Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SPIRITUALITAS MASYARAKAT DALAM NOVEL JATISABA KARYA RAMAYDA AKMAL Septi Yulisetiani
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 1 (2016): Vol 3 No 1 Bulan Maret Tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v3n1.p%p

Abstract

This article discusses about presentation of spiritualitty the traditional society in Jatisaba novels by Ramayda Akmal. Spirituality was the core which is one reason that someone in entities do something. Spirituality also a top to be achieved by someone after do something.  Be spiritual means has ties more on this to be a chaplaincy and psychological compared with this to be physical and material. Meaning spirituality understood as a series of characteristic motivasional, the emotional common cause, direct and choose diverse mannerisms individuals. Individuals will try to building an understanding of goals and purport to live in. Spirituality open the door to expand understanding of motivation and goal individuals. Transdensi spiritual individual reflect the ability to stand erect build lives of sight more plural, with the realization and meaning deeper accompained purport to the purpose live in a relationship that more enduring; relationship with one God. The individual is a part comunity. Spirituality community to describe in this novels identified by a set of an idea or ideas related to the belief system. The belief system in perspective anthropology includes two things interconected, there are the system religious and religious ceremony.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta: Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital Dwiana Nur Rizki Hanifah; Nanda Dewi Saputri; Septi Yulisetiani; Sarwiji Suwandi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3457

Abstract

Teknologi berkembang pesat dan membawa dampak pada bidang pendidikan. Pendidik perlu meningkatkan kompetensi dan penguasaan teknologi untuk merancang pembelajaran yang efektif. Pembelajaran berbasis digital diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan menyiapkan siswa yang bijaksana terhadap perkembangan teknologi. Pembelajaran berbasis digital juga diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk media belajar. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis digital sangat diperlukan karena penguasaan bahasa Indonesia akan berpengaruh terhadap keterampilan berbahasa dan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Dokumen yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini, yaitu berupa hasil belajar siswa, dokumentasi kegiatan sekolah, bahan ajar, dan visi misi sekolah. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode dengan melakukan wawancara bersama guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta dapat dilihat dari penggunaan bahan ajar, media pembelajaran, perangkat evaluasi pembelajaran, dan proses pembelajaran. Bahan ajar disajikan dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui website. Materi pembelajaran juga disediakan dalam bentuk buku elektronik. Media pembelajaran yang digunakan, yaitu media audiovisual yang memuat gambar, foto, video diakses melalui smart TV, ditayangkan dengan proyektor, atau diakses melalui handphone. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya sepenuhnya memanfaatkan perangkat elektronik yang dapat mengembangkan literasi digital peserta didik. Perangkat evaluasi pembelajaran dilaku menggunakan media interaktif Quizizz yang dikemas secara menarik.
Pengaruh Model Pembelajaran SAVI terhadap Penguasaan Kosakata dan Keterampilan Menulis Peserta Didik Fase C Kelas V Sekolah Dasar Kurniati, Eka; Gunarhadi, Gunarhadi; Septi Yulisetiani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6524

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI terhadap penguasaan kosakata dan keterampilan menulis. Model pembelajaran ini lebih menarik, menyenangkan, meningkatkan aktifitas dan kerjasama peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis desain nonequivalent control group design. Populasinya ialah seluruh peserta didik fase C kelas V di Kecamatan Pilangkenceng. Sampel menggunakan teknik probability sampling sehingga didapatkan total sampel sebanyak 132 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melui wawancara, test tulis, unjuk kerja dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Two Way ANAVA. Hasil penelitian berdasarkan analisis tests of between-subjects effects menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.000 pada faktor Model  <  dari taraf signifikansi 0.05. Maka, model pembelajaran SAVI berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata dan keterampilan menulis peserta didik. Peserta didik mudah mengenali, memahami makna, sehingga lebih mudah menggali ide, mengembangkan paragraf, serta menyusun tulisan yang koheren dan bermakna.
DEVELOPMENT OF DEEP LEARNING-BASED TEACHING MODULES IN MATHEMATICS FOR GRADE VI STUDENTS Kristian Putri, Tania Diar; Kartika Chrysti Suryandari; Septi Yulisetiani
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14794

Abstract

This study was conducted to identify the shortcomings of learning tools that have not been widely used at the elementary school level. These limitations motivated educators to develop learning tools in the form of animated learning modules that engage students' interest, particularly in the mathematics subject "Fractions" in sixth grade. This study used the ADDIE model. However, this study only reached the development stage. The subjects consisted of teachers or practitioners acting as subject matter and media experts. Data collection used a questionnaire using a Likert scale. Validation results indicated that the deep learning-based learning module with an animated concept was highly suitable for use in learning, with a percentage of 93,75% product, 98% material, and 97,5% language.