Theresia Alviani Sum
Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penanganan Kekerasan Mental Anak (Konteks Kekerasan Mental Anak Usia Dini selama Covid-19) Theresia Alviani Sum; Ignasius Febryanto R. Bora
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4030

Abstract

Kesehatan mental anak selama COVID-19 sangat terdampak, selain ekses negatif terhadap aspek sosial dan kesejahteraan materi bagi mereka khususnya anak-anak termiskin, anak-anak tunawisma, dan anak-anak dalam tahanan, yang paling terpengaruh. Peneliti hendak mendeskripsikan upaya dan ikhtiar dalam meningkatkan Kesehatan Mental Anak Usia Dini yang terpengaruh pandemic tersebut melalui enam upaya peningkatan kesehatan mental anak dan pengurangan kekerasan terhadap anak. Peneliti menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) sebagai cara sistematis dalam mengumpulkan, mengevaluasi secara kritis, menginterpretasi dan menyajikan temuan relevan dari berbagai studi penelitian tentang pertanyaan penelitian atau topik tentang kesehatan mental Anak Usia Dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam ikhtiar yang disajikan misalnya keteladanan bagi anak-anak, pemahaman bersama tentang hak perlindungan anak, pengasuhan positif, penegakan hukum yang tegas dan enam rencana aksi UNICEF tentang perlindungan anak, yang dapat berkontribusi positif untuk meningkatkan Kesehatan Mental AUD yang terjadi selama masa pandemi.  
Upaya Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Ular Tangga Maria Fatima Mardina Angkur; Theresia Alviani Sum; Beata Palmin; Venancia Claudia Nahim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3190

Abstract

Perkembangan anak tentunya harus diperhatikan secara optimal dan perlu dikembangkan secara optimal melalui berbagai praktik yang tentunya dapat meningkatkan kognisinya karena saat masih kecil anak merupakan masa emas. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan penggunaan mainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan berhitung 1 sampai 10 pada anak kelompok A. Penelitian ini merupakan penelitian kelas dua putaran dimana setiap putaran terdiri dari tiga kali pertemuan. Proses ini meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan (monitoring) serta refleksi. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok A (4-5 tahun) yang berjumlah 11 anak dan 3 dan 8 laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca anak dari Pra Tindakan sampai Siklus 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru hendaknya meningkatkan produktivitasnya dalam pemilihan dan penggunaan bahan pembelajaran.
Intrarater Reliability of Accreditation Assessment for Early Childhood Education Petrus Redy Partus Jaya; Theresia Alviani Sum; Felisitas Ndeot
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.22136

Abstract

This study measured intrarater reliability between assessors of Early Childhood Education (PAUD) unit accreditation in the East Nusa Tenggara Province (NTT), Indonesia. In the 2022 PAUD unit accreditation assessment, 50 institutions across 15 districts in the NTT Province were sampled. The intrarater reliability testing technique used was the intraclass correlation coefficient (ICC). The results showed good agreement between Assessor A and Assessor B, with the ICC coefficient in the 2022 PAUD unit accreditation assessment in the NTT Province being relatively high with an estimated ICC of 0.644. However, the ICC coefficient between Assessor A and Validator, as well as between Assessor B and Validator, was in the moderate category with a moderate level of agreement. In addition, the study found a small effect size, indicating that subjective factors such as assessors' backgrounds and accreditation experience had a very small correlation with accreditation scores. Therefore, efforts should be made to improve agreement between Assessor A and Validator as well as between Assessor B and Validator to improve intrarater reliability in the PAUD unit accreditation assessment in the NTT Province.Penelitian ini mengukur reliabilitas intrarater antara asesor akreditasi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penilaian akreditasi satuan PAUD tahun 2022, 50 lembaga yang tersebar di 15 kabupaten di Provinsi NTT dijadikan sebagai sampel. Teknik pengujian reliabilitas intrarater yang digunakan adalah teknik intraclass correlation coefficient (ICC). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesepahaman yang baik antara Asesor A dan Asesor B, dengan koefisien ICC dalam penilaian akreditasi satuan PAUD tahun 2022 di Provinsi Nusa Tenggara Timur tergolong tinggi dengan besaran estimasi ICC 0,644. Namun, koefisien ICC antara Asesor A dengan Validator maupun antara Asesor B dengan Validator berada pada kategori sedang dengan tingkat kesepakatan yang moderat. Selain itu, dalam penelitian ini diperoleh nilai effect size yang kecil. Hal ini menunjukkan bahwa faktor subyektif asesor seperti lingkungan asal maupun pengalaman melakukan akreditasi berkorelasi sangat kecil terhadap skor akreditasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesepakatan antara Asesor A dan Validator serta antara Asesor B dan Validator guna meningkatkan reliabilitas intrarater dalam penilaian akreditasi satuan PAUD di Provinsi Nusa Tenggara Timur.Kata Kunci:  Reliabilitas intrarater; Akreditasi; Pendidikan Anak Usia Dini
Perspektif Orang Tua Tentang Bullying pada Anak Maria Fatima Mardina Angkur; Theresia Alviani Sum; Petrus Redy Partus Jaya
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2774

Abstract

Kata Bullying sudah sangat sering kita dengar akhir-akhir ini. Peristiwa Bullying semakin marak terjadi, bukan hanya terjadi pada orang dewasa bahkan pada anak usia dini juga sudah sering kita dengarkan berita terkait Bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perspektif orang tua terkait Bullying pada anak usia dini. Subyek penelitian ini adalah orang tua anak usia dini yang berjumlah 15 orang. Lokasi penelitian ini adalah Mano Kabupaten Manggarai Timur. Instrument yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian adalah dengan menggunakan angket dan pedoman wawancara. Angket peneliatn disebarkan terlebih dahulu kemudian dianalisis. Adapun data tersebut dianalisis dengan menggunakan tahap-tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perspektif atau sudut pandang orang tua anak usia dini tentang Bullying mengganggap bahwa tindakan memukul teman, mengejek teman, menjauhi teman merupakan tindakan yang wajar dilakukan karena menurut responden itu adalah tindakan yang sesuai dengan usia mereka lama-lama juga pasti akan berubah.
PEMBUATAN KOLASE DARI CANGKANG TELUR UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KEMALA BHAYANGKARI 09 RUTENG Sum, Theresia Alviani; Angkur, Maria Fatima Mardina
Jurnal ABDI PAUD Vol. 4 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v4i1.28388

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk melatih guru yang ada di TK Kemala Bhayangkari terkait berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan motorik halus anak salah satunya adalah membuat kolase dari cangkang telur. Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan motorik halus anak yang masih minim diantaranya kemampuan anak dalam memegang alat tulis belum benar serta kemampuan anak dalam bermain menggunakan motorik halus anak masih terkendala. Kegiatan pembelajaran yang membosankan bagi anak dan kegiatan guru yang monoton menjadi faktor penyebab rendahnya perkembangan motorik halus anak. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah TK Kemala Bhayangkari 09 Ruteng pada kelompok B dengan sasaran kegiatan adalah para guru. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi pentingnya kemampuan motorik halus anak dan pelatihan yang ditujukan bagi guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan kegiatan pembelajaran anak menjadi semakin menarik dan variatif dengan adanya kegiatan kolase dari cangkang telur, kreatifitas guru dalam mengembangkan motorik halus anak semakin baik. Hasil akhir dari kegiatan pembuatan kolase dari cangkang telur membuat kemampuan anak dalam memegang alat tulis jauh lebih baik.
Kemampuan Guru Dalam Mengembangkan Instrumen Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Sum , Theresia Alviani; Ratna , Anastasia Widia
Jurnal Smart Paud Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jspaud.v6i1.51

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan guru yang kurang memahami penilaian dan belum mampu mengaplikasikan secara tepat teknik penilaian dalam rangka mengumpulkan data-data penilaian perkembangan AUD. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru terkait penilaian perkembangan AUD serta kemampuan guru dalam merancang instrumen penilaian perkembangan AUD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan: guru di TK Negeri Mano cukup memahami penilaian perkembangan anak usia dini. Pengetahuan tentang hakikat penilaian secara umum seperti; jenis teknik penilaian, prinsip, prosedur dalam melakukan penilaian, sasaran, cara memilih dan menentukan teknik penilaian diketahui guru walau hanya seadanya atau tidak dalam cakupan yang luas dan mendalam. Hal ini secara jelas dapat dilihat dari instrumen penilaian yang dibuat oleh guru seperti; tampilan format penilaian yang tidak rapih dan tidak memiliki kelengkapan komponen, penilaian dibuat seadanya, beberapa indikator memang dipilih dengan tepat tetapi rancangan kegiatan harian tidak sesuai dengan tema/sub tema/sub-sub tema, bunyi indikator penilaian sesuai dengan apa yang telah direncanakan pada RPPM dan RPPH tetapi indikator tersebut tidak sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Pengenalan PHBS Selama Masa Pandemi C-19 pada AUD di Kelompok Santa Agnes Maria Fatima Mardina Angkur; Felisitas Ndeot; Theresia Alviani Sum
Jurnal Pelita PAUD Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v6i2.1721

Abstract

Sekarang ini kita berada dalam situasi dimana kesehatan menjadi sangat penting. Hal ini disebabkan karena virus severe acute respiratory syndrome-corona virus-2 (SARS-CoV-2) sedang merajalela. Telah ditemukannya varian baru dari virus ini yakni Omicron yang diyakini memiliki penyebaran yang sangat cepat. Oleh karena itu kita diminta untuk tetap waspada serta terus membiasakan diri untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola hidup bersih dan sehat pada anak usia dini selama masa pandemic covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua anak usia dini di kelompok Santa Agnes Kelurahan Pitak. Untuk memperoleh data maka digunakan teknik wawancara mendalam dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik kualitatif deskriptif dengan langkah-langkah: reduksi data, display data, dan kesimpulkan serta verifikasi data. Dalam mengenalkan pola hidup bersih dan sehat pada anak usia dini orang tua sangat berperan penting. Pola hidup bersih dan sehat pada anak usia dini dikenalkan melalui beberapa cara yakni: Pembiasaan Perilaku Buang Air Besar dan Buang Air Kecil Di Jamban, Pembiasaan Mencuci Tangan Pakai Sabun, dan Pembiasaan Untuk Makan Makanan yang Sehat serta Higienis.
Perspektif Orang Tua Tentang Bullying pada Anak Maria Fatima Mardina Angkur; Theresia Alviani Sum; Petrus Redy Partus Jaya
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2774

Abstract

Kata Bullying sudah sangat sering kita dengar akhir-akhir ini. Peristiwa Bullying semakin marak terjadi, bukan hanya terjadi pada orang dewasa bahkan pada anak usia dini juga sudah sering kita dengarkan berita terkait Bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perspektif orang tua terkait Bullying pada anak usia dini. Subyek penelitian ini adalah orang tua anak usia dini yang berjumlah 15 orang. Lokasi penelitian ini adalah Mano Kabupaten Manggarai Timur. Instrument yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian adalah dengan menggunakan angket dan pedoman wawancara. Angket peneliatn disebarkan terlebih dahulu kemudian dianalisis. Adapun data tersebut dianalisis dengan menggunakan tahap-tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perspektif atau sudut pandang orang tua anak usia dini tentang Bullying mengganggap bahwa tindakan memukul teman, mengejek teman, menjauhi teman merupakan tindakan yang wajar dilakukan karena menurut responden itu adalah tindakan yang sesuai dengan usia mereka lama-lama juga pasti akan berubah.