Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sosialisasi Pembuatan Arang sekam Padi Model Drum Pada Masyarakat Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan: Pembuatan Arang Sekam Padi Winarni, Marti; Susanto, Anang
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.2010

Abstract

Sekam sebagai produk sisa hasil penggilingan padi ditemukan bertumpuk disekitar lokasi penggilingan, bahkan ada yang menggunung, sehingga apabila tidak dimanfaatkan dapat mengganggu lingkungan dan kemungkinan juga terhadap kesehatan manusia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mempercepat penyebaran informasi pemanfaatan limbah sekam padi sehingga dapat digunakan sebagai tambahan pengolahan tanah dengan pemberian arang sekam padi pada lahan pertanian. Pelaksanaan sosialisasi ini berlangsung saat kegiatan pendampingan penanaman cabe diikuti sebanyak 24 peserta petani dan perangkat desa setempat. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi mengenai “ Kegunaan dan manfaat sekam arang padi untuk membantu proses pengembalian kesuburan tanah”. Metode pelaksanaan dimulai dengan pemberian materi tentang bahan yang di perlukan berupa sekam padi sekitar satu pick up dan tiga drum bekas untuk membantu proses pembakaran sekam. Petani yang kebanyakan bapak menunjukkan sangat antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan muncul kesadaran baru dari peserta untuk menggunakan dan membuat arang sekam padi sendiri dan tidak membuang sekam padi sebagai limbah di sembarangan. Sosialisasi yang dilakukan dengan mencoba 3 buah drum berisi sekam padi kering sebanyak 5 karung sekam siap bakar dalam 1 drum dan hasil yang di dapat setiap drum menghasilkan sebanyak 3,5 karung setengah sekam arang bakar
Kepemimpinan dan Budaya Organisasi: Literature Review Sidik, Abdul Jabar; Heviliana, Lina; Susanto, Anang
Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2024): Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/djip-uika.v4i1.16416

Abstract

Mencapai tujuan organisasi tergantung pada kepemimpinan yang efektif. Untuk mencapai tujuan tersebut, Anda harus memperhatikan perilaku bawahan, terutama jika itu berkembang menjadi budaya organisasi. Kepemimpinan memperhitungkan perilaku bawahan saat mengambil keputusan. Perilaku individu yang antagonis dan kooperatif dalam organisasi diwakili oleh teori X dan Y. Pendekatan situasional melalui kepemimpinan partisipatif sangat cocok untuk ini karena memperhitungkan pola perilaku yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun memiliki kendali penuh atas manajemen organisasi, pemimpin tidak dapat mencabut peran bawahan.
A PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PUPUK BOKHASI MELALUI KEGIATAN KKN DESA GEMARANG KABUPATEN MADIUN Marti Winarni; Susanto, Anang
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gemarang  Kabupaten madiun  merupakan desa  yang  daerahnya  masih  banyak  terdapat  perkebunan,  pepohonan,  dan  halaman  yang  luas.  Mata pencaharian  penduduknya  pun  berbeda-beda beberapa  diantaranya  ada  kelompok  tani  dan  kelompok ternak. Namun   pada   pelaksanaan   di   lapangan,limbah dari   pertanian   dan peternakan   ini   belum dimanfaatkan  secara  maksimal.  Biasanya limbah-limbah  tersebut hanya  dibakar  di  halaman  ataupun  di timbun tanah. Mahasiswa ,KKN  Universitas Merdeka Madiun dan Dosen Pembimbing Lapangan   membuat   program   kerja   sosialisasi   dan   pelatihan   pembuatan   pupuk bokhasi bersama narasumber  yang  tepat.  Hal  ini  dilakukan  agar  masyarakat   mendapatkan  informasi dan  pelatihan  yang  tepat  mengenai  pembuatan  pupuk  kompos  atau  pupuk  bokhasi  dengan memanfaatkan limbah  pertanian  dan  kotoran  ternak.  Metode  pelaksanaan  kegiatan  masyarakat  ini  dilakukan  dengan beberapa   langkah,   yaitu persiapan,   tindakan,    dan   evaluasi   akhir.   Hasil   kegiatan   ini memberikan informasi dan pelatihan pembuatan pupuk bokhasi yang bersumber dari limbah pertanian dan kotoran  ternak,serta meningkatnya  kesadaran  kelompok  tani    dalam pentingnya memanfaatkan  sampah,  khususnya  sampah  bokhasi agar  dapat  bermanfaat  kembali  bagi tanaman  yang  nantinya  dapat  memberikan  dampak  peningkatan  produksi  usaha  tani  maupun  untuk tanaman pribadi  .
SOSIALISASI BANK SAMPAH DI PONDOK PESANTREN AL MUSTOFA: Susanto, Anang; Marti Winarni
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya sosialisasi tentang penanganan sampah yang sesuai prosedur sangat penting dilakukan dengan mengajak peran Pondok Pesantren. Kegiatan di Pondok Pesantren saat ini sudah seharusnya menjadi tempat untuk belajar tentang pengelolaan sampah yang sesuai prosedur, peran aktif semua kalangan yang peduli diantaranya memulai membangun kesadaran akan penanganan sampah dengan membentuk bank sampah . Pengabdian masyarakat dalam bentuk sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Non Formal para santriawan dan santriwati sebagai upaya peningkatan kualitas hidup. Meningkatkan pengetahuan bagi pengasuh dan kesadaran para santri tentang pentingnya keterampilan untuk bersaing di era globalisasi. Menambah informasi dan keterampilan santriawan dan santriwati untuk mengembangkan sikap kreatif dan kewirausahaan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah organik dan pelatihan pengolahan sampah non organik, dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Mustofa. Hasil sosialisasi di Pondok Pesantren mengajarkan untuk memilah sampah, menumbuhkan kesadaran dalam mengolah sampah secara bijak agar dapat mengurangi sampah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan sampah akhir. Selain itu Pondok Pesantren Al Mustofa dapat mewujudkan kesehatan lingkungan yang lebih baik untuk daerah sekitarnya dengan menciptakan kontrol sampah di lingkungan internalnya sendiri, disamping itu juga memperoleh tambahan pemasukan untuk kemandirian ekonomi pesantren. Selain itu juga telah dirintis pembentukan kader untuk dapat menindak lanjuti perintisan pembentukan bank sampah
PENINGKATAN KAPASITAS INOVASI MODEL BISNIS MOBILE MARKET FORKOM UMKM KAPANEWON NGEMPLAK KABUPATEN SLEMAN Indah Widowati; Wulandari Dwi Etika Rini; Heni Handri Utami; Karyono; Anang Susanto; Avinda Sofitaria; Aninda Sekar Zahra; Aqmarina Laili Asyrafi; Gerardus Hanandika Dishatama
JURNAL DAYA-MAS Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DAYA-MAS
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33319/dymas.v10i2.205

Abstract

Internal community service (PbM-U) through the “Mobile Market Business Model Innovation Program of the Ngemplak Sub-district MSME Forum in Sleman Regency”. The objectives of this program are (1) Increasing the independence of MSMEs through the development of creative, innovative and local resource-based MSME products, (2) Optimizing the capabilities of MSMEs in the use of digital technology. This program is conducted through mentoring, training, and hands-on practice. Each activity prioritizes Focus Group Discussions (FGDs) with active participant involvement. At the end of the program, an evaluation will be conducted and the concept of sustainable service will be realized through delegation and mentoring of young people in partner areas to become pioneers for other MSMEs.
Peanut Productivity Under The Albizia Stand With Agroforestry System In Community Forest, Magetan East Java Indonesia Susanto, Anang; M Winarni; Parwi
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 2 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v2i1.104

Abstract

An effort to meet the national food need is by utilizing productive forest areas under albizia stands. Food stuff such as peanuts can grow under albizia forest stands. The purpose of this research was to know success of agroforestry system implemented to tree after initial release of contract. This study was conducted under albizia stand of state forest Magetan in East Java. Research design was used in this study was randomized block design. 5- year- old albizia stages with 0%, 25%, 50 % trimming intensity with plant spacing of 3 m x 4 m, Albizia trees that used for this comparison as many as 90 albizia trees. Results showed that soil lies under 5-year-old albizia trees still produced peanut with highest weights 129 g/m and lowest weight 117 g/m2 while highest biomass about 115.10 g and lowest biomass about 98.23 g. Application of agroforestry system under 5-year-old albizia stand is still good and intensive, creating work, improving social welfare, local community opinion change into positive perceptions for forestry development, forest protection, forest fire prevention, reducing rapid forest degradation and environmental quality conservation of forest areas.
THE ROLE OF SENGON FORESTS IN CLIMATE-BASED AGROFESTRY IN BLITAR Marti Winarni; Anang Susanto
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The condition of the land, as the main capital for farmers in their efforts to produce food, is greatly influenced by climate factors, namely rainfall, temperature, and humidity, which can be beneficial or detrimental. The purpose of this study was to determine the daily pattern of soil temperature and humidity at different depths under sengon-peanut stands. The importance of soil temperature and humidity data is that they can be used as input for agroforestry management. The study used a survey method, a specific location, and a specific time. This study was conducted in the KPH Blitar Forest, East Java. The study was conducted for three (3) months, starting from November 2022 to January 2023. The average soil humidity was 78.39% at a depth of 10 cm, 78.76% at a depth of 15 cm, 78.77% at a depth of 20 cm, and 79.28% at a depth of 25 cm. The average soil temperature at 25 cm is 28.89°C, at 10 cm it is 29.04°C, at 20 cm it is 28.94°C, and at 15 cm it is 29.01°C. Conversely, the deeper the soil, the higher the soil moisture tends to be.
Edukasi Pemanfaatan Biochar bagi Masyarakat di Desa Jabung Kabupaten Magetan Winarni, Marti; Susanto, Anang
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.358

Abstract

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.
Evaluation of Educational Tourism Based on Agribusiness In Community Forest Areas Anang Susanto; Indah Rekyani Puspitawati
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 1 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.125 KB) | DOI: 10.51601/ijse.v1i1.1

Abstract

The development of educational tourism is an urgent matter; many sectors of life are automatic will play a role. Educational tourism is developing, so from an economic point of view, the community's economy will also increase. The local population, the majority of whom are farmers, is very important for playing an active role in the development of educational tourism to benefit and impact farmers to improve their welfare. This research aims to describe how the evaluation of educational tourism activities in the Madiun district. This research method is qualitative with a case study approach. The results showed that farmers participated in the development of educational tourism, starting from the planning stage to the evaluation. The success of community-based educational tourism development in Madiun Regency is inseparable from promotion and development society, both from the ecological, economic, socio-cultural, and political aspects
Environmental Contribution of Community Forests For Food Production With Agroforestry Patterns Anang Susanto; Marti Winarni; Maher Nasser Abdullah; Dana Briggs
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 1 No. 1 (2021): November 2021
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.004 KB) | DOI: 10.51601/ijse.v1i1.3

Abstract

Application of agroforestry systems in Indonesia through production forest programs in Java. Impact on the use of the production forest land. This research aims to present a variety of positive and negative effects on the use of production forest land for agricultural production in agroforestry systems. Agroforestry activities certainly have both positive and negative impacts on the primary production of forestry, the environment, and the income of communities living around the forest. Positive effects include: Increasing land productivity/value-added, accelerating the growth of primary production, providing short and medium-term income, reducing the risk of forest fires ,Opening up forest fires.Employment opportunities, Improving the environment and biodiversity, reducing global warming, producing dry leaf mulch, and increasing people's income. The negative impact of agroforestry patterns is the tendency of agroforestry farmers to extend the farming time by disrupting primary production