Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Dan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Siswa Pingsan Di SMP Binong Permai, Tangerang Erivita Sakti; Dora Samaria; Riama M. Sihombing; Yakobus Siswadi; Peggy Sara T; Prisca Adipertiwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.859 KB)

Abstract

Remaja merupakan masa dimana terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Remaja merupakan salah satu kelompok vulnerable dalam tatanan masyarakat. Mereka memiliki aktivitas yang dinamis, namun kadang tidak diimbangi dengan istirahat serta pola makan yang teratur. Upacara bendera merupakan kegiatan wajib dilaksanakan guna meningkatkan rasa nasionalisme sejak dini dan di mulai di lingkungan sekolah. Akan tetapi masalah yang cukup sering terjadi saat upacara bendera di sekolah adalah ada siswa/i yang jatuh pingsan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan awal pada siswa/i yang pingsan kepada guru pembina UKS, OSIS, Pramuka dan para siswa/i. Permasalahan mitra kegiatan ini adalah adanya siswa/i yang pingsan saat upacara bendera. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan edukasi dan pelatihan mengenai pertolongan pertama pada siswa/i pingsan di sekolah tersebut. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SMP Binong Permai, Tangerang pada tanggal 15 November 2017 dalam bentuk pemberian edukasi kesehatan bagi siswa/i dengan metode ceramah dan pelatihan pertolongan pertama bagi guru, siswa pengurus OSIS dan Pramuka dengan jumlah peserta sebanyak 161 partisipan yang terdiri dari guru 2,48%, siswa kelas VII 45,34%, siswa kelas VIII 29,81%,siswa kelas IX 22,36%. Hasil kegiatan ini didapatkan nilai rata-rata (mean) pretest pengetahuan mengenai pertolongan pertama pada kondisi pingsan sebelum pelatihan adalah 66,77 dan rata-rata posttest adalah 80,87. Maka dapat disimpulkan, secara statistik ada perbedaan yang bermakna antara rata-rata pengetahuan para peserta sebelum dan sesudah pelatihan (p value 0,001). Data hasil pretest dan posttest terevaluasi adanya peningkatan nilai rata-rata namun dari perhitungan selisih nilai posttest dan pretest, terdapat 9 orang yang nilai posttest lebih rendah daripada pretest.
Edukasi Caregiver untuk Merawat Orang yang Terinfeksi dengan HIV (ODHA) di Indonesia Elysabeth Sinulingga; Yakobus Siswadi; Lani Natalia Watania; Erivita Sakti; Regina Situmorang; Frida Lina Br Tarigan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/81av6q14

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbentuk kegiatan edukasi tentang edukasi caregiver untuk merawat orang yang terinfeksi dengan HIV (ODHA). ODHA sering mengalami stigma dan diskriminasi di masyarakat sehingga ODHA sering merahasiakan status HIV dan mengalami penolakan baik itu oleh keluarga maupun masyarakat sekitar. Komisi HIV/AIDS dan NAPZA (KPA) Moderamen GBKP terbentuk atas kepedulian tentang masalah HIV/AIDS yang ada di Tanah Karo. Bentuk pelayanan KPA Moderamen GBKP antara lain pemberian sosialisasi mengenai HIV/AIDS, pendampingan ODHA dan keluarga, serta menyediakan rumah singgah untuk membantu ODHA dan keluarganya. Caregiver informal seringkali harus memberikan bantuan dan perawatan terhadap ODHA tanpa dibekali oleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai sementara ODHA berisiko mengalami perubahan kesehatan terkait penurunan daya tahan tubuh dan komplikasi terkait dengan hal tersebut selain dari pengelolaan efek samping akibat pengobatan (ARV). Pelatihan caregiver diberikan berdasarkan peka budaya Karo dan spiritual Nasrani diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan Kesehatan ODHA, personal hygine ODHA. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terutama individu yang hidup dengan HIV/AIDS dan keluarga/orang yang mendampingi sehingga diharapkan individu dan keluarga/pendamping (caregiver informal) dapat melakukan tindakan yang tepat dan sesuai dalam memelihara kondisi kesehatan dan mencegah komplikasi akibat HIV yakni menurun menjadi AIDS. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah materi diberikan dalam bentuk pre-post quiz. Target luaran PKM adalah diseminasi dalam bentuk artikel ilmiah pada jurnal PKM-CSR atau jurnal akreditasi sinta.