Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif pada Materi Lingkaran Siswa Kelas XI SMA Negeri 13 Ambon Leunufna, Priscillia F.; Moma, La; Mananggel, Marlin Blandy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p121-127

Abstract

Kemampuan koneksi matematis adalah kecakapan siswa dalam menggunakan konsep-konsep yang ada pada matematika untuk mengaitkannya dengan topik lain pada matematika, mengaitkan dengan bidang ilmu lain, serta dalam kehidupan sehari-hari. Gaya kognitif memengaruhi kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika, karena gaya kognitif dapat membantu siswa untuk memahami masalah matematika, mengingat kembali pembelajaran yang telah diberikan, serta menggunakan informasi-informasi yang diperoleh untuk menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan konkesi matematis siswa kelas XI-4 SMA Negeri 13 Ambon ditinjau dari gaya kognitif pada materi lingkaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek yang dipilih yaitu siswa yang telah menerima materi lingkaran, siswa yang telah mengikuti Matching Familiar Figure Test (MFFT) yaitu tes untuk mengukur gaya kognitif siswa, dan pendapat guru mata pelajaran mengenai siswa dengan kemampuan komunikasi yang baik. Subjek penelitian sebanyak 4 siswa yang terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 2 siswa dengan gaya kognitif impulsif dari 31 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa subjek bergaya kognitif reflektif memiliki kemampuan koneksi matematis kategori sedang, karena dapat menggunakan hubungan antar topik/konsep matematika dan menggunakan konsep matematika di bidang lain, namun tidak dapat menggunakan konsep matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Sedangkan subjek bergaya kognitif impulsif memiliki kemampuan koneksi matematis kategori rendah.
PEMANFAATAN TIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SMA DI KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Mananggel, Marlin B; Moma, La; Laamena, Christina M
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.636 KB) | DOI: 10.30598/pakem.1.1.20-28

Abstract

The current problem is that teachers are not capable to adapt to the development of education based of tecnology. Teachers are not entirely literate in information and communication technology. The purpose of this program is to train teachers in utilizing information and communication technology as a medium of learning. This program was implemented at SMA Negeri 22 Seram Barat, Hatusua Village, Kairatu District, West Seram Regency as partners and the target audience were high school teachers throughout Kairatu District. This program is carried out in several stages, namely planning, implementation, evaluation and reflection. At the planning stage, coordination is carried out with partners, then the date of the activity is set. The implementation phase consists of training, demonstration and practice. The evaluation stage is carried out directly by the implementer, namely filling out questionnaires by participants. The results of the questionnaire show that this training activity is considered very good with an average value of 4.85 and there are suggestions that such activities should be sustainable and present more interesting material. While the reflection stage is carried out jointly between the implementer and the participants (partner teachers). This program is expected to increase the mastery of partner teachers on information and communication technology as a learning medium and will continue and develop not only in Kairatu District, but also for teachers throughout West Seram Regency
PENGENALAN LITERASI MATEMATIS PADA SISWA SD AL HILLAL KAMAL KECAMATAN KAIRATU BARAT Mananggel, Marlin Blandy
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.312 KB) | DOI: 10.30598/pakem.2.1.46-53

Abstract

Literasi matematis adalah kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks dunia nyata, termasuk kemampuan melakukan penalaran secara matematis dan menggunakan konsep, prosedur, dan fakta untuk menggambarkan, menjelaskan atau memperkirakan suatu kejadian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan literasi matematis kepada siswa-siswi SD di Kecamatan Kairatu Barat. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan problem solving dan metode tanya jawab, probing prompting serta pemberian reward. Soal-soal literasi matematis disajikan dengan berbagai konten dan konteks serta level kognitif yang berbeda. Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik, hampir semua siswa sangat antusias dan senang karena memiliki pengalaman dan pengetahuan baru terkait literasi matematis guna mempersiapkan mereka menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BAGI GURU DI KECAMATAN TEHORU DAN TELUTIH Mananggel, Marlin Blandy; Mataheru, Wilmintjie; Salamor, Reinhard
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.2.2.167-175

Abstract

Mathematics learning is currently still focused on material goals, which means that students passively accept mathematical knowledge as "goods" which are transferred by the teacher. The teacher as an important component of the learning process requires learning facilities or media that support the learning. The purpose of this program is to train teachers in preparing learning tools based on realistic mathematics education (RME). This program was implemented in SMA Negeri 9 Maluku Tengah, Tehoru District, Maluku Tengah Regency and elementary and junior high school teachers throughout Tehoru-Telutih District as the target of the activity. This program is carried out in several stages, namely planning, implementation, evaluation and reflection. At the planning stage, coordination was carried out with the District Coordinator of Tehoru-Telutih and partners. The instruments used were a survey of prior knowledge and a participant satisfaction questionnaire. At the implementation stage, initial surveys, training and demonstrations were carried out. Based on the results of joint evaluation and reflection between the implementers and partner teachers, this PPM program is considered to have run very well, there are only suggestions for improvement, namely additional practice time which should be longer. This program is expected to increase partner teachers' mastery of RME-based learning tools and will continue and develop not only in Tehoru-Telutih District, but also for teachers throughout Maluku Tengah Regency
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM MELALUI REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BAGI GURU SD DI KOTA AMBON Mananggel, Marlin Blandy; Laurens, Theresia; Kempa, Vicardy
PAKEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.6.1.81-89

Abstract

The Merdeka Curriculum emphasizes the importance of deep learning as an effort to enhance students’ conceptual understanding, particularly in mathematics education. However, its implementation in elementary schools still faces various challenges, especially related to teachers’ limited understanding in designing and conducting meaningful learning experiences. This community service program aims to improve the pedagogical competencies of elementary school teachers in Ambon City through training and mentoring on the implementation of Realistic Mathematics Education (RME) as an approach to achieving deep learning. The program consisted of four stages: planning, implementation, evaluation, and reflection. The implementation methods included lectures, question-and-answer sessions, discussions, and guided discovery practices. The results show an improvement in teachers’ understanding of deep learning through the application of RME in mathematics teaching, particularly in the domains of number and geometry. The training was rated highly in terms of participant enthusiasm throughout the process and based on satisfaction questionnaire responses. Teachers are expected to design deep learning activities that apply RME principles, involving students as active learning agents, incorporating students’ real-life experiences, and encouraging further exploration and mathematical reasoning. Thus, this program provides a positive contribution to the improvement of the quality of mathematics learning in elementary schools and supports the implementation of the Merdeka Curriculum in Ambon City.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP pada Materi Teorema Pythagoras Caroline Angelica Keransz, Agnes; Ayal, Carolina Selfisina; Mananggel, Marlin Blandy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v7.i1.p1-10

Abstract

Kemampuan koneksi matematis siswa masih tergolong rendah, khususnya dalam menghubungkan konsep matematika dengan konsep lain maupun dengan kehidupan sehari-hari. Rendahnya kemampuan koneksi matematis menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami keterkaitan antar konsep matematika dan menyelesaikan masalah kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Ambon pada materi teorema Pythagoras. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga siswa yang dipilih berdasarkan kemampuan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan koneksi matematis dan wawancara. Instrumen tes berupa tiga soal uraian yang disusun berdasarkan indikator kemampuan koneksi matematis dan pedoman wawancara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan koneksi matematis dan menjawab semua soal dengan benar. Subjek kategori sedang mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan koneksi matematis namun masih melakukan beberapa kesalahan pada satu soal. Sementara itu, subjek kategori rendah hanya memenuhi dua indikator kemampuan koneksi matematis. Dengan demikian, kemampuan koneksi matematis siswa pada materi teorema Pythagoras masih perlu ditingkatkan. Kesalahan yang sering dilakukan siswa adalah kesalahan proses, kesalahan penulisan jawaban, kesalahan konsep dan kesalahan keterampilan komputasi.