Rully Annisa
Program Studi Keperawatan Anestesiologi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai Alternatif Pengobatan yang Aman, Efektif, dan Terjangkau Rully Annisa; Wilis Cahyani; Tati Hardiyani
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v5i1.919

Abstract

Latar belakang: Kesehatan merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia. Namun akses terhadap layanan Kesehatan yang memadai masih menjadi tantangan di banyak daerah, terutama di pedesaan. Ketidakpuasan terhadap pengobatan konvensional, permasalahan ekonomi, dan nilai-nilai pengobatan tradisional yang tidak dimiliki oleh pengobatan konvensional menjadi alasan mengapa masyarakat lebih memilih pengobatan tradisional daripada pengobatan konvensional. Tujuan: Edukasi tentang arti penting pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sekaligus mendukung kemandirian kesehatan melalui alternatif pengobatan aman, efektif, dan terjangkau. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program sebagai solusi untuk pemberdayaan mitra. Hasil: Pada aspek manajemen, mitra mendapatkan pengetahuan tentang budidaya tanaman TOGA, pengolahan produk hingga pemasaran digital. Sebagian mitra sudah merasakan adanya income generating dari usahanya. Pemahaman sosial mitra atas penggunaan produk herbal yang aman terstandar akan menurunkan beban layanan kesehatan primer yang lebih mengutamakan obat sintetis. Kesimpulan: Mitra mampu menerapkan teknologi  budidaya TOGA menggunakan metode Hidroponik Sistem Wick. Mitra juga mengalami peningkatan pengetahuan tentang TOGA dan khasiatnya. __________________________________________________________________________ Abstract Background: Health is a fundamental aspect of human life. However, access to adequate health services remains a challenge in many areas, especially in rural areas. Dissatisfaction with conventional medicine, economic constraints, and the lack of traditional healing values ​​are reasons why people prefer traditional medicine over conventional treatment. Objective: To educate about the importance of utilizing family medicinal plants (TOGA) while supporting health independence through safe, effective, and affordable alternative therapies. Method: The activity was carried out in several stages: outreach, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and program sustainability as a solution to empower partners. Result: In terms of management, partners gained knowledge about TOGA plant cultivation, product processing, and digital marketing. Some partners have experienced income generation from their businesses. Partners' social understanding of the use of safe, standardized herbal products will reduce the burden on primary health care services that prioritize synthetic drugs. Conclusion: Partners are able to implement TOGA cultivation technology using the Hydroponic Wick System method. Partners also experienced increased knowledge about TOGA and its benefits.
Hubungan Status Perokok Dan Mean Arterial Pressure (MAP) Dengan Kejadian Postoperative Nausea And Vomiting (PONV) Pada Pasien Pasca Anestesi Umum Di RSI Banjarnegara Muh. Chaerul Amin; Rully Annisa
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.630

Abstract

Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan kondisi mual, keinginan muntah, atau muntah yang terjadi dalam pascaoperatif. Penelitian ini dilakukan di RSI Banjarnegara, untuk melihat bagaimana hubungan antara status perokok dan MAP dengan kejadian PONV pada pasien pasca anestesi umum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross- sectional, melibatkan 62 responden yang dipilih melalui consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan kuisoner. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden bukan perokok yaitu 35 responden, sebagian besar responden memiliki MAP dalam batas normal (34 responden), dan sebagian besar pasien menunjukkan tidak mengalami PONV (33 responden). Analisis statistik menggunakan uji chi-square dan uji spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status perokok dengan kejadian PONV (5,647 > 3,481) serta terdapat hubungan antara MAP dengan kejadian PONV (p= 0,013 < 0,05) dengan correlation coefficient (-0,314). kesimpulannya terdapat hubungan signifikan antara status perokok dan kejadian ponv serta ditemukan hubungan dengan arah hubungan negatif cukup antara MAP dengan kejadian PONV, dimana semakin rendah MAP pasien maka cenderung meningkatkan kejadian PONV.
Coqnitive and Psychomotor Accomplishments in Endotracheal Tube Installation Practicum Learning Marta Tania Gabriel Ching Cing; Rully Annisa
Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing Vol. 1 No. 1 (2024): June : Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursin
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ichsn.v1i1.31

Abstract

In clinical practice, students need these skills to help maintain a patient's airway, one of which is success in providing endotracheal intubation, to achieve this requires knowledge and experience about the airway and its structure. The aim is to find out the most influential learning method in improving students' skills in laboratory skills, especially in airway management for endotracheal tube installation correctly. Starting from the necessary assessments, preparation of tools to action techniques. This research was conducted on two groups of respondents, the first group was the intervention group where this group was given a video of endotracheal tube installation and the second group was the control group where they were given material in the form of a demonstration from the instructor which then measured the knowledge and skill scores in both groups. The research results showed that there was a significant influence of the learning method on the achievement of students' psychomotor skills in carrying out delegative actions for airway management: endotracheal tube installation on the knowledge score with a p value of 0.007 and the skills score with a p value of 0.002. Where learning methods using live demonstrations are more recommended than methods using learning videos