Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SDM KOTA BANDA ACEH Armiwal Armiwal; Suhaibah Suhaibah; Emila Sovayana
Jurnal Real Riset Vol 5, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Jurnal Real Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan kerja pegawai pada Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kota Banda Aceh, ada juga hal-hal yang masih belum sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, seperti yang ada dalam pendidikan, ternyata jumlah kerja yang dilakukan masih sedikit tugas yang siap, ini akan berdampak kepada lembaga khususnya. Kenyataan tersebut juga diikuti oleh jarangnya mengadakan pelatihan-pelatihan. Karena setiap pelatihan akan akan adanya keterampilan dalam melaksanakan tugas oleh pegawai, tetapi terjadi sebaliknya, pegawai melaksanakan tugas masih lambat dan tidak berkualitas. Sementara pihak Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kota Banda Aceh menginginkan mutu yang dicapai berdasarkan syarat-syarat dan kesesuaian dan kesiapannya, Adapun rumusan masalah adalah 1). Bagaimana kemampuan kerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kota Banda Aceh ?. 2). Bagaimana motivasi Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kota Banda Aceh?. Adapun tujuan dari penelitian adalah 1). Untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan kerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kota Banda Aceh. 2). Untuk mengetahui dan menganalisis motivasi ASN. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai dalam menjalankan tugasnya sudah memenuhi standar pelaksanaan kerja tersebut. Pegawai sudah sangat aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang, walaupun masih terdapat beberapa ASN yang lambat dalam memberikan pelayanan. Masih terdapat juga pegawai yang sering menunda untuk melaksanakan tugas walaupun pada akhirnya diselesaikan juga. Rata-rata kurang mengalami peningkatan, mereka kurang didukung oleh pengawasan yang ketat sehingga kurang termotivasi untuk lebih berkembang, walaupun masih ada pegawai yang berusaha untuk meningkatkan karier lebih tinggi.Kata Kunci : Strategi Peningkatan, dan Kinerja Aparatur Sipil Negara
ASPEK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PETUGAS PEMASYARAKATAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II B SIGLI Armiwal Armiwal; Suhaibah Suhaibah
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i1.1662

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis emperis. Pengumpulan data dilakukan untuk data sekunder dengan cara mempelajari buku-buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan karya ilmiah yang terkait dan untuk data primer dengan cara menwawancarai responden dan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perlindungan hukum terhadap Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja (K3)  petugas  pemasyarakatan  di  Rumah Tahanan Negara Kelas II B Sigli berupa perlindungan teknis sebagai suatu jenis perlindungan yang berkaitan dengan usaha-usaha untuk menjaga agar pekerja terhindar dari bahaya kecelakaan yang dapat ditimbulkan saat bekerja, perlindungan sosial sebagai bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang  layak, adanya jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pemeliharaan kesehatan serta perlindungan ekonomis sebagai upaya berkaitan dengan usaha untuk memberikan kepada pegawaisuatu penghasilan yang cukup guna memenuhi keperluan sehari-hari baginya dan keluarganya. Faktor yang mempengaruhi perlindungan    hukum    terhadap    Keselamatan    dan    Kesehatan    Kerja (K3) dipengaruhi oleh faktor internal diantaranya kekuatan atau Kemampuan Petugas Pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara, psikologis Petugas Pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara sedangkan faktor eksternal adalah segala faktor dari luar diri Petugas Pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara, diantaranya adanya Undang-Undang  Keselamatan Kerja,  meningkatnya angka kriminal   atau  over kapasitas warga binaan, masih kurangnya jumlah petugas pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara  dan sarana dan prasarana  masih terbatas atau  belum memadai.   Dasar   hukum   perlindungan   hukum   terhadap   Keselamatan   dan Kesehatan Kerja (K3) petugas pemasyarakatan di RUTAN sebagaimana Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Dalam Pasal 86 menegaskan hak pekerja untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja dan peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 tentang Kesehatan dan Kesehatan Kerja (K3) Lingkungan Kerja.Kata kunci: Faktor, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Lembaga Pemasyarakatan
Kebebasan Anak Dalam Berkreasi Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Dengan Media Loose Part Anjali, Della Sarma; Maulina, Iin; Suhaibah, Suhaibah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1152

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk Mengkaji konsep kebebasan anak dalam berkreasi menggunakan media loose Part serta manfaatnya terhadap perkembangan kreativitas anak. Serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam implementasi metode loose Part dalam pembelajaran. Metode pengumpulan data berdasarkan studi literatur, analisis Induktir digunakan sebagai teknik analisis data, di mana data serta informasi yang telah terkumpul akan dibahas untuk menemukan pola, tema, maupun kategori yang bermakna. Secara keseluruhan, metode Loose Parts bisa menjadi alat yang sangat efektif dalam meningkatkan kreativitas anak, tetapi perlu diingat bahwa penggunaannya harus dilakukan dengan beberapa pertimbangan, Penerapannya perlu dilakukan dengan tepat untuk memaksimalkan manfaat dan menghindari kekurangan.
KINERJA KEPALA UNIT ASRAMA DALAM PENEMPATAN TARUNA/I DP-III DAN DP-IV PEMBENTUKAN PADA POLTEKPEL MALAHAYATI Armiwal, Armiwal; Suhaibah, Suhaibah
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1976

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.Sasaran yang menjadi objek penilaian kinerja adalah kecakapan, kemampuan kepala unit asrama dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau tugas yang dievaluasi dengan menggunakan tolok ukur tertentu secara objektif dan dilakukan secara berkala serta diawasi oleh para Top Manajement, atasan atau Direktur.Rumusan masalah adalah bagaimana kinerja Kepala Unit Asrama dalam penempatan Taruna/i  DP- III dan DP-IV pembentukan pada Poltekpel Malahayati serta faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja Kepala Unit Asrama dalam penempatan Taruna/i DP-III dan DP-IV pembentukan pada Poltekpel metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif,sementara teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara secara mendalam dengan imforman. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian berkaitan dengan kinerja kepala unit Asrama Dalam penempatan Peserta Diklat DP-III dan DP-IV pembentukan pada Poltekpel Malahayati menunjukkan bahwa adanya kurang disiplin pegawai dalam melaksanakan kewajibandan juga kurangnya SDM pada unit Asrama. KesimpulanKinerja Kepala Unit Asrama dalam penempatan peserta Diklat DP-III dan DP-IV Pembentukan pada Poltekpel Malahayatiadalah kualitas kerja yang dihasilkan kepala unit asrama masih perlu melakukan perbaikan dalam pelaksanaan target dari kinerja. Kedisplinan pegawai dalam hal ini di bagian asrama perlu perhatian khusus dari top manajement, ketepatan waktu kerja dan tanggung jawab kepala unit asrama perlu ditingkatkan, sehingga target dari kinerja kepala unit asrama dapat terpenuhi baik secara kualitas maupun secara kuantitas.melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang memaidai pada gedung Asrama agar pegawai yang bekerja pada unit asrama dapat bekerja dengan maksimal dan untuk meningkatkan motivasi  kerja pimpinan juga dapat memberikan penghargaan atau reward kepada kepala Unit Asrama yang memiliki  prestasi kinerja.Kata Kunci : Kinerja, Kepala Unit Asrama
ANALISIS TERHADAP IMPLEMENTASI HUKUM DALAM PENGELOLAAN SAMPAH (LIMBAH) B3 DI KABUPATEN PIDIE Qasthary, Auzan; Suhaibah, Suhaibah; Al Muttaqien, Al Muttaqien
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.1858

Abstract

 Pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3) merupakan isu penting dalam upaya pelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hukum dalam pengelolaan sampah B3 di Kabupaten Pidie. Kabupaten Pidie, sebagai salah satu daerah di Indonesia, menghadapi tantangan serius dalam mengelola sampah B3. Implementasi hukum yang efektif adalah kunci untuk mengurangi dampak negatif limbah B3 terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Artikel ini akan mengulas peraturan dan praktik pengelolaan sampah B3, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya, dan mengevaluasi dampak dari kebijakan yang telah ada.. Kata kunci: Implentasi Hukum; Pengelolaan; Sampah B3; Pidie
PENYULUHAN HUKUM POLA PENYELESAIAN SENGKETA ADAT ACEH DALAM PESPEKTIF QANUN NOMOR 9 TAHUN 2008 DI GAMPONG MESJID DIJIEM KECAMATAN INDRAJAYA Muttaqien, Al; Mahdi, Umar; Suhaibah, Suhaibah; Qasthary, Auzan
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.495 KB) | DOI: 10.47647/alghafur.v1i2.925

Abstract

Penyuluhan Hukum Pola Penyelesaian Sengketa Secara Adat Aceh Dalam Pespektif Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 di Gampong Mesjid Dijiem Kec. Indrajaya merupakan kegiatan pengabdian masyarakat. Prodi Ilmu Hukum Universitas Jabal Gahfur, Tujuan kegiatan ini berkaitan dengan peran gampong dan mekanisme  serta kewenangan dalam penyelesaian sengketa adat istiadat dalam masyarakat gampong. Penyelesaian sengketa adat istiadat di gampong Mesjid Dijiem belum terlaksana secara efektif dimana sebagai besar sengketa atau perselisiahan di gampong masih dilaporkan ke polisi. Masih kuranganya pengetahuan aparatur gampong terkait mekanisme dan pola penyelesaian sengketa adat istiadat di gampong menjadi penyebab utama tidak berjalannya peleksanaan penyelesaian senketa adai istiadat di gampong. Pelaksanaan penyuluhan hukum dimulai dengan penyampaian materi terkait Qanun Aceh nomor 9 tahun 2008 dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil penyuluhan hukum di Gampong Mesjid dijiem Kecamatan Indrajaya memberikan pengetahuan bagi apartur gampong terkait terkait pola penyelesaian senketa adat aceh sehingga nantinya peran aparatur gampong dapat efektif dan berkomitmen dalam rangka penyelesaian berbagai sengketa atau perselisiahan adat istiadat dalam masayarakat gampong sebagaimana diatur dalam Qanun Aceh Aceh Nomor 9 Tahun 2008.
PERAN SEKRETARIS DINAS DALAM RANGKA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS TENAGA KERJA DAN MOBILITAS PENDUDUK ACEH Armiwal, Armiwal; Suhaibah, Suhaibah
Jurnal Sains Riset Vol 12, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v12i3.901

Abstract

Dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai Sekretaris, terkadang dalam pengelolaan informasi tidak mengfungsikan dengan baik seperti penyusunan rencana program dan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya, perumusan kebijakan, pedoman, standarisasi, koordinasi, pembinaan dan pengembangan administrasi umum dan kepegawaian. Rumusan masalah: Bagaimana peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh? Apa saja faktor yang mendorong dan menghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi. Hasil penelitian, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dalam menyimpan, mengatur, menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan yang digunakan. Sistem standar yang sering dipilih salah satu sebagai penyimpanan. Sehingga dalam mencari informasi yang diperlukan pimpinan, sudah menjadi kewajiban  atau fungsi sekretaris dalam menangani informasi untuk dapat membantu pimpinan, dan sekretaris membantu pimpinan dalam tugas dan perannya sebagai pembantu kelancaran kegiatan pimpinan tertentu pada kegiatan administrasi. Dalam mewakili pimpinan untuk keperluan organisasi, menjadi tugas sekretaris berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut untuk mampu memahami pihak-pihak yang berhubungan dengannya. Kesimpulan, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dengan menyimpan, mengatur, dan menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan dilakukan secara teliti dan hati-hati. Pendorong dan penghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas, masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang peningkatan kinerja pegawai; dan masih kurangnya rasa tanggung jawab para pegawai terhadap pekerjaannya, dapat menghambat kinerja pegawai.Kata Kunci : Peran Sekretaris Dinas, dan Kinerja Pegawai
Kebijakan Hukum Terhadap Perlindungan Keanekaragaman Hayati Di Era Perubahan Iklim Qasthary, Auzan; Suhaibah, Suhaibah; Yasman Saputra, T.; Marzuki, Marzuki
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 5 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Juli - Agustus 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v4i5.2561

Abstract

Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman hayati yang kaya dan beragam, terdiri dari berbagai jenis hutan di seluruh nusantaranya.  Namun, negara ini menghadapi ancaman signifikan terhadap keanekaragaman hayatinya karena perubahan iklim, penggundulan hutan, dan degradasi habitat. Penelitian ini mengkaji kebijakan hukum yang berlaku untuk perlindungan keanekaragaman hayati di Indonesia, terutama dalam konteks tantangan yang semakin meningkat yang ditimbulkan oleh perubahan iklim. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi perubahan iklim dan perlindungan keanekaragaman hayati, seperti mengadopsi program Pengurangan Emisi dari Deforestasi di Negara Berkembang dan membentuk Dewan Nasional Perubahan Iklim, kebijakan dan mekanisme penegakan yang ada perlu diperkuat lebih lanjut untuk secara efektif memitigasi dampak perubahan iklim terhadap warisan alam yang kaya di negara itu.
Digital Learning, Self-Regulation, and Academic Well-Being Among University Students: A Cyberpsychology Perspective Diana Devi; Maryanti Maryanti; Suhaibah Suhaibah; Nazira Nazira
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 02 (2026): Research Articles, August 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v6i02.9172

Abstract

The rapid adoption of digital learning has transformed higher education by increasing learning flexibility while creating psychological challenges, including reduced self-regulation, digital distraction, academic stress, and decreased academic well-being. Despite growing interest in digital learning, limited studies have examined the relationship between self-regulated learning and academic well-being from a cyberpsychology perspective among Indonesian university students. This study aimed to examine the influence of digital learning on students' self-regulated learning and academic well-being and to identify students' psychological profiles within digital learning environments. A quantitative cross-sectional survey was conducted among university students from several higher education institutions in Aceh who actively participated in digital learning through Learning Management Systems and other online platforms. Data were collected using standardized questionnaires and analyzed using descriptive statistics, multiple regression, and cluster analysis. Digital learning significantly predicted self-regulated learning and academic well-being. Students with stronger self-regulation demonstrated higher academic well-being, greater learning autonomy, and better adaptation to digital learning. Cluster analysis further identified distinct psychological profiles, reflecting differences in students' learning management and psychological adjustment. Effective digital learning is closely associated with enhanced self-regulated learning, which contributes to improved academic well-being. These findings emphasize the importance of integrating cyberpsychology principles into higher education to support students' psychological resilience and sustainable digital learning.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN JUDI ONLINE SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN GENERASI MUDA YANG SEHAT DAN BERKARAKTER DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE Rozaili Rozaili; Zulfikar Zulfikar; Suhaibah Suhaibah; Zulkifli Zulkifli
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v5i1.4547

Abstract

Penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online merupakan permasalahan sosial yang semakin mengancam generasi muda karena berdampak pada kesehatan, kondisi psikologis, kehidupan sosial, prestasi belajar, serta pembentukan karakter. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Judi Online sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Muda yang Sehat dan Berkarakter di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian generasi muda serta masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan judi online, sekaligus memperkuat karakter melalui pendidikan moral, agama, dan literasi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif yang dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, edukasi audiovisual, studi kasus, kampanye pencegahan, serta pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Sasaran kegiatan adalah pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, aparatur gampong, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintah Kecamatan Padang Tiji. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai dampak kesehatan, sosial, ekonomi, psikologis, serta konsekuensi hukum akibat penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan serta memiliki komitmen untuk menjauhi narkoba dan menolak segala bentuk perjudian online. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan berkarakter. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini efektif sebagai salah satu upaya preventif dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak di era digital