Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengelolaan Air Bersih dengan Metode Sederhana di Desa Kualu Kecamatan Tambang Sri Hardianti; Zurrahmi ZR; Yoana agnesia; Fahmi Iqbal Firmananda
Journal of Social and Community Service Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v4i3.380

Abstract

The availability of clean water is a fundamental necessity that greatly affects public health and quality of life. Kualu Village, Tambang Subdistrict, Kampar Regency, continues to face problems related to clean water quality, particularly from well water sources that are colored, odorous, and potentially contaminated. This community service activity aimed to improve access to and the quality of clean water through the application of appropriate technology in the form of a simple water filtration system that is easy for the community to operate and maintain. The implementation methods included an initial survey, technology design, training, mentoring, and evaluation. The results showed an increase in community knowledge and skills in managing clean water, as well as improvements in the physical quality of water. This activity is expected to contribute to improving environmental health and the sustainability of clean water management in Kualu Village.
HUBUNGAN KETERSEDIAAN SANITASI DASAR TERHADAP STUNTING DI DESA SALO TIMUR KECAMATAN SALO TAHUN 2025 SRI HARDIANTI; Widia Ardila
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): Vol.1 No. 1 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a public health problem associated with increased risk of illness, death, and stunted growth, both motoric (developmental) and mental. One of the causes of stunting in children can be influenced by several factors such as basic hygiene, food preparation, and maternal nutritional knowledge about children. The purpose of the study was to analyze the relationship between the availability of basic sanitation and stunting in East Salo Village, Salo District in 2025. The type of research is an analytical observational study with a cross-sectional design. The study was conducted on April 6-15, 2025 with a sample of 67 respondents who experienced stunting and did not experience stunting using the total sampling technique. Data collection using a questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the Chi Square test. The results of the univariate analysis obtained 38 respondents (56.7%) had unhealthy basic sanitation, 36 respondents (53.7%) mothers had less knowledge about nutrition and 32 toddlers (47.8) toddlers experienced stunting. The results of the Chi Square test showed a significant relationship between basic sanitation and Stunting in Salo Timur Village, Salo District in 2025, namely the results of basic sanitation statistics with a p value = 0.002 and maternal nutritional knowledge with a p value = 0.000. The conclusion is that the incidence of Stunting is directly influenced by the independent variable of basic sanitation which indirectly influences Stunting through a history of infectious diseases. Respondents are expected to always pay attention to the nutritional status of toddlers by bringing toddlers to the integrated health post every month to be weighed (BB) and height (TB) and given vitamin A to toddlers.
PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI PUPUK ORGANIK DI KECAMATAN SALO Rizki Rahmawati Lestari; Dessyka Febria; Sri Hardianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59558

Abstract

Berdasarkan realita bahwa Mitra Pengolahan sampah menjadi pupuk oranik ini, terdiri dari Mitra Karang taruna, yang berlokasi di Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Sampah memiliki potensi yang besar jika dikelola dan diolah menjadi pupuk organik. Program ini dilaksanakan selama 8 bulan di Kecamatan Salo. Tujuan program ini adalah: a) Untuk memecahkan masalah pada Mitra agar mengerti dan menerapkan sistem pengelolaan sampah secara benar dan ramah lingkungan. b) Untuk memecahkan masalah pada Mitra agar memahami dan menerapkan beberapa teknik/metode pengolahan sampah menjadi pupuk organik secara tepat dan benar. c) Untuk memecahkan masalah pada Mitra agar memahami dan mengaplikasikan pupuk organik sebagai produk yang yang dapat meningkatkan produktivitas baik secara agronomi maupun ekonomi.Berkaitan dengan sistem pengelolaan sampah ini, sebagai solusinya adalah minimasi sampah, peningkatan daur ulang dan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi. Metode untuk mencapai tujuan tersebut yaitu dengan memberikan pelatihan tentang pengelolaan sampah pada Mitra dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Untuk sampah rumah tangga dibuat bak atau kotak dari bambu, kayu, paving blok,dan bata. Untuk mengatasi Mitra yang tidak menguasai sistem pengelolaan sampah secara benar dan ramah lingkungan , maka Mitra diberi pelatihan tentang pengolahan sampah menjadi pupuk organik dengan 4 metode yaitu metode Takamura , Drum Plastik, Express dan Bokashi.Target dan luaran dari proram ini adalah : a) Terciptanya teknik pengelolaan sampah yang benar dan ramah lingkungan. Terlibatnya peran serta masyarakat secara aktif dalam memecahkan masalah sampah dengan menyediakan wadah / tempat penampungan sampah sementara/akhir baik ditingkat keluarga, RT dan RW, sehingga tercipta suatu lingkungan yang nyaman dan terbebas dari pencemaran sampah. b) Terciptanya teknik /metode pengolahan sampah menjadi pupuk organik dengan 4 metode yaitu metode Takamura, Drum Plastik,, Express ,dan Bokashi. Dibuktikan dengan kemampuan memproduksi pupuk organik di Mitra ini sebesar 210 kg / bulan/petani,jika dibandingkan dengan sebelum kegiatan program ini.