Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH METODE SAS (STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 1 SDN 195/VIII WIROTHO AGUNG dea fajar ningsih; Maldin Ahmad Burhan; Muhammad Subhan
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 10 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v10i2.1531

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menulis siswa. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan metode Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) terhadap kemampuan menulis siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental design dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas 1 SDN 195/VIII Wirotho Agung yang terdiri dari dua kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data di ambil dengan memberikan pretest dan posttest berupa tes tertulis. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh dari kedua sampel kelompok bersifat normal dan homogen, sehingga dilakukan uji t. maka diperoleh nilai signifikasi (sig) yaitu 0,030 dengan probalitas 0,05, maka diperoleh nilai signifikasi (sig) < probalitas = 0,030 < 0,05. Karena nilai signifikasi (sig) < probalitas = 0,030 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Perbandingan kedua angka diatas menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap kemampuan menulis siswa kelas 1 di SDN 195/VIII Wirotho Agung.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar IPA Tema 8 di Kelas V di SD Negeri 37/II Pasar Lubuk Landai Kabupaten Bungo Tiara Rizanti; Maldin Ahmad Burhan; Riyadi Saputra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.63 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.8

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA masih banyak yang belum mencapai KKM, Hal ini karena penggunaan model pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang maksimal dan model pembelajaran yang digunakan belum bervariasi sehingga siswa merasa bosan dan pasif dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar IPA di Kelas V di SD Negeri 37/II Pasar Lubuk Landai Kabupaten Bungo. Jenis penelitian ini adalah penelitian Preeksperimen Design, dengan pendekatan kuantitatif dan bentuk desain menggunakan rancangan Quasi-Experimen metode Non-Equivalent Group Pre-test Post-test Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 37/II Pasar Lubuk Landai. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Probality Sampling (Secara Acak), yang terdiri dari 18 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan non-tes. Alat pengumpul data berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal pre-test maupun post-test melalui uji validasi, dan uji reabilitas. Data dianalisa menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis/t-test yang diolah menggunakan SPSS 22. Hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh sig < (0,000<0,05) yang berarti uji-t menolak keberadaan H0 dan menerima Ha yang artinya terdapat Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar IPA di Kelas V di SD Negeri 37/II Pasar Lubuk Landai Kabupaten Bungo.
Pengembangan Modul IPA Berbasis Model Research Based Learning Untuk Mengembangkkan Keterampilan Four Cs Pada Tema Indahnya Kebersamaan Di Sekolah Dasar Harisal Fadhillah; Maldin Ahmad Burhan; Estuhono Estuhono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.455 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan pengembangan ini menghasilkan produk dalam bidang pendidikan yaitu pengembangan Modul IPA Berbasis Model Research Based Learning Untuk Mengembangkan Ketermpilan Four Cs. Tema Indahnya Kebersamaan Di Sekolah Dasar di kelas IV. Meningkatkan semangat, fokus dan minat peserta didik dalam proses pembelajaran adalah bagian dari tujuan tersebut. Hasil penelitian menghasilkan bahan ajar modul IPA berbasis RBL untuk mengembangkan Four Cs. Jenis penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian Research and Deveploment (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk baru dari hasil pengembangan. Metode pengembangan ini menggunakan metode Penelitian model 4D( Four D) yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap Pendefenisian (Difine), Perancangan (Design,) Pengembangan (Develop), dan Penyebaran (Disseminate). Berdasarkan hasil validasi oleh validator di peroleh persentase sebanyak 85,%, hasil praktikalitas oleh praktisi pendidik dan peserta didik diperoleh presentase sebanyak 96% dan hasil efektifitas diperoleh presentase sebanyak 91%. Modul IPA yang dikembangkan mengahasilkan kriteria valid, praktis, dan efektif. Modul IPA layak untuk digunakan di dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semangat, fokus, dan minat peserta didik dapat meningkat dan dapat mempengaruhi hasil belajar yang efektif
PENGARUH LATIHAN ABDOMINAL TERHADAP KEMAMPUAN HEADING PEMAIN SEPAK BOLA U 19-21 GUNUNG MEDAN DHARMASARAYA Muhammad Rizki; Zuhar Ricky; Maldin Ahmad Burhan
Dharmas Journal of Sport Vol 2 No 1 (2022): DJS, Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.028 KB) | DOI: 10.56667/djs.v2i1.628

Abstract

This research was motivated by the lack of good heading skills of U 19-21 soccer players in gunung Medan, Dharmasaraya. Efforts to overcome these problems require abdominal exercises. This study aims to determine whether abdominal exercise has an effect on the heading ability of dharmasaraya mountain soccer players. This research is a type of quantitative research using an experimental method approach. While the form of research design used is "one-group pretest-posttest design". The population of this study were all soccer players U 19-21 Gunung Medan dharmasaraya, totaling 16 people. The sample of this research is the dharmasaraya mountain soccer player. The data collection technique used in this study was a heading ability test. The data analysis technique used in this research is normality test and hypothesis testing through SPSS 20 at 0.06 level. The results showed that abdominal exercise had a good influence on the results of the heading ability of U 19-21 soccer players in Gunung Medan Dharmasaraya to learn, this can be seen from the acquisition of the average pretest and posttest scores obtained from U19 soccer players. 21 Gunung Medan dharmasaraya with an average pretest of 5.6 and posttest of 7.48. Based on the analysis carried out, obtained a significant value of abdominal exercise.  
Pengembangan Model Latihan Renang Gaya Dada Untuk Pemula di Club HBSC Dharmasraya Esi Rahmadani; Maldin Ahmad Burhan; Zuhar Ricky
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3880

Abstract

Jenis penelitian ini yaitu penelitian & pengembangan atau Research and Development (R&D). Pengembangan model menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), Tahap Implementasi (Implementation) dan evaluasi (evaluation). Kelima tahapan itu dilakukan analisis kebutuhan siswa. Kemudian uji validasi oleh 3 orang validator (tim ahli), uji praktikalitas oleh pelatih renang, setelah model dikategorikan valid dan praktis selanjutnya dilakukan uji efektifitas oleh 5 atlet pemula dengan melakukan tes praktek keterampilan renang. Hasil penelitian pengembangan model latihan renang gaya dada untuk pemula pada uji validitas diperoleh data persentase dengan rata-rata 88,88% dikategorikan sangat valid, uji praktikalitas oleh pelatih renang dengan peresentase 93,33% dan atlet pemula dengan persentase 84.8% dikategorikan sangat praktis, sedangkan uji efektifitas dengan persentase 80% dikategorikan sangat efektif. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, maka model pengembangan model latihan renang gaya dada untuk pemula dikategorikan telah valid, praktis dan efektif maka dapat disimpulkan bahwa model latihan renang gaya dada ini dapat diterapkan.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Sentra Ayu Mustika Sari; Maldin Ahmad Burhan
Jurnal Pelita PAUD Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v5i1.1119

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki perangkat pembelajaran yang ada di TK khsususnya TK Islam Terpadu Yadiaksa dengan model pembelajaran berbasis sentra. Jenis penelitiannya adalah penelitian pengembangan yaitu menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Tahap pendefinisian meliputi analisis kurikulum, analisis karakteristik anak, dan analisis materi. Tahap perancangan dilakukan perancangan terhadap perangkat pembelajaran yaitu Program Semester, RPPM, RPPH, lembar kerja anak dan penilaian, dan tahap pengembangan dilakukan uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil penilaian validasi perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh tiga orang ahli mempunyai skor validasi isi, skor validasi bahasa, dan skor validasi konstruk. Hasil penilaian praktikalitas perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas, Hasil efektifitas perangkat pembelajaran dilihat dari penilaian enam aspek perkembangan anak. Penelitian ini menghasilkan Perangkat Pembelajaran berbasis model sentra yang valid praktis dan evektif. Hasil penilaian praktikalitas perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh guru kelas mempunyai skor 91,25% dengan kategori sangat praktis. Dari data tersebut dapat diketahui anak yang berkembang adalah 21 orang yaitu 87,5% dari keseluruhan anak, hal ini menujukkan bahwa ketuntasan enam aspek perkembangan anak melebihi 75% anak berada pada tahap berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB).
The Effect of Uphill Running Variation Training on 100-Meter Sprint Speed ​​Among Students in the Athletics Extracurricular Program at SMP N 2 Koto Baru: Pengaruh Latihan Variasi Uphill Running Terhadap Kecepatan Lari Sprint 100 Meter Pada Siswa Ekstrakurikuler Atletik SMP N 2 Koto Baru Maldin ahmad Burhan; Dian Estu Prasetyo; Ronaldo
Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal JVEIT : Vol 7 No 1 2026
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Inovasi Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/jveit.v7i1.2462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan variasi uphill running (lari menanjak) terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa ekstrakurikuler SMP N 2 Koto Baru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) melalui desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler atletik SMP N 2 Koto Baru yang berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 15 siswa (12 putra dan 3 putri). Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni tahun 2026. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecepatan lari adalah tes lari sprint 100 meter. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis menggunakan analisis statistik Uji-t Berpasangan (Paired Sample t-Test) berbantuan SPSS 20. Hasil penelitian kelompok putra menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 15,65 detik menurun (lebih cepat) pada post-test menjadi 14,92 detik, dengan nilai t-hitung 19,187 > t_tabel 2,201 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 (persentase peningkatan 4,66%). Sementara kelompok putri menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 17,96 detik menurun pada post-test menjadi 17,26 detik, dengan nilai _hitung 7,225 > t_tabel 4,303 dan nilai signifikansi 0,013 < 0,05 (persentase peningkatan 3,90%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan variasi uphill running terhadap kecepatan lari sprint 100 meter siswa putra maupun putri ekstrakurikuler atletik SMP N 2 Koto Baru
THE INFLUENCE OF PENCAK SILAT MARTIAL ARTS EXTRACURRICULAR ACTIVITIES ON STUDENTS' CHARACTER AT SMKN 1 SITIUNG : PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI BELADIRI PENCAK SILAT TERHADAP KARAKTER SISWA DI SMKN 1 SITIUNG Maldin Ahmad Burhan; Dian Estu Prasetyo; M. Haikal
Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal JVEIT : Vol 7 No 1 2026
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Inovasi Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/jveit.v7i1.2479

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter pada remaja di tengah berbagai permasalahan moral yang terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler seni bela diri pencak silat tradisi diyakini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan fisik, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, rasa hormat, dan percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekstrakurikuler seni bela diri pencak silat tradisi terhadap karakter siswa di SMK Negeri 1 Sitiung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto (kausal komparatif). Populasi penelitian berjumlah 75 siswa kelas X, sedangkan sampel terdiri atas 31 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (16 siswa) dan kelas kontrol (15 siswa). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket karakter siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired samples t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pencak silat memberikan pengaruh positif terhadap karakter siswa. Nilai rata-rata karakter siswa meningkat dari 82,36 pada pengukuran awal menjadi 91,08 pada pengukuran akhir. Selain itu, keterampilan gerak siswa mencapai rata-rata 91,25 setelah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni bela diri pencak silat tradisi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan karakter siswa. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pendidikan karakter yang efektif di lingkungan sekolah.
The Development of Passing Variation Technique for Team Rajo Upat Teluk Singkawang Ahmad Redo; Dian Estu Prasetyo; Maldin Ahmad Burhan
The Future of Education Journal Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.909 KB) | DOI: 10.61445/tofedu.v1i2.33

Abstract

The development of the world in the 21st century now has many people creating very sophisticated technologies, as well as in the world of sports. In everyday life, humans also need sports activities to keep their bodies healthy, fit and especially to avoid disease. The researcher uses the ADDIE model which consists of 5 stages, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation. In this study, researchers developed a product in the form of a variation of the Passing futsal exercise, the product produced was a book containing training materials in the futsal game, especially Based on the results in the development research as well as the trial phase that has been carried out by the researchers on the players of the Rajo Upat futsal team, Teluk Singkawang, on the variation of the Passing futsal exercise, the following data were obtained: The validity of the variation of the Passing futsal exercise was assessed by one validator, indicating that the development of the Passing futsal training model obtained an average percentage of 85.4% with a very valid category. The practicality of the variation of the Passing futsal exercise which was assessed from a questionnaire response of players who had been assessed by 1 coach with a percentage of 90% and 15 practitioners (Players of the Rajo Upat Futsal Team Teluk Singkawang) obtained an average percentage of 85% with a very practical category. The effectiveness of the variation of the Passing futsal exercise is obtained from the Passing test in the form of a trial of doing Passing that is reflected against the wall for 30 seconds which obtains a 75% percentage in the effective category. Based on some of the conclusions above, it can be concluded that this form of variation of the Passing futsal exercise meets the criteria of being very valid, very practical and very effective. This variation of the Passing futsal exercise is feasible to use in the training process
The Development of Training of Extracurricular Power toward Volley Ball Men Players at Junior High School 2 Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Dwipa Suji Harsoni; Zuhar Ricky; Maldin Ahmad Burhan
The Future of Education Journal Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.372 KB) | DOI: 10.61445/tofedu.v1i2.36

Abstract

This research is motivated by players who have explosive leg muscles in the poor category, because extracurricular volleyball players at SMP 2 Koto Baru have never held a special program that focuses on physical exercise, especially on the players' leg muscles, but only focuses on on technical training. This can be seen through the temporary test results obtained through the smash jump test. In ongoing extracurricular activities, researchers saw when players did volleyball exercises where the player when making a jump still had a low jump, so that he had difficulty in smashing. Seeing these conditions, how important is the explosive power of leg muscles in volleyball. To improve the physical condition, an exercise that is in accordance with the dominant exercise in training the leg muscles is needed. This type of research is research & development or Research and Development (R&D). The model development uses the ADDIE model which consists of 5 stages, namely analysis, design, development and evaluation. The five stages were carried out by analyzing the needs of students. Then the validation test by 3 validators (expert team), practicality test by the PJOK teacher, after the model is categorized as valid and practical, then the effectiveness test is carried out by 10 players by doing a smash jump test. The results of the research on the development of the exercise model taught by the volleyball leg muscle training model in the validity test obtained percentage data with an average of 82.22% categorized as very valid, the practicality test by PJOK teachers with a percentage of 96% and players with a percentage of 78.4% categorized as practical. , while the effectiveness test with a percentage of 90% is categorized as very effective. Based on the results obtained, the volleyball leg muscle training model is categorized as valid, practical and effective, so it can be concluded that the volleyball leg muscle training model can be applied.