Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesiapan Guru dalam Pembelajaran Daring di SD Lingkungan DAS Desa Pahandut Roso Sugiyanto; Laila Rahmawati; Maneka Ciciana; Carolina Fransiska; Sri Fathonah Ayuningrum
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 12 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v12i02.138

Abstract

Social distance forces all sectors to innovate, one of which is in the world of education. Where the government asks schools to implement distance learning using online learning. Online learning activities are much more difficult to do than face-to-face learning because they have to utilize several technologies in their application and are able to use appropriate models, strategies, media, teaching materials and assessments. This situation is a challenge, especially for teachers. Therefore, optimal readiness is needed in the implementation of online learning, especially in elementary schools located in the watershed (Watershed Area). This study uses a descriptive qualitative approach that aims to describe and describe the readiness of teachers in online learning. The research subjects were 24 teachers from three schools using random sampling technique. The results obtained from the implementation of learning from these three schools are that the preparations made by teachers are still not optimal, due to several factors, namely the community environment and parents / guardians of students who are less supportive, facilities and infrastructure in schools that are still lacking and human resources are inadequate. there are some schools that have not been able to carry out online learning activities well. So that later it is hoped that there will be improvements and problem solving solutions from the less than optimal preparation for the implementation of online learning in several schools.
Pemanfaatan Tanaman Lokal Dayak Ngaju sebagai Sumber Belajar Konservasi Keanekaragaman Hayati Natalina, Kristiani; Fransiska, Carolina; Prawati, Melinda; Ciciana, Maneka
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i2p120-126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan evaluasi hasil dari sebuah program peningkatan pedagogical content knowledge calon guru SD, yang dirancang dengan menghubungkan pengetahuan IPA modern dan pengetahuan masyarakat adat Dayak melalui konsep konservasi keanekaragaman hayati. Program ini juga memberikan kesempatan bagi tim dosen untuk berkolaborasi dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan fokus program. Materi yang diajarkan disesuaikan dengan silabus mata kuliah IPA 1, yang mencakup pengetahuan tentang konservasi tanaman lokal Dayak. Fokus penelitian ini adalah pada evaluasi dari proses integrasi pengetahuan lokal terhadap pemahaman calon guru tentang konsep konservasi, kesadaran budaya, apresiasi terhadap pengetahuan tradisional, kepedulian terhadap flora lokal, dan antusiasme terhadap pendekatan pengajaran IPA. Penelitian ini melalui tiga tahapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi serta refleksi. Dimulai dengan kolaborasi tim dosen dalam pengembangan kurikulum dan modul ajar yang relevan, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan program selama tiga minggu dengan total jam pembelajaran sekitar 12 jam. Evaluasi dilakukan melalui wawancara pra dan pasca program terhadap mahasiswa PGSD semester 4, sedangkan refleksi dilakukan melalui observasi terhadap tenaga pengajar di dalam program ini. Pemahaman siswa terhadap konsep koservasi meningkat secara signifikan setelah program berlangsung, begitu pula kesadaran budaya dan apresiasi mahasiswa terhadap pengetahuan tradisional. Mahasiswa juga menunjukkan kepedulian terhadap flora lokal dan antusiasme terhadap pendekatan pengajaran IPA. Manfaat tambahan dari program ini termasuk pembentukan habitat bagi flora lokal yang terancam. Cara efektif dalam memasukkan kesadaran budaya dan pengetahuan lokal ke dalam kurikulum IPA sangat dibutuhkan dan diharapkan bahwa program ini menyediakan bukti dalam proses pengimplementasiannya di dalam kelas.