan “aspek perpajakan pada Pemerintah Desa”; (3) Melakukan pelatihan tata cara pemotongan/ pemungutan pajak dan penggunaan fitur DJP online; dan (4) Melakukan evaluasi dan rencana tindaklanjut. Hasil pengabdian ini memberikan edukasi bagi perangkat Desa Totosan tentang kewajiban pajak pemerintah desa. Pemerintah desa menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru di bidang perpajakan dan bermanfaat bagi pemerintah desa. Pasca kegiatan pelatihan terdapat perubahan tingkat pemahaman perangkat desa akan kewajiban pajak dengan nilai 3,71 sebelum pelatihan dan 7,56 setelah kegiatan pelatihan. Meningkatnya pemahaman perangkat desa tersebut dapat meningkatkan ketepatan dalam pemotongan/ pemungutan PPh dan PPN serta kesadaran pajak perangkat desa dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Pajak untuk Keberlanjutan UMKM Pengrajin Alat Dapur Faisol, Moh.; Arifin, Miftahol; Yandari, Aprilya Dwi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3733

Abstract

UD Moga Jaya melakukan kegiatan produksi alat dapur. Permasalahan yang dihadapi usaha ini adalah produksi yang dilakukan secara tradisional, manajemen usaha yang belum maksimal seperti belum ada pemisahan antara kepemilikan pribadi dan usaha, belum melakukan pencatatan keuangan, dan belum memahami aspek perpajakan. Atas kondisi tersebut tim pengabdi menawarkan metode kegiatan edukasi manajemen keuangan dan pencatatan serta perpajakan kepada mitra sasaran. Metode untuk melakanakan kegiatan tersebut terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah setelah dilakukan kegiatan evaluasi edukasi pada mitra sasaran, berdasarkan hasil evaluasi melalui kuisioner terdapat peningkatan pemahaman peserta (mitra sasaran). Di mana sebelum edukasi dilakukan tingkat pemahaman mintra terkait dengan manajemen keuangan dan pencatatan serta perpajakan rata-rata sebesar 1.90 dan sesudah kegiatan edukasi rata-rata sebesar 5.81. Peningkatan pemahaman tersebut memberikan bukti bahwa ada usaha dan keseriusan yang dilakukan oleh mitra dalam mengembangkan usahanya serta transfer knowledge yang dilakukan oleh tim pengabdi.
MENGUNGKAP ALASAN WAJIB PAJAK MENGIKUTI PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA Susiyana, Eka; Faisol, Moh.
RISTANSI: Riset Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2023): RISTANSI: Riset Akuntansi, Volume 4, Nomor 2, Desember 2023
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/ristansi.v4i2.2036

Abstract

PPS is an opportunity given by the state to tax amnesty participants in accordance with UU number 11 of 2016 who have not disclosed all net assets in a statement letter and provides an opportunity for individual taxpayers to disclose net assets that have not been reported in the 2020 annual tax return obtained from 2016 to 2020. This study aims to reveal the reasons why taxpayers follow PPS. This research method is a case study with documentary data type and primary data with interview and documentation techniques, where researchers conduct interviews with six informants. The data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation and conclusion drawing by testing the validity of data using triangulation techniques. The result of this study is that taxpayers follow PPS for the first reason, get the opportunity to declare assets and avoid sanctions; second, to have the opportunity to uncover treasures that have not been properly revealed; Third, comfort and guaranteed protection of property. The implication of the results of this study is that policies in the field of taxation such as TA and PPS become one of the alternatives in increasing compliance and awareness of taxpayers and maximizing tax revenue for the state.