Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI UPTD PUSKESMAS MUTIARA TAHUN 2019 Kevin Effendi
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.769 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.127

Abstract

Kesehatan merupakan hak dari setiap insan manusia dan merupakan komponen kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan amanat UUD 1945. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, diperlukan peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau, salah satunya pada puskesmas sebagai ujung tombak dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Kepuasan pasien berhubungan erat dengan tingkat kunjungan kembali pasien sehingga dapat digunakan sebagai salah satu indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional study yang bertujuan untuk menilai tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak puskesmas. Variabel pada penelitian ini meliputi dimensi mutu pelayanan kesehatan yang terdiri dari aspek keandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan berwujud. Populasi pada penelitian ini merupakan pasien yang berkunjung ke Puskesmas Mutiara pada bulan Januari dan Februari 2019. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang berisi 25 pertanyaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 57 responden. Hasil penelitian berupa skor penilaian pasien dianalisis dan dikelompokkan sesuai tingkatannya sehingga diperoleh tingkat kepuasan pada aspek keandalan 81,75%, ketanggapan 81,92%, jaminan 82,01%, empati 80,52% dan berwujud 77,77% dengan tingkat kepuasan secara keseluruhan 80,79% yang termasuk dalam kategori puas.Kata kunci: Pelayanan Kesehatan, Puskesmas, Tingkat Kepuasan
Accuracy of Hemoglobin Measurement using the SD Biosensor Standard G6PD Analyzer as Point-of-Care in Pediatric Populations in Malaria-Endemic Regions Kevin Effendi; Rosmayanti Syafriani Siregar; Hendri Wijaya; Olga Rasiyanti Siregar; Arlinda Sari Wahyuni; Ayodhia Pitaloka Pasaribu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6918

Abstract

Background: Malaria remains a significant public health concern, particularly in endemic regions, is frequently associated with anemia in children. Accurate hemoglobin measurement is crucial for diagnosing anemia, especially in resource-limited settings. This study compares the accuracy of SD Biosensor Standard G6PD Analyzer with Hemocue HB301 System for hemoglobin measurement among children in malaria-endemic areas. Objective: To determine the sensitivity, specificity, positive predictive value (PPV), negative predictive value (NPV), positive likelihood ratio (LR+), negative likelihood ratio (LR-), pretest odds, post-test odds, and overall accuracy of the SD Biosensor Standard G6PD Analyzer compared to the Hemocue HB301 System. Method: This cross-sectional diagnostic study involved 325 children aged 6-18 years in Kualuh Leidong District. Secondary data were obtained from a previous study conducted in August 2024, using a total sampling technique. Result: The mean hemoglobin level measured by SD Biosensor Standard G6PD Analyzer (14,22±2,21 mg/dL) was higher than that measured by Hemocue HB301 System (13,45±1,63 mg/dL), with significant difference (p=0,001). The prevalence of anemia detected by SD Biosensor and Hemocue was 12,3% and 11,4%, respectively. The SD Biosensor Standard G6PD Analyzer demonstrated a sensitivity of 70,27%, specificity of 95,14%, PPV of 65%, NPV of 96,14% and an overall accuracy of 92,31%. Conclusion: The SD Biosensor Standard G6PD Analyzer exhibited relatively low sensitivity but high specificity compared to Hemocue HB301 System in measuring hemoglobin levels among children in malaria-endemic areas. Further research is needed to compare both devices against the gold-standard automated hematology analyzer and to identify the factors influencing measurement accuracy. Keywords: Anemia, Hemocue HB301 System, Hemoglobin, Malaria, SD Biosensor Standard G6PD Analyzer