Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KONSEP SABAR DALAM AL-QURAN DAN KONTEKSTUALISASINYA DALAM TUJUAN HIDUP MANUSIA MELALUI PENDIDIKAN Sukino, Sukino
Ruhama : Islamic Education Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Mei 2018
Publisher : Ruhama : Islamic Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to explain two important things, first the concept of patience; second, patience contextualization in the purpose of human life through education. Patience is an inner condition that becomes the determination of the achievement of human life goals. patience is the ability to organize, control, direct behavior, feelings and actions and overcome various difficulties comprehensively, meaning able to capture the problem well and broad information to face problems, while integrative means able to see the problem in an integrated manner. Contextualization of the concept of patience can be realized in all actions of educators and learners since the beginning of education begins, both at home and at school. Patient attitudes that are experienced by educators and learners are the key to success in achieving life goals.Key Word:  The Concept of Patience, Purpose of life, education
Adaptasi Sosial-Religius Mahasiswa Muslim Kost dalam Meraih Prestasi Akademik dan Non Akademik Sukino, Sukino; Erwin, Erwin; Sulpriatni, Beno
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3331

Abstract

Kajian ini membahas tentang proses sosio-religi mahasiswa muslim kost dalam meraih prestasi akademik dan non akademik. Prestasi merupakan manifestasi dari suatu totalitas kepribadian unggul pada seseorang yang dilalui dengan proses adaptasi. Mahasiswa kost merupakan komunitas yang dinilai banyak mengalami tantangan berat dalam lingkungannya seperti membangun keberanian mengatasi masalah, menyiapkan perlengkapan hidup sendiri serta kontrol diri yang tinggi. Untuk itu perlu melakukan proses adaptasi agar tujuan meraih prestasi akademik dan non akademik tercapai. Fokus kajian ini adalah menganalisis proses adaptasi sosio-religi mahasiswa muslim yang kost dalam meraih prestasi akademik dan non akademik. Pendekatan dalam kajian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa di beberapa perguruan Tinggi di kota Pontianak. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan molel Miles & Huberman yakni koleksi data, kondensasi data, display data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian prestasi akademik dan non akademik mahasiswa muslim yang kost dilakukan melalui dua tindakan progresif. Pertama yaitu proses adaptasi sosio-religi yakni meningkatkan spiritualitas dengan ibadah dan internalisasi nilai-nilai ibadah sebagai kekuatan dalam menghadapi problem di lingkungan barunya. Kedua yaitu silaturahim dalam perspektif yang lebih luas yakni menjalin interaksi (komunikasi interpersonal dan komunal) yang dilandasi dengan sikap toleran, simpatik dan solidaritas yang tinggi sehingga mudah untuk mendapatkan modal sosial yang dapat dimanfaatkan untuk meraih prestasi.
Nandar, Sukino, Erwin: Pengembangan Perencanaan Pembelajaran Muatan Lokal Hafalan Al-Quran di Kelas III MI Al-Ma’arif 2 Nanga Pinoh Nandar, Nandar; Sukino, Sukino; Erwin, Erwin
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2874

Abstract

Lulusan suatu lembaga pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Pemerintah berupaya menjembatani kesenjangan antara pendidikan formal peserta didik dengan lingkungan sosial budayanya, karena pendidikan harus mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat yang selalu berubah. Muatan lokal sebagai salah satu pembelajaran yang diajarkan dalam kurikulum di Indonesia, diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut. Sebab pengembangan mata pelajaran muatan lokal mengacu pada pelayanan peserta didik dan potensi daerah yang beragam, sesuai dengan diversifikasi jenis pendidikan dan penyesuaian kondisi setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun rencana pembelajaran kurikulum muatan lokal hafalan surat pendek untuk kelas III MI Al-Ma’arif 2 Tanjungsari Nanga Pinoh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field reserch). teknik pengumpulan data yang di pakai oleh peneliti yaitu observasi semi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan juga dokumentasi. Hasil penelitian ini mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mata pelajaran muatan lokal menghafal surat pendek untuk kelas III MI Al-Ma’arif 2 Nanga Pinoh.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELARAN DALAM MODEL CONTEKSTUAL THEACHING AND LEARNING PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SDN 4, NANGA PINOH SMPN 2 NANGA PINOH DAN SMAN 2 BELIMBING Rohidin, Dedeng; Sukino, Sukino; Erwin, Erwin
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v4i1.47

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis pengembangan perangkat pembelajaran dengan model CTL mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam, Wakil kurikulum dan kepala Sekolah. Sumber data Sekunder terdiri dari buku-buku rencana pembelajaran Pendidikan Agama Islam SD, SMP dan SMA, jurnal yang terkait dengan analisis rencana pembelajaran dan website guru. Pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan reduksi data, triangulasi dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah SDN 4 Nanga pinoh menggunakan metode CTL tidak diterapkan dalam metode pembelajaran tidak sesuai dengan RPP. SMPN 2 Pembelajaran yang di sampaikan dengan guru sesuai dengan RPP yang di sajikan sudah sesuai hanya dalam RPPterlalu singat, fasilitas yang memadai ruangan kelas yang luas, audio visual di tayangkan sesuai RPP sedangkan SMAN 2 Belimbing melakukan pembelajaran sesuai dengan RPP dan Penggunaan metode dengan CTL sudah di laksanaan sesuai dengan sistematika CTL.
CERITA RAKYAT SEGENTANG DAN SEGELENG SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN AKHLAK BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL Mahriwati, Mahriwati; Sukino, Sukino; Erwin , Erwin
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v4i1.60

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan cerita rakyat “Segentang dan Segeleng” sebagai upaya pembinaan akhlak berbasis nilai kearifan lokal. Kajian ini merupakan kajian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian nilai-nilai kearifan lokal cerita rakyat yang ada di kabupaten Melawi Desa Tanjung Lay. Metode penelitian dengan mempergunakan deskriptif kualitatif yakni menguraikan, memaparkan, dan mendeskripsikan pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat “Segentang dan Segeleng” yang ada di masyarakat Melawi provinsi Kalimantan Barat. Sumber data dalam bentuk cerita rakyat “Segentang dan Segeleng” yang diperoleh dari informan. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan model mengalir, yakni (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Wujud upaya pembinaan akhlak berbasis nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat yang peneliti kaji yaitu bagaimana Segentang dan Segeleng bersikap kepada kedua orang tuanya setelah apa yang telah terjadi. Sebagai seorang anak yang lapang dada dalam menyikapi permasalahan dan tidak menghilangkan baktinya.
THE ROLE OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS IN FORMING STUDENT SOLIDARITY BASED ON SOCIAL HORRIBLE AND HARMONY (SDN 20 BATANG-TARANG) Tanurianti, Siti; Sukino, Sukino; Usman, Usman
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 12, No 1 (2023): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v12i1.11475

Abstract

The title of this research is The Role of Islamic Religious Education Teachers in Forming Student Solidarity Based on Harmony and Social Harmony (SD Negeri 20 Batang-Tarang). The purpose of this research is to create a peaceful and peaceful teaching and learning atmosphere, teachers are obliged to instill a sense of solidarity in their students. The formation of a sense of solidarity with these students seeks to form good character and harmony between students to create a harmonious learning atmosphere and avoid various kinds of conflict. The research method that researchers use is descriptive qualitative by using data collection techniques using interviews, documentation, and observation. The results of this study explain that the role of Islamic Religious Education teachers as coaches, mentors, and motivators of solidarity among students at SDN 20 Batang-Tarang is very well documented. When making observations at school, researchers received information that the Islamic Religious Education teacher had tried his best to be able to foster and guide his students by carrying out activities that lead to solidarity between students such as group discussions. In addition, the PAI teacher also always evaluates the work of students and praises and gives awards to their students, if the student has achievements, and provides sanctions that educate if there are students who are not orderly, irresponsible, and disobey the rules when carrying out learning.
Integration of Independent Learning Curriculum in Islamic Religious Education Towards the Era of Society 5.0 Ihsan, Muhammad; Sukino, Sukino; Usman, Usman
Arfannur Vol 5 No 3 (2024)
Publisher : The Magister of Islamic Education IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v5i3.3124

Abstract

This research is driven by the need for innovative media use in Islamic Education to enhance student engagement in the Society 5.0 era. The Indonesian government's introduction of a revolutionary autonomous learning curriculum reflects the educational demands of this era, closely linked to 21st-century skills. This necessitates advanced and adaptable teaching concepts and methods, requiring continuous development across all school aspects, particularly in Islamic Education. The study aims to explore how Islamic Education courses can effectively integrate the autonomous learning curriculum in preparation for Society 5.0. A library research method was utilized alongside a qualitative naturalistic paradigm approach. Findings indicate that incorporating self-directed learning into the curriculum aligns with the characteristics of Society 5.0. To develop resilient, skilled, and dedicated human resources, creativity and innovation are essential. Thorough preparation is crucial for successfully integrating Islamic Education into the autonomous learning curriculum, which will elevate educational standards in Indonesia and produce morally upright and intelligent students.
Analysis of the Influence of Islamic Religious Education on Quarter Life Crisis Among the Young Generation Rahmadani, M. Rifki; Sukino, Sukino; Sumin, Sumin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol, 9 No 4 (2024) : JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i4.7974

Abstract

This study aims to analyze the influence of social competence on the learning motivation of Muslim students in the Physical Education Study Program at IKIP PGRI Pontianak. Social competence, which includes communication skills, cooperation, and emotional management, is considered to play an important role in creating a conducive learning environment and supporting academic achievement. The research method used is a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis using Smart PLS software. The results of the study show that social competence has a positive and significant effect on learning motivation. These findings emphasize the importance of developing social competence as an integral part of higher education curricula, especially in study programs based on Islamic values.
IMPROVING NEW MEDIA-BASED LEARNING MEDIA DESIGN SKILLS FOR ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS IN RASAU JAYA REGENCY Sukino, Sukino; Sahri, Sahri; Muhammad, Rijjal Habib; Juharoh, Juharoh; Soleha, Wildatus
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i02.8038

Abstract

Purpose: This study aims to improve the skills of Islamic Religious Education (PAI) teachers in Rasau Jaya District in designing new media-based learning media. This program is motivated by the rapid development of digital technology and the low utilization of new media by PAI teachers. Method: The research method used is the Community-Based Research (CBR) Method in its implementation using training, mentoring, and evaluation. The target of PAI teacher service is 35 teachers from the Education Office and madrasahs in Rasau Jaya District. The implementation of activities is carried out in stages, starting from identifying teacher needs, training in new media-based media design, to mentoring in making learning media. Result: The results of this research show that there is a significant increase in the understanding of digital technology, which initially had an average score of 50.05 after participating in the training, increasing to 90. In terms of skills in making learning media based on the Canva Application, it has been proven to produce good power point products in terms of design, content and visual appearance according to the informant. The average teacher power point result was 80.00, the average learning video making result was 75.00 and the average learning game making result was 76.00. This training was very effective in improving teachers' understanding and skills in using new media for learning. This effectiveness can be seen from the significant increase in pre-test to post-test scores, participant enthusiasm, and satisfactory technology-based learning product results. The uniqueness of the research is the existence of a more specific picture of the challenges and solutions based on local context in the application of modern learning media. Conclusion: As well as showing the importance of collaboration between teachers, academics, and the education community in developing teacher professional capacity holistically.
Relevansi Pemikiran Filsafat Al Kindi dalam Pembentukan Moral pada Masyarakat Plural Dewi, Tri Nur; Sukino, Sukino; Usman, Usman
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).290-305

Abstract

Al-Kindi, dikenal sebagai Bapak Filsafat Arab, merupakan pionir dalam integrasi pemikiran filsafat Yunani dengan ajaran Islam pada abad ke-9 M. Ia menjadi tokoh penting yang menjembatani antara tradisi intelektual Yunani dan nilai-nilai keislaman, terutama dalam mengembangkan pemikiran rasional yang tetap berakar pada wahyu. Namun, dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia yang plural dan multikultural, riset mengenai kontribusi pemikiran Al-Kindi terhadap pembentukan moral dan pengembangan karakter peserta didik masih sangat minim. Gap penelitian ini terletak pada kurangnya eksplorasi mendalam tentang bagaimana pendekatan rasional dan integratif Al-Kindi dapat diadopsi untuk menjawab tantangan pendidikan moral di tengah masyarakat yang majemuk, khususnya dalam membangun sikap toleransi, berpikir kritis, keterbukaan, dan karakter inklusif yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebaruan kontribusi pemikiran Al-Kindi dalam pendidikan moral Islam, dengan menyoroti integrasi antara ilmu dan agama, serta relevansinya dalam membentuk karakter peserta didik di lingkungan masyarakat plural Indonesia saat ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap karya-karya Al-Kindi dan kajian akademik terkait, penelitian ini menemukan bahwa Al-Kindi menempatkan filsafat sebagai sarana menemukan kebenaran melalui rasionalitas dan akal, tanpa menegasikan nilai-nilai wahyu sebagai sumber kebenaran hakiki. Kebaruannya terletak pada gagasan bahwa ilmu pengetahuan dan agama dapat berjalan seiring dan saling memperkuat. Dengan demikian, pendidikan Islam yang berlandaskan pada pemikiran Al-Kindi tidak hanya menghasilkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, toleran, terbuka terhadap perbedaan, dan adaptif terhadap dinamika sosial budaya serta perkembangan zaman. Dalam konteks masyarakat plural, pemikiran Al-Kindi mendorong pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang menekankan nilai-nilai toleransi, dialog terbuka, dan penghargaan terhadap perbedaan, sehingga dapat membentuk masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan