Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Tren dan Tantangan Arsitektur Komputasi Neuromorfik: Tinjauan Literatur Sistematis Fitroh, Fitroh; Nurhidayah, Jessika; Zulfiandri, Zulfiandri
Jurnal Teknologi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jtsi.v6i1.10046

Abstract

Komputasi neuromorfik merupakan inovasi dalam arsitektur komputasi yang meniru mekanisme kerja otak manusia untuk meningkatkan efisiensi dalam pemrosesan data yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren terkini, pengaruh perkembangan teknologi, serta kontribusi literatur dalam menyelesaikan tantangan teknis terkait arsitektur ini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, dimana artikel relevan disaring dari database Google Scholar dan Scopus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren utama melibatkan pemanfaatan teknologi memori canggih seperti ReRAM, memristor, dan non-volatile memory yang mendukung konsep Computing-in-Memory (CIM) dalam upaya mengurangi konsumsi daya dan latensi. Selain itu, teknologi FPGA serta platform yang dapat dikonfigurasi ulang telah terbukti mempermudah pengujian prototipe sistem. Kemajuan ini secara signifikan meningkatkan efisiensi energi, mendukung pemrosesan paralel, dan memperbaiki kinerja sistem komputasi modern, terutama dalam aplikasi seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT). Namun, masih terdapat kendala seperti masalah skalabilitas, keandalan memori, dan keterbatasan produksi perangkat keras yang perlu diatasi. Kesimpulannya, arsitektur komputasi neuromorfik memiliki peluang besar untuk diterapkan di berbagai industri, namun dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengintegrasikan teknologi terkini dan menyempurnakan desain guna mengatasi tantangan yang ada.
USULAN PERBAIKAN MENGURANGI JUMLAH CACAT PADA PRODUK TANGKI AIR TB 55 DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT Y Zulfiandri, Zulfiandri; Abdillah, Yusuf
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 01 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produsen tangki air saat ini berkembang pesat karena banyaknya permintaan berbagai macam ukuran tangki, untuk pasokan rumah tangga, industri, dan real estate. Hal ini menyebabkan banyaknya persaingan perusahaan tangki air, dimana perusahaan tersebut dituntut untuk memberikan produk yang berkualitas agar sesuai dengan permintaan pasar. Sehingga perusahaan tersebut dapat bertahan dan mengembangkan bisnisnya di Indonesia serta menjadi salah satu produsen tangki terbaik di Indonesia. Dalam pembuatan tangki air pada PT Y ditemukan beberapa cacat produk seperti produk Bergelembung, Warna tidak sesuai, Flashing, Flowmark, Ketebalan. Untuk meningkatakan kualitas dan kuantitas produk tangki air pada PT Y maka diperlukan langkah perbaikan terhadap cacat produk yang terjadi. Salah satu program perbaikan kualitas yang berkesinambungan adalah metode six sigma. Six sigma merupakan metode yang diterapkan untuk mengatasi cacat produk yang terjadi dengan tahapan DMAIC. Pada tahap Define identifikasi menggunakan diagram SIPOC diketahui pada proses produksi Rotational molding dan mengidentifikasi jenis cacat produk dengan CTQ terdapat 5 jenis cacat produksi. Measure dilakukan menggunakan peta kendali,  pengukuran pada nilai sigma selama bulan  Agustus – Desember 2018 yaitu 3.17. Tahap analyze dengan menggunakan Diagram Pareto terdapat jenis cacat produk tertinggi yaitu bergelembung dengan presentase 34% dan dengaan Diagram Fishbone diketahui 5 faktor penyebab terjadinya bergelembung yaitu faktor manusia, faktor mesin, faktor material, faktor metode, dan faktor lingkungan. Improve dengan menggunakan FMEA (Failure mode and effects analysis) salah satu penyebab cacat adalah operator salah dalam menyeting setelan temperatur dan putaran dengan RPN 126 dengan Recommended Action; bagian QC melakukan penilaian terdapa kinerja operator dalam hal settingan temperatur untuk setiap tahapan secara berkala berupa pengisian form performansi operator. Tahap terakhir adalah control yang mencoba menjaga konsistensi perbaikan yang sudah dilakukan serta pengukuran hasil yang didapat setelah perbaikan dan usaha perbaikan dengan cara Check Sheet serta mengusulkan untuk menggunakan alat bantu thermometer digital serta indikator lampu dan timer untuk memudahkan operator dalam setting temperatur Rotational molding.Kata kunci: DMAIC, cacat produk, kualitas, manufacturing, six sigma, tangki air, upaya perbaikan, zero defect.
Fuzzy Analytical Hierarchy Process: Pendekatan dalam Sistem Pendukung Keputusan Lokasi Coffee Shop Aini, Qurrotul; Zulfiandri, Zulfiandri; Cholis, Nur
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 6, No 2 (2022): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/infotekjar.v6i2.4924

Abstract

The commitment of the Government of Indonesia in the development of the economic sector is economic development based on the participation of the wider community as business actors. The largest proportion of business actors owned by Indonesia itself is from Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Coffee Shop is one of the MSMEs that is currently in high demand in big cities, particularly the city of Jakarta. MSME business actors make careful considerations in determining the location of the coffee shop. This study aims to build a decision support system by applying a fuzzy analytical hierarchy process at the level of importance of criteria and full factorial methods to determine the best alternative. The location determination is based on the criteria of population, income, location area, competitor density, location position, visibility, traffic pattern, parking area, internet connection, and construction plan. The result of this research is a decision support system that is able to recommend the location of the coffee shop with the best value of 0.705 until the last location is worth 0.421.Komitmen Pemerintah Indonesia dalam pengembangan bidang ekonomi adalah pembangunan ekonomi yang berbasis partisipasi masyarakat luas sebagai pelaku usaha. Proporsi pelaku usaha terbesar yang dimiliki Indonesia sendiri adalah dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Coffee Shop merupakan salah satu UMKM yang sedang ramai diminati oleh para pelaku usaha di kota-kota besar khususnya kota Jakarta. Para pelaku usaha UMKM melakukan pertimbangan yang matang dalam menentukan lokasi coffee shop. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan dengan menerapkan fuzzy analytical hierarchy process pada tingkat kepentingan kriteria dan metode full factorial untuk menentukan alternatif terbaiknya. Adapun penentuan lokasi berdasarkan kriteria populasi, pendapatan, luas lokasi, kepadatan kompetitor, posisi lokasi, visibilitas, pola lalu lintas, area parkir, koneksi internet dan rencana konstruksi. Hasil penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan yang mampu merekomendasikan lokasi coffee shop dengan nilai terbaik 0,705 hingga lokasi urutan terakhir bernilai 0,421.
Ensemble Learning Development Based on Transfer Learning for Indonesian Traditional Food Detection Nurhayati, Nurhayati; Zulfiandri, Zulfiandri; Nurjannah, Wilda; Muntasha, Irlan
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Vol. 17 No. 2: JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jti.v17i2.35034

Abstract

Development of traditional food competes with other traditional foods now. They must compete with fast food and food from abroad. In 2013, the food and beverage sector were the second highest contributor to tourist expenditure after accommodation. This shows its very important role in the economy. That caused, we need a model that can predict traditional Indonesian foods and snacks.  We used ensemble learning. It had 2 transfer learning methods, namely VGG-19 and Xception. They will be combined to improve the performance of the existing model. The research result shown output. It has found that the ensemble learning model achieved accuracy of up to 97% on training data and 91% on testing data. It is hoped that this prediction model can help people recognize typical Indonesian food and increase interest in and preserve the food around them.
Conceptual design for traceability and transparency in halal self-declared with blockchain Munawar, Munawar; Zulfiandri, Zulfiandri; Mugiyono, Arif
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 14, No 2: April 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v14i2.8634

Abstract

Halal self-declared is a halal certification procedure for small micro enterprises (SMEs). However, sufficient technology support is required to ensure the halal process’s transparency and traceability. By integrating blockchain-oriented software engineering (BOSE) technology with smart contracts and electronic product code information services (EPCIS), this study aims to deliver a conceptual design for traceability and transparency in halal self-declared. The effectiveness of the blockchain in storing data and disclosing private information to interested parties can be circumvented by utilizing both off-chain and on-chain technology. The effectiveness of blockchain data storage and the ability to disclose sensitive information to interested parties can be advantageous for both on-chain and off-chain applications.
Enterprise Architecture Menggunakan TOGAF Architecture Development Method 9.1 Nurmiaty, Evy; Zulfiandri, Zulfiandri; Syafi’i, Abdul Mughni Ashirotu
Applied Information System and Management (AISM) Vol. 3 No. 1 (2020): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aism.v3i1.9446

Abstract

LEMIGAS merupakan lembaga pemerintahan yang bergerak sebagai badan penelitian dan pengembangan yang berfokus pada sektor teknologi minyak dan gas bumi milik kementerian energi dan sumber daya mineral. Saat ini penerapan SI/TI di lingkungan LEMIGAS belum optimal mengacu kepada sistem yang belum terintegrasi sehingga pertukaran data dan informasi tidak efektif, investasi SI/TI yang dilakukan juga belum memberi return yang baik, proses pengadaan setiap tahunnya secara konsisten tidak optimal, dan beberapa indikator kinerja ditemukan tidak memenuhi targetnya. Oleh sebab itu, diperlukan adanya perencanaan enterprise architecture pada LEMIGAS yang bertujuan untuk merumuskan prinsip dan dasar-dasar LEMIGAS agar sesuai dengan arah tujuannya sehingga menghasilkan proses bisnis yang sehat, sistem yang dapat mendukung kegiatan operasional serta infrastruktur yang mampu menunjang sistem tersebut dapat berjalan baik. Perencanaan enterprise architecture ini dibuat menggunakan TOGAF (The Open Group of Architecture Framework) versi 9.1 dengan metode ADM (Architecture Development Method). Perencanaan enterprise architecture ini akan menghasilkan diantaranya peta kegiatan utama dan pendukung LEMIGAS, stakeholder, fokusnya, tujuan bisnisnya dan prinsip dasarnya, blueprint target arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi, arsitektur teknologi, analisis gap, serta roadmap implementasi aplikasi.
Model Keselarasan Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Teknologi Informasi Fitroh, Fitroh; Zulfiandri, Zulfiandri; Nuryasin, Nuryasin
Applied Information System and Management (AISM) Vol. 3 No. 1 (2020): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aism.v3i1.12221

Abstract

Keselarasan manajemen sumber daya manusia (SDM) dengan teknologi informasi merupakan salah satu komponen utama dalam upaya peningkatan kinerja sebuah perusahaan. Penelitian-penelitian yang ada lebih banyak membahas tentang penyelarasan manajemen TI terhadap IT business, namun penerapannya di perguruan tinggi masih perlu kajian lebih lanjut. Dalam paper ini kami mengajukan model keselarasan manajemen sumber daya manusia perguruan tinggi dengan teknologi informasi. Ada 84 responden mengisi kuesioner yang dijadikan kajian dalam metode eksplorasi dalam menganalisis dan interpretasi data. Dari penelitian yang dilakukan tentang strategi peningkatan SDM dosen untuk melanjutkan program doktoral dan kenaikan pangkat dan golongan pada perguruan tinggi menunjukan bahwa 67,9% menyatakan kondisi saat ini ada di posisi 3 yang artinya cukup baik, sementara 21,4% menyatakan kondisi baik, dan 2,4% menyatakan kondisi sangat baik sementara ada 8,3% menyatakan tidak baik. Dari hasil analisa dan interpretasi tersebut dibuatkan sebuah model keselarasan manajemen SDM dengan teknologi informasi yang disajikan dalam bentuk use case diagram dan activity diagram sehingga dapat dijadikan rujukan untuk stakeholder yang ada di perguruan tinggi.
Strategy for IT-Business Alignment in a Higher Education Institution Using Initial Fit-HR Model Fitroh, Fitroh; Zulfiandri, Zulfiandri; Safitri, Isnaini Monita; Rahayu, Puji; Lubis, Amany Burhanuddin Umar; Aisy, Rohadatul; Ikhlayel, Mohammed
Applied Information System and Management (AISM) Vol. 5 No. 1 (2022): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aism.v5i1.23624

Abstract

IT-business alignment (ITBA) is the development of a Strategic Alignment Model (SAM), which was introduced some decades ago, and is still the most critical issue for top management. This study proposes the Initial FIT-HR model in mapping specific components indicators that align HR in carrying out business processes for higher education institutions (HEI) in Indonesia. Previously, research had studied the alignment of HR management with IT to suit the Tri Dharma of Higher Education towards World-Class University. Meanwhile, the methodology used a mixed-method (with interview techniques, questionnaires, and focus group discussion FGD), which went through 3 phases: identification and determination of indicators, the initial design phase of the model, and validation. The results after the FGD process showed that four indicators (out of 40 based on 20 papers) were invalid in mapping specific components due to the different opinions of the participants. Therefore, in future work, the Islamic concepts to the proposed modeling. In addition, this study produced an initial model that collaborated the BITA concept with tree science as an approach to be applied by the higher education industry.