Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ULAMA DALAM KONSTITUSI NEGARA IMAMAH Usman, Usman
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v4i1.1356

Abstract

'Ulama are the inheritors of the Prophet's struggle in the present, so they have a very significant role in the life of the state and society in a country. One of the modern political events that occurred was the 1979 revolution in Iran led by the 'Ulama, which gave birth to a new constitution, namely the concept of Imamah, the Wilayah al-faqih and maraja'i taqlid are very important. In this new constitution, what is the role of 'Ulama as the main reference in government.
BLATER, PESANTREN DAN PENDIDIKAN FORMAL Usman, Usman
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v4i2.1658

Abstract

Dalam struktur sosial masyarakat Madura terdapat beberapa golongan, diantaranya ulama atau kyai, pemerintah, blater dan masyarakat umum. Dalam konteks realitas masyarakat bawah, kyai dan blater adalah dua sosok manusia yang mempunyai peran penting sesuai dengan kapasitasnya. Kyai selalu mendapingi masyarakat dalam konteks keagamaan, sedangkan blater mendampingi masyarakat dalam konteks keamanan, komunikasi dan pemerintahan di desa. Di satu sisi blater dipersepsikan sebagai komunitas negatif, namun disisi lain dibutuhkan oleh masyarakat desa dan menge-nyampingkan pendidikan. Seiring perkembangan zaman, kini blater sangat peduli dengan pendidikan baik pesantren dan pendidikan formal. Kajian ini untuk memahami sejauh pandangan blater tentang pesantren dan pendidikan formal di Madura
Kepemimpinan dan Penjaminan Mutu; Peran Kepala Sekolah dalam Menunjang Penjaminan Mutu SMA YP 17 Surabaya Usman Usman; Mohammad Baihaqi
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.994 KB) | DOI: 10.54180/elbanat.2020.10.2.209-228

Abstract

The quality assurance and development of an educational institution depends on the quality of the headmaster as an educational leader. Therefore, the headmaster are required to be more creative, innovative and dynamic in line with changes in society that are increasingly fast and open. This study aims to analyze the role of principal leadership in supporting quality assurance at SMA YP 17 Surabaya. This research is a descriptive qualitative research with a case study approach. From the results of the study it can be concluded that in supporting quality assurance, the leadership of the head of SMA YP 17 Surabaya is supported by the character of strong responsibility, courage in making decisions, and participation in implementing policies. The headmaster has made several important efforts in supporting the quality assurance of the institution by developing the curriculum, human resources, infrastructure and increasing community participation. In managerial terms, the development of the quality of the institution is supported by good coordination with the academic community and the existence of togetherness in curriculum management and learning. In order for quality assurance to be more effective, the headmaster must periodically evaluate every program that has been implemented. The aim is to measure the level of success and find out the deficiencies of the program being implemented. Furthermore, the headmaster needs to conduct more massive socialization of the institution to the community. This is an effort to increase community participation in efforts to develop the quality of schools in the future.
ULAMA DALAM KONSTITUSI NEGARA IMAMAH Usman Usman
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v4i1.1356

Abstract

'Ulama are the inheritors of the Prophet's struggle in the present, so they have a very significant role in the life of the state and society in a country. One of the modern political events that occurred was the 1979 revolution in Iran led by the 'Ulama, which gave birth to a new constitution, namely the concept of Imamah, the Wilayah al-faqih and maraja'i taqlid are very important. In this new constitution, what is the role of 'Ulama as the main reference in government.
BLATER, PESANTREN DAN PENDIDIKAN FORMAL Usman Usman
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v4i2.1658

Abstract

Dalam struktur sosial masyarakat Madura terdapat beberapa golongan, diantaranya ulama atau kyai, pemerintah, blater dan masyarakat umum. Dalam konteks realitas masyarakat bawah, kyai dan blater adalah dua sosok manusia yang mempunyai peran penting sesuai dengan kapasitasnya. Kyai selalu mendapingi masyarakat dalam konteks keagamaan, sedangkan blater mendampingi masyarakat dalam konteks keamanan, komunikasi dan pemerintahan di desa. Di satu sisi blater dipersepsikan sebagai komunitas negatif, namun disisi lain dibutuhkan oleh masyarakat desa dan menge-nyampingkan pendidikan. Seiring perkembangan zaman, kini blater sangat peduli dengan pendidikan baik pesantren dan pendidikan formal. Kajian ini untuk memahami sejauh pandangan blater tentang pesantren dan pendidikan formal di Madura
Pemanfaatan Lumpur Tambak Garam untuk Membuat Telor Asin di Desa Lembung Galis Pamekasan Usman Usman
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v2i2.4151

Abstract

Madura has a long coastline and a hot, dry season, which has made Madura one of the largest producers of salty white gold or salt in Indonesia, which has earned Madura the nickname Pulau Garam (The Island of Salt). Of course, as the largest salt producer, this fact makes Madura has long and large salt ponds. This is the primary basis to be used as a locus of community service research. It is the use of salt pond mud as an ingredient for salting eggs, which will impact the minimum cost of materials for the community. The method used in this service is based on Participatory Action Research (PAR). The result is that the mud from the salt ponds that comes from salt deposits in the form of mud, which is usually discarded by the pond's farmers, can be used as a salting material for duck eggs, which are usually made from a mixture of soil with salt. The trials conducted by researchers and the regional society regarding the use of salt pond mud to become one of the useful ingredients for coastal communities to make salted eggs, so this is also beneficial for the minimal capital in making salted eggs. The results of salted eggs by utilizing the salt pond mud are quite good and sieve for consumption. Besides that, the abundant material of salt pond mud in the coastal areas of Madura is an alternative material for making salted eggs. The community can use salt pond mud as the main ingredient for making salted eggs.(Madura yang mempunyai garis pantai yang panjang dan mempunyai musim kemarau yang panas menjadikan Madura sebagai salah satu penghasil emas putih yang asin atau garam terbesar di Indonesia, ha ini yang menjadikan Madura mendapat julukan sebagai pulau garam. Tentu, sebagai penghasil garam terbesar, fakta ini menjadikan madura pemilik tambak garam yang panjang dan besar. Hal ini manjadi dasar utama untuk dijadikan locus penelitian pengabdian kepada masyarakat. Diantaranya pemanfaatan lumpur tambak garam sebagai bahan pengasinan telor asir yang akan berdampak pada minimalnya biaya bahan untuk masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berbasis Participatory action research (PAR). Hasilnya Lumpur dari tambak garam yang berasal dari endapan garam berupa lumpur yang biasanya di buang oleh para petani tambak bisa di manfaatkan sebagai bahan pengasin telur bebek yang biasanya terbuat dari campuran tanah yang diberi garam. Hasil uji coba yang dilakukan oleh peneliti dan masyarakat tentang pemanfaatan lumpur tambak garam untuk menjadi salah satun bahan yang bermanfaat bagi masyarakat pesisir untuk membuat telor asin, sehingga ini juga bermanfaat terhadap semakin minimalnya modal dalam pembuatan telor asin. Hasil telor asin dengan memanfaatkan lumpur tambak garam cukup baik dan ayak untuk di konsumsi selain itu bahan lumpur lumpur tambak garam yang melimpah di daerah pesisir madura menjadi bahan alternatif dalam membuat telor asin. Masyarakat dapat memanfaatkan lumpur tambak garam sebagai bahan utama membuat telor asin).
MANAJEMEN STRATEGI GURU DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN SISWA UNTUK MEMPERTAHANKAN PROGRAM ADIWIYATA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 PAMEKASAN Ahmad Rofiqi; Usman Usman
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.201 KB) | DOI: 10.19105/re-jiem.v3i2.4249

Abstract

Strategic management is a series of processes or stages. The strategic management process provides managers with a combined framework for dealing with a variety of unique problems to identify new opportunities more easily and to estimate the strengths that could be used and weaknesses that should be corrected. This research uses a qualitative approach with descriptive type, the source of which is data obtained through interviews, observation, and documentation. The results showed that the teacher's strategic management in growing students' awareness to maintain Adiwiyata program, namely 1) Planning 2) Implementation 3) Evaluation every 3 months once. The supporting factors are: 1) Cooperation and cooperation between all elements of the school, 2) Following the existing regulations in school 3) Creating POKJA, 4) forming a picket schedule to monitor cleanliness, 5) Students do come from Adiwiyata elementary schools, 6) All teachers applying the Adiwiyata program to learning and organizational life. Inhibiting factors, namely: 1) The teacher's ignorance of the program and behavior that leads to the Adiwiyata program, 2) Family factors.
Efektivitas Sanksi dalam Menanggulangi Pelanggaran Tata Tertib Siswa di MTs Negeri 2 Ketapang Mustakar; Erwin; Usman
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.504

Abstract

Pendidikan seharusnya memperhatikan prinsip hukuman sebagai upaya agar siswa tidak lagi melakukan kesalahan. Dalam konteks penerapan tata tertib sekolah, sanksi atau hukuman memiliki peranan penting mencegah pengulangan pelanggaran peraturan aturan. Hal ini pada akhirnya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan kepribadian siswa, yang diharapkan menjadi lebih bermoral dan disiplin. Tujuan penelitian dengan pendekatan kualitatif ini untuk menggali fenomena secara holistik dan kontekstual. Melalui pengumpulan data, penelitian ini mengandalkan teori yang ada untuk memberikan penjelasan dan memperoleh pemahaman mendalam terhadap perilaku, prinsip, dan motivasi tindakan subjek penelitian. Dengan pendekatan ini, penelitian berfokus pada deskripsi yang menggambarkan fenomena bahasa, memperhatikan konteks alami, serta menggunakan berbagai metode ilmiah. Pemilihan pendekatan dan metode ini penting untuk memfokuskan sesuai tujuan yang diinginkan.
KARAKTER RETORIKA DAKWAH USTAZ ABDUS SOMAD (STUDI KAJIAN PRAGMATIK) Hasanah, Uswatun; Usman, Usman
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2895

Abstract

Ustaz Abdul Somad (UAS) adalah ulama populer yang sering mengulas kajian ilmu hadist dan ilmu fiqh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakter retorika tindak komunikatif menyetujui, karakter retorika tindak komunikatif membantah, retorika tindak komunikatif mengkritik, dan retorika tindak komunikatif menegaskan dakwah  UAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah tuturan UAS. Prosedur pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Adapun hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Karakter retorika  tindak komunikatif menyetujui dengan membenarkan pertanyaan dari masyarakat dan membanarkan sebuah perilaku. 2) Karakter retorika  tindak komunikatif membantah dengan menyangkal perihal pendapat orang-orang mengenai pribadi dan karakternya dalan menyampaikan ajaran Islam atau dalam berdakwah. 3) Karakter retorika tindak komunikatif mengkritik dakwah UAS adalah dengan menyampaikan perilaku yang buruk yang sudah terjadi disertai dengan menyampaikan perilaku yang baik yang seharusnya dikerjakan. 4) Karakter retorika tindak komunikatif menegaskan dakwah UAS adalah dengan memberikan penekanan dan lebih menjelaskan perihal tuturan yang dimaksud ketika berceramah. 
ANALISIS PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK BERBASIS KURIKIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMP IT BUSTANUL QUR’AN KABUPATEN MELAWI Aswandi, Aswandi; Wahab, Wahab; Usman, Usman
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v4i1.55

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan penilaian autentik berbasis kurikulum 2013 pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini berkenaan dengan perencanaan penilaian, pelaksanaan penilaian, dan pelaporan penilaian autentik berbasis kurikulum 2013. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan penilaian autentik dilaksanakan melalui beberapa tahapan yakni dengan menetapkan indikator pencapaian kompetensi, menetapkan kriteria penilaian, membuat instrumen penilaian, menetapkan bobot nilai, dan menetapkan rumus penentuan nilai akhir. Pelaksanaan penilaian kompetensi sikap menggunakan penilaian observasi maupun penilaian jurnal dan terkait kompetensi pengetahuan, guru menggunakan bentuk penilaian tes tertulis, tes lisan, dan penilaian penugasan sedangkan dalam sektor kompetensi keterampilan, guru melaksanakan penilaian kinerja. Dalam proses pelaporan penilaian dianalisis sesuai dengan pedoman penskoran dan dituliskan secara deskriptif naratif selain skor meskipun prosedur pelaporan penilaian dalam kompetensi sikap belum sesuai dengan pedoman penilaian revisi kurikulum 2013 dan pelaporan penilaian kompetensi pengetahuan maupun kompetensi keterampilan dilaksanakan sesuai dengan tuntutan kurikulum.