Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan sistem pertanian bawang merah: uji daya hasil produksi true shallot seed Susanto, Anang; Adinurani, Praptiningsih Gamawati; Wirayudha, Farhan
Journal of Biopesticides and Agriculture Technology Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jbiogritech.v1i1.2024.675

Abstract

Background: One of the leading horticultural commodities in Nganjuk District, East Java, with the highest production potential, is shallots. The study aimed to obtain a model that could be developed in Nganjuk District, East Java Province, in the shallot farming system. Methods: The research was conducted in lowland rice fields in Nganjuk District. The research involved three cooperative farmers with a land area of 1 hectare. This research provided treatments to four varieties of True Shallot Seed shallots, namely Bima Brebes, Trisula, and Lokananta. The treatments were then repeated four times. A randomized block design was used with data on plant growth, central pest and disease attacks, and yield components. The collected data were then processed and statistically analyzed using analysis of variance and further Duncan's Multiple Range Test (DMRT) and other tests at a 95% confidence level. Findings: Harvest results varied according to plant conditions and growth, but the True Shallot Seed variety Bima Brebes was the most optimal in terms of the number of bulbs and yield weight of the plants. The constraints of seed production process were the low percentage of flowering and seed formation (seed-set). Conclusion: The research results showed that the Bima shallot variety is most suitable for development and recommended in lowland areas of Nganjuk District.
Sosialisasi Pembuatan Arang sekam Padi Model Drum Pada Masyarakat Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan: Pembuatan Arang Sekam Padi Winarni, Marti; Susanto, Anang
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.2010

Abstract

Sekam sebagai produk sisa hasil penggilingan padi ditemukan bertumpuk disekitar lokasi penggilingan, bahkan ada yang menggunung, sehingga apabila tidak dimanfaatkan dapat mengganggu lingkungan dan kemungkinan juga terhadap kesehatan manusia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mempercepat penyebaran informasi pemanfaatan limbah sekam padi sehingga dapat digunakan sebagai tambahan pengolahan tanah dengan pemberian arang sekam padi pada lahan pertanian. Pelaksanaan sosialisasi ini berlangsung saat kegiatan pendampingan penanaman cabe diikuti sebanyak 24 peserta petani dan perangkat desa setempat. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi mengenai “ Kegunaan dan manfaat sekam arang padi untuk membantu proses pengembalian kesuburan tanah”. Metode pelaksanaan dimulai dengan pemberian materi tentang bahan yang di perlukan berupa sekam padi sekitar satu pick up dan tiga drum bekas untuk membantu proses pembakaran sekam. Petani yang kebanyakan bapak menunjukkan sangat antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan muncul kesadaran baru dari peserta untuk menggunakan dan membuat arang sekam padi sendiri dan tidak membuang sekam padi sebagai limbah di sembarangan. Sosialisasi yang dilakukan dengan mencoba 3 buah drum berisi sekam padi kering sebanyak 5 karung sekam siap bakar dalam 1 drum dan hasil yang di dapat setiap drum menghasilkan sebanyak 3,5 karung setengah sekam arang bakar
Study Of Coffee-Based Agroforestry Systems In Community Forests Susanto, Anang; Harahap, Arman
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i2.149

Abstract

Climate is an important factor in the growth and productivity of coffee plants. This research aims to determine the climate conditions regarding the use of shade on the development and productivity of coffee plants. This observation was carried out on agroforestry coffee plantations in Kare District, Madiun Regency. The coffee plants observed were 4 to 6 years old, and the shade used in the observations was Gamal, Dadap, and Sengon trees. Thus, based on the results of observations carried out over four months, it was found that the highest results were in Sengon stands, with an average of 27.2-27.7°C in January and March in terms of air temperature. Meanwhile, the highest observed humidity occurred in the first month and January at 76%. The highest wind speed occurs in April at 4 -5 km/hour. The highest intensity of light produced occurs in April at 8005 LUX. The results of these observations prove that the use of shade plants does not significantly affect the production and growth of coffee plants.
Kepemimpinan dan Budaya Organisasi: Literature Review Sidik, Abdul Jabar; Heviliana, Lina; Susanto, Anang
Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2024): Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/djip-uika.v4i1.16416

Abstract

Mencapai tujuan organisasi tergantung pada kepemimpinan yang efektif. Untuk mencapai tujuan tersebut, Anda harus memperhatikan perilaku bawahan, terutama jika itu berkembang menjadi budaya organisasi. Kepemimpinan memperhitungkan perilaku bawahan saat mengambil keputusan. Perilaku individu yang antagonis dan kooperatif dalam organisasi diwakili oleh teori X dan Y. Pendekatan situasional melalui kepemimpinan partisipatif sangat cocok untuk ini karena memperhitungkan pola perilaku yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun memiliki kendali penuh atas manajemen organisasi, pemimpin tidak dapat mencabut peran bawahan.
A PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PUPUK BOKHASI MELALUI KEGIATAN KKN DESA GEMARANG KABUPATEN MADIUN Marti Winarni; Susanto, Anang
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gemarang  Kabupaten madiun  merupakan desa  yang  daerahnya  masih  banyak  terdapat  perkebunan,  pepohonan,  dan  halaman  yang  luas.  Mata pencaharian  penduduknya  pun  berbeda-beda beberapa  diantaranya  ada  kelompok  tani  dan  kelompok ternak. Namun   pada   pelaksanaan   di   lapangan,limbah dari   pertanian   dan peternakan   ini   belum dimanfaatkan  secara  maksimal.  Biasanya limbah-limbah  tersebut hanya  dibakar  di  halaman  ataupun  di timbun tanah. Mahasiswa ,KKN  Universitas Merdeka Madiun dan Dosen Pembimbing Lapangan   membuat   program   kerja   sosialisasi   dan   pelatihan   pembuatan   pupuk bokhasi bersama narasumber  yang  tepat.  Hal  ini  dilakukan  agar  masyarakat   mendapatkan  informasi dan  pelatihan  yang  tepat  mengenai  pembuatan  pupuk  kompos  atau  pupuk  bokhasi  dengan memanfaatkan limbah  pertanian  dan  kotoran  ternak.  Metode  pelaksanaan  kegiatan  masyarakat  ini  dilakukan  dengan beberapa   langkah,   yaitu persiapan,   tindakan,    dan   evaluasi   akhir.   Hasil   kegiatan   ini memberikan informasi dan pelatihan pembuatan pupuk bokhasi yang bersumber dari limbah pertanian dan kotoran  ternak,serta meningkatnya  kesadaran  kelompok  tani    dalam pentingnya memanfaatkan  sampah,  khususnya  sampah  bokhasi agar  dapat  bermanfaat  kembali  bagi tanaman  yang  nantinya  dapat  memberikan  dampak  peningkatan  produksi  usaha  tani  maupun  untuk tanaman pribadi  .
SOSIALISASI BANK SAMPAH DI PONDOK PESANTREN AL MUSTOFA: Susanto, Anang; Marti Winarni
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya sosialisasi tentang penanganan sampah yang sesuai prosedur sangat penting dilakukan dengan mengajak peran Pondok Pesantren. Kegiatan di Pondok Pesantren saat ini sudah seharusnya menjadi tempat untuk belajar tentang pengelolaan sampah yang sesuai prosedur, peran aktif semua kalangan yang peduli diantaranya memulai membangun kesadaran akan penanganan sampah dengan membentuk bank sampah . Pengabdian masyarakat dalam bentuk sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Non Formal para santriawan dan santriwati sebagai upaya peningkatan kualitas hidup. Meningkatkan pengetahuan bagi pengasuh dan kesadaran para santri tentang pentingnya keterampilan untuk bersaing di era globalisasi. Menambah informasi dan keterampilan santriawan dan santriwati untuk mengembangkan sikap kreatif dan kewirausahaan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah organik dan pelatihan pengolahan sampah non organik, dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Mustofa. Hasil sosialisasi di Pondok Pesantren mengajarkan untuk memilah sampah, menumbuhkan kesadaran dalam mengolah sampah secara bijak agar dapat mengurangi sampah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan sampah akhir. Selain itu Pondok Pesantren Al Mustofa dapat mewujudkan kesehatan lingkungan yang lebih baik untuk daerah sekitarnya dengan menciptakan kontrol sampah di lingkungan internalnya sendiri, disamping itu juga memperoleh tambahan pemasukan untuk kemandirian ekonomi pesantren. Selain itu juga telah dirintis pembentukan kader untuk dapat menindak lanjuti perintisan pembentukan bank sampah
PENINGKATAN KAPASITAS INOVASI MODEL BISNIS MOBILE MARKET FORKOM UMKM KAPANEWON NGEMPLAK KABUPATEN SLEMAN Indah Widowati; Wulandari Dwi Etika Rini; Heni Handri Utami; Karyono; Anang Susanto; Avinda Sofitaria; Aninda Sekar Zahra; Aqmarina Laili Asyrafi; Gerardus Hanandika Dishatama
JURNAL DAYA-MAS Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DAYA-MAS
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33319/dymas.v10i2.205

Abstract

Internal community service (PbM-U) through the “Mobile Market Business Model Innovation Program of the Ngemplak Sub-district MSME Forum in Sleman Regency”. The objectives of this program are (1) Increasing the independence of MSMEs through the development of creative, innovative and local resource-based MSME products, (2) Optimizing the capabilities of MSMEs in the use of digital technology. This program is conducted through mentoring, training, and hands-on practice. Each activity prioritizes Focus Group Discussions (FGDs) with active participant involvement. At the end of the program, an evaluation will be conducted and the concept of sustainable service will be realized through delegation and mentoring of young people in partner areas to become pioneers for other MSMEs.