Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Program Perlindungan Perempuan dan Anak oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Gorontalo Muhammad Kemal Saidi; Jusrin Kadir; Agus Pariono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2208

Abstract

Perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan isu strategis yang terus menjadi perhatian nasional, termasuk di Kota Gorontalo yang mencatat peningkatan kasus kekerasan seksual dari tahun 2022 hingga 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program perlindungan perempuan dan anak oleh DPPKBP3A Kota Gorontalo berdasarkan teori implementasi Charles O. Jones, yang mencakup tiga aspek: organisasi, interpretasi, dan penerapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian program masih menghadapi kendala pada aspek sumber daya manusia dan pendanaan. Interpretasi kebijakan belum optimal karena minimnya standar operasional dan petunjuk teknis. Penerapan program juga belum menyeluruh, hanya terbatas pada sektor pendidikan formal, dan belum tersedia Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTDPPA) secara fungsional. Meskipun demikian, kerja sama lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan dukungan kebijakan agar sistem perlindungan menjadi lebih inklusif dan transformatif.
Pengelolaan Objek Wisata Pantai Dulanga Oleh Pemerintah Desa Bongo Kabupaten Gorontalo Noni Pricilia Van Gobel; Lisda Van Gobel; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis strategi perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dalam pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga untuk menarik minat wisatawan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dengan beberapa responden dengan cara tanya jawab, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga belum maksimal dalam penerapan prencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Pada tahap perencanaan masih terdapat keterbatasan anggaran, fasilitas tempat wisata yang belum memadai, kurangnya Sumber Daya Manusia dan pelatihan untuk pengelola tempat wisata serta media promosi yang belum meluas. Sehingga hal ini tentu menjadi fokus pemerintah desa Bongo kedepannya agar mencari solusi untuk memperbaiki kendala yang dihadapi. Pada tahap pelaksanaan pemerintah desa Bongo terutama pengelola sudah melakukan yang terbaik sesuai dengan perencanaan atau strategi atau kerjasama dengan bebagai pihak. Namun dari segi fasilitas memang masih minim, selain itu juga pemerintah perlu melibatkan masyarakat sekitar terutama para pemuda dalam mengelola objek wisata pantai Dulanga. Diharapkan kedepannya pelaksanaan pengelolaan bisa sejalan dengan perencanaan yang telah disusun. Pada tahap pengawasan pemerintah desa Bongo telah melakukan pengawasan dan evaluasi tindak lanjut setiap 6 bulan sekali dan rapat untuk tindak lanjut perbaikan fasilitas objek wisata. Namun menurut pengunjung dan masyarakat memang tindak lanjut evaluasi belum terlihat, sehingga pemerintah desa perlu melibatkan masyarakat dan pengunjung dalam evaluasi tindak lanjut dari objek wisata Pantai Dulanga.
Peran Pemerintah Desa Dalam Mendukung Budaya Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Tondano (Jaton) Di Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Meilan Antu; Yahya Antu; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam mendukung pelestarian kearifan lokal masyarakat Jawa Tondano (Jaton) di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun melalui nilai, norma, dan tradisi menghadapi tantangan serius akibat arus modernisasi dan globalisasi yang berpotensi melemahkan identitas budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kebijakan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Yosonegoro memiliki tiga peran strategis, yaitu sebagai regulator melalui penyusunan aturan lokal yang mendukung pelestarian budaya; sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana seperti balai budaya, peralatan kesenian, serta dukungan festival; dan sebagai dinamisator yang mendorong partisipasi masyarakat melalui perlombaan serta kegiatan sosialisasi budaya. Meski demikian, peran tersebut masih dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain lemahnya penegakan aturan, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten seperti pelatih budaya, serta rendahnya minat generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan budaya, termasuk lomba pidato bahasa Jaton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelestarian kearifan lokal sangat ditentukan oleh konsistensi peran pemerintah desa dan kesadaran masyarakat dalam melestarikan identitas budaya Jaton lintas generasi.
KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SISWA SMA NEGERI 1 SUWAWA TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Siti Salsabila Tangahu; Sofyan Alhadar; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Siswa SMA Negeri 1 Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi faktor penentu keberhasilan proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menggambarkan kondisi faktual terkait kinerja guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis berdasarkan tiga indikator utama, yaitu efektivitas, disiplin, dan kualitas pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru masih menghadapi beberapa kendala. Dari aspek efektivitas, pembelajaran dinilai kurang optimal karena metode yang digunakan cenderung monoton dan kurang memberikan pengalaman praktis kepada siswa, sehingga menimbulkan kebosanan. Dari aspek disiplin, masih terdapat guru yang sering terlambat atau tidak hadir tanpa pemberitahuan, yang berdampak pada keberlangsungan proses belajar. Sementara itu, dari aspek kualitas, meskipun guru telah berupaya memberikan yang terbaik, tantangan masih muncul pada pengelolaan kelas, pemilihan metode yang bervariasi, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Adapun rekomendasi untuk mengatasi ini adalah Sekolah perlu mendorong penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) agar siswa lebih aktif dan mampu menghubungkan teori dengan praktik. Kepala sekolah juga diharapkan mempertegas aturan kedisip linan melalui sanksi yang jelas bagi guru yang melanggar. Selain itu, pelatihan yang berfokus pada pengelolaan kelas, variasi metode pengajaran, dan penggunaan teknologi perlu diberikan untuk meningkatkan kapasitas guru. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadi lebih efektif, bermakna, dan sesuai dengan tuntutan zaman.