Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PEMBERDAYAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO PADA MASYARAKAT MISKIN MELALUI BAITUL MAAL WA TAMWIL Rida Nugraha; Ibdalsyah Ibdalsyah; Hendri Tanjung
Kasaba Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Univ Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/kasaba.v10i1.2334

Abstract

Baitul maal wa tamwil is an Islamic financial micro institution as intermediary aims to empower the poor. BMT Ibaadurahman has financial services to assist the poor both spiritual and material. This research found that with a group and individual approach, there positive effect on BMT members such as increasing income, developing their small business, until long and short term investment.
Analisis Operasional Life Insurance dalam Perspektif Syariah: Strategi Penghindaran Gharar, Maysir, dan Riba Raafi Al Afghany; Nabila Bilqis Mutiara; Rida Nugraha; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5963

Abstract

Penelitian ini menganalisis operasional life insurance dalam perspektif syariah dengan fokus pada strategi penghindaran gharar, maysir, dan riba yang kerap menjadi problematika empiris pada praktik asuransi konvensional di Indonesia. Permasalahan muncul karena masih adanya ketidakjelasan akad, praktik spekulasi, dan pola investasi berbasis bunga yang menimbulkan keraguan terhadap kepatuhan syariah. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sejauh mana sistem operasional life insurance syariah mampu menghadirkan solusi alternatif melalui prinsip risk sharing, akad tabarru’, dan pengawasan Dewan Pengawas Syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada perusahaan asuransi jiwa syariah terdaftar di OJK, melalui analisis dokumen, literasi literature,, dan telaah fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar operasional telah berupaya mengeliminasi gharar, maysir, dan riba, masih ditemukan tantangan pada transparansi akad dan pengelolaan investasi. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan regulasi, inovasi produk, dan peningkatan literasi masyarakat untuk memperkuat trust pada asuransi syariah. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur fiqh muamalah kontemporer sekaligus praktis dalam mengembangkan model operasional life insurance syariah yang orisinal dan relevan dengan konteks ekonomi modern.
MEMBANGUN KEPERCAYAAN KONSUMEN GLOBAL MELALUI SERTIFIKASI HALAL YANG KREDIBEL Muhamad Zahran Hidayatul Urfa; Rida Nugraha; Amar Nur Fadhil; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5979

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran sertifikasi halal yang kredibel dalam membangun dan memperkuat kepercayaan konsumen di pasar global. Dalam konteks industri halal yang berkembang pesat, sertifikasi halal tidak hanya menjamin kepatuhan syariah tetapi juga menjamin keamanan, kebersihan, dan transparansi produk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kepada konsumen produk halal dari berbagai negara, serta wawancara kualitatif dengan pelaku usaha dan regulator sertifikasi halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal meningkatkan loyalitas dan persepsi keamanan konsumen, serta memperkuat citra merek di pasar global. Namun, tantangan seperti perbedaan standar antar negara dan biaya sertifikasi yang tinggi menjadi hambatan utama, terutama bagi UMKM. Penelitian ini menegaskan pentingnya harmonisasi standar internasional dan pemangkasan birokrasi untuk memperluas pasar halal global. Implikasi penelitian adalah perlunya kolaborasi antara lembaga sertifikasi, pemerintah, dan pelaku usaha untuk menjaga kredibilitas sertifikasi serta mengoptimalkan peluang pertumbuhan industri halal secara global.
Manajemen Permodalan Bank Syariah Nadia Yuliani; Shinta Puja Rinjani; Atya Zahra Rizqina; Rida Nugraha; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen permodalan dalam perbankan syariah serta perannya dalam menjaga stabilitas dan kesehatan lembaga keuangan. Modal merupakan komponen penting dalam sistem perbankan karena berfungsi sebagai penyangga terhadap berbagai risiko yang timbul dari aktivitas pembiayaan, risiko pasar, maupun risiko operasional. Oleh karena itu, bank syariah dituntut untuk mampu mengelola permodalannya secara efektif agar dapat mempertahankan stabilitas keuangan serta menjamin keberlanjutan kegiatan operasionalnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta regulasi yang berkaitan dengan perbankan syariah. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif untuk menjelaskan konsep serta mekanisme manajemen permodalan dalam perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen permodalan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan operasional bank syariah. Tingkat kecukupan modal umumnya diukur menggunakan Capital Adequacy Ratio (CAR) yang mencerminkan kemampuan bank dalam menyerap potensi kerugian yang berasal dari aktiva tertimbang menurut risiko. Selain itu, indikator seperti Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan Kualitas Aset Produktif (KAP) juga menjadi faktor penting dalam menilai kinerja dan stabilitas keuangan bank syariah. Pengelolaan permodalan yang efektif dapat memperkuat ketahanan bank syariah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah.