Articles
PENGARUH BEBAN BERLEBIH TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN JENDERAL SOEDIRMAN SOKARAJA)
Iskahar Iskahar;
Sulfah Anjarwati;
Livia Oktafiani Rejeki
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2021): CIVENG VOLUME 2 NO.2 JULI 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (898.084 KB)
|
DOI: 10.30595/civeng.v2i2.11059
Jalan Jenderal Soedirman Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah mmerupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa provinsi, kota dan kabupaten. Jalan tersebut banyak dilalui kendaraan berat maupun kendaraan ringan hal ini dapat menyebabkan kerusakan jalan salah satunya adalah berkurang kemampuan struktur perkerasan jalan dalam menjalankan fungsinya sebanding dengan bertambahnya umur perkerasan dan bertambahnya beban lalu lintas yang di pikul dari kondisi awal apalagi dengan adanya kendaraan dengan beban berlebih terhadap lapisan perkerasan. Hal ini menjadi alasan untuk menganalisis Pengaruh Beban Berlebih Terhadap Umur Rencana Perkerasan Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Jenderal Soedirman Sokaraja). Pada analisis ini akan dilihat sejauh mana pengaruh dari kelebihan beban kendaraan terhadap umur perkerasan jalan dengan menggunakan metode Bina Marga. Angka ekivalen kendaraaan dihitung dan (ESAL) dihitung dalam keadaan normal dan beban berlebih. Persenn umur perkerasan dihitung sehingga dapat ditarik kesimpulan seberapa pengaruh kelebihan muatan kendaraan terhadap umur pererasan jalan. Dalam penelitian ini dapat dilihat dengan asumsi penambahan beban lalu lintas sebesar 5%, 10%, 15% dan dari hasil dapat disimpulkan bahwa terjadi penguranagn umur rencana dengan persentase 0% terjadi diantara tahun ke-9 dan tahun ke-10 dari umur rencana normal 10 tahun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kelebihan beban kendaraan terhadap perkerasan jalan sangat berpengaruh terhadap pengurangan umur perkerasan jalan.
ANALISIS DERAJAT KEJENUHAN SIMPANG TIGA LENGAN JALAN RAYA PASAR PATIKRAJA
Iskahar Iskahar;
Sulfah Anjarwati;
Khalifah Noor Aziz
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2020): CIVENG VOLUME 1 NO.2 JULI 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.136 KB)
|
DOI: 10.30595/civeng.v1i2.9300
Simpang jalan merupakan tempat terjadinya konflik lalulintas. Volume lalulintas yang dapat ditampung oleh jaringan jalan ditentukan dengan kapasitas simpang pada jaringan jalan tersebut. Simpang yang dianalisa pada penelitian ini adalah simpang tak bersinyal tiga lengan JL. Raya PasarPtikraja. Padapersimpangan tersebut sering terjadi kemacetan dan kecelakaanlalulintas.Data yang peneliti peroleh didapat dari data skripsi dari tahun sebelumnya. Data tersebut peneliti analisis dengan menggunakan MKJI 1997, didapatkanhasil volume kendaraan pada tahun 2019 sebesar 5400 Kend/jam dan DS = 1,49 ≥ 0,75 (Jenuh). Sehingga membuat beberapa penanganan berupa skenario I, II, III. Dari beberapa skenario yang dilakukan, terpilih skenario III yaitu dengan perubahan teknis simpang tak bersinyal menjadi simpang bersinyal menggunakan 3 fase diperoleh nilai DS = 0,52 ≤ 0,75 (tidak jenuh), yaitu kondisi dimana suatu simpang tidak mengalami kemacetan/keramian
ANALISIS TINGKAT KERAWANAN LONGSOR LERENG DI DESA SAMUDERA KULON KECAMATAN GUMELAR KABUPATEN BANYUMAS
Iskahar Iskahar;
Sulfah Anjarwati;
Windi Febriana Sohebah
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2020): CIVENG VOLUME 1 NO.1 JANUARI 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.253 KB)
|
DOI: 10.30595/civeng.v1i1.9286
Samudera Kulon Village is one of the villages in Gumelar Subdistrict, which is an area of high vulnerability to landslides. This study aims to determine how much the level of landslide hazard in Samudera Kulon, Gumelar District. Data is obtained through direct observation in the field and secondary data from various related agencies. Data analysis was carried out to determine the typology of landslide potential zones and determine the classification of the level of vulnerability to landslides.The results of data analysis showed that the landslide hazard level was between 1.74-2.225, so the level of landslide hazard potential in Samudera Kulon Village was moderate
ANALISIS PENURUNAN PONDASI TIANG BOR DENGAN METODE EMPIRIS DAN UJI BEBAN PADA PROYEK GEDUNG “K” UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
Amris Azizi;
M. Agus Salim Al Fathoni;
Sulfah Anjarwati
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2022): CIVENG VOLUME 3 NO.1 JANUARI 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1162.312 KB)
|
DOI: 10.30595/civeng.v3i1.12824
Gedung “K” Universitas Muhammadiyah Purwokerto dirancang menggunakan pondasi tiang bor dengan kedalaman ujung mencapai 16 meter. Dalam pelaksanaan pekerjaan pondasi, sering dijumpai kondisi tanah pada kedalaman yang sama mempunyai karakteristik yang berbeda. Hal ini dapat mempengaruhi ketercapaian kedalaman pondasi yang direncanakan, mempengaruhi kualitas, kapasitas dukung dan besarnya penurunan pondasi. Penelitian ini menganalisis besarnya penurunan pondasi tiang menggunakan metode statik (pendekatan teoritis) kemudian dibandingkan dengan penurunan pondasi tiang hasil uji beban metode Pile Driving Analyzer (PDA). Analisis diperlukan untuk memastikan penurunan pondasi terpasang masih dalam batas-batas yang diijinkan.Hasil analisis menunjukkan penurunan pondasi tiang dengan cara statik pada tiang BP4 dan BP6 adalah 0,25 dan 0,24 mm, jauh lebih kecil dibandingkan dengan penurunan pondasi tiang hasil uji pembebanan dilapangan, yaitu sebesar 3 mm. Penurunan pondasi tiang tunggal dengan cara statik maupun hasil uji lapangan masih dibawah batas maksimum penurunan yang diijinkan.
ANALISIS PENANGANAN KERUSAKAN JALAN AJIBARANG-CILONGOK DENGAN METODE ASPHALT INSTITUTE
Sulfah Anjarwati;
Tita Ria Pristianita
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2020): CIVENG VOLUME 1 NO.2 JULI 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.298 KB)
|
DOI: 10.30595/civeng.v1i2.9296
Penelitian kondisi perkerasan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan jenis program evaluasi yang perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kondisi perkerasan ruas Jalan Ajibarang – Cilongok dengan panjang ruas jalan 6 km dan lebar jalan 7 m. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil pada penelitian sebelumnya Penilaian kondisi perkerasan jalan salah satunya dengan menggunakan metode Asphalt Institute. Urutan nilai kondisi pemeliharaan jalan metode Asphalt Institute didasarkan pada rentang nilai 0 sampai 100. Dari hasil analisa kerusakan pada ruas Jalan Ajibarang – Cilongok dengan metode Asphalt Institute didapatkan nilai rata – rata kondisi jalan 93,1 yang dimasukan pada program pemeliharaan rutin
PENYULUHAN TENTANG KORESPONDENSI: PERBEDAAN SURAT FORMAL DAN NON FORMAL
Erny Rachmawati;
Sulfah Anjarwati;
Kris Linggardini
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.651 KB)
Ide awal diadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui ‘Penyuluhan Tentang Korespondensi: Perbedaan Surat Formal Dan Non Formal’ adalah karena dalam aktivitas kerja masih sering dijumpai penggunaan komunikasi berupa surat dengan isi dan susunannya tidak sesuai dengan aturan surat formal. Sedangkan komunikasi non formal melalui surat hampir tidak digunakan sebagaimana mestinya, seperti menggunakan catatan memo. Hal ini dikarenakan komunikasi berupa perintah lebih sering menggunakan komunikasi Watshaap. Oleh karena itu tujuan kegiatan ini adalah a) Untuk memberikan wawasan pengetahuan agar peserta mampu membedakan jenis surat formal dan non formal, b) Agar peserta mampu mengidentifikasi ciri-ciri surat non formal dan terutama surat formal dengan benar, c) Untuk meminimalisir kesalahan dalam komunikasi dalam aktifitas kerja. Dengan peserta adalah ibu-ibu dosen, melalui metode pelaksanaan yang bertemu langsung dengan media presentasi berupa ppt dan dilanjutkan tanya jawab, hasilnya bagi para peserta lebih memahami kesalahan dalam berkomunikasi dan mengetahui cara memperbaiki komunikasi.
PELATIHAN BISNIS DIGITAL UNTUK WARGA AISYIYAH, KABUPATEN BANYUMAS
Erny Rachmawaty;
Sulfah Anjarwati;
Irawan Randikaparsa
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 10: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Transformasi bisnis menjadi digital merupakan hal yang sangat penting dewasa ini untuk menunjang keberlangsungan siklus suatu bisnis. Setelah melalui era pandemic Covid 19 pola bisnis sudah banyak mengalami perubahan. Pelatihan pada pengabdian ini memberi banyak pengetahuan serta penerapan bisnis digital pada para peserta yang tergabung dalam Sekolah Wirausaha Aisyiyah Kab. Banyumas. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah dan praktik di lab. Computer. Melalui kegeitan ini para peserta yang didominasi ibu rumah tangga memiliki pengetahuan tentang bisnis digital serta menerapkan dalam memulai bisnis.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN CHATGPT UNTUK PENGEMBANGAN BISNIS WARGA AISYIYAH, KABUPATEN BANYUMAS
Erny Rachmawati;
Sulfah Anjarwati;
Irawan Randikaparsa
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 9: September 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep digital marketing kepada para peserta kaum Perempuan Muhammadiyah. Sebagian besar pesertanya adalah ibu-ibu Aisyiyah Kabupaten Banyumas. Kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkuat bisnis UMKM dalam menyesuaikan era digital. Melalui serangkaian pelatihan dan sesi praktis, para peserta kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang media sosial, SEO, iklan online, dan strategi pemasaran digital lainnya. Selain itu, peran ChatGPT dalam memberikan informasi dan dukungan tambahan membantu para peserta dalam mengimplementasikan konsep-konsep ini. Hasilnya adalah peningkatan keterampilan praktis, pengetahuan digital, dan kemandirian bisnis yang dapat mendukung pertumbuhan usaha mereka. Kegiatan ini juga memperkuat jaringan sosial dan kesadaran digital di komunitas ibu-ibu Aisyiyah, memberikan pondasi yang kokoh untuk bersaing dalam dunia digital yang terus berkembang.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Hand Sanitizer Otomatis pada Masjid Muhammadiyah Baitul Hikmah Karanglewas Kidul Banyumas
Dwi Purwanto;
Sulfah Anjarwati;
Firdaus Bin
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 2, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/jpts.v2i02.13677
Kegiatan peribadatan di Banyumas sudah mulai diberlakukan di Masjid dengan cara melakukan memberikan jarak setiap shafnya, kegiatan pencegahan atau penuralan wabah pada saat pandemi covid 19 sangat penting bagi kita khususnya, apalagi sekarang Indonesia menjadi sentral pandemi yang ditemukan varian baru yaitu varian Delta maka perlu adanya sosialiasi dan informasi kepada masyarakat di kota besar khusus nya kota yang mobilitas nya tinggi maupun di desa terpencil yang masih sangat minim informasi pentingnya menjaga kebersihan, terlebih lagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas beribadah melakukan kontak dengan saling berjabat tangan. Tentu dengan adanya kontak fisik maka akan secara tidak langsung segala jenis bakteri mapupun virus akan menempel pada permukaan tangan. Melakukan kegiatan atau aktivitas pembersihan tangan dengan teknologi tepat guna menggunakan hand sanitizer setelah beraktifitas didalam maupun diluar dapat meminimalisir terjangkitnya virus pada saat pandemi ini. Selain itu, dengan melakukan pembuatan handsanitizer otomatis dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan menggunakan hand sanitizer, kita menyadari bahwasanya penggunaan hand sanitizer otomatis ini dapat digunakan dengan mudah dan tidak perlu menyediakan media yang begitu besar seperti tempat mencuci tangan dengan air mengalir pada setiap masjid.
Analisa Tingkat Pelayanan Jalan Akibat Penutupan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api
Sari, Cremona Ayu Novita;
Anjarwati, Sulfah
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 1 Maret 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/jrst.v8i1.20938
Perlintasasan sebidang antara jalan raya dan kereta api menjadi titik potensi kemacetan. Perlintasan kereta api tersebut salah satunya di Banyumas yang menghubungkan Stasiun Sumpiuh dan Stasiun Tambak dengan jalur ganda dengan frekuensi kereta api yang cukup tinggi untuk perjalanan kereta api lintas selatan. Selain itu, hambatan samping yang terjadi pada perlintasan sebidang kereta api juga menjadi penyebab kemacetan diruas Sumpiuh. Penelitian dilakukan dengan survei lapangan selama dua hari pada hari libur dan hari kerja. Analisis data didasarkan pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Data hasil survei meliputi survei geometrik jalan, volume lalu lintas, hambatan samping, kinerja jalan dan tingkat pelayan jalan. Berdasarkan hasil survey diperoleh volume kendaraan maksimum pada hari libur jam puncak sore pukul 17.00 -18.00 WIB sebesar 2.698 skr/jam sedangkan pada hari kerja jam puncak pagi pukul 06.45-07.45 WIB sebesar 2.914 skr/jam. Kelas hambatan samping terjadi pada hari libur termasuk tinggi (H) dan pada hari kerja sangat tinggi (VH). Derajat kejenuhan pada hari libur jam puncak sore bernilai 0,93 termasuk tingkat pelayanan jalan E dimana kondisi operasional arusnya tidak stabil dan kecepatan kadang terhenti dan pada hari kerja jam puncak pagi bernilai 1,05 termasuk tingkat pelayanan F dimana kondisi jalan tersebut terjadi antrian kendaraan yang panjang dengan kepadatan lalu lintas yang tinggi.