Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN STATISTIKA BERBASIS REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) Silvia Silvia; Ahmad Fauzan; Edwin Musdi; Elita Zusti Jamaan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.569 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4362

Abstract

Statistika merupakan ilmu yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami materi statistika. Peserta didik lebih cenderung dikenalkan dengan penggunaan rumus tanpa melibatkan penemuan konsep dari pengalaman peserta didik sehari-hari. Hal tersebut berdampak pada kemampuan penalaran matematis peserta didik yang masih rendah. Kemampuan penalaran matematis merupakan kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam belajar matematika. Upaya yang harus dilakukan untuk memaksimalkan pembelajaran di sekolah dengan mendesain pembelajaran berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang diimplementasikan dalam buku guru dan buku siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain alur belajar statistika berbasis RME pada kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Design Research dengan menggunakan dua model pengembangan yaitu model pengembangan Gravemeijer and Cobb dan model Plomp. Model pengembangan Plomp memiliki tiga fase yaitu preliminary, protopyping, dan assesment yang dikombinasikan dengan tiga fase Gravemeijer & Cobb yaitu preparing for the experiment, conducting the experiment, and retrospective analysis. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Siak. Teknik analisis data dalam penelitian ini, data kuantitatif didapatkan melalui angket, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan catatan lapangan serta soal tes akhir. Hasil dari penelitian ini adalah peserta didik mampu menemukan konsep statistika dari buku peserta didik berbasis RME. Hasil penelitian menenjukkan desain pembelajaran statistika berbasis RME untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis sudah valid dan praktis.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 11 PADANG SILVIA SILVIA
Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Departemen Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pmat.v7i3.5616

Abstract

Understanding of mathematical concepts is one of the most important mathematical goals for students to master the material and prerequisites for the next concept, in fact in class IX SMP Negeri 11 Padang student's understanding of mathematical concepts is still low, so it needs to be improved and the one of the objectives of mathematics learning can be reached. The teacher dominates the learning carried out. The effort to solve this problem is by applying a learning model that can facilitate students to understand the material with their own knowledge. The learning model that can be used is a cooperative learning model type Think Pair Square (TPSq). The type of this research is quasi-experimental with a research design namely Static Group Design. Based on the results of data analysis using the t-test, obtained P-value = 0.012 ˂ α = 0.05, the conclusion is the student’s understanding of the mathematics concept who learn with the cooperative learning type TPSq model better than students using conventional learning. Keywords— cooperative learning, Think Pair Square, mathematical concepts, conventional learning
Pemanfaatan Energi Terbarukan: Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Berbasis Panel Surya Di Jorong Siamang Bunyi Dan Koto Serikat, Kabupaten Lima Puluh Kota Azmen Kahar; Afriyus Missiyona; Gita Lista; Gilang Pratama; Silvia Silvia
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The limited street lighting infrastructure in rural areas is one of the most common problems faced by communities, including those in Jorong Siamang Bunyi and Koto Serikat, Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra. Dark roads at night not only reduce residents' comfort in carrying out daily activities, but also increase the risk of traffic accidents and security disturbances. This Community Service Program (KKN) of UNP Nagari Kubang aims to address these issues through the installation of solar panel-based public street lighting (PJU) as a sustainable renewable energy solution. The implementation method includes site surveys, community needs assessment, coordination with the nagari government, procurement of equipment and materials, as well as direct installation and system testing in the field. The results show that the installation of solar-powered lights at strategic points in both jorong successfully improved lighting quality significantly. The community responded positively to this program, as the lights operate automatically, require no connection to the state electricity grid (PLN), and incur no monthly operational costs. This program also provided residents with a new understanding of the importance of utilizing renewable energy in everyday life. It is hoped that the success of this program can serve as a reference for future generations in adopting environmentally friendly technology to meet their lighting needs.
ANALISIS KINERJA APLIKASI ACCESS BY KAI DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DIGITAL Winda Fransiska; Silvia Silvia; Tiffany Melia Putri; Tiffani Mediana; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya Perkembangan teknologi digital mendorong instansi pemerintah dan BUMN untuk beralih ke sistem pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan transparan. Menyikapi perkembangan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pengembangan aplikasi Access by KAI sebagai wujud digitalisasi layanan transportasi publik. Penelitian ini bertujuan menilai kinerja aplikasi Access by KAI dalam mendukung pelayanan publik serta mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan efisiensi layanan dan kepuasan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dengan pegawai PT KAI, dan telaah dokumen dari jurnal ilmiah terkait layanan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Access by KAI berfungsi dengan baik dalam aspek kemudahan akses, keandalan sistem, dan kecepatan pelayanan. Aplikasi ini mendukung pemesanan tiket, penyediaan informasi jadwal secara real time, serta layanan check in mandiri yang meningkatkan efisiensi waktu dan keterbukaan informasi. Namun, penelitian juga menemukan kendala berupa gangguan sistem pada jam sibuk, keterbatasan layanan purna jual, dan belum optimalnya integrasi dengan layanan pendukung. Secara umum, Access by KAI mencerminkan keberhasilan digitalisasi pelayanan publik di sektor transportasi dan menunjukkan perlunya inovasi berkelanjutan untuk menjaga mutu layanan di era digital.
Reformasi Birokrasi Dalam Kualitas Pelayanan Publik: Suatu Tinjauan Literatur Zahwa Alia Putri; Silvia Silvia; Siti Nur Aisyah; Viola Nofrilia; Jumiati Jumiati; Boni Saputra
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2594

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of bureaucratic reform in improving the quality of public services in Indonesia through a literature review approach. This study examines selected scientific articles from the last ten years that discuss various aspects of bureaucratic reform, including service efficiency, transparency, accountability, citizen satisfaction, and the role of digitalization.The findings reveal that bureaucratic reform has positively impacted service acceleration, public trust enhancement, and the adoption of information technologies such as e-government. Nevertheless, implementation still faces challenges such as bureaucratic resistance, limited funding, and lack of inter-agency coordination. This study recommends strengthening leadership, enhancing bureaucratic human resources, increasing public participation, and fostering cross-sector policy synergy to support sustainable bureaucratic reform.