Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN KOMPETENSI PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN KEPERWATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN Etlidawati Etlidawati; Rizka Setiyani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.218 KB)

Abstract

Latar Belakang : Kompetensi bagi seorang perawat itu sangat penting dalam melakukan asuhan keperawatan. Kemampuan dalam melakukan tindakan keperawatan dilakukan berdasarkan ketrampilan dan pengetahuan yang dimiliki oleh perawat itu sendiri. Selain mengutamakan pengetahuan dan ketrampilan juga harus bersikap ramah dan supel pada pasien. Pasien selalu mendapatkan pelayanan keperawatan yang bagus serta penyampaian informasi yang diberikan oleh perawat pada pasien mudah dimengerti. Penyampaian informasi disampaikan pada pasien dengan pengetahuan yang cukup yang dimiliki oleh perawat serta dalam melakukan tindakan keperawatan pun begitu sangat tanggap dan trampil..Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kompetensi perawat dengan mutu pelayanan keperawatan di Puskesmas Kabupaten Banyumas. Metode : Penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat di Puskesmas Kabupaten Banyumas yang berjumlah 33 perawat. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Hasil : Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara kompetensi perawat dengan mutu pelayanan keperawatan dengan nilai p-value 0,01 <0,05. Kesimpulan : Kompetensi perawat dan mutu pelayanan keperawatan berhubungan kuat di Puskesmas Kabupaten Banyumas dengan keeratan korelasi sebesar 0,795 dengan skala keeratan 0,60 – 0,799.
PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN DASAR DIRUMAH SAKIT Etlidawati Etlidawati; Kris linggardini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.62 KB)

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan perawat setiap kali berinteraksi dengan pasien, merupakan cara utama dalam mengimplemntasikan proses asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan komunikasi terapeutik mahasiswa keperawatan pada praktek keperawatan dasar di rumah sakit yang digunakan waktu mahasiswa praktek early exsposure. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross secsional study dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel 40 orang responden yang sesuai kriteria. Data diperoleh dengan memberikan lembaran kuosioner dan melakukan observasi dalam praktek komunikasi. Hasil penelitian didaptkan sebagaian besar berjenis kelamin perempuan yaitu 32 responden dengan 80 % dan umur yang sebagain besar berkisar > dari 20 Tahun dengan presentasi 55 %. sebagai besar mahasiswa keperawatan mempunyai pengetahuan yang baik tentang komunikasi terapeutik yaitu 28 responden ( 70 %), untuk sikap dalam berkomunikasi mempunyai sikap sebagain besar baik yaitu 34 responden ( 85%) dan tindakan dalam komunikasi terapeutik sebagai responden sempurna yaitu 29 responden ( 72%). . Hasil uji statistic diperoleh nilai p value = 0,001,Kesimpulan , terdapatnya hubungan penerapan komunikasi terapeutik dengan tindakan dalam praktek keperawatan dasar.Diharapkan mahasiswa tetap meningkatkan kemampuan komunikasi terapeutik dalam melaksanakan proses asuhan keperawatan.
UPAYA PENCEGAHAN OBESITAS DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GIZI PADA REMAJA Etlidawati Etlidawati; Happy Dwi Apriliani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.626 KB)

Abstract

Masalah gizi pada remaja muncul karena perilaku atau pola konsumsi yang salah sehingga mengakibatkanketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan. Penyebab obesitas pada remaja bersifat multifactorial. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui pengetahuan siswa SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto tentang gizi pada remaja untuk pencegahan obesitas. Metode deskripsif analitik. Penelitian ini akan mengambarkan pengetahuan siswa tentang gizi remaja, Sampel dalam penelitian yaitu siswa SMP Muhammadiyah 1 dengan jumlah sampel 40 responden. Hasil penelitian untuk pengetahuan siswa tentang gizi remaja yaitu kategori baik 29 responden, (72,5%). Kategori cukup sebanyak 11 responden (27,5 %). Sedangkan untuk frekwensi penggunaan bahan makan rata – rata responden mengkonsumsi nasi putih yaitu 40 respoonden Mengkomsusi mie yang kurang 1 x perhari yaitu 14 responden, yang mengkomsusi yang < 3 x/ minggu sebanyak 24. Konsumsi telur yang 1x/hari sebanyak 20 responden. Kesimpulan pengetahuan siswa SMP Muhammadiyah 1 tentang gizi pada remaja untuk pencegahan obesitas kategori baik. Dan diharapkan pada siswa untuk memperhatikan konsumsi makan yang dimakannya setiap saat untuk pencegahan obesitas dan kekurangan gizi.
LATIHAN DISCHARGE PLANNING UNTUK MENINGKATAN KOMPETENSI PERAWAT DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN Sri Suparti; Etlidawati Etlidawati; Meida Laely Ramdani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Discharge planning ini menjadi hal yang wajib dalam akreditasi Rumah Sakit (RS), dan pelayanan kesehatan, setiap asien yang masuk kerumah sakit akan mendapatkan layanan Kesehatan termasuk didalamnya adalah discharge planning yang menjamin keberlangsungan layanan rumah sakit. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah Perawat RS sudah melakukan discharge planning namun masih belum sesuai dengan standar kompetensi sehingga kurang komprehensif dan berdampak pada kualitas. Solusi yang ditawarkan diantaranya dengan mengadakan pelatihan discharge planing sesuai dengan standar dan kompetensi terkini dengan berbasis evidence base nursing secara daring dna luring sehingga menjadi solusi mitra dan masukan pada kurikulum keperawatan. Melakukan pelatihan tentang metode discharge planning dan evaluasinya sesuai dengan standar dan kompetensi terkini dengan berbasis evidence base nursing. Evaluasi program pelatihan melalui kuesioner dan demonstrasi. Berdasarkan hasil penerapan IBM didapatkan data, adanya peningkatan pengetahuan kompetensi rata rata discharge planning dari nilai 44,59 menjadi 69,54 dengan target skor maksimal adalah 83. Padas indikator evaluasi lain menunjukan perawat dapat memamahami dan mempraktikan teknis pelaksanan discharge planning pada pasien.
The Correlation Between Self-Awareness and Psychological Well-Being on Caring Behavior Muhammad Firdaus Ardianto; Etlidawati Etlidawati
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 3 (2022): Proceedings of the 3rd International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v3i.618

Abstract

Background: Nursing professional education aims to prepare learners to perform the functions and roles of nurses. Caring behavior is at the core of the nursing profession and is considered a fundamental indicator of the quality of nursing. Self-awareness related to the obligations and duties of being a nurse is the main indicator for a nurse to carry out caring behaviors. This self-awareness is expected to help students reach their potential and survive all academic and non-academic needs, thereby optimizing mental health. Objective: Knowing the relationship between self-awareness and psychological well-being with the caring behavior of Nurse professional students, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Purwokerto. Method: This type of research is a quantitative research using the correlational study survey method with a cross-sectional time approach. Simple random sampling technique with a total of 59 students who are carrying out the practice of the Nurse profession by the criteria for inclusion and exclusion. The research instrument uses a questionnaire sheet. Data analysis using spearman-rank test. Results: The results showed that most of the Nurse professional students had high self-awareness (49.2%), a high level of psychological well-being (52.5%), and a high level of behavior caring (57.6%). There is a lack of self-awareness in the caring behavior of Nurse professional students with a p-value of 0.0001 (p-value < ?). There is psychological well-being with the caring behavior of Ners professional students with a p-value of 0.0001 Conclusion: Self-awareness and psychological well-being have a positive relationship with the caring behavior of students of the Nurse profession.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KINERJA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO Maulida Putri Pangestika; Etlidawati Etlidawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang  : Kinerja seorang perawat merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan sebagai salah satu hal yang dapat mengevaluasi tingkat perawatan pasien yang diberikan. Adanya penelitian pelaksanaan secara klinis dapat menjamin bahwa perawatan medis memiliki kualitas terbaik. Hasil penelitian di Filipina dengan 1.257 perawat menyatakan pada masa pandemi covid-19 mengalami depresi, kecemasan, stress, dan insomnia dalam bekerja di pelayanan covid-19. Stres itu sendiri adalah reaksi yang dipicu oleh berbagai faktor luar, yang mungkin membuat pengalaman menyenangkan atau tidak menyenangkan . Tujuan  : Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kinerja perawat selama pandemi covid-19 di Instalasi Gawat Darurat RSI Purwokerto. Metode  :  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan  cross sectional . Sampel penelitian ini adalah 25 perawat dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data SPSS dan uji Chi-Squar e dengan hasil p Value 0,013 . Hasil  : Hasil penelitian ini didapatkan tingkat stress perawat pada kategori stress berat (64,0%) dan kinerja perawat cukup baik (56,0%). Kesimpulan  : Kesimpulannya menunjukan adanya hubungan tingkat stress dengan kinerja perawat selama pandemi covid-19 di instalasi gawat darurat dengan p-velue 0,013 < 0,05.
The Correlation Between Self Efficacy and Nurse’s Motivation with The Implementation of Nursing Care in Patient Wards in Islamic Hospital Purwokerto Rere Pirda Tria Amanda; Etlidawati Etlidawati
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 5 (2024): Proceedings of the 4th International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v5i.969

Abstract

Background: Self-efficacy and motivation are needed by a nurse in carrying out the nursing care process. Nurseswho have good self-efficacy and motivation will also produce good nursing care processes so that they will bebetter able to provide maximum nursing care services to patients. Method: This research uses a correlational analytical design with a cross-sectional approach. Sampling was taken using a total sampling technique of 45 respondents. The test used is the Spearman's rank correlation test. Results: Most of the respondents, 27 respondents (60.0%), were under 30 years old, and34 respondents (75.6%) were female. Most of the respondents, 40 respondents (88.9%), had Diploma 3 education, and 32 respondents (71.1%) had worked less than 5 years.29 respondents (64.4%) had good self-efficacy, 18 respondents (40.0%) had good motivation, and 29 respondents (64.4%) conducted completenursing care.Spearman's Rankcorrelation testbetween self-efficacyand theimplementation ofnursing careinthe inpatient room of Purwokerto Islamic Hospital indicated a p-value of 0.000 (0.05) with Spearman's correlationor rho of 0.840. The correlation between nurse motivation and the implementation of nursing care in the inpatientward of Purwokerto Islamic Hospital showed a p-value of 0.000 (0.05) with Spearman's correlation or rho of 0.762. Conclusion:There is a significant correlation between self-efficacy and the motivation of nurses with theimplementation of nursing care in the inpatient ward at Purwokerto Islamic Hospital.
The Relationship Between The Implementation of Patient Safety and The Quality of Nursing Services at Purwokerto Islamic Hospital Yolanda Natasha; Etlidawati Etlidawati
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 5 (2024): Proceedings of the 4th International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v5i.975

Abstract

Background : Patient safety in drug administration is still a top global health priority because patient safety has become the most important indicator in the health care system for good and bad patient health. The lower the implementation of patient safety in administering medication, the better the quality of nursing services will be. Research Objective: To determine the relationship between the implementation of patient safety in administering inpatient medication and the quality of nursing services at RSI Purwokerto. Method: Quantitative methods were used with a correlational descriptive design with a cross-sectional approach. The sampling technique was total sampling, totaling 90 respondents. Results: From this research, the results showed that there were 41 inpatient nurses (91.1%) who implemented patient safety in administering medication well, and 42 inpatient nurses (93.3%) who assessed the quality of nursing services at RSI Purwokerto as good . The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between the implementation of patient safety in administering medication and the quality of nursing services at RSI Purwokerto (p0.05). Conclusion: There is a relationship between the implementation of patient safety in inpatient medication administration and the quality of nursing services in hospitals.
Beban Kerja Perawat dengan Reseliensi di Rumah Sakit Islam Purwokerto Etlidawati Etlidawati; Retno Sulistiyowati; Alfi Noviyana
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.909 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i1.4556

Abstract

This study analyzes the relationship between nurse workload and resilience at the Islamic Hospital in Purwokerto. This research method is quantitative research using a correlation design with a cross-sectional approach. The results showed that the light workload was 56% and the heavy workload was 44%. Low resolution 73%, high resolution 27%. The test results obtained a p-value of 0.003 with an OR of 0.435. In conclusion, there is a strong relationship between nurse workload and resilience in the inpatient room of the Purwokerto Islamic Hospital Keywords: Workload, Nurses, Resilience