Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Rancang bangun Vibration Exciter Sederhana Untuk Uji Respon Frekuensi Sensor MEMS Accelerometer Nuraidha, Amalia Cemara; Santoso, Didik Rahadi; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vibration Exciter merupakan suatu alat yang dapat menghasilkan getaran mekanik dengan nilai frekuensi yang dapat diatur. Salah satu fungsi alat ini yaitu, untuk menguji respon frekuensi sebuah sensor getaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan membuat sebuah Vibration Exciter simple yang akan digunakan untuk menguji respon frekuensi sensor MEMS Accelerometer. Alat ini dirancang dengan menggunakan motor DC sebagai sumber getaran mekanik, merubah gerak rotasi menjadi translasi. Selain itu alat ini mampu menghasilkan getaran dengan nilai frekuensi yang dapat diprogram sesuai dengan kebutuhan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vibration Exciter ini mampu bekerja pada frekuensi 0.2 Hz hingga 9 Hz tanpa adanya beban sensor, dan mampu bekerja pada frekuensi 0.7 Hz hingga 8.5 Hz dengan adanya sensor sebagai beban, dengan beban sensor kurang lebih 250 gram.
Implementation of MEMS Accelerometer for Velocity-based Seismic Sensor Amalia Cemara Nur'aidha; Sukir Maryanto; Didik R. Santoso
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 5: EECSI 2018
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1659.418 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v5.1595

Abstract

Micro Electro Mechanical System (MEMS) accelerometer is commonly used as acceleration-based vibration sensor. The MEMS accelerometer is small device, simple in the implementation design, and relatively inexpensive. But in some fields of application, due to low frequency operation and also small magnitude of the measured signal, for example in seismology, velocity-based vibration sensor is usually more desirable than acceleration-based sensor. In this research, a velocity-based vibration sensor has been developed using MEMS Accelerometer device e.g. MMA7361L. The acceleration-based vibration signal from the MMA7361L is converted into a velocity-based vibration signal by using an integrator circuit module. This module is assembled by using a band-pass filter and an integral-amplifier. The laboratory test shows that the developed sensor system could detect both low and high-frequency vibration signals in velocity-based with good result. The sensor system has a frequency range of 0.02Hz to 148Hz. It is wider frequency than the geophone (seismic sensor), thus the velocity-based MEMS sensor system has capability for geophone replacement.
Pengembangan sensor seismik berbasis MEMS accelerometer Amalia Cemara Nur'aidha; Didik R Santoso; Sukir Maryanto
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2020.3.2.3080

Abstract

Sensor seismik merupakan komponen utama dalam bidang seismologi. Salah satu sensor seismik yang sering digunakan geofon, namun geofon memiliki kekurangan dalam mendeteksi getaran frekuensi rendah di bawah 10Hz. Dengan adanya kekurangan tersebut menjadi salah satu peluang bagi sensor MEMS yang memiliki rentang frekuensi lebih lebar dibandingkan dengan geofon.Pada penelitian ini sensor MEMS terkonfigurasi dengan pengkondisi sinyal yang telah dilengkapi dengan rangkaian integrator. Fungsi dari rangkaian integrator ini untuk mengubah MEMS Percepatan menjadi MEMS Kecepatan. Sehingga MEMS mampu mendeteksi kecepatan gerakan tanah menyerupai geofon. Hasil respon sinyal MEMS menunjukkan bahwa MEMS Kecepatan mampu mendeteksi getaran frekuensi 0.01Hz hingga 100Hz. Berdasarkan hasil respon frekuensi menunjukkan bahwa MEMS mampu digunakan sebagai sensor seismik.
Pelatihan dan Workshop Robotika untuk SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta Amalia Cemara Nur'aidha; Wahyu Sugianto
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.4278

Abstract

Perkembangan teknologi membawa dampak besar bagi dunia pendidikan. Institusi luar negeri telah menerapkan pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Salah satu penerapan STEM dalam bidang pendidikan adalah pemanfaatan teknologi robotika sebagai sarana pengembangan kreativitas dan inovasi pelajar. Kegiatan PkM bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan guru dan siswa SMK Kesehatan Binatama dalam pembelajaran robotika. SMK Kesehatan Binatama merupakan “smart school” dan sekolah yang berbasis penggunaan android untuk menunjang pembelajaran. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh permasalahan tentang kurangnya kesiapan lembaga pendidikan untuk melakukan pembelajaran robotika baik dari segi tenaga pengajar maupun fasilitas pembelajaran. Metode penyelesaian masalah tersebut adalah dengan melakukan pelatihan dan workshop mengenai robotika khususnya dalam aplikasi di bidang medis. Kegiatan PkM di laksanakan dengan enam kali pertemuan mulai dari observasi, audiensi, dan pelaksanaan workshop dengan  metode ceramah, diskusi dan praktik. Peningkatan kemampuan mitra tim PkM melakukan evaluasi selama kegiatan berlangsung dan memberikan tugas untuk menyusun program pada robot line follower. Hasil dari workshop didapatkan guru pendamping dan perwakilan siswa telah memiliki dasar pengetahuan dasar robotika. Hal ini dibuktikan dari hasil evaluasi guru pendamping dan siswa dapat menyelesaikan perancangan robot mulai dari hardware hingga software (program).
SISTEM DETEKSI DETAK JANTUNG BERBASIS SENSOR MAX30102, ARDUINO UNO, DAN OLED DISPLAY UNTUK PEMANTAUAN DETAK JANTUNG SECARA REAL-TIME maulida uswatun jannah; Amalia Cemara Nur'aidha; Dhananjaya Yama Hudha Kumarajati
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4528

Abstract

Gangguan kesehatan yang disebabkan oleh detak jantung dapat mengakibatkan kerja jantung menjadi tidak maksimal. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh gangguan detak jantung yaitu aritmia. Gangguan ini mengakibatkan kerja detak jantung menjadi lebih lambat atau lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi detak jantung menggunakan sensor MAX30102 yang diintegrasikan dengan mikrokontroler Arduino Uno dan layar OLED. Pengujian setelah dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran sensor dengan alat pulse oximeter dalam dua kondisi yaitu tidak beraktivitas dan berlari. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata tingkat akurasi sensor MAX30102 mencapai 98% saat tidak beraktivitas dan 99% setelah berlari, menunjukkan bahwa sensor ini dapat dipanggil untuk pengukuran detak jantung.
Rancang bangun spin coater sederhana untuk deposisi lapisan tipis polimer Nur'aidha, Amalia Cemara; Setiana, Mira; Anugrah, Dena
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2023.6.2.10036

Abstract

Pelapisan tipis polimer memiliki peranan penting dalam bidang medis, salah satunya meningkatkan fungsionalitas perangkat medis. Selain itu pelapisan tipis polimer dapat memperbaiki biokompatibilitas perangkat medis untuk mencegah rekasi negatif tubuh manusia. Untuk menghasilkan lapisan tipis dapat digunakan beberapa metode, salah satunya adalah metode spin coating yang sering digunakan. Metode tersebut sangat fleksibel serta dapat digunakan oleh berbagai macam material. Selain itu dibutuhkan kontrol kecepatan rotasi dan waktu yang presisi. Berdasarkan hal tersebut dirancanglah Spin Coater menggunakan motor DC Brushless serta arduino nano sebagai pengontrol serta dilengkapi dengan push button sebagai pemilihan nilai kecepatan yang diperlukan, dengan rentang kecepatan 1000-8000RPM. Pengujian hasil perancangan, dilakukan dengan meneteskan tinta warna merah di atas substrat. Hasil spin coating menunjukkan pada 1000RPM pelapisan belum sempurna, sedangkan pada 5000RPM hasil pelapisan mencapai 90%. Untuk 6000-8000RPM motor DC brushless mengalami error lingkungan, dimana chamber PLA tidak mampu menahan getaran yang dihasilkan oleh motor DC
Tangan Bionik Sebagai Teknologi Tepat Guna Untuk Penyandang Tuna Daksa Berbasis 3D Printing Janna, Rufaida Fatkhul; Nur'aidha, Amalia Cemara; Kumarajati, Dhananjaya Yama Hudha
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v5i1.91241

Abstract

Tunadaksa adalah kondisi dimana struktur fisik mengalami perubahan yang mengakibatkan terganggunya fungsi tubuh untuk melakukan gerakan yang esensial. Individu yang menghadapi kondisi tuna daksa sering kali dihadapkan pada pengabaian sosial akibat persepsi negatif yang masih berlaku, sehingga menghasilkan penurunan rasa percaya diri, dan menjadi lebih pasif dalam interaksi sosial daripada menjadi bagian aktif dalam bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan solusi teknologi yang lebih terjangkau bagi individu dengan disabilitas melalui pengembangan tangan bionik yang mampu dikendalikan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Tangan bionik ini dirancang untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam melakukan gerakan seperti mengangkat, membuka, dan menutup jari aktivitas yang umumnya dapat dilakukan oleh tangan yang normal. Pencapaian tujuan penelitian ini didasarkan pada penerapan teknologi pencetakan 3D yang menghasilkan tangan bionik melalui bahan PLA. Berdasarkan hasil pengujian, tangan bionik menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengangkat dan menggerakkan setiap jari dengan akurasi sekitar 90%. Gerakan jari-jari ini tampak alami dan realistis, dengan respons terhadap perintah yang cepat dan tanpa penundaan yang signifikan. Meskipun terdapat sedikit getaran pada beberapa gerakan, hal ini dapat diperbaiki dengan program pengoptimalan atau perbaikan mekanis. Dari hasil uji delay, pergerakan jari tangan bionik yang dicetak menggunakan percetakan 3D dan dikontrol Arduino uno dengan aktuator motor servo menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi, dengan selisih waktu yang kecil antara yang diharapkan dan yang terukur, mengindikasikan kinerja yang baik dalam menggerakkan jari-jari tangan bionik.
Pendampingan Peningkatan Kesehatan dan Gizi untuk Lansia di Padukuhan Sonosewu Aidha, Amalia Cemara Nur; Fitriani, Rosmauli Jerimia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2855

Abstract

AbstrakPadukuhan Sonosewu merupakan salah satu padukuhan yang terdapat di Kelurahan Ngestiharjo. Masyarakat padukuhan Sonosewu memiliki kesadaran kesehatan yang masih kurang. Lurah Ngestiharjo membuat program kebijakan kesehatan untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka perbaikan perilaku hidup sehat melalui sosialisasi, pelatihan dan bimbingan teknis bidang kesehatan, serta kerjasama dengan instansi, lembaga dan akademisi kesehatan untuk ikut memberikan konsultasi dan bimbingan ke masyarakat. Berdasarkan hal tersebut tim pengabdi melakukan observasi lapangan dan wawancara dengan lurah dan kepala dukuh. Tim mendapatkan informasi dari kepala dukuh bahwa kepala dukuh memiliki program untuk meningkatkan aktivitas di posyandu lansia namun belum berjalan optimal. Posyandu lansia agar bisa berjalan dengan rutin dan kegiatannya ada informasi Kesehatan yang bermanfaat untuk para anggota posyandu. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengabdian berupaya memberikan solusi yang dapat diterapkan ke Padukuhan Sonosewu antara lain melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan gizi dengan metode ceramah dan pemeriksaan. Sasaran peserta adalah warga usia pra lansia dan lansia di Padukuhan Sonosewu. Kegiatan ini memberikan manfaat dan memperoleh hasil sesuai target berdasarkan kehadiran peserta, tingkat partisipasi pemeriksaan kesehatan dan konsultasi. Saran untuk kegiatan selanjutnya disediakan tim khusus untuk mengunjungi rutin lansia yang tidak hadir ke lokasi posyandu, karena keterbatasan fisik dan waktu, agar status kesehatan seluruh lansia dapat termonitor.Kata kunci: Kesehatan, Lansia, Posyandu.
Pendampingan dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19 sebagai Upaya Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Dhananjaya Y.H. Kumarajati; Amalia Cemara Nur’Aidha; Bopi Yudha Sapa
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 4 (2024): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i4.661

Abstract

The Covid-19 pandemic has brought a significant impact on the world of education, including in Indonesia. In response, the Indonesian Ministry of Education and Culture issued Guidelines for the Implementation of Learning for the Second Semester of the 2020/2021 Academic Year during the Covid-19 Pandemic on November 20, 2020. SMK Kesehatan Binatama, an accredited "A" educational institution in Sinduadi Village focusing on health sciences, has also felt the impact of this pandemic. A SWOT analysis conducted at SMK Kesehatan Binatama revealed issues related to the school's readiness to meet the health protocol standards set by the government for face-to-face learning. As a solution, the school organized assistance and socialization of health protocols. The socialization and counseling aimed to increase knowledge and awareness about Covid-19, as well as efforts to prevent and reduce the risk of its transmission. The assistance focused on maintaining the consistency of health protocol implementation within the school environment. The steps for implementing community service begin with initial observation, identification of partner problems, application for community service permits, followed by implementation of training activities consisting of health protocol counseling and SOP preparation, and ending with mentoring activities consisting of mentoring risk mapping, compliance with risk implementation and preparation of SOPs. The result of this community service activity is to make Binatama Health Vocational School a role model and pilot project for implementing face-to-face learning in Sinduadi Village. This community service activity has targets and outcomes divided into two aspects: services and products. The service aspect includes improving the school's knowledge and readiness in dealing with Covid-19 and conducting face-to-face learning. The product aspect includes the creation of SOP documents and scientific articles
Rancang Bangun Alat Pengukur Kadar Glukosa Darah Non-Invasif Berbabis ESP 8266 Terintegrasi Thingspeak dan Apsensi Biometrik Pionis, Pankrasius; Nur’aidha, Amalia Cemara; Sugianto, Wahyu
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12889

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat. Saat ini, metode invasif dan non-invasif digunakan untuk mengukur kadar glukosa dalam darah. Metode invasif melibatkan pengambilan sampel darah yang merusak jaringan kulit, sementara metode non-invasif tidak merusak jaringan kulit. Keduanya belum memiliki database pasien yang terintegrasi. Oleh karena itu, dikembangkanlah alat pengukur kadar glukosa darah non-invasif beserta database pasien, menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, modul sensor fotodioda, LCD I2C, situs web ThingSpeak, Wemos D1 Mini, modul sensor sidik jari, OLED I2C, dan situs web absensi biometrik. Tujuannya adalah untuk memantau kadar glukosa darah serta data pasien secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kadar glukosa darah dapat dipantau melalui ThingSpeak dan data pasien dapat diinput ke aplikasi absensi biometrik. Dalam perbandingan dengan alat glukometer Easy Touch GCU, alat glukometer non-invasif yang dikembangkan memiliki persentase error tertinggi sebesar 3.23% dan terendah sebesar 1.55%.