Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Risk Priority Number di PT. Pabrik Gula Candi Baru Sidoarjo Gatot Basuki Hari Mukti; Jeremia Tri Wardhana
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.031 KB)

Abstract

Sistem Manajemen K3 (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan pengkajian dan pemeliharaan kebijakan K3. PG. Candi Baru sebagai salah satu pabrik gula yang memiliki kapasitas produksi yang cukup tinggi yaitu 3.000 Ton Cane per Day (TCD) dan jumlah pekerja lebih dari 500 orang wajib menerapkan SMK3. Karena potensi bahaya yang cukup tinggi dan bisa menyebabkan para pekerja mengalami kecelekaan dan perusahaan mengalami kerugian. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan menerapkan SMK3 di lingkungan PG. Candi Baru. Obyek penelitian yang dipilih untuk melakukan analisis potensi bahaya adalah di Unit Produksi. Di dalam Unit Produksi terdapat lima stasiun yaitu Stasiun Gilingan, Stasiun Pemurnian, Stasiun Penguapan, Stasiun Masakan dan Stasiun Puteran. Identifikasi potensi bahaya dilakukan dengan menggunakan metode Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 36, di kebocoran evaporator RPN tertinggi sebesar 27, di juice heater. Identifikasi juga dilakukan dengan melakukan penentuan tingkat risiko dari extreme risk hingga low risk. Dari identifikasi bahaya yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa, PG. Candi Baru harus memberikan perbaikan pada mesin dan peralatan, memberikan rambu pada lokasi berbahaya dan menyediakan APD agar pekerja bekerja dengan aman. Selanjutnya yang dilakukan adalah membuat Dokumen Manual SMK3 yang berisi Standar Opersional Prosedur (SOP) yang mengatur proses kerja yang aman bagi para pekerja di PG. Candi Baru.
Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Benowo, Kota Surabaya melalui Integrasi Kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian Masyarakat Ni Luh Putu Hariastuti; Evi Yuliawati; Lukmandono Lukmandono; Suparto Suparto; Hastawati Chrisna Suroso; Suparjo Suparjo; Suhartini Suhartini; Rony Prabowo; Gatot Basuki Hari Mukti; Anindya Rachma Dwicahyani; Yoniv Erdhianto; Ali Sulthon
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 3, No. 2: October 2024
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2024.v3i2.6113

Abstract

Kegiatan KKN-PPM Teknik Industri ITATS dilaksanakan di dua kelurahan Kecamatan Benowo Surabaya yaitu Kecamatan Sememi dan Kandangan. Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2024. Kegiatan diawali dengan pendekatan kepada masyarakat dan observasi langsung bersama aparat kelurahan, kelurahan, RT, dan RW. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas warga, mengembangkan UMKM lokal, dan menciptakan fasilitas ruang terbuka bagi warga untuk beraktivitas. Berdasarkan hasil diskusi dan kesepakatan dengan pihak mitra KKN dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama, maka kegiatan pendampingan mengacu pada proses pembangunan green house, pendampingan UMKM dalam mengenal e-commerce dan kegiatan pemasaran produk unggulan warga, meningkatkan ketrampilan dan pemahaman software siswa sekolah dan juga pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan warga. Dari keseluruhan program kerja yang dilakukan pada akhirnya diharapkan dapat memberikan dampak positif. Seluruh warga dapat memanfaatkan secara maksimal kegiatan pendampingan, bantuan sarana dan fasilitas yang diberikan sehingga kesejahteraan dan peningkatan perekonomian masyarakat dapat meningkat lebih baik lagiKata kunci: pengabdian, masyarakat, pendampingan, kesejahteraan, produktivitas, UMKM.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program GAPURA (Galang Aksi Pungut Organik Racik Kompos) untuk Pengolahan Sampah Organik Berbasis Sumber Daya Lokal di Desa Sidomojo Lukmandono Lukmandono; Ni Luh Putu Hariastuti; Suparto Suparto; Hastawati Chrisna Suroso; Suhartini Suhartini; Gatot Basuki Hari Mukti; Farid Ardyansyah; Anisa Putri Fitriani; Rudi Hartono; Constantinus Johananda Kardinal Vincendy; Rara Nidhana Paramesti; Dyah Ayu Febriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 05 No. 01: March 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i1.8089

Abstract

Program GAPURA (Galang Aksi Pungut Organik Racik Kompos) dilaksanakan oleh mahasiswa Teknik Industri ITATS melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Program ini bertujuan mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga sekaligus meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah limbah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi desa, sosialisasi pemilahan sampah, pelatihan pembuatan kompos berbahan kotoran kambing (kohe) dan kasgot (sisa pakan maggot), serta pendampingan proses fermentasi hingga kompos matang. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga dalam pemilahan sampah organik, keberhasilan pembuatan kompos dengan ciri warna coklat kehitaman dan bau tanah, serta terbentuknya kader lingkungan desa untuk menjaga keberlanjutan program. Program ini tidak hanya berdampak pada pengurangan sampah organik, tetapi juga membuka peluang nilai ekonomi dari produk kompos yang dihasilkan.Kata kunci: kompos, sampah organik, GAPURA, pemberdayaan masyarakat