Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

The analysis of mental health awareness constructs in college students during the Covid-19 pandemic based on Rasch Model application Lestari, Sumi; Rahmawati, Intan; Faizah, Faizah; Risqi, Purnama Miftaqhul; Feraihan, Rania
International Journal of Research in Counseling and Education Vol 5, No 2 (2021): International Journal of Research in Counseling and Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.647 KB) | DOI: 10.24036/00455za0002

Abstract

Mental health awareness is a condition when individuals are aware of the importance of mental health in maintaining their positive psychological well-being. Awareness involves prevention of mental problems, identifying mental problems, and self-managing in any possibilities of mental distuption. A way to maintain mental health awareness is to obtain knowledge or information related to disorders, management, and prevention of mental health problems through literacy. Meanwhile, Lack of mental health literacy have been identified as major obstacles for the promotion of mental health and early intervention during this pandemic era. This study aims to develop a measuring instrument by testing the validity and reliability of mental health awareness through literacy during the COVID-19 pandemic towards college students using the Rasch Model approach. The subjects of this study were male and female, college students aged 18 – 25 years and Indonesian citizens. This research was conducted on 307 subjects. The results of the research showed that the mental health awareness scale using Mental Health Literacy Questionnaire is a reliable and valid measuring instrument (α = 0.844) during the COVID-19 pandemic by using the Rasch Model approach and compared to the classical theory of mental health awareness. There are 21 valid items and 8removed items with no any dimensions are eliminated.
Penguatan Kapabilitas: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Anak Lestari, Sumi; Anam, Khoirul; Rahmawati, Intan; Astiti, Dewi Puri
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1 Juni Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i1.16099

Abstract

Health is the primary key to achieving human well-being. Therefore, maintaining physical and mental health is essential in daily life and should be instilled from an early age to develop strong and healthy character. Health is an optimal state of individual well-being in the biopsychosocial aspects (physical, mental, and social), enabling optimal growth and development throughout the lifespan.The purpose of implementing psychoeducation on strengthening the capabilities of clean and healthy living behavior is to increase knowledge, awareness and independence in children from an early age. This psychoeducation method uses an offline platform which was held on Saturday, June 15, 2024, in this activity collaborating with BPBD Malang, SDN 1 Slampearejo Jabung and involving grade 1 elementary school students with 37 respondents, where all respondents received materials and rewards. Based on the results of the SWOT analysis, students gained knowledge and are able to practice clean and healthy living behaviors by brushing their teeth, washing their hands with soap, and cutting their nails. The implication of this activity is to raise awareness among parents to instill, teach, set an example, and habituate their children to practice healthy behaviors in their daily lives.Kesehatan merupakan kunci utama dalam meraih kesejahteraan manusia, karena itulah menjaga kesehatan fisik dan mental merupakan hal mutlak dalam menjalani hidup sehari-hari dan perlu ditanamkan sejak dini untuk memiliki karakter yang kuat dan sehat. Sehat merupakan suatu keadaan individu Sejahtera secara optimal pada kondisi biopsikososial (fisik, mental, dan social) untuk mendapatkan pertumbuhan dan perkembangsan secara optimal dalam rentang kehidupan. Tujuan implementasi psikoedukasi tentang penguatan kapabilitas perilaku hidup bersih dan sehat adalah meningkatkan pengetahuan, keadasaran dan kemandirian pada anak sejak dini. Metode psikoedukasi ini dengan menggunakan platform luring atau offline yang diselenggarakan pada hari sabtu tanggal 15 Juni 2024, dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan BPBD Malang, SDN 1 Slampearejo Jabung dan melibatkan peserta didik kelas 1 SD dengan jumlah responden 37 peserta didik, dimana seluruh responden memperoleh materi dan reward. Berdasarkan hasil analisis SWOT peserta didik memperoleh pengetahuan dan mampu menerapkan perilaku hidup yang bersih dan sehat dengan cara menggosok gigi, mencuci tangan menggunakan sabun dan memotong kuku. Implikasi dalam kegiatan ini adalah memberikan kesadaran kepada orang tua untuk menanamkan, mengajarkan, memberikan contoh dan membiasakan anak-anak berperilaku sehat dalam menjalani hidup sehari-hari.
SELF-HYPNOSIS MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL Indahwati, Lilik; Yulismaulidya, Farahmita; Putri, Frilya Rachma; Dewi, Mustika; Lestari, Sumi
Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2024): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2024.011.01.3

Abstract

Kecemasan adalah kondisi emosional yang dapat terjadi karena adanya ketidaknyamanan selama kehamilan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kecemasan ibu hamil dapat memicu terjadinya hipertensi, BBLR dan mengganggu perkembangan otak janin, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Self-hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan secara mandiri oleh ibu hamil. Melalui teknik relaksasi ini, memungkinkan ibu hamil mencapai keadaan pikiran yang tenang dan nyaman sehingga berpengaruh terhadap  kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-hypnosis terhadap kecemasan ibu hamil di Klinik Kesehatan Kabupaten Malang. Desain  penelitian adalah pre experimental pre post test design. Semua ibu hamil Trimester II-III yang mengikuti kelas ibu hamil dan memenuhi kriteria inklusi menjadi responden yaitu sejumlah 31 orang. Sampling yang digunakan adalah accidental sampling selama 3 bulan. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan P value = 0,000 < 0,05. Hasil ini menggambarkan bahwa self-hypnosis dapat menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil. Dengan demikian para tenaga kesehatan dapat melatih ibu hamil untuk melakukan self-hypnosis.     
Penerapan Metode Dongeng dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Menggosok Gigi pada Anak Taman Kanak-Kanak Rachmayani, Dita; Kurniawati, Yunita; Lestari, Sumi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.112 KB) | DOI: 10.30651/else.v2i2.1678

Abstract

Abstrak: Pentingnya pemahaman perilaku sehat sejak usia dini dapat berdampak positif bagi tumbuh kembang anak. Salah satu perilaku sehat pada anak yaitu menggosok gigi. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku menggosok gigi pada anak taman kanak-kanak dengan menggunakan metode dongeng. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain the one-group pretest-posttest. Hasilnya diperoleh nilai Z = -3.241 dengan signifikansi 0.001 (<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa metode dongeng efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku anak.           Kata kunci: Dongeng, Perilaku, Menggosok, Gigi, AnakAbstract: The importance of understanding healthy behavior from early age has positive impact on children development. One of the healthy behaviors in children is brushing teeth. Therefore, the purpose of this study is to improve knowledge and behavior of brushing teeth in children by using fairytale method. The research method used is experimental research with the one-group pretest-posttest design. The result is Z = -3.241 with significance of 0.001 (<0.05) it can be concluded that the fairytale method is effective in improving child knowledge and behavior.Keywords: Storytelling, Behavior, Brushing, Teeth, Child
Place attachments to residents in Buring Rusunawa, Malang City Rahmawati, Intan; Lestari, Sumi
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 26 No. 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v26i2.3589

Abstract

Building facilities in flats is one of the main focuses in improving welfare. The Malang City Government is preparing itself to become a friendly city. One aspect that should be prepared is the suitability of housing which can increase life satisfaction and residential attachment among residents by considering health, comfort and ease of access. This research was carried out with the aim of knowing the dynamics of residential attachment among residents of Buring Flats, Malang City. Seeing this, the research design used was an exploratory sequential design. This design has two phases, namely the first phase will begin with qualitative techniques which are the main interpretation priority, then continued with quantitative in the second phase as confirmatory. The results of the research found that the residential attachment of the residents of Rusunawa Buring, Malang City is based on the existence of place dependence and place identity. The place dependence aspect can be seen from the availability of adequate facilities and services, as well as the utilization of these facilities. Meanwhile, the aspect of place identity is shown by the feeling of comfort they feel while occupying Rusunawa Buring. Keyword: Livability; place attachment; rusunawa.
Penerapan Metode Dongeng dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Menggosok Gigi pada Anak Taman Kanak-Kanak Rachmayani, Dita; Kurniawati, Yunita; Lestari, Sumi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i2.1678

Abstract

Abstrak: Pentingnya pemahaman perilaku sehat sejak usia dini dapat berdampak positif bagi tumbuh kembang anak. Salah satu perilaku sehat pada anak yaitu menggosok gigi. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku menggosok gigi pada anak taman kanak-kanak dengan menggunakan metode dongeng. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain the one-group pretest-posttest. Hasilnya diperoleh nilai Z = -3.241 dengan signifikansi 0.001 (<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa metode dongeng efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku anak.           Kata kunci: Dongeng, Perilaku, Menggosok, Gigi, AnakAbstract: The importance of understanding healthy behavior from early age has positive impact on children development. One of the healthy behaviors in children is brushing teeth. Therefore, the purpose of this study is to improve knowledge and behavior of brushing teeth in children by using fairytale method. The research method used is experimental research with the one-group pretest-posttest design. The result is Z = -3.241 with significance of 0.001 (<0.05) it can be concluded that the fairytale method is effective in improving child knowledge and behavior.Keywords: Storytelling, Behavior, Brushing, Teeth, Child
Resiliensi Pengungsi Korban Sampang Semedhi, Bima Pusaka; Lestari, Sumi; Hasanah, Nur
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi dari pengungsi konflik Sampang.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai metode untuk mengumpulkan data dan menggunakan metode analisis tematik data dengan subjek yang berjumlah 2 orang pengungsi konflik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pengungsi resilien terhadap tekanan dan permasalahan yang terjadi di tempat pengungsian dimana hal itu di buktikan dengan adanya sumber resiliensi yaitu faktor I am, I have, dan I can serta 7 kemampuan resiliensi yaitu kemampuan regulai emosi, pengendalian impuls, analisis kausal, efikasi diri, optimisme, empati, dan reaching out pada kedua subjek.
Peran Perfeksionisme terhadap Strategi Coping pada Mahasiswa Tingkat Akhir Abdullah, Syakrina Alfirani; Sarirah, Thoyyibatus; Lestari, Sumi
Mediapsi Vol 3 No 1 (2017): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.01.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perfeksionisme terhadap strategi coping pada mahasiswa tingkat akhir. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 orang mahasiswa tingkat akhir FISIP Universitas Brawijaya dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi self oriented perfectionism dan socially prescribed perfectionism dengan problem focused coping, namun tidak berhubungan signifikan dengan emotional focused coping. Selain itu, dimensi other oriented perfectionism tidak berhubungan signifikan baik dengan problem focused coping maupun emotional focused coping. Berdasarkan hasil analisis chi square, hanya dimensi self oriented perfectionism yang berperan dalam memprediksi problem focused coping pada mahasiswa tingkat akhir.
Body Dissatisfaction dan Keterkaitannya dengan Subjective Well-Being pada Perempuan Masa Emerging Adulthood Kurnia, Yemima Carolina; Lestari, Sumi
Mediapsi Vol 6 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2020.006.02.2

Abstract

In this research, we aimed to examine the relationship between body dissatisfaction and three aspects of subjective well-being, which included life satisfaction, positive affect, and negative affect. Drawing from accidental sampling, participants were 306 women between the ages of 18 and 25 years who were in the period of emerging adulthood and domiciled in Malang, East Java. Designed as a correlational survey, results in this research revealed that high levels of body dissatisfaction corresponded with low levels of life satisfaction and positive affect. Conversely, high levels of body dissatisfaction corresponded with high levels of negative affect. We explain the theoretical implications of these empirical findings in the discussion section, which also highlights the limitations of the present work as well as recommendations for follow-up studies to overcome these limitations. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dan tiga aspek subjective well-being, yang mencakup kepuasan hidup, afek positif, dan afek negatif. Subjek penelitian adalah 306 perempuan berusia 18-25 tahun yang berada pada masa emerging adulthood dan berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur, yang direkrut atas dasar accidental sampling. Studi korelasional dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingginya body dissatisfaction berkaitan dengan rendahnya kepuasaan hidup dan afek positif. Sebaliknya, tingginya body dissatisfaction berkaitan dengan tingginya afek negatif. Implikasi teoritis dari temuan-temuan empiris ini dielaborasi di bagian diskusi, yang juga membahas kelemahan-kelemahan dalam penelitian ini serta rekomendasi studi lanjutan untuk menutupi kelemahan-kelamahan tersebut. 
Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental: Strategi Menjaga Kesehatan Mental di Kampung Wisata Sumi Lestari; Martomo Wahyudianto
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v4i2.8671

Abstract

Pentingnya menjaga stabilitas kesehatan mental merupakan salah satu kebutuhan dasar atau primer bagi manusia, apalagi pada situasi tidak kondusif seperti pada masa terjadinya wabah covid-19 masyarakat rentan terhadap gangguan mental, karena itulah sebagai bentuk upaya preventif sangat penting memberikan psikoedukasi kepada masyarakat tentang literasi kesehatan mental agar masyarakat mengetahui dan mengenali gejala-gejala gangguan mental, mampu mencari pertolongan dan perawatan yang tepat sehingga tidak memperparah kondisi gangguan mental yang di derita. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan psikoedukasi literasi kesehatan mental guna menjaga kesehatan mental di kampung wisata. Metode kegiatan psikoedukasi yakni dengan cara penyuluhan dan konsultasi pribadi secara gratis, dengan jumlah informan 19, metode evaluasi kegiatan dengan memberikan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh berdasarkan skor pre-post-test dapat disimpulkan bahwa kegiatan psikoedukasi berupa penyuluhan tentang literasi kesehatan mental efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat artinya meningkatkan hard skill. The importance of maintaining mental health stability is one of the basic or primary needs for humans, especially in situations that are not conducive such as during the Covid-19 outbreak, people are vulnerable to mental disorders, therefore as a form of preventive effort it is very important to provide psychoeducation to the community about mental health literacy so that people know and recognize the symptoms of mental disorders, and they can seek help and proper treatment in order not to aggravate the condition of mental disorders suffered. The purpose of this activity is to provide psychoeducation on mental health literacy in maintaining mental health in tourist villages, with a total of 19 female respondents, the method of psychoeducational activities by free counseling and personal consultation. The obtained results based on the pre-post-test score can conclude that psychoeducational activities by counseling on mental health literacy are effective in increasing public knowledge means increasing hard skills.