Articles
PENGEMBANGAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH KALKULUS INTEGRAL
Anderson Leonardo Palinussa;
Marlin Blandy Mananggel
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.704 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.4070
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran flipped classroom dan perangkat pembelajaran berupa buku ajar dan video pembelajaran pada mata kuliah kalkulus integral. Penelitian pengembangan mengacu pada model pengembangan Plomp yang terdiri atas fase kajian awal, desain, realisasi, tes dan evaluasi, revisi serta implementasi. Perangkat yang dikembangkan adalah rencana pembelajaran mengikuti sintaks pembelajaran flipped classroom, bahan ajar serta video pembelajaran. Sumber data adalah mahasiswa pendidikan matematika yang menawarkan mata kuliah Kalkulus Integral sebanyak 70 orang dan sebelum model ini dikembangkan di validasi oleh dua ahli pembelajaran matematika dari Universitas Pattimura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran flipped classroom dan perangkat pembelajaran berupa buku ajar dan video pembelajaran layak untuk digunakan.This study aims to develop a flipped classroom learning model and learning tools in the form of textbooks and learning videos in integral calculus courses. Development research refers to the Plomp development model which consists of the initial study phase, design, realization, test and evaluation, revision and implementation. The tools developed are lesson plans following the flipped classroom learning syntax, teaching materials and learning videos. The data source is mathematics education students who offer 70 Integral Calculus courses and before this model was developed it was validated by two mathematics learning experts from Pattimura University. The results showed that the flipped classroom learning model and learning tools in the form of textbooks and learning videos were feasible to use.
PROSES SCAFFOLDING BERDASARKAN DIAGNOSIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA
Marlin Blandy Mananggel
Science Map Journal Vol 4 No 1 (2022): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jmsvol4issue1pp24-30
The purpose of this study was to describe the process and the form of scaffolding to overcome students' difficulties in solving mathematics world problem. This study used a descriptive-explorative qualitative research design. In this case, the researcher is the primary instrument. Data collection uses diagnostic tests, comprehension tests, interview guidelines and scaffolding guidelines, and also field notes. Triangulation of data sources is applied to check the validity of the data. Based on the results of the diagnosis, the researcher carried out level 2 and level 3 scaffolding with four components, namely explaining, reviewing, restructuring, and developing conceptual thinking. The results of the comprehension test showed that by presenting scaffolding, students' difficulties had been reduced, and there were even two subjects who had no more difficulties, they are subjects from the high group. Meanwhile the two other subjects had mistaken in determined the roots of the quadratic equation and the other subjects had mistaken in written the conclusions.
DEVELOPMENT OF MATHEMATICS PICTURE STORY BOOK ON FRACTION MATERIAL FOR GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Mananggel, Marlin Blandy;
Ramadhani, Widya Putri;
Makaruku, Yulian Hani
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jupitekvol7iss1pp33-41
Mathematics picture story books are learning media that can help students learn mathematics content both independently or through active interaction in the classroom. This study aims to develop learning media for mathematics picture story books on Fraction material and determine its feasibility for grade IV elementary school students. This research is an R&D research with ADDIE model which consists of stages 1) analyze, 2) design, 3) development, 4) implementation, and 5) evaluate. The subjects in this study were 40 fourth grade students at SD Negeri 318 Maluku Tengah, SD Negeri 254 Maluku Tengah and SD Kristen Tiouw. Before being tested, this book was first validated by material experts and media experts. This research produces a product in the form of illustrated storybooks as a medium for learning mathematics on Fraction material. Based on the assessment of material experts get a validity percentage of 89% category "Very Valid" while the assessment of media expert validators get a validity percentage of 92% category "Very Valid" to be used in grade IV elementary students. Based on the response of students, it gives a practicality value of 93.86% in the "Very Practical" category for picture storybook media products. Based on the test results, the average student score is 71.77 and it is above the Minimum Completeness Criteria, meaning that the picture story book is considered "very effective" to be used publicly. Because it meets all the criteria, the picture story book is said to be "very feasible" to use. This picture story book can help students improve learning outcomes and foster student curiosity so as to increase understanding and reasoning about mathematics, especially fraction material
Efektivitas Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru SD di Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat
Marlin Blandy Mananggel;
Theresia Laurens;
Widya Putri Ramadhani
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51135/baktivol4iss2pp136-144
Pembelajaran saat ini diharapkan dapat mengakomodasi keanekaragaman kondisi dan karakteristik siswa. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan manifestasi pembelajaran berpihak kepada siswa yang dirancang, dilaksanakan dan dinilai untuk memenuhi kebutuhan individual siswa. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk mengenalkan guru tentang prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana pengembangannya. Program ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat dan yang menjadi khalayak sasaran adalah guru-guru SD di seluruh Kecamatan Kairatu. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Pada tahap perencanaan dilakukan koordinasi dengan pihak mitra, kemudian pelaksana menyusun materi presentasi dan soal pre dan post-tes. Tahap pelaksanaan terdiri dari pre-tes, pelatihan, serta post-test. Hasil analisis data tes menunjukkan rata-rata N-Gain 0,62 berada pada kategori sedang dan dikatakan baik. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran berdiferensiasi. Tahap evaluasi dilakukan secara langsung oleh peserta terhadap pelaksanaan pelatihan melalui pengisian kuisioner kepuasan peserta. Sedangkan tahap refleksi dilakukan bersama antara pelaksana dan peserta. Peserta telah memahami, siap untuk merancang dan mengembangkan modul ajar serta menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas masing-masing. Kegiatan pelatihan dinilai sangat baik oleh para peserta. Hal ini terlihat dari hasil kuisioner, juga dari partisipasi, kehadiran dan antusiasme peserta. serta adanya permintaan oleh para peserta agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan ditingkatkan untuk masa-masa berikutnya.
DISIPLIN POSITIF: PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA SMA NEGERI 14 AMBON
Mananggel, Marlin Blandy
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pakem.5.1.31-38
Challenges in maintaining discipline often affect the quality of interaction between teachers and students. Therefore, the positive discipline approach emerged as a strategy that focused on reinforcing good behavior and creating an inclusive learning environment. This community service activity aims to provide positive discipline training SMA Negeri 14 Ambon teachers an effort to strengthen teacher' soft skills, namely discipline, communication, leadership, patience, critical thinking and problem solving. This activity was conduct in four stages; preparation, implementation, evaluation, and reflection. The evaluation instrument used was a test, to measure the extent of teachers' understanding of the training materials delivered. The results of the pre-test and post-test analysis showed an average N-gain of 0.91 and was in the high category. This shows an increase in the basic abilities of the participants related to the application of positive discipline. Through this activity, participants gained insight into the importance of positive discipline in creating an inclusive learning environment, so that with the skills they have, participants can become pioneers in implementing positive discipline
MATH PICTURE STORY MEDIA: ITS IMPLEMENTATION ON LEARNING OUTCOMES AND MOTIVATION OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Marlin Blandy Mananggel;
Widya Putri Ramdhani
JME (Journal of Mathematics Education) Vol. 8 No. 1 (2023): JME
Publisher : USN Kolaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31327/jme.v8i1.1911
This study aims to find the effect of mathematics picture story media on elementary school students' learning outcomes and motivation. This research is a pseudo-experimental research with a post-test-only control group design. Samples were taken randomly from two elementary schools in Saparua District, namely 20 students of SDN 318 Central Maluku (experimentalclass) and 20 students of SD Kristen Tiouw (control class), with a total sample of 40 students. The research instruments used were the learning outcomes test and motivation questionnaire. The data were normally distributed and homogeneous based on the normality and homogeneity test results. The data obtained were analyzed using a t-test with a t-value of 3.429> 2.864 t table and sign. 0.020 (?< 0,05). The analysis results showed a significant difference in the mathematics learning outcomes of students taught with and without picture story media. At the same time, there is no difference in the learning motivation of students taught with and without picture story media. So there is a significant influence of picture story mediaon mathematics learning outcomes and student motivation. Another factor that affects student motivation is creating fun learning.
DIAGNOSIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA TERKAIT PERTIDAKSAMAAN KUADRAT DENGAN MENGGUNAKAN MAPPING MATHEMATICS
Mananggel, Marlin Blandy
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (874.802 KB)
|
DOI: 10.30598/jupitekvol2iss2pp61-68
Faktor penyebab kesulitan belajar siswa sangat beragam, oleh karena itu, sebelum memutuskan langkah yang akan digunakan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut, guru perlu mendiagnosis kesulitan belajar siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita terkait pertidaksamaan kuadrat, 2) mendiagnosis penyebab kesulitan siswa tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif, di mana peneliti berperan sebagai instrument utama. Pengumpulan data menggunakan lembar tes diagnostic, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Triangulasi sumber data diterapkan untuk mengecek keabsahan data. Hasil tes diagnostik menunjukkan bahwa kesulitan siswa adalah : (a) tidak menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, (b) tidak menuliskan informasi ke dalam simbol-simbol matematika, (c) tidak tahu/lupa konsep GLBB dan total pendapatan dalam soal cerita, (d) tidak dapat membuat pertidaksamaan kuadrat, dan (e) tidak dapat menentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat. Peneliti mendiagnosis menggunakan mapping mathematics, yaitu diagram yang disusun berdasarkan kesulitan siswa. Hasil diagnosis menunjukkan bahwa kesulitan siswa disebabkan oleh kesalahan membaca soal cerita, kesalahan pemaknaan bahasa, dan kesalahan memahami konsep pertidaksamaan kuadrat serta kesalahan dalam operasi aritmatika. Sumber kesalahannya adalah faktor kognitif dan nonkognitif serta faktor pedagogis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DESAIN GRAFIS DAN ANALISIS REAL BERBASIS DIGITAL
Laurens, Theresia;
Mananggel, Marlin Blandy;
Sapulette, Fentje
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jumadikavol3iss2year2021page85-92
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran mata kuliah desain grafis dan analisis real yang berbasis digital. Pembelajaran dengan media berbasis digital ini menggunakan pendekatan blended learning. Penelitian pengembangan mengacu pada model pengembangan Alessi dan Trolip yang terdiri atas fase perencanaan, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura yang menawarkan mata kuliah desain grafis dan analisis real. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk mengetahui hasil validasi ahli media dan ahli materi serta respons siswa terhadap media pembelajaran yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis digital layak untuk digunakan.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif pada Materi Lingkaran Siswa Kelas XI SMA Negeri 13 Ambon
Leunufna, Priscillia F.;
Moma, La;
Mananggel, Marlin Blandy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p121-127
Kemampuan koneksi matematis adalah kecakapan siswa dalam menggunakan konsep-konsep yang ada pada matematika untuk mengaitkannya dengan topik lain pada matematika, mengaitkan dengan bidang ilmu lain, serta dalam kehidupan sehari-hari. Gaya kognitif memengaruhi kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika, karena gaya kognitif dapat membantu siswa untuk memahami masalah matematika, mengingat kembali pembelajaran yang telah diberikan, serta menggunakan informasi-informasi yang diperoleh untuk menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan konkesi matematis siswa kelas XI-4 SMA Negeri 13 Ambon ditinjau dari gaya kognitif pada materi lingkaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek yang dipilih yaitu siswa yang telah menerima materi lingkaran, siswa yang telah mengikuti Matching Familiar Figure Test (MFFT) yaitu tes untuk mengukur gaya kognitif siswa, dan pendapat guru mata pelajaran mengenai siswa dengan kemampuan komunikasi yang baik. Subjek penelitian sebanyak 4 siswa yang terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 2 siswa dengan gaya kognitif impulsif dari 31 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa subjek bergaya kognitif reflektif memiliki kemampuan koneksi matematis kategori sedang, karena dapat menggunakan hubungan antar topik/konsep matematika dan menggunakan konsep matematika di bidang lain, namun tidak dapat menggunakan konsep matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Sedangkan subjek bergaya kognitif impulsif memiliki kemampuan koneksi matematis kategori rendah.
PEMANFAATAN TIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SMA DI KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Mananggel, Marlin B;
Moma, La;
Laamena, Christina M
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1005.636 KB)
|
DOI: 10.30598/pakem.1.1.20-28
The current problem is that teachers are not capable to adapt to the development of education based of tecnology. Teachers are not entirely literate in information and communication technology. The purpose of this program is to train teachers in utilizing information and communication technology as a medium of learning. This program was implemented at SMA Negeri 22 Seram Barat, Hatusua Village, Kairatu District, West Seram Regency as partners and the target audience were high school teachers throughout Kairatu District. This program is carried out in several stages, namely planning, implementation, evaluation and reflection. At the planning stage, coordination is carried out with partners, then the date of the activity is set. The implementation phase consists of training, demonstration and practice. The evaluation stage is carried out directly by the implementer, namely filling out questionnaires by participants. The results of the questionnaire show that this training activity is considered very good with an average value of 4.85 and there are suggestions that such activities should be sustainable and present more interesting material. While the reflection stage is carried out jointly between the implementer and the participants (partner teachers). This program is expected to increase the mastery of partner teachers on information and communication technology as a learning medium and will continue and develop not only in Kairatu District, but also for teachers throughout West Seram Regency