Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bangunan Gereja Masehi Injili Timor Pasca Bencana Seroja di Kabupaten Sabu Raijua Budhi Benyamin Lily; Apridus Kefas Lapenangga; Stella Malelak
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 21, No 2 (2023): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v21i2.73257

Abstract

Sabu Raijua Regency consists of Sabu Island and Raijua Island which are in East Nusa Tenggara. This area was also affected by the Seroja disaster that occurred in April 2021. Many buildings collapsed, including several church buildings which spread across the island due to the strong winds. The method used in this study is descriptive qualitative in an inductive approach by explaining the pattern of damage and repair plans for church buildings due to the Seroja tropical cyclone disaster in the Sabu Raijua district and formulating guidelines for rehabilitation and reconstruction. The purpose of this research is to formulate guidelines for the rehabilitation and reconstruction of church buildings after the Seroja tropical cyclone disaster so that people in carrying out development activities no longer rely on makeshift understanding and technology but need to consider technical requirements. The results of this research are in the form of recommendations set forth in this guideline for the rehabilitation and reconstruction of church buildings on the island of Sabu.
INOVASI MODEL MINIATUR UNTUK DESAIN ARSITEKTUR DINAMIS DAN FASAD KINETIK Lapenangga, Apridus Kefas; Moniz, Aristidi M.; Tois, Gregorius
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Miniatur dibuat sebagai alat bantu pemodelan bentuk-bentuk arsitektur baik itu bangunan ataupun elemen-elemen dari bangunan itu sendiri seperti fasad, atap dan lainnya. Untuk menghasilkan sebuah desain arsituktur yang dapat bergerak dinamis atau desain fasad kinetik yang dapat bergerak fleksibel maka pemodelan dilakukan menggunakan miniatur sehingga sangat memudahkan visualisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan (research and development) yakni dengan studi literatur dan observasi objek acuan, lalu dilanjutkan dengan proses desain dan pembangunan model miniatur. Dalam tahapan pembangunan diterapkan metode trial and error hingga mencapai miniatur yang dapat bergerak sesuai dengan desain awal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model bangunan dan fasad yang dapat bergerak adaptif terhadap kondisi lingkungan, misalnya cahaya matahari sehingga dapat mereduksi sinar matahari langsung pada bangunan agar tidak menyebabkan kenaikan suhu yang berlebihan pada bangunan. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukkan visualisasi bentuk 4 dimensi yang mana objek dalam bentuk fasad dapat bergerak secara dinamis sehingga memudahkan proses desain keseluruhan tanpa simulasi komputer.Keyword: Model miniatur, arsitektur dinamis, fasad kinetikAbstrak: Miniature is made as a tool for modeling architectural forms, be it buildings or elements of the building itself, such as facades, roofs and others. To produce an architectural design that can move dynamically or a kinetic facade design that can move flexibly, modeling is done using miniatures so that it makes visualization very easy. The method used in this study is the research and development method, namely by studying literature and observing reference objects, then proceed with the process of designing and building miniature models. During the construction phase, a trial and error method was applied to achieve a miniature that could move according to the initial design. The purpose of this research is to obtain a model of buildings and facades that can move adaptively to environmental conditions, for example sunlight so that they can reduce direct sunlight on buildings so as not to cause excessive temperature rises in buildings. The results of this study can show the visualization of 4-dimensional shapes where objects in the form of facades can move dynamically so as to facilitate the overall design process without computer simulation.Kata Kunci: Miniature models, dynamic architecture, kinetic facades
PENATAAN SANITASI KANDANG BERKELANJUTAN DI BANTARAN KALI LABAT KELURAHAN NAIKOLAN KOTA KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/alur.v4i2.1101

Abstract

Kegiatan beternak babi dibantaran kali Labat berdampak bagi lingkungan dan kehidupan sosial disekitarnya. Masalah berupa limbah kotoran ternak babi yang menyebabkan bau, sumber polusi udara, tempat berkerumun lalat dan air kali yang tercemar. Sistem pengolahan limbah dengan penataan sanitasi berkelanjutan merupakan solusi yang dapat mengatasi berbagai masalah yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali kompleksitas masalah yang ditimbulkan oleh kegiatan beternak di bantaran kali serta mencari solusi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan metode framework perencanaan dari identifikasi masalah, analisis dan membuat konsep sanitasi berkelanjutan. Identifikasi masalah dilakukan melalui observasi langsung pada lokasi penelitian, wawancara serta melakukan studi literatur. Hasil yang diperoleh adalah bahwa kegiatan beternak di bantaran kali juga berdampak terhadap lingkungan maupun sosial. Penerapan sistem sanitasi berkelanjutan pada peternakan babi di bantaran kali Labat menunjukan integrasi antara pemanfaatan lahan yang sempit sebagai area beternak, pengolahan limbah dan tata hijau.
KAJIAN ASPEK BERKELANJUTAN PADA PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DAN ACTIVITY SUPPORT DI DUSUN 1 DESA PENFUI TIMUR KABUPATEN KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas; Kelen , Didakus Pati; Mei, Karbinianus Triatnomaji; Malelak, Stella; Branco, Jeninha M. F.
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 6 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/alur.v6i1.2552

Abstract

PENATAAN SANITASI KANDANG BERKELANJUTAN DI BANTARAN KALI LABAT KELURAHAN NAIKOLAN KOTA KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 4 No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.521 KB) | DOI: 10.54367/alur.v4i2.1101

Abstract

Kegiatan beternak babi dibantaran kali Labat berdampak bagi lingkungan dan kehidupan sosial disekitarnya. Masalah berupa limbah kotoran ternak babi yang menyebabkan bau, sumber polusi udara, tempat berkerumun lalat dan air kali yang tercemar. Sistem pengolahan limbah dengan penataan sanitasi berkelanjutan merupakan solusi yang dapat mengatasi berbagai masalah yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali kompleksitas masalah yang ditimbulkan oleh kegiatan beternak di bantaran kali serta mencari solusi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan metode framework perencanaan dari identifikasi masalah, analisis dan membuat konsep sanitasi berkelanjutan. Identifikasi masalah dilakukan melalui observasi langsung pada lokasi penelitian, wawancara serta melakukan studi literatur. Hasil yang diperoleh adalah bahwa kegiatan beternak di bantaran kali juga berdampak terhadap lingkungan maupun sosial. Penerapan sistem sanitasi berkelanjutan pada peternakan babi di bantaran kali Labat menunjukan integrasi antara pemanfaatan lahan yang sempit sebagai area beternak, pengolahan limbah dan tata hijau.
KAJIAN ASPEK BERKELANJUTAN PADA PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DAN ACTIVITY SUPPORT DI DUSUN 1 DESA PENFUI TIMUR KABUPATEN KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas; Kelen , Didakus Pati; Mei, Karbinianus Triatnomaji; Malelak, Stella; Branco, Jeninha M. F.
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 6 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.971 KB) | DOI: 10.54367/alur.v6i1.2552

Abstract

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI DESAIN RUMAH BELAJAR BERKELANJUTAN DI KAMPUNG BONEN, KABUPATEN KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas; Mberu, Yuliana Bhara; Lakapu, Meryani; Lily, Budhi Benyamin; Jeraman, Dominiques S.E.D.; Lassa, Merry Enjel
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.208

Abstract

Pemberdayaan perempuan dan anak dapat menumbuhkan nilai-nilai kehidupan yang perlu didukung adanya ruang belajar. Wadah ini diciptakan guna memberi kesempatan belajar bersama. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui penyelesaian 3 masalah prioritas yakni sosial, ekonomi dan lingkungan. Pemberdayaan yang baik membutuhkan perencanaan yang baik pula dan tentunya ini dapat terwujud melalui desain rumah belajar yang direncanakan dengan matang sebagai solusi yang berkelanjutan. Tujuan dari pengabdian ini adalah menyediakan desain rumah belajar yang multifungsi antara lain; 1) Sebagai tempat belajar lintas generasi bagi perempuan dan anak perempuan, 2) Sebagai tempat pemberdayaan ekonomi dan budayan melalui tenun, seni musik dan tari tradisional, 3) Sebagai guest house bagi tamu ataupun donatur mitra bila berkunjung sekaligus sebagai tempat save house bagi korban kekerasan jika dibutuhkan. 4) Sebagai kantor bagi pengelola. Solusi yang ditawarkan dari kegiatan ini adalah; perencanaan sebuah desain rumah belajar. Masalah sosial, ekonomi dan lingkungan dapat terjawab melalui sebuah objek desain yang dapat direncanakan berdasarkan riset terhadap keadaan sosial, ekonomi dan lingkungan sekitar. Desain yang direncanakan terdiri dari beberapa fasilitas yang meliputi; kantor bagi pengelola, aula (bangunan serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan latihan drama, musik, tari dan kegiatan lainnya), guest room (tempat penginapan sebagai sumber pemasukan) juga dapat difungsikan sebagai save house bagi korban kekerasan rumah tangga jika dibutuhkan, taman, area baca dan area tenun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi 4 tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Hasil dari kegiatan ini berupa sebuah desain rumah belajar yang dapat direalisasikan oleh mitra sebagai sebuah objek yang terbangun. Rumah belajar didesain menggunakan konsep arsitektur berkelanjutan yang mengutamakan keberlanjutan sosial, ekonomi dan lingkungan serta berdaptasi dengan konteks lokal setempat. 
PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA DENGAN PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU SEBAGAI MATERIAL ARSITEKTUR DI DESA BAUMATA TIMUR, KABUPATEN KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas; Lily, Budhi Benyamin; Mberu, Yuliana Bhara
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.207

Abstract

Desa Baumata Timur di Kabupaten Kupang memiliki potensi besar sebagai penyedia bambu yang selama ini hanya dimanfaatkan secara terbatas. Masyarakat umumnya menjual bambu dalam bentuk gelondongan tanpa nilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengawetan bambu dengan metode perebusan sebagai langkah awal pemanfaatan bambu untuk konstruksi dan kerajinan. Metode pelaksanaan meliputi observasi, perakitan alat, sosialisasi, dan workshop. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif bersama kelompok tukang dan petani setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi bambu serta kemampuan teknis dalam pengawetan dan pembuatan panel anyaman bambu. Panel hasil pelatihan dapat dimanfaatkan sebagai elemen arsitektural seperti dinding dan plafond. Kegiatan ini turut mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan material yang ramah lingkungan dan mudah diakses.