Henry Virgan
Program Studi Pendidikan Seni Musik Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PEMBELAJARAN BATTERY PERCUSSION PADA EKSTRAKURIKULER MARCHING BAND DI SMPN 2 CIMAHI Ganes Herlambang; Henry Virgan; Febbry Cipta
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 2 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi, metode, dan hasil dari pembelajaran battery percussion pada ekstrakurikuler marching band di SMPN 2 Cimahi. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi untuk menguji kredibilitas data yang diperoleh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga bulan Juli 2019 bertempat di SMPN 2 Cimahi. Adapun sumber data dari penelitian ini diperoleh dari kegiatan pembelajaran battery percussion pada ekstrakurikuler marching band di SMPN 2 Cimahi serta beberapa narasumber yang berkaitan dengan penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh temuan materi-materi pembelajaran battery percussion diantaranya adalah pengenalan alat, teori musikal battery percussion, pemanasan badan, teknik memegang stik, rudiment, teknik pukulan, pola latihan dasar, dan membaca notasi balok. Berdasarkan kajian, materi-materi yang diajarkan telah sesuai dengan tujuan pembelajaran, relevan dengan kebutuhan siswa, mengandung segi-segi etik, dan tersusun dalam ruang lingkup dan urutan yang logis tetapi tidak bersumber dari buku. Metode pembelajaran yang diterapkan pengajar dalam pembelajaran battery percussion adalah metode ceramah, metode demonstrasi, metode imitasi, metode tutor sebaya, dan metode drill. Hasil dari pembelajaran battery percussion dapat dikatakan cukup baik meskipun masih terdapat kekurangan. Hal tersebut tidak terlepas dari penyusunan materi yang baik dan penerapan metode yang variatif sehingga mempermudah peserta didik memahami dan menguasai materi yang diajarkan.
KOMPOSISI PIANO RAPSODIA NUSANTARA NO. 15 UNTUK TANGAN KIRI KARYA ANANDA SUKARLAN Mega Alifah Purnama Bawole; Henry Virgan
SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Vol 1, No 3 (2021): ANTOLOGI PENDIDIKAN MUSIK
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “KOMPOSISI PIANO RAPSODIA NUSANTARA NO. 15 UNTUK TANGAN KIRI KARYA ANANDA SUKARLAN”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis mengenai analisis pengolahan melodi serta teknik arpeggio pada komposisi piano Rapsodia Nusantara No. 15 untuk tangan kiri karya Ananda Sukarlan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengolahan melodi berdasarkan scale yang digunakan serta pengolahan teknik arpeggio yang digunakan dalam komposisi ini. Fokus penelitian ini lebih tertuju pada konsep pengolahan melodi berdasarkan scale yang akhirnya dimainkan dengan teknik arpeggio. Untuk menjawab semua pertanyaan penelitian, maka dilakukan teknik pengumpulan data melalui metode yang digunakan deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data-data diperoleh melalui studi literatur berupa partitur dan buku yang terkait, juga dengan  pengumpulan dokumentasi audio dan video melalui media internet. Berdasarkan hasil temuan penelitian, komposisi piano Rapsodia Nusantara no. 15 untuk tangan kiri karya Ananda Sukarlan terbentuk dari pengolahan melodi beberapa scale, diantaranya mayor, minor, dan modal sehingga mempengaruhi teknik permainan yang lebih banyak menggunakan teknik arpeggio untuk bisa membunyikan semua nadanya. Hasil pengolahan melodi dan teknik arpeggio ini juga mempengaruhi beberapa aspek dalam permainan piano untuk satu tangan ini, diantaranya speed dalam teknik broken chord, power dalam teknik block chord, dinamika, teknik penggunaan pedal, dan teknik penjarian. Kata kunci : Komposisi Piano, Melodi, Arpeggio
Music from the Kitchen: Musical Explorations with Small Pots and Chopsticks Putri, Sifa Alya; Henry Virgan; Widya Febiyanti
Jurnal Penelitian Musik Vol 6 No 2 (2025): Ragam Kajian Musik: Tradisi, Pendidikan dan Inovasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JurnalPenelitianMusik.62.07

Abstract

Penelitian dengan judul “Musik dari Dapur: Eksplorasi Musik Minimalis dengan Panci dan Sumpit Kecil” ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi musikal dari benda non- musikal berupa panci dan sumpit kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode penciptaan karya berdasarkan tiga tahap dari Alma M. Hawkins, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan menguji berbagai teknik permainan dan posisi bunyi pada alat dapur tersebut, hingga terpilih lima jenis suara utama berdasarkan karakteristik bunyinya. Tahap improvisasi kemudian dilakukan secara spontan dengan mencoba berbagai kombinasi pola ritmis yang merujuk pada prinsip musik minimalis, terutama teknik shifting sebagaimana digunakan dalam Clapping Music karya Steve Reich. Hasil improvisasi ini dituangkan dalam bentuk partitur dengan simbol notehead khusus yang merepresentasikan tiap suara panci, dan dikembangkan menjadi tiga pola utama sebagai fondasi komposisi. Pada tahap pembentukan, suara-suara hasil rekaman diproses menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) BandLab, dengan penerapan efek dan pengolahan suara untuk mencapai keseimbangan, kontrol, dan estetika yang diinginkan. Karya ini diberi judul Riuh yang Teratur, menggambarkan bagaimana bunyi-bunyi riuh dari dapur dapat diolah menjadi struktur musikal yang teratur dan estetis. Penelitian ini membuktikan bahwa objek sehari-hari memiliki potensi sebagai media ekspresi artistik dan membuka ruang eksperimentasi baru dalam praktik musik kontemporer, sekaligus memperluas batasan komposisi musik modern.
Music from the Kitchen: Musical Explorations with Small Pots and Chopsticks Putri, Sifa Alya; Henry Virgan; Widya Febiyanti
Jurnal Penelitian Musik Vol 6 No 2 (2025): Ragam Kajian Musik: Tradisi, Pendidikan dan Inovasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JurnalPenelitianMusik.62.07

Abstract

Penelitian dengan judul “Musik dari Dapur: Eksplorasi Musik Minimalis dengan Panci dan Sumpit Kecil” ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi musikal dari benda non- musikal berupa panci dan sumpit kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode penciptaan karya berdasarkan tiga tahap dari Alma M. Hawkins, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan menguji berbagai teknik permainan dan posisi bunyi pada alat dapur tersebut, hingga terpilih lima jenis suara utama berdasarkan karakteristik bunyinya. Tahap improvisasi kemudian dilakukan secara spontan dengan mencoba berbagai kombinasi pola ritmis yang merujuk pada prinsip musik minimalis, terutama teknik shifting sebagaimana digunakan dalam Clapping Music karya Steve Reich. Hasil improvisasi ini dituangkan dalam bentuk partitur dengan simbol notehead khusus yang merepresentasikan tiap suara panci, dan dikembangkan menjadi tiga pola utama sebagai fondasi komposisi. Pada tahap pembentukan, suara-suara hasil rekaman diproses menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) BandLab, dengan penerapan efek dan pengolahan suara untuk mencapai keseimbangan, kontrol, dan estetika yang diinginkan. Karya ini diberi judul Riuh yang Teratur, menggambarkan bagaimana bunyi-bunyi riuh dari dapur dapat diolah menjadi struktur musikal yang teratur dan estetis. Penelitian ini membuktikan bahwa objek sehari-hari memiliki potensi sebagai media ekspresi artistik dan membuka ruang eksperimentasi baru dalam praktik musik kontemporer, sekaligus memperluas batasan komposisi musik modern.
Learning Rhythm Using Rhythm Feature by Chrome Music Lab's Platform at Galenia Elementary School Bandung Rake Amar Fadillah; Henry Virgan; Henri Nusantara
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.8277

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi penggunaan fitur Rhythm dari Chrome Music Lab dalam meningkatkan pemahaman ritme musik siswa di SD Galenia Bandung. Latar belakangnya mencakup kesulitan siswa dalam memahami dan mengaplikasikan ritme dalam musik. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi efektivitas fitur Rhythm sebagai media pembelajaran interaktif dalam konteks ini. Metode penelitian deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep ritme, serta partisipasi dan motivasi mereka yang lebih tinggi selama menggunakan fitur Rhythm. Implikasinya adalah pentingnya integrasi teknologi dalam kurikulum musik sekolah dasar untuk meningkatkan pembelajaran, meskipun tantangan akses teknologi masih perlu diatasi. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan teknologi sebagai alat pendidikan yang efektif dalam meningkatkan keterampilan musik siswa.
Penciptaan Lagu Mars sebagai upaya memperkuat Nasionalisme terhadap Sekolah Indonesia Den Haag Desti Yustianingsih; Fensy Sella; Henry Virgan; Gunar Gunadi
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v7i1.220

Abstract

Objective: This study aims to address the need of Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) for a school march song as a symbol of pride and an educational tool to instill national values within a multicultural environment. Method: The research employs a practice-led research (PLR) method with an artistic approach, involving a step-by-step creation process including lyric writing, idea and melody exploration, and musical composition. The process engages teachers, SIDH academic community members, and music experts, and includes documentation, discussions, and song trials with the school institution to ensure alignment with its values and needs. Results and Discussion: The main outcome of the research is the creation of an SIDH school march song that is easy to remember and carries a strong message of nationalism, fostering unity and a shared school identity. The documented creative process highlights collective involvement as a participatory approach in developing educational works. Conclusion: This study affirms the fundamental importance of a school march song in shaping identity, reinforcing national values, and nurturing nationalism in Indonesian educational environments abroad. Its novelty lies in meeting a real institutional need with a contextually relevant composition and providing a creative process model that may serve as a reference for other schools.
Dari Ekspresi Kreatif ke Nilai Tukar: Proses dan Hasil Komodifikasi Musik dalam Album “Photograph” Karya Grup Band Themilo Shabira Rajwa Wiriasukma Radhinata; Henry Virgan; Novi Purnama Koswara
OSTINATO: Journal of Music Study and Research Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi musik dari ekspresi kreatif menjadi nilai tukar melalui komodifikasi album “Photograph” karya grup band Themilo. Album ini berangkat dari pengalaman personal dan proses kreatif yang bertujuan merepresentasikan berbagai emosi, pengalaman dan narasi. Namun, dalam perkembangan industri musik, karya musik tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi artistik, tetapi juga sebagai komoditas yang dipengaruhi oleh dinamika ekonomi, teknologi dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berdasarkan kerangka Robert K. Yin. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan dukungan teknik pattern matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodifikasi album “Photograph” berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari pengembangan ide, produksi, hingga distribusi dalam format fisik dan digital. Proses tersebut menghasilkan berbagai bentuk nilai tukar, tidak hanya berupa keuntungan ekonomi, tetapi juga peluang pertunjukan, atensi audiens, capaian streaming, konten visual seperti artwork dan music video, serta merchandise. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai guna musik sebagai ekspresi artistik dapat bertransformasi menjadi berbagai bentuk nilai tukar. Selain memperkuat konsep komodifikasi musik dalam perspektif ekonomi politik komunikasi, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa musisi independen dapat mempertahankan identitas artistiknya sekaligus menghasilkan nilai ekonomi melalui strategi distribusi dan pengemasan karya yang adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Themilo berhasil mengkomodifikasikan karya musiknya yang awalnya berangkat dari ekspresi kreatif menjadi nilai tukar melalui berbagai bentuk keuntungan ekonomi dan non-ekonomi.  
Penggunaan Teknik Phase Shifting dalam Karya Musik Minimalis “ParPhase” Berbasis Eksplorasi Suara Alat Dapur Salsabila Restu Evtiani Sunandar; Henry Virgan; Widya Febiyanti
OSTINATO: Journal of Music Study and Research Vol. 1 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ParPhase merupakan eksperimen penciptaan musik yang memanfaatkan suara parutan dapur berbahan stainless steel sebagai sumber bunyi utama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi artistik dari benda sehari-hari yang jarang digunakan dalam musik, dengan menerapkan teknik phase shifting dengan pendekatan musik minimalis. Teknik ini menghasilkan pergeseran ritme secara bertahap dari pola yang berulang, sehingga membentuk struktur musik yang dinamis meskipun berasal dari elemen sederhana. Penelitian menggunakan pendekatan Practice-Based Research (PBR), di mana proses penciptaan karya tidak hanya dilihat sebagai hasil akhir, tetapi juga sebagai metode untuk menggali pengetahuan musikal melalui praktik yang reflektif. Proses kreatif dilakukan dalam beberapa tahap: eksplorasi bunyi, eksplorasi pola, penyusunan karya, dan produksi karya. Hasil karya menunjukkan bahwa tiga jenis suara utama (TAK, TEK, dan TENG) yang dihasilkan dari teknik pukulan berbeda pada parutan, memiliki karakteristik timbral unik dan saling melengkapi. Ketiganya disusun dalam lapisan suara yang mengalami pergeseran ritmis secara bertahap, menciptakan kesan perubahan meskipun pola dasarnya tetap berulang. Karya ini membuktikan bahwa benda non-musikal dapat memiliki nilai musikal yang tinggi bila diolah dengan pendekatan komposisi yang terstruktur dan didukung teknologi digital. Selain memperluas batas-batas musik kontemporer, ParPhase juga memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan musik, terutama dalam mendorong eksplorasi bunyi dan pemanfaatan teknologi untuk pemula.
Eksplorasi Teknik Repetisi dalam Permainan Musik Minimalis dengan Instrumen Non-Konvensional Gelas, Panci, dan Sendok Muhamad Ihsan; Henry Virgan; Widya Febiyanti
OSTINATO: Journal of Music Study and Research Vol. 1 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik non-konvensional merupakan bentuk eksplorasi seni musik yang menggunakan objek sehari-hari sebagai alat musik alternatif selain instrumen konvensional seperti gitar, piano, dan drum. Bentuk musik ini membuka cakrawala baru dalam penciptaan suara dan ritme, memberikan pengalaman unik dalam bermusik sesuai perkembangan zaman dan selera yang terus berubah. Eksplorasi musik non-konvensional menekankan kreativitas dan kebebasan dalam menciptakan karya musik tanpa batasan alat musik tradisional. Penelitian ini fokus pada teknik permainan alat musik non-konvensional dengan pendekatan repetisi, yang merupakan salah satu ciri khas musik minimalis, terinspirasi oleh tokoh-tokoh seperti Steve Reich dan La Monte Young. Teknik repetisi ini menciptakan kompleksitas bunyi yang menarik dari alat-alat sederhana yang digunakan. Selain itu, penelitian ini memanfaatkan Digital Audio Workstation (DAW) sebagai media produksi musik digital, yang membantu dalam proses rekaman, penghilangan noise, pengolahan suara, serta mixing. Tujuan dari penilitian ini adalah sebagai bentuk pembelajaran musik, analisis teknik permainan musik, khususnya teknik repetisi dengan menggunakan alat musik non-konvensional, serta ingin memberikan perspektif baru dalam bermusik. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menekankan pada penggambaran mendalam tentang teknik dan proses pembuatan karya ini. Hasil daripada penelitian ini adalah bentuk pembelajaran musik, yang menekankan pada eksplorasi alat musik non-konvensional serta dalam memanfaatkan media yang ada sebagai ekspresi baru dalam bermusik.
Game Edukasi Piano Arcade sebagai Media Pembelajaran Musik untuk Anak Usia 5-6 Tahun Nadila Alfadillah; Henry Virgan; Hikmah Sari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4550

Abstract

Penelitian ini mengangkat judul “Game Edukasi Piano Arcade sebagai Media Pembelajaran Musik untuk Anak Usia 5-6 Tahun”. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Piano Arcade untuk menguji kelayakan dan mengetahui respon anak selama penggunaan media. Metode yang digunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas tiga anak usia 5-6 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan memiliki pengalaman mengikuti pembelajaran piano. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi. Instrumen berupa lembar validasi ahli dan lembar observasi anak yang diisi oleh pengajar piano. Data dianalisis menggunakan mixed methods, yaitu analisis statistik deskriptif untuk data kuantitatif dan analisis kualitatif berdasarkan saran validator serta hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Piano Arcade sangat layak digunakan dengan persentase validasi ahli media sebesar 98% dan ahli materi sebesar 93%. Hasil uji coba terbatas menunjukkan anak 1 memperoleh persentase 100% kategori berkembang sangat baik, anak 2 sebesar 94% kategori berkembang sangat baik, anak 3 sebesar 85% kategori berkembang sangat baik. Respon anak terhadap penggunaan media sangat positif. Anak terlihat antusias selama menggunakan media dan pembelajaran menjadi lebih hidup karena disajikan melalui permainan interaktif. Media Piano Arcade juga mampu membantu anak mengenal notasi musik sederhana serta mendukung perkembangan kognitif, motorik, dan afektif. Dengan demikian, media Piano Arcade dapat menjadi alternatif media pembelajaran musik yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.