Abdul Rahmi
Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Karakteristik Sifat Kimia Tanah Dan Status Kesuburan Tanah Lahan Pekarangan Dan Lahan Usaha Tani Beberapa Kampung Di Kabupaten Kutai Barat Abdul Rahmi; Maya Preva Biantary
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 39, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v39i1.33

Abstract

The purpose of the study was to determine the soil chemical characteristics of the soil and soil fertility status at the home yard and farm lands in several villages of West Kutai District.The experiment was conducted for 3 (three) months, from April 2013 to July 2013 in the villages of Muut and Dempar of Nyuatan Sub District, Purwodadi Village of Linggang Bigung Sub District; Sumber Sari Village of Barong Tongkok Sub District, and Melak Ilir Village of West Kutai District. This study used survey system, followed by soil sampling compositely at a depth of 0-20cm.  The composite soil samples were then analyzed in the laboratory.The main data that were collected include soil pH, organic C, total N, the C/N ratio, available P, cation-exchangeable base cations, CEC, base saturation, and saturation Aluminum.  The data were analyzed using soil chemical status assessment criteria and soil fertility assessment criteria of Bogor Soil Research Center. The results showed that: (1) the character of the soil chemical properties at home yard and farm land at several villages in West Kutai District, namely: soil pH is very acidic to acidic, organic C content is low to high, N total is low to moderate, C/N ratio is moderate to high, available P is very low to moderate, CEC is relatively very low, base cations classified as very low to moderate, and Al saturation is low to very high; and (2) the status of soil chemical fertility in the home yard and farm land at several villages in West Kutai District is classified as very low to low.
PENGARUH PUPUK Si DAN N, P, K TERHADAP KANDUNGAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccaharata) Emma Trinurani Sofyan; Oviyanti Mulyani; Ilma Agnia; Abdul Rahmi
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 23, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v23i1.7528

Abstract

Pertumbuhan dan produksi tanaman dipengaruhi oleh berbagai karakteristik tanah terutama kesuburan tanah yang berkaitan dengan ketersediaan unsur hara. Pengelolaan kesuburan  tanah harus diperhatikan agar tanah dapat menyokong pertumbuhan dan hasil tanaman yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Percobaan ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk Si terbaik terhadap perubahan kandungan unsur hara tanah, pertumbuhan tanaman dan hasil panen tanaman jagung manis. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Laboratorium Kimia Tanah dan Nutrisi Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang pada bulan Mei sampai Agustus 2021. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari sembilan perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu: kontrol; N, P, K rekomendasi; ¼ dosis pupuk Si + 1 dosis N, P, K rekomendasi; ½ dosis pupuk Si + 1 dosis N, P, K rekomendasi; ¾ dosis pupuk Si + 1 dosis pupuk N, P, K; 1 dosis pupuk Si + 1 dosis pupuk N, P, K; 1 ¼ dosis pupuk Si + 1 dosis pupuk N, P, K; 1 ½ dosis pupuk Si + 1 dosis pupuk N, P, K; dan 1 ¾ dosis pupuk Si + 1 dosis pupuk N, P, K. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan 1 ½ dosis pupuk Si + 1 dosis pupuk N, P, K mampu memberikan pengaruh terbaik dalam meningkatkan kandungan Si tanah dan meningkatkan hasil panen tanaman jagung manis.
Pelatihan Teknik Perbanyakan Tanaman Secara Modern di Persemaian Mentawir Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur Marisi Napitupulu; Akas Pinaringan Sujalu; Abdul Rahmi; Abdul Patah; Noor Jannah; Siska Ramadani; Maryani Maryani; Rolly Yulianthi; Jumani Jumani
Jurnal Abdimas Untag Samarinda Vol 4, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v4i1.9520

Abstract

Kalimantan Timur Merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerusakan ekosistem hutan yang cukup tinggi akibat aktivitas manusia seperti penebangan hutan liar, alih fungsi lahan, pertambangan, serta pembangunan infrastruktur. Pelaksanaan Pelatihan Teknik Perbanyakan Tanaman Modern di Persemaian Mentawir Sepaku Kabupaten Panajam Paser Kalimantan Timur. Dengan metode ceramah dan diskusi. Persemaian Mentawir telah terdapat sekitar 3,98 juta bibit pohon dari rencana 15 juta hingga 16 juta bibit. Bibit yang telah ada antara lain bibit tanaman kayu seperti belangeran, ulin, meranti, balsa, gaharu, nyatoh, nyamplung, tengkawang, hingga jabon. Terdapat juga tanaman hasil hutan bukan kayu seperti aren, cempedak, duren, jengkol, petai, mangga, manggis, alpukat, hingga sirsak. Persemaian Mentawir juga melakukan pembibitan untuk tanaman estetika seperti tanjung, flamboyan, tabebuya, dan pucuk merah. Persemaian mentawir diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bibit baik untuk rehabilatasi dan konservasi hutan dan lahan.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN NUTRISI ORGANIK TANAMAN (NOT) LAU KAWAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) VARIETAS ZATAVY F1 Galih Rian Rohimat; helda Syahfari; Abdul Rahmi; Karolina Sherly Orianto
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.8987

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu komoditas holtikultura jenis sayuran yang popular konsumen Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan (NOT) Lau Kawar serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun varietas Zatavy F1, serta memperoleh dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi NOT yang tepat untuk pertumbuhan tanaman mentimun varietas Zatavy F1. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2024 sampai dengan bulan Maret 2024. Lokasi penelitian di lahan P4S Lau Kawar Jl. Soekarno Hatta Km 36 Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Barat, Kalimantan Timur. Penelitian menggunakan rancangan percobaan dengan analisis faktorial 4 x 4 dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang diulang sebanyak 4 kali. Setiap faktor perlakuan diberi 4 taraf yaitu : tanpa pupuk kandang ayam (a0), pupuk kandang ayam 10 ton/ha (a1), pupuk kandang ayam 15 ton/ha, pupuk kandang ayam 20 ton/ha.  Faktor konsentrasi NOT Lau Kawar terdiri dari 4 taraf, yaitu : tanpa NOT Lau Kawar atau kontrol (n0), NOT Lau Kawar 18 ml/1 liter air (n1), NOT Lau Kawar 28 ml/1 liter air, dan NOT Lau Kawar 38 ml/1 liter air (n3). Perlakuan pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman 10 hari setelah tanam, jumlah daun 10 hari setelah tanam, umur saat berbunga, umur saat panen dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman umur 30 hari setelah tanam, jumlah daun 20 hari setelah tanam, dan jumlah buah per tanaman. Berpengaruh sangat nyata terhadap parameter panjang tanaman 20 hari setelah tanam, jumlah daun 30 hari setelah tanam, berat buah per tanaman dan panjang buah. Berat buah terberat per tanaman terdapat pada perlakuan pupuk kandang ayam dengan dosis 15 kg/ha (a2), yaitu 124,99 g/tanaman. Perlakuan NOT Lau Kawar tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman 10 hari setelah tanam, jumlah daun, umur saat berbunga, umur saat panen, panjang buah, dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman 20,30 hari setelah tanam, jumlah buah per tanaman. Berpengaruh sangat nyata terhadap berat buah per tanaman. Berat buah terberat per tanaman terdapat pada perlakuan NOT Lau Kawar (n2), yaitu dengan konsentrasi 28 ml/1 liter air. Interaksi perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman, jumlah daun, umur saat berbunga, umur saat panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap parameter panjang buah.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescent L.) VARIETAS DEWATA F1 Yohansen Jair Pangga; Abdul Rahmi; Hery Sutejo; Norhadi Norhadi
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.9245

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia, karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat Kesehatan. Tujuan penelitian adalah: untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk NPK Mutiara serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit, untuk memperoleh dosis pupuk kandang ayam dan pupuk NPK mutiara yang sesuai. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Ombau Asa Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, pada Juni-September 2023. Penelitian menggunakan percobaan faktorial 3 x 4 dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam (P) terdiri atas 3 taraf yaitu : tanpa pupuk kandang ayam (p0), 10 g polibag-1 (p1), dan 20 g polibag-1 (p2). Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK mutiara (N) terdiri atas 4 taraf yaitu : tanpa pupuk NPK mutiara (n0),  1,5 g polibag-1 (p1), 3,0 g polibag-1 (p2), dan 4,5 g polibag-1 (p3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata sampai sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam, umur tanaman saat berbunga, umur tanaman saat panen, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman.   Berat buah paling tinggi dihasilkan pada perlakuan 20 g polibag-1 (p2) yaitu 31,28 g tanaman-1, sedangkan yang paling rendah dihasilkan pada perlakuan tanpa pupuk kandang ayam ((p0) yaitu 25,19 g tanaman-1; (2) pemberian pupuk NPK mutiara berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam, umur tanaman saat berbunga, umur tanaman saat panen, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman.  Berat buah paling tinggi dihasilkan pada perlakuan 4,5 g polibag-1 (n3) yaitu 29,38 g tanaman-1, sedangkan yang paling rendah dihasilkan pada perlakuan tanpa pupuk NPK mutiara (n0) yaitu 26,30 g tanaman-1.; dan (3) interaksi antara pupuk kandang ayam dan pupuk NPK mutiara berpengaruh nyata sampai sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 30 dan 45 hari setelah tanam, umur tanaman saat berbunga dan umur tanaman saat panen,  tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 hari setelah tanam, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman.