Yosi Yusrotul Khasanah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN INFUSED WATER KURMA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN ANEMIA Agi Yulia Ria Dini; Yosi Yusrotul Khasanah; Heny Puspasari; Siti Nurdiyana; Dian Susanti; Fitri Setiawati
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 2: APRIL 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i2.185

Abstract

Anemia in pregnant women is a condition of low hemoglobin levels in pregnant women which is a common health problem and can affect both the mother and the fetus. One potential non-pharmacological method to overcome anemia is giving date infused water. Dates are rich in iron, vitamin B complex, and vitamin C which support the formation of hemoglobin and iron absorption. This study aims to analyze the effect of giving date infused water on hemoglobin levels in pregnant women. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The study population was all pregnant women in the third trimester with anemia at TPMB Mintarsih, S.SiT., Bd in the month of 33 people. The sampling technique was carried out using the total sampling technique. The results of the study showed that giving date palm infused water significantly increased hemoglobin levels in pregnant women with anemia in the third trimester. The Paired Samples Test statistical test produced a p value = 0.003 (p < 0.05), which indicates a significant effect of giving date palm infused water on increasing hemoglobin levels. This study recommends date infused water as a non-pharmacological intervention that can be used to support the health of pregnant women.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI PMB E SAWANGAN KOTA DEPOK PERIODE JUNI - AGUSTUS 2024 Siti Nurdiyana; Yosi Yusrotul Khasanah; Heny Puspasari; Agi Yulia Ria Dini; Elis Fitriyawati
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.302

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi suntik merupakan alat kontrasepsi berupa cairan yang disuntikan ke dalam tubuh wanita secara periodik dan mengandung hormonal, kemudian masuk ke dalam pembuluh darah diserap sedikit demi sedikit oleh tubuh yang berguna untuk mencegah timbulnya kehamilan. Hasil studi pendahuluan dari 15 akseptor KB suntik 3 bulan di PMB E, didapatkan hasil bahwa 8 akseptor telah menggunakan KB suntik > 5 tahun, dan sisanya ≤ 5 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui Untuk mengetahui Faktor – Faktor Yang berhubungan Dengan Lama Penggunaan Kontrasepsi suntik 3 Bulan di PMB E Sawangan Kota Depok Periode Juni - Agustus 2024. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 64 akseptor. Menggunakan data primer, analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p-value 0,006 < 0,05), pendapatan keluarga (p-value 0,012 < 0,05), tingkat pengetahuan(p-value 0,011 < 0,05), dan dukungan suami (p-value 0,012 < 0,05) dengan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan di PMB E Sawangan Kota Depok Periode Juni - Agustus 2024. Saran untuk tenaga kesehatan agar dapat memberikan informasi serta penyuluhan kepada akseptor suntik dan suaminya mengenai alat kontrasepsi yang lebih disarankan untuk PUS umur lebih dari 35 tahun dan tentang risiko lama pengunaan KB suntik.
LIMA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEJAHTERAAN IBU DAN ANAK PASCA MELAHIRKAN Yosi Yusrotul Khasanah
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i1.10

Abstract

Kesehatan ibu dan anak dalam  keluarga merupakan salah satu indikator kesejahteraan ibu dan anak. Keberhasilan upaya kesejahteraan dan kesehatan  ibu diantaranya dapat dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI). Penurunan AKI di Indonesia terjadi peningkatan di 2012 menjadi 359. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh peran tenaga kesehatan, keterpaparan informasi, ketahanan komunitas, ketahanan keluarga, dan ketahanan individu terhadap kesejahteraan ibu dan anak pasca melahirkan di wilayah Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional (potong lintang). Populasi adalah ibu-ibu yang menyusi bayi sejumlah 120 dan sampel yang digunakan sebanyak 90 ibu menyusui. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 20. Pengumpulan data menggunakan metode angket. Instrumen data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang paling besar terhadap kesejahteraan ibu dan anak pasca melahirkan di wilayah Kabupaten Cirebon adalah tenaga kesehatan (23,82%),  peran tenaga kesehatan sebagai motivator ini bermakna dorongan terhadap serangkaian proses perilaku manusia pada pencapaian tujuan.Kata kunci  : Tenaga Kesehatan, Informasi, Komunitas, Individu, Kesejahteraan ibu dan anak   ABSTRACTMaternal and child health in the family is one indicator of the welfare of mother and children. The success of maternal welfare nd health effort can be seen from the maternal mortality rate.the decline in maternal mortality in Indonesia has increased 2012 to 359. The purpose of this study was determine the effect and magnitude between health worker. Information explosive, community resilience, family resilience, family resilience and individual resilience to post partum wellfare for mother and children in the Cirebon district. The methode used in this study is a quantitave approach that uses a cross sectional desain (cross secsional). The analytical methode used is a structural equation model (SEM) using smart pls 2.0 and SPSS2.0  Data collection uses the questionnaire method. Data instruments using questionnaires. The results showed that the greatest influence on the wellfare of postpartum mothers and children in the Cirebon regency is health workers (23,82%). The role of health worker as motivator means encaouging a series of proceses of human behavior towards archeiving goals.Keywords :  Medical Staff, Information, Comunity, Individual,  Mom and Child Welfare
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEDIAAN BIDAN DESA UNTUK TINGGAL DI DESA Yosi Yusrotul Khasanah
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.14

Abstract

Strategi pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 mengisyaratkan bahwa pembangunan kesehatan ditujukan pada upaya menyehatkan bangsa. Indikator keberhasilannya antara lain ditentukan oleh angka mortalitas dan morbiditas, angka kematian  ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).Salah satu upaya penting yang sedang ditempuh oleh pemerintah untuk mempercepat penurunan angka kematian  ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia adalah dengan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang antara lain dilakukan melalui penempatan bidan di desa (BDD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  faktor–faktor yang berhubungan dengan kesediaan bidan desa untuk tetap tinggal di desa di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian analitik Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah bidan desa yang ada di Kabupaten Cirebon sejumlah 424 orang. Teknik pengambil sample menggunakan total sampling,  yang bersedia mengisi kuesioner berjumlah 353 bidan desa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan.instrumen yang digunakan adalah kuesioner, analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunujukkan variabel umur  (p=0,00), variabel status perkawianan  (p = 0,00), variabel lama kerja (p= 0,00), variabel lama kerja (p= 0,00) ada hubungan dengan kesediaan bidan tinggal di desa, sedangkan variabel ketersediaaan polindes (p=0,57) menunjukkan tidak adanya hubungan kesediaan bidan tinggal di desa.Kata kunci : Faktor kesediaan bidan Desa   ABSTRACTThe heath deveplopment strategis towards a healhty Indonesia 2010 implies that health development is aimed at making the nation healhty indicator of success are determined by mortality and morbidity and morbidity,maternal mortality (MMR) and infant mortality (IMR). One of the important effort being pursued by the government to accelerate the reduction of maternal mortality (MMR) and Infant mortality (IMR) in Indonesia is to bring healh service closser to the community, which among other is done by placing midewifes in the village. The pupose of this study was to determine the factors related to willingness of village midwives to say in village in Cirebon Regency. This is cross secsional analytical study with a population of research that is village midwife in Cirebon District with a total of 242 village midewive, sampling technique using random sampling technique of 353. The results of this study indicate factors related to the willingness of village midwives to stay in the village are 25-34 years of age, marital status is married, tenure of more than 10 years, civil servant employment status, with additional income excluding salary.  The result of the study addressed the age vaeriabel (p=0,00)  the  marriage status variable (p =0,00), variable leght of employment (p=0,00) there was a relationship with the willingness of midewives to live in the village while the polindes availability variable (p=0,57) relationship with the willingness of midewives to live in the village.Key word : village midewife’s willingness, availability of Polindes 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI KLINIK ARIZA MEDIKA TAHUN 2022 Heny Puspasari; Agi Yulia Ria Dini; Siti Nurdiyana; Laili Nurjannah Yulistiyana; Yosi Yusrotul Khasanah; Anisah Fitri
Jurnal Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i2.317

Abstract

Abstrak  KB suntik 3 bulan adalah kontrasepsi hormonal yang berisi hormone progesterone. KB suntik 3 bulan merupakan metode kontrasepsi non jangka panjang akan tetapi KB suntik 3 bulan menjadi pilihan mayoritas ibu-ibu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor uyang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan di Klinik Ariza Medika Tahun 2022.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.Cara pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah  Analisa multivariat dengan uji chi square.Hasil analisis uji chi square dengan spss faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p,0,05 adalah usia (p=0,02) dan parietas (p=0,03). Keempat faktor (usia, Pendidikan, ekonomi dan parietas) secara bersama-sama berpengaruh terhadap pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan namun yang paling signifikan adalah usia dan parietas. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan di Klinik Ariza Medika adalah faktor usia dan parietas. Meningkatkan KIE tentang kontrasepsi agar lebih bijak dalam memilih KB sesuai kebutuhan. Kata kunci : KB Suntik 3 bulan, usia, pendidikan, ekonomi, parietas Abstract  3-month injection contraception is a hormonal contraceptive that contains the hormone progesterone. The 3-month injection KB is a non-long-term contraceptive method, but the 3-month injection KB is the choice of the majority of acceptor. This study was conducted to determine the factors that influence the choice of 3-month injectable contraception at the Ariza Medika Clinic in 2022.This study used a quantitative method with an analytical descriptive design. The sampling technique used was accidental sampling. Method data collection using a questionnaire. Data analysis used is multivariate analysis with chi square test. The results of chi square analysis with SPSS. The factors that influence the choice of 3-month injectable contraception with a p value of <0.05 were age (p=0.02) and parity (p=0.03). The four factors (age, education, economy and pariety) together influence the choice of 3-month injectable contraception, but the most significant are age and pariety. The factors that influence the choice of 3-month injectable contraception at the Ariza Medika Clinic are age and pariety. Improving KIE on contraception to be wiser in choosing family planning according to need Key words : 3-month injectable contraception, age, education, economy, pariety