Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Kapabilitas Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Lembaga Xyz Provinsi Jawa Barat Menggunakan Framework Cobit 2019 Aspek Perubahan Manajemen It Saputra, Rizky Eka; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong organisasi untuk mengoptimalkan tata kelola TI.Lembaga XYZ Provinsi Jawa Barat, sebagai bagian dari badan Survei nasional, perlu memastikan tata kelola TI yang sesuaidengan tujuan bisnis dan standar yang berlaku. Penelitian inimenganalisis kapabilitas tata kelola TI di Lembaga XYZ menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan fokus padadomain BAI06 (Mengelola Perubahan) dan BAI07 (Mengelola Penerimaan dan Transisi Perubahan). Data dikumpulkanmelalui wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Hasil penelitian ditemukan bahwa beberapa area yang perluditingkatkan mencakup dokumentasi formal yang lebih lengkap, evaluasi yang lebih terstruktur, dan koordinasi antartim yang lebih optimal. Rekomendasi perbaikan meliputi pengembangan kebijakan dan prosedur formal, peningkatankualitas dokumentasi, implementasi evaluasi yang lebih sistematis, serta peningkatan koordinasi antar tim. Selain itu,roadmap implementasi disusun sebagai panduan untuklangkah-langkah konkret yang perlu diambil. Penelitian inimemberikan gambaran komprehensif tentang kondisi tatakelola TI di Lembaga XYZ dan menyediakan rekomendasiuntuk meningkatkan kapabilitas proses manajemen perubahan secara keseluruhan Kata kunci — tata kelola TI, manajemen perubahan, COBIT 2019, kapabilitas proses, analisis kesenjangan
Analisis Kapabilitas Tata Kelola Ti Di Lembaga Xyz Provinsi Jawa Barat Menggunakan Framework Cobit 2019 Pada Aspek Keamanan Informasi Irfandi, Muhammad Reza; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan teknologi informasi mendorong implementasi e-government di lembaga pemerintah, termasukLembaga XYZ, untuk meningkatkan layanan publik sesuaiInpres No. 3 Tahun 2003. Keamanan informasi menjadi aspekkrusial yang perlu didukung oleh tata kelola TI yang baik. COBIT 2019 merupakan kerangka kerja tata kelola TI yangdapat dimanfaatkan Lembaga XYZ untuk memperkuat keamanan informasi dan mencapai tujuan e-government.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas dan kondisi tata kelola TI di Lembaga XYZ serta memberikanrekomendasi berdasarkan COBIT 2019 pada domain APO13 (Managed Security) dan DSS05 (Managed Security Services).Metode penelitian menggunakan implementasi COBIT 2019 fase satu sampai empat, meliputi penentuan ruang lingkup,penentuan target, analisis kondisi eksisting, dan penyusunan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapakelemahan dalam tata kelola TI Lembaga XYZ, terutama pada aspek keamanan informasi. Analisis gap mengidentifikasiperbedaan antara kondisi saat ini dengan target yang diharapkan. Rekomendasi yang disusun mencakuppeningkatan proses manajemen keamanan berupa pembaruankebijakan dan prosedur, pelatihan karyawan, serta penggunaan tools yang sesuai. Penerapan kerangka kerja COBIT 2019 dapatmembantu Lembaga XYZ meningkatkan tata kelola TI dan keamanan informasi, dengan implikasi berupa peningkatanefektivitas dan efisiensi layanan publik serta perlindungan aset informasi yang lebih baik. Kata kunci — COBIT 2019, Tata Kelola TI, Keamanan Informasi, APO13, DSS05
Analisis Kapabilitas Tata Kelola Ti Di Lembaga Xyz Provinsi Jawa Barat Menggunakan Framework Cobit 2019 Pada Aspek Software Development Al Hanif, Muhammad Daffa; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Peran Teknologi Informasi (TI) menjadi sangatpenting di era digital yang berkembang pesat, terutama dalammenciptakan kinerja yang efektif dan efisien pada suatu instansiatau perusahaan. Penggunaan TI telah menjadi kebutuhanyang harus diterapkan sebagai sarana untuk terus berkembang.Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah menyelaraskanproses bisnis dan teknologi informasi secara efektif. LembagaXYZ mengalami kendala pada aspek software development,sehingga memerlukan perbaikan pada tata kelola TI-nya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkantata kelola TI di Lembaga XYZ menggunakan kerangka kerjaCOBIT 2019. Metode yang digunakan meliputi penentuantarget, identifikasi kondisi eksisting, dan analisis kesenjangan,yang kemudian menghasilkan rekomendasi komprehensifmencakup tiga aspek: people, process, dan technology.Implementasi dari rekomendasi ini diharapkan dapatmembantu Lembaga XYZ mencapai tingkat kapabilitas yangsesuai dengan target yang diinginkan. Dengan demikian,Lembaga XYZ dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensioperasionalnya yang selaras dengan tujuan strategis. Kata kunci— Tata Kelola TI, COBIT 2019, Software Devvelopment, BAI02, BAI03
Analisis Kapabilitas Tata Kelola Ti Pada Lembaga Xyz Di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Framework Cobit 2019 Pada Aspek Manajemen Risiko Fauzanardi, Ichsan; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Teknologi informasi (TI) menjadi komponenkritis dalam operasional perusahaan dan lembagapemerintahan, namun penggunaannya sering tidak efektif danmemerlukan tata kelola yang baik. Lembaga XYZ di ProvinsiJawa Barat, sebagai organisasi di bidang statistika, perlumenerapkan tata kelola TI untuk mengoptimalkan penggunaanteknologi dan mengelola risiko. Implementasi Tata KelolaManajemen Teknologi Informasi (TKMTI) menggunakankerangka kerja COBIT 2019, khususnya domain EDM03 danAPO12, dapat meningkatkan manajemen risiko dan efisiensioperasional. Penelitian ini bertujuan memahami kondisi tatakelola TI, menganalisis kesenjangan, dan merancangrekomendasi pada proses manajemen risiko di Lembaga XYZ,yang berfokus pada domain EDM03 dan APO12. Menggunakanmetode menentukan target, penilaian kondisi eksisting dananalisis kesenjangan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkanLembaga XYZ memerlukan perbaikan pada domain EDM03dan APO12. Kesenjangan utama meliputi kurangnya kebijakanformal dan sistem pencatatan komprehensif untuk manajemenrisiko. Rekomendasi perbaikan mencakup pengembangankebijakan dan prosedur manajemen risiko menyeluruh,implementasi sistem pelaporan terstruktur, peningkatankesadaran karyawan, dan evaluasi berkala untukmeningkatkan efektivitas manajemen risiko di lembagatersebut. Kata kunci— COBIT 2019, Tata Kelola TI, EDM03, APO12
Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi Pada Pt. Xyz Menggunakan Framework Cobit 2019 Pada Risk Profile Pramoedya, Rydho Helmy; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. XYZ sudah mempunyai divisi ERM (Enterprise Risk Management) untuk mengelola manajemenrisiko secara umum dan belum melakukan manajemen risiko TI secara khusus. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasirisiko yang mungkin akan muncul dalam operasional divisi IT PT. XYZ karena pada divisi IT tersebut belum menerapkanmanajemen risiko TI. Penelitian ini menggunakan framework ISO 27005 sebagai panduan utama dalam pengelolaan risiko,dan untuk COBIT 2019 digunakan sebagai identifikasi risiko dan sumber risiko yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitimengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari Expert Headunit TI dan Staff unit TI mengenai pandangan dan pengalaman terkait pengelolaan risiko dan melakukan wawancaramendalam untuk memvalidasi hasil dari kuesioner. Hasil dari identifikasi yang peneliti dapatkan 4 risk profile yang sudahdilakukan penentuan oleh PT. XYZ dengan total 21 risiko yang telah diidentifikasi bahwa Divisi IT memerlukan manajemenrisiko yang menyeluruh untuk mengantisipasi berbagaiancaman dan kelemahan yang dapat mempengaruhi IToperasional dan keberlangsungan Perusahaan. Kata kunci— Manajemen Risiko, Teknologi Informasi, ISO/IEC 27005, COBIT 2019
Analisis Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Berdasarkan Kerangka Kerja Cobit 2019 Domain Mea03 Dan Mea04 : Studi Kasus Pada Pt Xyz Hidayah, Sabrina; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT XYZ merupakan perusahaan dibawahnaungan BUMN yang bergerak di bidang produksi Alat UtamaSistem Persenjataan (ALUTSISTA) untuk kebutuhan TentaraNasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara RepublikIndonesia (POLRI). PT XYZ berkomitmen untuk menyediakanproduk – produk berkualitas tinggi guna mengurangiketergantungan pada pihak luar. Sebagai perusahaan BUMN,PT XYZ harus memastikan kepatuhan terhadap persyarataneksternal serta pengelolaan jaminannya telah dilaksanakandengan baik. Oleh karena itu diperlukan analisis kepatuhanterhadap persyaratan eksternal serta pengelolaan jaminannya.Dalam rangka menentukan area yang perlu diperbaiki, prosesMEA03 dan MEA04 pada kerangka kerja COBIT 2019menyediakan panduan yang komprehensif untuk menganalisiskondisi tata kelola TI perusahaan saat ini. Penelitian inibertujuan untuk menilai kondisi eksisting tata kelola TI di PTXYZ dan menentukan tingkat kapabilitas proses MEA03 danMEA04, sehingga dapat diidentifikasi kesenjangan yang perludiperbaiki melalui rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pada MEA03 terdapat satu kesenjangan, yaitu padaaktivitas MEA03.03. Sedangkan pada MEA04 terdapat 1 prosesyang sudah dilakukan namun baru sebagian, yaitu pada prosesMEA04.06. Kata kunci— COBIT 2019, Tata Kelola TI, MEA03, dan MEA04
Analisis Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Pada Pt Xyz Pada Objektif Apo13 Dan Dss05 Aydila, Aisyah Wulan; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Di era digital yang terus berkembang, teknologiinformasi (TI) menjadi krusial bagi kelangsungan operasionalperusahaan di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis penerapan tata kelola TI di PT XYZ, terutamadalam aspek keamanan informasi, menggunakan kerangkakerja COBIT 2019. Fokus penelitian ini adalah pada objektifAPO13 (Managed Security) dan DSS05 (Managed SecurityServices). Evaluasi menunjukkan bahwa PT XYZ telahmencapai tingkat kapabilitas yang memadai di beberapa area,namun terdapat kekurangan dalam pengelolaan keamananjaringan, titik akhir, dan akses informasi. Rekomendasi yangdiberikan mencakup aspek people, process, dan technology,dengan saran untuk perbaikan kebijakan, prosedur, danpenerapan teknologi guna meningkatkan keamanan informasi.Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu PT XYZdalam mencapai standar tata kelola TI yang lebih baik danmeningkatkan daya saing perusahaan di pasar. Kata kunci— APO13, COBIT 2019, DSS05, Tata Kelola Teknologi Informasi
Implementasi It Service Management (Itsm) Pada Proses Incident Management Dan Problem Management Menggunakan Framework Itil V3 Di Diskominfo Kota Bandung Cheni, Aulia Ulfa; Santoso , Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada era digital saat ini, implementasiTeknologi Informasi (TI) memberikan manfaat sekaligusdampak yang besar terhadap operasi bisnis salah satunya padapenyediaan layanan (service) TI baik organisasi swasta maupunpada pemerintahan. Penyediaan layanan TI juga menjadi fokusdari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KotaBandung, yang merupakan sebuah instansi pemerintah daerahyang bertanggung jawab pada sektor komunikasi daninformatika Kota Bandung di pemerintahan Kota Bandung.Penyediaan layanan di Diskominfo Kota Bandung saat inididukung oleh aturan penerapan SPBE (Sistem PemerintahanBerbasis Elektronik) dan dengan mengadopsi ISO/IEC 20000.Pada penelitian ini dilakukan evaluasi implementasi ITSM padaDiskominfo Kota Bandung menggunakan ITIL V3 pada ServiceOperation proses Incident Management dan ProblemManagement. ITIL V3 sebagai kerangka kerja untukmelengkapi implementasi pengelolaan layanan TI. Penelitian inidilakukan dengan menganalisis gap berdasarkan hasilasseesment ITIL V3 menggunakan pengukuran CMMI yangdidapatkan dari hasil wawancara dengan stakeholder terkait.Tujuan dilakukannya implementasi ITSM menggunakan ITILV3 adalah untuk dapat meningkatkan kualitas pengelolaanlayanan TI sehingga lebih efektif dan efisien, denganmengusulkan roadmap rekomendasi yang nantinya dapatdijadikan sebagai referensi atau acuan pengelolaan insiden danmasalah TI di Diskominfo Kota Bandung. Kata kunci— ITSM, Incident Management, Problem Management, ITIL V3, Diskominfo Kota Bandung.
Implementasi IT Service Management Pada Proses Request Fulfillment dan IT Service Continuity Management Menggunakan Framework ITIL V3 Di Diskominfo Kota Bandung Hilma, Zahra; Santoso, Ari Fajar; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Di era yang semakin canggih dan bergantungpada teknologi ini, manajemen layanan TI sangat diperlukanpada suatu organisasi. Salah satu metode yang dapat digunakandalam proses manajemen layanan TI yaitu dengan InformationTechnology Service Management (ITSM). ITSM penting dalammenangani masalah terkait teknologi informasi sertamenciptakan layanan yang optimal sesuai dengan kebutuhanpengguna. ITSM dapat menjadi metode yang sistematis bagiinstansi seperti Diskominfo Kota Bandung untukmengoptimalkan penggunaan TI dalam memberikan layananyang lebih baik. Dalam pengelolaan layanannya, DiskominfoKota Bandung sudah memenuhi standr SPBE dan ISO 20000,namun belum menetapkan kerangka kerja ITIL. Saat ini,Diskominfo menghadapi tantangan dalam pengelolaan tingkatlayanan, seperti kurang efektifnya penanganan permintaanlayanan dan respons terhadap layanan terkait kontinuitas yangmasih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian inibertujuan untuk meningkatkan pengelolaan layanan padaproses Request Fulfillment dan IT Service ContinuityManagement dengan menerapkan kerangka kerja ITIL V3sebagai panduan terbaik dalam ITSM. Metode yang digunakanpenelitian ini mencakup studi literatur, wawancara, sertapengisian assessment. Data yang diperoleh akan dianalisismenggunakan ITIL V3 untuk mengidentifikasi area yang perludiperbiki. Penlitian ini menghasilkan rekomendasi yangmencakup people aspect, process aspect, dan technology aspectuntuk menyelesaikan permasalahan yang ada, sertapenyusunan roadmap implementasi yang dapat diterapkan diDiskominfo Kota Bandung. Kata kunci— ITSM, ITIL V3, Request Fulfillment, IT ServiceContinuity Management, Diskominfo Kota Bandung.
Strategi Terintegrasi Perancangan Framework AI Readiness untuk Meningkatkan Kesiapan Organisasi dalam Mengadopsi Kecerdasan Buatan Rahmadhini, Indryana; Praditya, Dhata; Fajar , Ari
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi salah satupendorong utama transformasi di berbagai sektor, membawaperubahan besar pada cara organisasi menjalankan operasinya.Penerapan AI yang sukses dapat menghasilkan efisiensi,inovasi, dan keunggulan kompetitif. Namun, di tengah potensiini, banyak organisasi menghadapi tantangan signifikan dalammenilai kesiapan mereka untuk mengadopsi AI, terutama padatahap awal (pre-adoption). Tantangan ini mencakup berbagaiaspek, seperti kesiapan data, kecukupan teknologi, danpengembangan keterampilan tenaga kerja. Penelitian inibertujuan mengembangkan sebuah Framework Kesiapan AIyang komprehensif dengan fokus pada enam aspek utama:Kesiapan Data, Infrastruktur dan Teknologi, Tenaga Kerja danKeterampilan, Tata Kelola dan Strategi Organisasi, Etika,Kepercayaan, dan Manajemen Risiko, serta Kasus Bisnis danPenyesuaian Nilai. Framework ini dirancang untuk menjadialat strategis bagi organisasi dalam menilai kesiapan merekasecara sistematis, mengidentifikasi kesenjangan yang ada, sertamerancang strategi adopsi yang efektif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa framework ini tidak hanya relevan diberbagai sektor, tetapi juga menekankan pentingnya adopsi AIyang etis, terukur, dan berkelanjutan. Pendekatan inidiharapkan dapat mendorong organisasi memanfaatkan AIsecara optimal, sekaligus memitigasi risiko yang mungkintimbul dari penerapannya. Kata kunci— Kecerdasan Buatan, Framework Kesiapan AI,Pre-Adoption.