Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYIMPANGAN NILAI MORAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BULAN SUSUT KARYA ISMET FANANY Estrada, Erik; Hartati, Yulia Sri; Zulfitriyani, Zulfitriyani
Pendidikan Bahasa Indonesia No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin menurunnya nilai-nilai moral di dalam realita kehidupan. Novel merupakan peristiwa perjalanan kehidupan, sehingga karya sastra dapat dikatakan proses realitas kehidupan yang terwujud melalui bahasa dan mengandung nilai keindahan yang digunakan oleh pengarangnya. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bersifat analisis. Novel Bulan Susut karya Ismet Fanany banyak menggambarkan nilai-nilai moral yang dapat diambil hikmah dan pelajarannya. Dalam novel ini banyak terkandung penyimpangan nilai dan moral yang baik untuk dibaca oleh generasi muda bangsa. Nilai-nilai yang dapat dipedomani dalam novel ini adalah nilai sosial, nilai agama, dan nilai budaya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan penyimpangan nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel Bulan Susut karya Ismet Fanany. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyimpangan nilai moral tokoh utama dalam novel Bulan Susut karya Ismet Fanany berhubungan dengan hati nurani, kebebasan dan tanggung jawab, hak dan kewajiban, nilai dan norma.
CITRA PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NOVEL DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH KARYA HAMKA Yenti, Alisma; Bahardur, Iswadi; Zulfitriyani, Zulfitriyani
Pendidikan Bahasa Indonesia No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pokok penelitian ini adalah citra perempuan Minangkabau, yang terdapat dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan citra perempuan Minangkabau dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan citra perempuan Minangkabau dapat dilihat dari perbuatan dan perilaku tokoh yang berupa ucapan, dan peristiwa yang dilakukan oleh tokoh-tokoh perempuan dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka. Citra perempuan Minangkabau secara individu yang diperankan oleh tokoh yaitu dari perilaku yang ditampilkan oleh tokoh Zainab, Rosna, Mak Asiah, dan ibu Hamid sosok perempuan Minangkabau yang dipandang mulia dari kehidupan bermasyarakat yang bisa menjaga nama baik (martabatnya) sebagai perempuan Minangkabau. Sedangkan citra perempuan sebagai anggota masyarakat yang diperan oleh tokoh dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka yaitu perempuan Minangkabau yang memiliki sifat kepemimpinan yang dapat ditiru oleh masyarakat.
Kinship in the novel limpapeh as a post-reformation Minangkabau local color literature Zulfitriyani; Nuruddin; Zainal Rafli
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.22416

Abstract

This study aims to gain knowledge and discoveries about kinship in Minangkabau local color novels represented by AR Rizal's Limpapeh novel. The author's social background indirectly influences this. Concerning kinship is worth researching because, since the time of modern literature in Indonesia, Minangkabau literature was formerly famous for its ironic tales related to marriage and customs. Meanwhile, through his novel, AR Rizal shows the condition of today's society with a kinship order that still maintains the past system, and it turns out that it is still often found in the reality of today's society even though this is only expressed in the form of works of fiction. This qualitative research uses the content analysis method, namely research that discusses information in depth and then marks it in the form of quotations in the novel as data marked in the text. The results of this study found that the form of kinship in the novel Limpapeh by AR Rizal is in the form of suku and sako, mamak and kemenakan, bako and anak pisang, andan and pasumandan. In terms of kinship, it shows that ethnic issues and the role of Mamak are still essential and are used today in Minangkabau society. This indirectly shows that mimetic elements in fictional literary works can still be found in society.
Matrilineal Marriage System in AR Rizal's Novel Limpapeh: A Literary Socio-anthropology Study Zulfitriyani, Zulfitriyani; Fahruddin, Fahruddin; Sari, Reno Wulan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i2.11414

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keunikan sistem perkawinan dalam tradisi matrilineal masyarakat Minangkabau yang terdapat pada novel berwarna lokal Minangkabau. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penelitian ini mengkaji tentang bentuk hubungan perkawinan dalam novel lokal berwarna di Minangkabau sebagai tradisi matrilineal. Novel yang dikaji dalam penelitian ini adalah novel Limpapeh karya AR Rizal. Mengenai sistem perkawinan matrilineal patut untuk diteliti karena sejak era sastra modern di Indonesia, sastra Minangkabau terkenal dengan cerita-cerita ironis terkait perkawinan dan adat istiadat. Pasca reformasi melalui novelnya, AR Rizal menampilkan keadaan masyarakat saat ini dengan sistem perkawinan yang masih mempertahankan sistem masa lalu dan masih sering dijumpai dalam realitas masyarakat saat ini meskipun hanya dituangkan dalam bentuk karya fiksi. . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk sistem perkawinan dalam novel Limpapeh karya AR Rizal adalah perkawinan dalam suku, perkawinan luar suku, dan perkawinan dengan sistem adat yaitu mengumpulkan uang. Ketiga hal tersebut menjadi ciri khas tradisi dan adat istiadat Minangkabau yang masih dipertahankan hingga saat ini dan dituangkan dalam novel sebagai karya sastra. Manfaat penelitian ini secara teoritis bermanfaat untuk penelitian multidisiplin dalam penelitian sastra, yaitu mengkaji antropologi sastra sebagai gabungan ilmu sastra, sosiologi dan antropologi. Secara praktis dapat menjadi referensi bagi peneliti lain dan landasan bagi penelitian selanjutnya.
Permasalahan Perempuan Subaltern dalalm Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Tinjauan: Poskolonial Fatonah, Suryani Dwi; Zulfitriyani, Zulfitriyani; Septia, Emil
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 26, No 1 (2025): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra (in procces)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aksara/v26i1.pp102-113

Abstract

This study analyzes the subaltern aspect according to Gayatri Spivak's theory presented in the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan. The subaltern theory is motivated by the problem of colonizers who oppress colonized peoples, and in Spivak theory women are often oppressed by colonizers. The purpose of this study is to describe how the problems of subaltern women are told in the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan, and to describe the form of resistance efforts of subaltern women in the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan. The data obtained from the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan was then analyzed using a qualitative method. As a result of this study, there are forms of marginalization, economic impoverishment, stererotype or labeling of women and forms of harassment (sexual harassment and rape). Nevertheless, subaltern women also resist oppressive groups.As for the subaltern women's resistance, namely, open resistance and closed resistance.Keywords: women, subaltern, Spivak, postcolonial, novel
Permasalahan Perempuan Subaltern dalalm Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Tinjauan: Poskolonial Fatonah, Suryani Dwi; Zulfitriyani, Zulfitriyani; Septia, Emil
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 26, No 1 (2025): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra (in procces)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aksara/v26i1.pp102-113

Abstract

This study analyzes the subaltern aspect according to Gayatri Spivak's theory presented in the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan. The subaltern theory is motivated by the problem of colonizers who oppress colonized peoples, and in Spivak theory women are often oppressed by colonizers. The purpose of this study is to describe how the problems of subaltern women are told in the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan, and to describe the form of resistance efforts of subaltern women in the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan. The data obtained from the novel Cantik itu Luka by Eka Kurniawan was then analyzed using a qualitative method. As a result of this study, there are forms of marginalization, economic impoverishment, stererotype or labeling of women and forms of harassment (sexual harassment and rape). Nevertheless, subaltern women also resist oppressive groups.As for the subaltern women's resistance, namely, open resistance and closed resistance.Keywords: women, subaltern, Spivak, postcolonial, novel
Develovment of literacy teaching materials in elementary schools based on local wisdom in Kuningan Hanifah, Ifah; Hamidah , Ida; Suntini , Sun; Trang , Ton Thi Thuy; Zulfitriyani, Zulfitriyani
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i2.1389

Abstract

This study aims to develop literacy teaching materials based on local wisdom for upper-grade elementary school students as a means of supporting the School Literacy Movement. The research addresses the gap in the availability of teaching materials that integrate local wisdom values, particularly in the Kuningan region, which are essential for promoting holistic literacy development. Literacy materials rooted in Kuningan’s local wisdom are crucial, as they enhance students’ understanding by presenting content closely related to their daily lives, such as local culture, traditions, and values. This development research was conducted at SDN 1 Ciloa, SDN Sukaraja, and MI PUI Cilimus in Kuningan. The development process adopted the Joli and Bolitho models, which include stages of needs identification, needs exploration, contextual realization, pedagogical realization, physical production, testing, and product evaluation. Data collection involved both qualitative methods—such as interviews and observations—and quantitative methods from questionnaires and tests. The results reveal four key findings. First, the existing literacy materials do not meet students' needs in terms of design and content. Second, the developed materials are comprehensive, addressing linguistic, cognitive, and socio-cultural dimensions while incorporating complete teaching components. Third, feasibility tests—both theoretical (conducted by experts) and empirical (involving teachers and students)—indicate that the materials are appropriate for use. Fourth, effectiveness testing shows that the materials are effective when implemented in classroom learning. Thus, the developed literacy teaching materials based on local wisdom are not only feasible but also effective in enhancing literacy learning among elementary students in Kuningan.
Pelatihan Teknik Membaca Berita untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara, Guru Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Tingkat SMP di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Zulfitriyani, Zulfitriyani; Bahardur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.323

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajarkan siswa membaca teks berita. Kegiatan pelatihan teknik membaca berita diharapkan dapat menjadi salah satu program pengembangan keterampilan membaca berita di SMP di Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Program pelatihan ini diadakan selama dua hari dilokasi tersebut. Para guru dilatih untuk membaca berita mengunakan intonasi dan artikulasi yang jelas dan lancer. Diakhir pelatihan para guru diminta untuk membaca berita secara individu didepan temannya secara begiliran. Sedangkan bagi guru yang belum mendapatkan giliran dibimbing dan dilatih oleh tim pengabdi dalam membaca teks berita. Kegiatan tersebut peserta mengikuti sangat antusias dan berhasil meningkatkan keterampilan membaca berita dan menumbuhkan keterampilan berbicara di depan umum. Kegiatan ini membantu guru dalam meningkatkan keteranpilan membaca berita yang akan berdampak pada peningkatan kemampuan membaca dan berbicara siswa serta akan mencapai tujuan pembelajaran yang sesuai dengan modul ajar.
Konflik Sosial dalam Novel Namaku Alam Karya Leila S. Chudori:: Kajian Sosiologi Sastra Yana, Rama; Zulfitriyani, Zulfitriyani; Rusli, Sri Mulyani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1600

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan diskriminasi dan kejahatan hak asasi manusia yang terjadi dalam masyarakat, khususnya keturunan tahanan politik (tapol) pasca 30 September 1965 yang selalu dikucilkan karena dianggap sebagai pengkhianat negara yang dapat merusak tatanan pemerintah Orde Baru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian sosiologi sastra yang bertumpu pada karya sastra yang mencerminkan sebuah kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode ini digunakan untuk menganalisis konflik sosial dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori, ditinjau dari bentuk konflik sosial. Selanjutnya, mendeskripsikan bentuk konflik sosial dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik sosial dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori terbagi menjadi tiga bentuk konflik sosial: konflik interindividu, konflik antarindividu dan konflik antar kelompok sosial. Pertama, konflik interindividu merupakan emosi individu hingga keresahan yang paling tinggi terjadi pada tokoh Alam dan Kenanga. Kedua, konflik anatarindividu merupakan perbedaan pendapat, pandangan dan kepentingan yang terjadi pada tokoh Alam dan Irwan, tokoh Alam dan Yu Bulan, tokoh Alam dan Yu Kenanga. Ketiga, konflik antarkelompok sosial terjadi pada keluarga Alam dengan kelompok aparat.
Citra Perempuan dalam Novel Islammu Adalah Maharku Karya Ario Muhammad Annisa, Ria; Zulfitriyani, Zulfitriyani; Samsiarni, Samsiarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra diri dan citra sosial perempuan dalam novel Islammu adalah Maharku karya Ario Muhammad. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Islammu adalah Maharku karya Ario Muhammad yang diterbitkan pada tahun 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan empat langkah yaitu membaca. menandai, mencatat, dan menginventarisasi data. Untuk keakuratan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan menggunakan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat citra diri dan citra sosial dalam novel Islammu adalah Maharku karya Ario Muhammad. Citra diri perempuan dari aspek fisik yaitu perempuan dewasa, cantik dan perempuan berpakaian tertutup. Citra perempuan dari aspek psikis yaitu perempuan berpikir dan berperasaan, cerdas dan tegas. Citra sosial perempuan yang tergambar yaitu perempuan dalam keluarga sebagai seorang anak dan ibu. Dalam lingkungan masyarakat citra sosial yang tergambar yaitu perempuan sebagai dosen muda, mahasiswa S2, anggota lab.