Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS EXPERT SYSTEM PRODI SASTRA AGAMA DAN PENDIDIKAN BAHASA BALI JURUSAN DHARMA ACARYA STAHN MPU KUTURAN SINGARAJA DAN RELEVANSINYA DENGAN STAKEHOLDERS DI PROVINSI BALI Made Susila Putra; Ni Made Ari Dwijayanthi; I Gusti Agung Rai Jayawangsa
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyacarya.v5i2.1569

Abstract

Penelitian ini melahirkan pengembangan model evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum Prodi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali (selanjutnya disingkat SAPBB) untuk relevansi stakeholders. Selain itu juga mendiskripsikan dan menganalisa tingkat keefektifan penggunaan model evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum Prodi SAPBB untuk relevansi stakeholders di Provinsi Bali. Serta mengetahui relevansi kurikulum Prodi SAPBB STAHN Mpu Kuturan terhadap kebutuhan stakeholders melalui model evaluasi kurikulum berbasis expert system. Pengembangan peneletian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D) Gall & Borg dengan 4D (define, design, development, dan dessemination). Sampel dari penelitian ini berjumlah 9 orang stakeholder Prodi SAPBB. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Rencana pengembangan model evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum SAPBB untuk relevansi stakeholders di Provinsi Bali yang dikembangkan memenuhi syarat validitas dengan nilai rata-rata validasi 0,884 dengan kategori sangat valid dan layak digunakan.Model pengembangan evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum SAPBB untuk relevansi stakeholders di Provinsi Bali sangat efektif digunakan hal terlihat pada nilai efektivitas size (ES) = 21,886 dengan kategori efektivitas tinggi. Kurikulum Prodi SAPBB STAHN Mpu Kuturan Singaraja terhadap kebutuhan stakeholders melalui evaluasi kurikulum berbasis expert system memiliki tingkat kerelevanan 85,10. dengan katagori relevan.
NILAI EDUKATIF SATUA I UBUH SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER ANAK A. A. Pt. Suari; I Gusti Agung Rai Jayawangsa
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.930

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mendeskripsikan nilai-nilai edukatif dalam Satua I Ubuh sebagai sumber pendidikan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam salah satu cerpen Bali (Satua Bali), yakni Satua I Ubuh. Kajian nilai-nilai edukatif yang terdapat dalam cerita tersebut dianalisis dengan teori pragmatik. Pendekatan pragmatik memberikan perhatian utama terhadap pembaca serta mempertimbangkan implikasi pembaca melalui berbagai kompetensinya. Masalah-masalah yang dapat dipecahkan dengan pendekatan pragmatik seperti tanggapan masyarakat terhadap sebuah karya sastra, baik sebagai pembaca eksplisit maupun implisit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perpustakaan karena teks yang diteliti telah didokumentasikan dalam bentuk buku, yaitu kumpulan buku cerpen Bali karya Suparta berjudul Satua Bali. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat tujuh nilai edukatif yang diperoleh dalam Satua I Ubuh, yaitu nilai tanggung jawab, nilai rasa ingin tahu, nilai kreativitas, nilai kerja keras, nilai kejujuran, dan nilai menghargai prestasi. Nilai-nilai tersebut bersifat universal sehingga dapat digunakan sebagai sumber pendidikan anak agar memiliki karakter yang kuat.Kata Kunci: cerita rakyat Bali, nilai edukatif, pendidikan karakter anak
DIALEKTIKA BAHASA BALI DI DESA CEMPAGA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG: KAJIAN LINGUISTIK KEBUDAYAAN Ni Made Ari Dwijayanthi; Jaya, Made Suardika; I Nengah Adi Widana; I Gusti Agung Rai Jayawangsa
Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra Vol.15 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/kalangwan.vi.4347

Abstract

This research reveals, describes and analyzes the dialectical situation of Balinese language varieties in Cempaga Village, Banjar District, Buleleng Regency. There are various unique and interesting things related to language and culture in this area. The dialectical conditions in Cempaga Village are greatly influenced by the local cultural system because Cempaga Village is one of the Bali Aga (original Balinese) villages in the North Bali area which still uses the Ulu Ampad system. The cultural system constructs the language system in Cempaga Village and the two influence each other and give birth to language culture. Language culture is passed down and passed down from generation to generation, which of course makes the richness of this cultural treasure last with its speakers. The dialectical situation is dissected using Austin's pragmatic theory which focuses on the variety of speech and the context of its speakers so as to obtain results in the form of dialectical varieties of the Balinese language in Cempaga Village which are analyzed using qualitative methods and presented in analytical descriptive terms.
PELATIHAN PENULISAN AKSARA BALI PADA GURU SD GUGUS 7 KECAMATAN SUKASADA I Gusti Agung Rai Jayawangsa; I Wayan Juliana; I Made Susila Putra; I Nengah Adi Widana; I Made Reland Udayana Tangkas; I Nyoman Suka Ardyasa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 6 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v6i1.5820

Abstract

Importance of preserving Balinese Script (Aksara Bali) as a cultural heritage and identity of the Balinese community necessitates the implementation of local content curriculum at the Elementary School (SD) level. However, challenges arise due to the lack of teacher competence in mastering Balinese Script, particularly in the rules of pasang aksara(writing rules), stemming from insufficient material depth during their PGSD (Elementary School Teacher Education) college period. This impacts teaching methods, often making them rigid and focused on rote memorization rather than applicative skills. This research aims to improve the competence of Elementary School teachers in Cluster 7, Sukasada District in writing Balinese Script. The method used is quantitative with a One-Group Pretest-Posttest Design on a sample of 25 teachers. The three-day training included the delivery of aksara wreastra (basic script) and pasang aksara material, as well as practical manual exercises and the use of the interactive digital media Educaplay.com. The pretest results showed an initial average score of 72.5, with specific difficulty in pasang aksara (70). Following the training, the posttest results significantly increased to an average of 85 in both aspects (wangun and pasang aksara). The overall average increase of 17% is categorized as very good. In conclusion, this training program was successful in enhancing teachers' competence in Balinese Script writing. This improved competence is an essential asset for teachers to implement quality and sustainable Balinese Script learning in their respective schools, ensuring effective cultural preservation efforts