Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sikap Ibu Hamil Terhadap Upaya Pencegahan Infeksi Covid-19 Selama Kehamilan di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Kurniawati, Evi; Aryani, Roza; Afriana, Afriana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2336

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terjangkit pandemi COVID-19 yang menyerang kelompok ibu hamil. Kehamilan disertai kecemasan akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga rentan terinfeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui sikap ibu hamil terhadap upaya pencegahan infeksi Covid-19 selama kehamilan di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel dengan metode accidental sampling, berjumlah 30 orang. Data diolah menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian P value = 0,011, maka ada hubungan antara sikap dengan upaya pencegahan infeksi COVID-19. Diharapkan ibu hamil melakukan upaya pencegahan COVID -19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.Kata Kunci : Sikap, Upaya Pencegahan COVID-19, Kehamilan Indonesia is a country affected by the COVID-19 pandemic that attacks groups of pregnant women. Pregnancy accompanied by anxiety will reduce the body's resistance so that it is susceptible to infection. The purpose of the study was to determine the attitude of pregnant women towards efforts to prevent Covid-19 infection during pregnancy at the Meuraxa Health Center, Banda Aceh City. This type of analytic research with a cross sectional approach, sampling by accidental sampling method, totaling 30 people. The data was processed using the Chi Square test. The results of the study P value = 0.011, then there is a relationship between attitude and efforts to prevent COVID-19 infection. It is hoped that pregnant women will make efforts to prevent COVID-19 by implementing good and correct health protocols.Keywords: Attitude, COVID-19 Prevention Efforts, Pregnancy
Hubungan Kelas Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Baro Kabupaten Pidie Muna, Sirajul; Kurniawati, Evi; Aryani, Roza
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v2i1.639

Abstract

Latar Belakang: Masalah pada pelayananan antenatal atau asuhan antenatal adalah suatu program yang terencana berupa observasi, edukasi dan penanganan medik pada ibu hamil, untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan. kegiatan kelas ibu hamil adalah bentuk intervensi pada tahap awal siklus hidup manusia. Diharapkan kelas ibu hamil mampu membentuk generasi yang sehat dan kuat namun dan demikiankeberhasilan pelaksanaan kelas ibu hamil masih banyak kendala. Berdasarkan survey awal yang didapatkan dari Puskesmas Peukan Baro, bulan Januari sampai Desember 2021 terdapat jumlah ibu hamil sebanyak 245 jiwa, jumlah kunjungan kehamilan K1 sebanyak 162 jiwa, jumlah kunjungan kehamilan K4 sebanyak 130 jiwa, Dan survey awal Januari sampai Juni 2023 didapatkan jumlah ibu hamil sebanyak 102 jiwa, jumlah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 61 jiwa (Puskesmas Peukan Baro, 2022).Tujuan: untuk mengetahui pengetahuan dengan kelas ibu tentang kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Peukan Baro Kabupaten Pidie.Metode penelitian : penelitian ini merupakan penelitian Survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil yaitu sebanyak 64 orang ibu hamil pada trimester ke III. Sampel dalam penelitian ini yaitu 64 orang ibu hamil di trimester ke III. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 06 s/d 20 Juli 2023. Metode pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan SPSS Window 25. Hasil penelitian: Menunjukan bahwa ada terdapat hubungan yang bermakna kelas ibu hamil dengan pengetahuan ibu tentang kehamilan dengan Pvalue (P-Value 0,000) Kesimpulan : terdapat hubungan yang bermakna kelas ibu hamil dengan pengetahuan ibu tentang kehamilan dengan Pvalue = 0,000. Saran : Padapenelitian ini diharapkan bahwa tenaga kesehatan perlu melaksanakan kelas ibu hamil supaya ibu hamil tidak terlalu jauh menuju ke kelas ibu hamil dan bidan harus melengkapi fasilitas kelas ibu hamil yang masih kurang,
Peran dan dukungan sosial dalam mencegah masalah kesehatan mental pada mahasiswa baru Afriana, Afriana; Kurniawati, Eristono Evi; Nosy, Cut Irma
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1305

Abstract

Background: Mental health is a global issue, both in developing and developed countries. This situation has made everyone aware of the importance of maintaining mental health. Social support, the physical and emotional comfort provided by family, friends, coworkers, and others, is a key factor in maintaining mental health, helping individuals overcome their problems. The role of social support in reducing social prejudice among incoming freshmen can help them adjust to their new campus environment and gain recognition from the majority group on campus. Purpose: To examine the role of social support in preventing mental health problems in new students. Methods: This quantitative cross-sectional study was conducted at Muhammadiyah Aceh College of Health Sciences from May 5-7, 2025. The independent variable in this study was social support, while the dependent variable was mental health. The sampling technique used accidental sampling, with a sample size of 40 respondents. Data analysis used univariate frequency distributions and bivariate chi-square tests. Results: The majority of respondents (23 respondents (57.5%) received support, and 35 respondents (90.0%) did not experience mental illness. Based on the results of the Chi-Square test, the ρ value was 0.004, indicating a relationship between social support and mental health. Conclusion: There is a relationship between social support and mental health in new students (ρ value = 0.004). Students who receive strong and consistent social support tend to demonstrate better indicators of psychological well-being and are more emotionally stable, enabling them to cope with academic and social pressures more effectively and adaptively.   Keywords: Mental Health; New Students; Social Support.   Pendahuluan: Kesehatan mental merupakan isu global, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Kondisi ini menyadarkan setiap orang, betapa pentingnya menjaga kesehatan mental.  Dukungan sosial merupakan kenyamanan fisik dan emosional yang diberikan oleh keluarga, teman, rekan kerja, maupun orang lain yang menjadi salah satu faktor utama dalam upaya menjaga kesehatan mental, sehingga dapat membantu individu dalam mengatasi masalahnya. Peran dukungan sosial dalam mengurangi prasangka sosial pada mahasiswa baru yang berstatus sebagai mahasiswa pendatang dapat membantu mahasiswa baru dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus yang baru dan memperoleh pengakuan dari kelompok mayoritas di lingkungan kampus. Tujuan: Untuk mengkaji peran dukungan sosial dalam mencegah masalah kesehatan mental pada mahasiswa baru. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, dilaksanakan di STIKes Muhammadiyah Aceh dari tanggal 5-7 Mei 2025. Variabel independen dalam penelitian ini adalah dukungan sosial, sedangkan variabel dependen adalah kesehatan mental. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Sebagian besar responden mendapat dukungan sebanyak 23 responden (57.5%) dan tidak mengalami sakit mental sebanyak 35 responden (90.0%). Berdasarkan hasil uji menggunakan Chi-Square, didapatkan ρ value = 0.004, hal ini menunjukkan adanya hubungan antara dukungan sosial dengan kesehatan mental. Simpulan: Adanya hubungan antara dukungan sosial dengan kesehatan mental pada mahasiswa baru (ρ value = 0.004). Mahasiswa yang mendapatkan dukungan sosial yang kuat dan konsisten, cenderung menunjukkan indikator kesejahteraan psikologis yang lebih  baik  dan  lebih  stabil  secara  emosional,  sehingga  mereka  dapat  menghadapi  tekanan akademik dan sosial dengan lebih efektif dan adaptif.                                                                                                                           Kata Kunci: Dukungan Sosial; Kesehatan Mental; Mahasiswa Baru.