Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kepemimpinan Perempuan di Pemerintah Daerah: Kajian Kepemimpinan Perempuan Walikota Tangerang Selatan Luki Oka Prastio; Abdillah Abdillah; Elly Nurlia; Tati Tati
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 3 No 2 (2021): JGLP, NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v3i2.261

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi kepemimpinan perempuan yang dianggap mampu membawa perbaikan terhadap hal-hal yang jarang mendapat perhatian. Salah satunya yaitu lemahnya perhatian, rentannya perlindungan, dan masih minimnya kebijakan yang berpihak terhadap perempuan dan anak-anak. Merujuk pada fokus penelitian bahwa Walikota Tangerang Selatan berusaha memperbaiki kondisi degradasi terhadap perempuan dan anak-anak yang kerap kurang mendapat perhatian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-eksploratif dengan pendekatan Naratif yang berhubungan dengan kepemimpinan perempuan di Kota Tangerang Selatan. Analisis data menggunakan tools Nvivo 12 Pro untuk membantu peneliti mengeksporasi permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukan Walikota Tangerang Selatan merupakan pemimpin yang mengarahkan jajarannya dalam memenuhi kebutuhan perempuan dan anak-anak. Di samping memiliki kedekatan dengan masyarakat Walikota Tangerang Selatan menfasilitasi dengan membentuk satgas perlindungan perempuan dan anak sebagai bentuk dukungan dalam mangakomodir dan meminimalisir permasalahan yang kerap terjadi pada perempuan dan anak di Kota Tangerang Selatan.
Pengembangan dan edukasi pentingnya legalitas usaha mikro, kecil dan menengah di era digital Tati; Zuham Azmil M; Mikail Abdullah; Wahyu Pratama; Imadul Bilad
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 5 No 1 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v5i1.1086

Abstract

Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia telah menjadi hal yang tidak diragukan lagi, namun masih dihadapkan pada berbagai kendala, termasuk kurangnya legalitas usaha dan keterbatasan dalam memanfaatkan potensi penjualan online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan UMKM, dengan fokus pada pentingnya legalitas usaha dan pemanfaatan media sosial untuk penjualan online. Metode pengabdian kepada masyarakat digunakan untuk memberikan pemahaman tentang manfaat legalitas usaha dan strategi penjualan online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki legalitas usaha dapat memberikan akses yang lebih baik ke pembinaan pemerintah dan kredit perbankan, sementara pemanfaatan media sosial dapat meningkatkan omset UMKM secara signifikan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan pemerintah dalam meningkatkan pemahaman dan akses UMKM terhadap legalitas usaha serta pengembangan keterampilan penjualan online untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Desa Segaran Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang Sagita Kamelia; Meti Mediyastuti Sofyan; Tati Tati
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v19i2.85205

Abstract

Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pada 11 Maret 2021 Indonesia mengalami penyebaran Covid-19 yang relatif cepat dan  mengakibatkan terjadinya penurunan perekonomian. Permasalahan ini berimbas pada ekonomi masyarakat desa. Salah satunya adalah Desa Segaran Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. tidak dipungkiri bahwa pemberlakuan pereturan pemerintah dengan adanya PSBB hingga PPKM menjadi salah satu berhentinya roda perekonomian. Akibatnya banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Dengan begitu penulis tertarik untuk mengetahui adakah pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 pada Desa Segaran Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pelaksanaan pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 Desa Segaran Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori pemberdayaan ekonomi mayarakat menurut Hutomo (2000), yang terdiri dari penguatan produksi, penguatan masyarakat untuk mendapatkan gaji/upah yang sesuai dan memadai, menguatkan penguasaan distribusi dan pemasaran. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif  berupa deskripsi dengan pendekatan studi kasus, dimana datanya diperoleh melalui studi lapangan berupa observasi dan wawancara serta studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini bahwa Desa Segaran telah menerapkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sejak tahun 2018 dan di perkuat kembali sejak adanya Pandemi Covid-19. Dari hasil wawancara berdasarkan indikator bahwa penguatan produksi dilakukan melalui: program pelatihan produksi bolu kijing, kue cincin, bandeng presto dan pengembangan industri kreatif. Penguatan mendapatkan upah/gaji berupa bantuan modal serta Penguatan distribusi dan pemasaran berupa pendidikan.
Entrepreneurial Government Pada Pemerintahan Desa Cibiru Hilir Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Tati Tati; Feni Febriyanti; Yantsa Kahfi Latifah
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 19, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v19i1.85782

Abstract

Konsep pemerintahan wirausaha dalam konteks pemerintahan daerah sangat relevan untuk diadopsi dalam pola pikir para pejabat pemerintah. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah memberikan ruang yang luas bagi penerapan pendekatan baru dalam pengelolaan pemerintahan secara efisien, efektif, responsif, dan transparan terhadap kebutuhan masyarakat. Hal serupa juga terjadi di Desa Cibiru Hilir di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung yang merupakan salah satu pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep Entrepreneurial Government diterapkan dalam pemerintahan Desa Cibiru Hilir. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang ditentukan berjumlah tujuh orang dengan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan keabsahan data dipastikan melalui teknik analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemerintahan wirausaha dalam tata kelola Desa Cibiru Hilir belum dilaksanakan secara optimal ditinjau dari aspek berorientasi pelanggan, efisiensi pengelolaan anggaran, daya tanggap, daya saing, dan inovasi/kreativitas.
Keamanan Siber di Kementerian Komunikasi dan Digital: Studi Tentang Pengembangan Kebijakan Keamanan Data dan Perlindungan Privasi Pengguna di Era Digital Dipo Anugrah; Tati; meti mediyastuti
Jurnal Identitas Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/identitas.v5i1.698

Abstract

Peningkatan ketergantungan pada teknologi digital dan internet telah membawa tantangan baru dalam hal keamanan siber dan perlindungan privasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kebijakan keamanan data dan perlindungan privasi pengguna di Kementerian Komunikasi dan Digital, serta mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dalam menghadapi ancaman siber di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen dan literature review dari berbagai sumber yang kredibel, termasuk jurnal-jurnal akademik dan laporan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk meningkatkan keamanan data dan privasi pengguna, namun masih terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan siber dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat serta penguatan kerjasama antar lembaga untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan keamanan siber yang lebih efektif di masa mendatang.