Uus Manzilatusifa
Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Langlangbuana

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (Stad) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Shinta Puri Aswatinur; Uus Manzilatusifa; Sungging Handoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1922.978 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi materi persamaan dasar akuntansi. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan memperoleh informasi tentang prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi materi persamaan dasar akuntansi. Penelitian ini bersifat kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Metode dalam penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, unjuk kerja dan tes tertulis.  Berdasarkan hasil pengolahan data yang dianalisis, diperoleh nilai siswa dalam pembelajaran ekonomi materi persamaan dasar akuntansi. Terdapat perbedaan yang signifikan dari prestasi belajar siswa antara kelas eksperimen setelah mendapatkan perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan kelas kontrol tanpa perlakuan tersebut yang dibuktikan melalui uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis (uji-t).
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournamen) Terhadap Peningkatkan Minat Belajar Siswa Asri Fuji Rahayu; Uus Manzilatusifa; Cucu Lisnawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.519 KB)

Abstract

This research is motivated by the low learning interest of students in economic subjects. The efforts of teachers in carrying out learning activities at this time have not been oriented towards increasing students' interest in learning. Based on these problems, it is necessary for new innovations in learning that aim to find a learning model that is suitable to increase students' learning interest, namely the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model. The purpose of this study was to determine the application and influence of the team game tournament learning model on the learning interest of students in the eleventh grade of IIS 1. This study was an experimental study that was quantitative. Based on the results of data analysis shows that there are differences in learning interests of students between the control class and the experimental class with the treatment model of Teams Games Tournament learning. The average learning interest of students in the experimental class is 38.49 and the control class is 30.27. Therefore, it can be said that the application of the Cooperative Teams Games Tournament type learning model can significantly influence students' learning interest in economic subjects.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Peserta Didik Shinta Puspita Sari; Uus Manzilatusifa; Sungging Handoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.382 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dilakukan dengan sangat baik atau tidak, sehingga jika baik maka akan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hasil pengujian hipotesis menggunakan lembar observasi, dan uji-t yang menunjukan bahwa model penerapan model PjBL di gunakan sangat baik, dan berdasarkan hasil pengujian statistik kemampuan berpikir kreatif peserta didik di kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan di bandingkan sebelum menggunakannya.).
Pentingnya Pendidikan Wirausaha Koperasi Dalam Upaya Pengembangan Koperasi Uus Manzilatusifa
EDUCARE Vol. 2 No.1, Agustus 2003
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.927 KB)

Abstract

Paradigma pembangunan ekonomi yang menitik beratkan padapertumbuhan ekonomi selama orde baru ternyata menimbulkan Over Heated Economic dan High Cost Economic yang berakhir dengan krisis ekonomi yang ditandai dengan daya beli masyarakat turun demikian juga perbankan dan dunia usaha mengalami kemuduran sehinga menimbulkan penambahan pengangguran, inflasi yang tinggi dan menimbulkan kelimpungan dan kemiskinan.Fenomena di atas menunjukan bahwa fundamental ekonomi kita masih keropos, sehingga pelaku-pelaku ekonomi harus mencoba mempelajari dan memperbaiki dari kekeliruan di atas.Koperasi sebagai salah satu pelaku ekonomi yang dipandang cukup representatif dalam wadah perekonomian rakyat harus lebih eksis. Sebagai upaya agar koperasi lebih berkembang maka, perlu adanya Wirausaha Koperasi (Wirakop).
PENGEMBANGAN KOPERASI DENGAN PENDEKATAN ANALISIS SWOT Uus Manzilatusifa
EDUCARE Vol. 2 No. 2, Agustus 2004
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.537 KB)

Abstract

Pengembangan koperasi dengan menggunakan analisis SWOT : Tujuh indikator kekuatan dan dua belas indikator peluang yang telah diuraikan diatas dapat membantu pengurus dan pengelola untuk mengimplementasikannnya dalam rangka pengembangan dan keberhasilan koperasi; unsur-unsur kelemahan yang ada supaya mendapat perhatian yang serius baik oleh pengurus dan pengelola maupun oleh para anggota, sehingga resiko yang timbul akibat dari kelemahan-kelemahan tersebut dapat diminimalisasikan sehingga keberhasilan dan pengembangan koperasi dapat tercapai; dan perlu bagi pengurus dan pengelola untuk dapat mengantisipasi ancaman agar dapat hidup dan berkembang serta dapat mewujudkan keberhasilan yang diharapkan.
WIRAUSAHA KOPERASI DAPAT MENEMUKAN KEUNGGULAN KOPERASI Uus Manzilatusifa
EDUCARE Vol. 4 No. 1, Agustus 2006
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1227.894 KB)

Abstract

Tugas wirausaha kopersai yang utama adalah menciptakan inovasi yang dapat memberikan perubahan yang positif dalam organisasi usaha. Seorang inovator yang sejati tidak akan pernah berhenti mencari perubahan dan memanfaatkannya sebagai peluang. Keberhasilan inovasi akan sangat ditentukan oleh kemampuan dan kemauan wirausaha koperasi, disamping kebebasan bertindak dari wirausaha koperasi tadi. Tingkat kemampuan dan motivasi yang tinggi dari wirausaha koperasi yang dibarengi dengan kebebasan bertindak (sepanjang tidak merugikan orang lain) dari wirausaha tadi akan memungkinkan tugas wirausaha dapat dilaksanakan dengan baik
PEMBERIAN MOTIVASI GURU DALAM PEMBELAJARAN Uus Manzilatusifa
EDUCARE Vol. 5 No. 1, Agustus 2007
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1209.504 KB)

Abstract

Pemberian motivasi guru dalam pembelajaran dapat terdiri atas Pemberian Penghargaan, yang dapat menumbuhkan inisiatif, kemampuan- kemampuan yang kreatif dan semangat berkompetisi yang sehat, pemberian penghargaan sebagai upaya pembinaan motivasi tidak selalu harus berwujud atau barang, tetapi dapat juga berupa pujian-pujian dan hadiah-hadiah im-material. Pemberian perhatian yang cukup terhadap siswa dengan segala potensi yang dimilikinya merupakan bentuk motivasi yang sederhana, karena banyak yang tidak memiliki motivasi belajar diakibatkan tidak dirasakannya adanya perhatian. Ajakan Berpartisipasi. Pada diri manusia ada sesuatu perasaan yang dihargai apabila dia dilibatkan pada sesuatu kegiatan yang dianggap berharga. Oleh karena itu guru, harus selalu mengajak dan mengulurkan tangan bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran guna lebih bergairah dalam belajar dan memperkaya proses interaksi antar potensi siswa dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: motivasi, proses pembelajaran, proses interaksi pembelajaran. A. Pendahuluan 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Rizki Kurniawan; Uus Manzilatusifa; Bella Anantha Sritumini
EDUCARE Vol. 11 No. 2, Desember 2013
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.876 KB)

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students in economic subjects. In learning activities students are expected to interact actively with teachers, students with students, and students with the environment, so that learning activities can run well in hopes of improving learning outcomes. Learning Outcomes of students will increase if the learning creates good interactions. Therefore learning methods are used which require interaction in learning by applying the STAD Cooperative Learning Model type. The research method used is the experimental method, while the nature of the research used in this study is quantitative research. The results of the study show that: (1) The results of processing observational data can be seen that the STAD Cooperative Learning Model can be applied in economic learning; (2) There are differences in the improvement of student learning outcomes in the experimental class and the control class; (3) Application of the STAD Cooperative Learning Model can improve learning outcomes. The results showed a comparison of the increase in the pretest and posttest values in the gain test. Thus it can be concluded that the application of the STAD type cooperative learning model can improve learning outcomes.
Penerapan Model Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik Inra Gunawan; Uus Manzilatusifa; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.398 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah pada kurangnya aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN Cimindi dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN Cimindi. Model pembelajaran yang diaplikasikan adalah Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT). Sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian maka metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode eksperimen. Populasi untuk dijadikan sebagai sampel yang akan di beri perlakuan, yakni peserta didik kelas IV SDN 1 Cimindi sebanyak 15 orang sedangkan yang menjadi kelompok control peserta didik kelas IV SDN 2 Cimindi yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok yang diberikan model pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPS menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik berada dalam katagori baik, sedangkan pada peserta didik yang tidak menggunakan model Cooperative Learning Type Team Games Tournament (TGT) dengan berada dalam kategori cukup. Selain itu terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik pada kelompok dengan pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT).
Pelatihan Kegiatan Usaha Koperasi Warga RT. 02 RW. 07 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Uus Manzilatusifa; Fugiyar Suherman
EDUCARE Vol. 16 No. 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.907 KB)

Abstract

Salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari sebagian terbesar rakyat Indonesia adalah melalui pemberdayaan koperasi. Secara umum koperasi dipahami sebagai perkumpulan orang yang secara sukarela mempersatukan diri untuk berjuang meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Melalui pembentukan koperasi secara sadar dan tidak spontan. Kenyataan yang ada koperasi yang dibentuk dilingkungan RT 02 RW 07 secara spontan dan tidak direncanakan. Pengurus dipilih tidak berdasarkan keputusan rapat anggota, namun ketua PKK otomatis menjadai ketua koperasi. Modal yang terkumpul tidak berdasarkan aturan dalam koperasi, kegiatan usaha tidak berdasarkan kepada jenis-jenis usaha koperasi, pencatatan belum mengacu kepada PSAKno 27 tahun 2007, pembagian sisa SHU belum mengacu kepada pencatatan akuntansi koperasi. Partisipasi anggota belum sepenuhnya memanfaatkan pelayanan yang ada dikoperasi. Sehingga perlu ada pendampingan pelatihan untuk membentuk koperasi yang mengacu kepada aturan koperasi berdasarkan UU No 25 Tahun 1992 dan PSAK No 27 tahun 2007 sehingga terarah kepda pembentukan koperasi yang sebenarnya..