Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPUTER KETERAMPILAN DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI) Astuty Sriwahyuni Tarigan; Abdul Hamid K; Efendi Napitupulu
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.758 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i1.16935

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar KKPI siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran tutorial dan model pembelajaran drill and practice. (2) Mengetahui perbedaan hasil belajar KKPI siswa dengan motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. (3) Mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar KKPI. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis data diperoleh; (1) hasil belajar KKPI siswa yang dibelajarkan dengan media pembelajaran drill and practice lebih tinggi daripada hasil belajar KKPI siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tutorial. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 114,59 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi ∝=0.05 dengan derajat dk (1,56). (2) hasil belajar KKPI siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih tinggi daripada hasil belajar KKPI siswa dengan motivasi belajar rendah. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 167,04 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi ∝=0.05 dengan derajat dk (1.56), dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar siswa dalam mempengaruhi hasil belajar KKPI. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 16,82 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi ∝=0.05 dengan derajat dk (1,56). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan hasil belajar KKPI, model pembelajaran drill and practice tepat digunakan bagi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah lebih efektif dibelajarkan dengan model pembelajaran tutorial. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Motivasi Belajar, Hasil Belajar KKPI  Abstract: This study aims to: (1) Know the differences in KKPI learning outcomes of students taught with tutorial learning models and drill and practice learning models. (2) Knowing the differences in learning outcomes of KKPI students with high learning motivation and low learning motivation. (3) Determine the interaction between the learning model and student learning motivation towards KKPI learning outcomes. This research is a quasi-experimental research. The results of data analysis are obtained; (1) KKPI learning outcomes of students taught with drill and practice learning media are higher than KKPI learning outcomes of students who are taught with tutorial learning models. This is indicated by Fcount = 114.59 and Ftable = 4.01 for the significance level ∝ = 0.05 with degrees dk (1.56). (2) KKPI learning outcomes of students who have high learning motivation are higher than KKPI learning outcomes of students with low learning motivation. This is indicated by Fcount = 167.04 and Ftable = 4.01 for the significance level ∝ = 0.05 with degrees dk (1.56), and (3) there is an interaction between learning models and student motivation in influencing KKPI learning outcomes. This is indicated by Fcount = 16.82 and Ftable = 4.01 for the significance level ∝ = 0.05 with degrees dk (1.56). The results showed that to improve KKPI learning outcomes, the drill and practice learning model is appropriate for students who have high learning motivation. Students who have low learning motivation are more effectively taught with a tutorial learning model. Keywords: Learning Model, Learning Motivation, KKPI Learning Outcomes
STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Ahmad Syafwan; Abdul Hamid K
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.992 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i1.1865

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis internet dan strategi pembelajaran ekspositori, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa TIK yang memiliki kemandirian tinggi dan kemandirian rendah, dan untuk mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran dan kemandirian dalam mempengaruhi hasil belajar TIK siswa. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2, sedangkan teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi a = 0.05. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar TIK siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran berbasis internet lebih tinggi dari pada siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, siswa yang memiliki kemandirian tinggi memperoleh hasil belajar TIK yang lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemandirian rendah, dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kemandirian dalam mempengaruhi hasil belajar TIK siswa.   Kata Kunci: strategi pembelajaran, kemandirian,  hasil belajar teknologi informasi dan komunikasi
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARANDENGAN APLIKASI CAMTASIA JURUSAN TATA KECANTIKAN RAMBUT Mey Alsih Sihombing; Sahat Siagian; Abdul Hamid K
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.151 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i1.16939

Abstract

Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah video pembelajaran dengan aplikasi camtasia pada mata pelajaran pemangkasan dan penataan rambut layak digunakan pada siswa kelas kelas XI Kecantikan Rambut di Sekolah SMK Negeri 3 Pematangsiantar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karakteristik siswa dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara keseluruhan media  pembelajaran  interaktif yang  dikembangkan layak  untuk  digunakan sebagai media  pembelajaran  pada mata pelajaran Penataan dan Pemangkasan Rambut dengan presentase rata-rata sebesar 95,09%, dengan nilai 5 skala likert dan berada pada criteria “Baik Sekali”, (2) uji ahli materi mata pelajaran penataan dan pemangkasan rambut berada pada criteria baik sekali (97,11%) (3) uji ahli desain pembelajaran berada pada criteria baik sekali (90,00%) (4) uji ahli media berada pada criteria baik sekali (97,11%), (5) uji perorangan berada pada criteria baik sekali (96,58 %), (6) uji kelompok kecil berada pada criteria baik sekali (95,80%), (7) uji coba lapangan berada pada criteria baik sekali (93,95%). Hasil pengembangan media interaktif menunjukan validasi ahli menunujukkan bahwa keseluruhan rata-rata dikategorikan “Baik Sekali” dan uji kelayakan menunujukkan bahwa keseluruhan rata-rata dikategorikan “Baik Sekali”. Kata Kunci: Video Pembelajaran, Camtasia, Tata Kecantikan Rambut Abstract: The purpose of this study was to determine whether the learning video with the application of camtasia in the subjects of hair trimming and styling is suitable for use in the eleventh grade students of Hair Beauty at SMK Negeri 3 Pematangsiantar. This type of research is development research. This learning product development model is a model that is arranged in a programmed order in a systematic order and meets the characteristics of students in learning. The results showed that (1) Overall the interactive learning media developed was feasible to be used as a learning medium in Hair Styling and Trimming subjects with an average percentage of 95.09%, with a value of 5 Likert scale and were in the criteria of "Very Good ", (2) expert test material for hair styling and trimming subjects is in very good criteria (97.11%) (3) learning design expert test is in excellent criteria (90.00%) (4) media expert test is in very good criteria (97.11%), (5) individual tests are in very good criteria (96.58%), (6) small group tests are in very good criteria (95.80%), (7) tests Try the field is in very good criteria (93.95%). The results of the development of interactive media show that expert validation shows that the overall average is categorized as "Very Good" and the fit test shows that the overall average is categorized as "Very Good". Keywords: Learning Videos, Camtasia, Hair Beauty