Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PRAKTIK SANITASI LINGKUNGAN DI KANTIN SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA SEMARANG Mulyawati, Isti; Sudrajat, Agus; Zulfa, Nely
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v12i3.2507

Abstract

Sanitasi lingkungan di kantin sekolah sangat penting untuk meningkatkan kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan siswa. Sanitasi dan higiene di kantin sekolah sangat penting karena kantin merupakan tempat untuk mengolah lebih lanjut makanan dan minuman yang disajikan kepada konsumen. Penelitian ini mengkaji praktik sanitasi lingkungan di kantin sekolah dasar di Semarang, Indonesia, dan menyoroti pentingnya praktik tersebut bagi kesehatan dan kesejahteraan siswa. Penelitian ini mengidentifikasi praktik-praktik utama seperti standar higiene penjamah, praktik hidup bersih dan sehat, dan pengetahuan. Meskipun praktik-praktik tersebut telah dilaksanakan, masih terdapat kejadian sakit perut pada anak-anak. Temuan-temuan ini menekankan perlunya pendekatan yang komprehensif untuk meningkatkan upaya sanitasi, memastikan lingkungan makan yang aman dan sehat bagi siswa. Penelitian ini bertujuan sebagai penilaian dasar bagi para pembuat kebijakan dan pendidik yang bertujuan untuk meningkatkan sanitasi lingkungan di kantin sekolah. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan wawancara dan observasi langsung ke Sekolah Dasar yang telah di tentukan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai lokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 81 siswa mengalami sakit perut setelah membeli Pangan Jajajan Anak Sekolah (PJAS) di kantin dengan presentase  skor penjamah di kantin 69,23%, peralatan pengolahan makananan skor 88,21%, penyajian penjualan makanan 78,46%. Akan tetapi Variabel pengetahuan dan inspeksi kantin yang diperiksa memiliki nilai p value 0,238 menunjukan hubungan tidak signifikan secara statistik. Nilai -0.193 menunjukkan korelasi negatif yang lemah dengan jumlah sampel 39 Sekolah Dasar di Kota Semarang.
REVIEW TINJAUAN KRITIS PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI INDONESIA Syahadat, Ray March; Mulyawati, Isti
BUANA SAINS Vol 24, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v24i3.3315

Abstract

This article is a critical review that aims to provide information regarding the development of household waste management in Indonesia. Household waste management in Indonesia is still not optimal due to several factors, internal and external. There are eight obstacles related to household waste management in Indonesia. The eight obstacles include: 1) weak level of knowledge, 2) community diversity related to customs and culture, 3) regulations and policies, 4) processing innovation, 5) synergy between stakeholders, 6) processing system, 7) facilities and infrastructure, and 8) the existence of a pandemic that has also changed people's behavior in producing types of household medical waste. These eight obstacles are challenges to be solved and also become opportunities for future research in related fields of science.
Penguatan Kesiapsiagaan Gen Alpha melalui Komik Mitigasi Bencana Bertema Illegal Logging di SDN 02 Plalangan Restu Ayu Eka Pustika Dewi; Rifky Rangga Arnawa; Elin Agni Nurul Qolbi; Siti Wahyuni; Isti Mulyawati
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Agustus : NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i3.6151

Abstract

Illegal logging is one of the leading causes of environmental degradation, triggering natural disasters such as floods, landslides, and droughts. Children of Generation Alpha, who are still in the cognitive development stage, are considered vulnerable due to their limited understanding and preparedness for such disasters. This community service program aimed to enhance elementary school students’ awareness and knowledge of disaster mitigation through educational media in the form of printed comics. The activity was conducted by the KKN Team of Universitas Ivet Semarang at SDN Plalangan 02, involving 24 students from grades 3 and 4. The procedure consisted of preliminary observation to assess school needs, comic development on the theme of illegal logging-related disaster mitigation, delivery of the material through comic reading sessions, interactive discussions, and evaluation through pretest and posttest. The pretest results showed that most students were in the "moderate" knowledge category (45.8%). After the intervention, 75% of students reached the "good" category. The Wilcoxon test yielded a significance value of p = 0.001 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference in students’ knowledge before and after the intervention. Printed comics proved effective in conveying complex disaster mitigation content in a visually engaging and narrative-driven format. The approach aligns with the characteristics of Generation Alpha, who are highly responsive to visual media. It is recommended that printed comics be further developed and integrated into disaster education programs in elementary schools, especially those located in disaster prone areas.
Pelatihan Pembuatan Komposter Aerobik di Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Mulyawati, Isti; Rifandi, Raditya Ahmad; Zulfa, Nely; Andriyani, Sofi Diah
Manggali Vol 3 No 2 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i2.2723

Abstract

Rumah tangga merupakan salah satu sumber utama penyumbang sampah setiap harinya. Penanganan sampah dapat dilakukan mulai dari sumbernya terlebih dahulu, terutama untuk penanganan sampah organik yang belum bisa didaur ulang seperti halnya sampah an organik. Salah satu langkah untuk penanganan sampah organik adalah dijadikan kompos. Pelatihan pembuatan komposter yang dilakukan di Kelurahan Pakintelan bertujan untuk mengurangi timbulan sampah ornagik sekaligus pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Pelatihan yang dilakukan adalah melakukan pemberdayaan masyarakat dengan metode diskusi, ceramah, tanya jawab dan praktek pembuatan komposter beserta cara pembuatan kompos. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober di Kelurahan Pakintelan Gunungpati Semarang. Pelatihan ini memberikan informasi tentang penanganan sampah organic yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan kompos sekaligus menyadarkan masyarakat untuk cinta lingkungan. Dibutuhkan kesadaran masyarakat terutama dalam menangani sampah dimana permaslahan sampah sudah menjadi masalah dunia, dengan penangan yang berawal dari sumbernya diharapkan dapat mengurangi dampak negative sampah sekaligus menyadarkan masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan.Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dengan dialog interaktif yang memberikan kesempatan kepada pembina, pengurus, serta anggota masyarakat untuk menyampaikan pendapat, tanggapan maupun pertanyaan serta seluas-luasnya.
Digitalisasi Potensi Desa Melalui Pelatihan Digital Marketing Dan Desain Kemasan Untuk Meningkatkan Daya Tarik UMKM Di Desa Beku Putra, Ranu Baskora Aji; Fadhlurrohman, Ahmad; Hikmatika, Naila Inayatul; Safitri, Ayun Dinar; Mulyawati, Isti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5475

Abstract

Digital marketing salah satu cara pemasaran yang saat ini diminati oleh pelaku usaha untuk dapat memasarkan produk buatannya secara digital. Produk keripik kelor salah satu produk unggulan dan diminati oleh masyarakat di Desa Beku. Pemasaran keripik kelor masih secara konvensional, seperti dititipkan di warung, atau pembeli datang langsung ke lokasi produksi. Berdasarkan permasalahan tersebut, pelaku usaha membutuhkan pengetahuan mengenai manajemen usaha dan konsep komersialisasi produk khususnya yang berkaitan dengan desain kemasan dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu sosialisasi desain kemasan produk serta pelatihan digitalisasi pemasaran melalui marketplace. Hasil dari kegiatan ini mencakup teknologi tepat guna berupa desain kemasan yang inovatif, menarik, dan sesuai tren. Selain itu, kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kemasan melalui pelatihan pengembangan kemasan. Kegiatan ini juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang promosi produk melalui platform e-commerce seperti Shopee. Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan para pelaku UMKM mampu secara mandiri memperluas jangkauan distribusi produk. 
Tinjauan Ancaman Wabah dan Penyakit Akibat Perubahan Iklim Syahadat, Ray March; Nailufar, Balqis; Pratama, Billy Aditya; Saleh, Ismail; Mulyawati, Isti
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 2 (2021): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i2.1048

Abstract

Background: The increase of disease outbreaks that have emerged in the last decade raises the question of whether it is related to climate change? Objectives: This article attempts to provide answers through a literature review. Research Metodes: VOSviewer application was used to help select topics to be discussed. Twenty articles related to outbreak, diseases and climate change were selected and then presented descriptively. Findings: The results obtained by climate change contribute to imbalances that can lead to disasters including disease outbreaks. Therefore, humans should start placing themselves as part of the ecosystem, not the ruler of the ecosystem. Conclusion: A science and technology approach based on local values is needed, by utilizing good environmental communication to provide knowledge to the community so that they are able to adapt and be aware of preventive efforts to realize a healthy life.
The Relationship Between Gender and Students' Knowledge and Attitudes Towards Healthy Snack Selection in Semarang City Public Elementary Schools Mulyawati, Isti; Zulfa, Nely; Sudrajat, Agus
Journal of Biomedical Sciences and Health Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jbsh.v3.i1.292

Abstract

Background: The habit of eating snacks at school is part of the diet of elementary school students who need attention related to their nutritional quality. Knowledge and attitude are often considered determining factors in  choosing  healthy  snacks.  Objective:  This  study aims  to  analyze the relationship  between gender  and  students'  knowledge  and  attitudes  towards  choosing  healthy snacks  at  Semarang  City  State  Elementary  School.  Methods:  Quantitative  study  with  cross- sectional design. The sample consisted of 74 students taken from 21 State Elementary Schools in Semarang  City  using  quota  sampling  techniques.  Data  was  collected  through  a structured questionnaire and  analyzed  using  Chi-Square statistical  tests.  Results:  The univariate  analysis showed that the majority of respondents were female (59.5%), had good knowledge (89.2%), and had good attitudes (41.9%). The results of the bivariate analysis showed no relationship between gender  and knowledge of  healthy snack  selection  (p  value=  1.00)  and  no  relationship between gender and attitudes towards healthy snack selection (p value = 0.196).  Conclusion: Gender is not  a  distinguishing  factor  in students'  knowledge and  attitudes  towards healthy snacks.  This suggests  that  school  health  interventions  should  focus  more  on  strengthening  the  physical environment and the availability of healthy snacks in schools, regardless of gender.