Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Supply Chain Analysis Using Distribution Requirement Planning (DRP) Based On Bullwhip Effect Parameter (Case Study: Ud. Narwastu, Surabaya) Ni Luh Putu Hariastuti; Elia Fardiya; Anindya Rachma Dwicahyani
Jurnal IPTEK Vol 24, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2020.v24i2.914

Abstract

Narwastu Firm is a company in Surabaya which produces traditional body care and aromatherapy. During the product distribution, this company encounters many mistakes such as inappropriateness between Purcashing Order (PO) from distributors/consumers and the goods delivered due to bullwhip effects. Therefore, this research aimed at reducing the bullwhip effects by implementing Collaborative, Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR) method and investigating a lot sizing technique for producing minimum distribution cost by Distribution Requirement Planning (DRP) method in order to regulate order and plan a certain distribution activity. The research results demonstrated that the bullwhip effect values after CPFR improvement of two products that could be repaired were 1.0 for Body Scrub Goats Milk Balibloom (BSC GM BB) 200 gr and 0.96 for Body Mist Sparkling White (BM SW) 60 ml. Meanwhile, the calculations by Distribution Requirement Planning (DRP) method with Economic Order Quantity (EOQ) method got the plans for ordering Body Scrub Lightening (BSC LIGHT) 200 gr by 182 times with total cost IDR 96,886,476 and Body Lotion Lightening (BL LIGHT) 250 ml by  235 times with total cost IDR 125,873,816.
Review Bidang Kajian Model Persediaan pada Reverse Logistics dan Sistem Rantai Pasok Siklus Tertutup Anindya Rachma Dwicahyani; Firda Ayu Sabda Rifa
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 3, No 1 (2021): Jurnal SENOPATI Vol.3 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2021.v3i1.2151

Abstract

Penelitian terkait pengelolaan persediaan barang bekas pakai pada logistik terbalik atau reverse logistics (RL) mengalami perkembangan yang cukup signifikan beberapa tahun terakhir. Beberapa isu kemudian menjadi tantangan baru bagi para peneliti untuk terus mengembakan model persediaan pada bidang kajian terkait sehingga dapat menjawab kebutuhan dari industri yang riil. Pada penelitian ini, dilakukan pembahasan terkait perkembangan pada ranah penelitian pemodelan persediaan pada RL dan sistem rantai pasok siklus tertutup atau closed-loop supply chain (CLSC). Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran terkait perkembangan model persediaan pada bidang RL dan CLSC, sehingga dapat diidentifikasi peluang penelitian baru dalam hal model persediaan lot sizing untuk dapat diimplementasikan secara praktis pada industri yang ril.
Pengendalian Kualitas Produk Cacat Hollow Alumunium Menggunakan Metode Six Sigma dengan Tahapan DMAIC (Studi Kasus di PT. XYZ Surabaya) Dhedy Yuswandi; Anindya Rachma Dwicahyani
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.307 KB)

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company that produces various aluminum products, such as truss, battens, hollow and galvalume. In order to improve and control product quality and minimize product defects, the first step that companies need to do is to find the root of any problems regarding product quality that do not meet specifications. In this study, an analysis of hollow product quality control was carried out using the six sigma method under DMAIC (define, measure, analyze, improve, control) stages to reduce defective products. Six sigma is a quality control method that pays more attention to the creation of high quality products with the smallest possible defect rate. The results showed that there were three types of product defects, namely detached clamp, eroded material and some wavy parts. From the DPMO and sigma calculation of hollow product, it is known that the average level of DPMO is 20,615 and sigma value is 3.6. 
Perancangan dan Analisa Sistem Perpipaan Pompa Sertifugal P.100/15 pada Unit Kilang Cepu Indra Adi Gunawan; M arif; Donny Albari; Zain Lillahulhaq; Syamsuri Syamsuri; Anindya Rachma Dwicahyani
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.008 KB)

Abstract

A centrifugal pump is a pump that works on the principle of increasing fluid pressure by increasing speed through centrifugal force. The application of pumps is mostly carried out in the industrial sector to deliver fuel, air and other multi-phase fluids. The design of the pump must be adjusted to the layout of the piping system through which the fluid flows and consider the height of the pipe at the pump. In this research, the design and analysis of the piping system on the P.100/15 Sertifugal Pumps at the Cepu Refinery Unit was carried out. This research involved the mayor and minor losses in the piping system. In addition, the calculation of power in the piping system is also carried out. From the calculations made, the total head is 17.403 m with a pump power of 1.7 kW.
Perancangan Perangkat Pembelajaran Internet of Things (IoT) dan Pengenalan Robotika Kepada Siswa Sekolah Menengah di Surakarta Sekitarnya Pringgo Widyo Laksono; Retno Wulan Damayanti; Cucuk Nur Rosyidi; Eko Pujiyanto; Wakhid Ahmad Jauhari; Anindya Rachma Dwicahyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi (Adipati) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman dan keterampilan pada siswa sekolah menengah mengenai Internet of Things (IoT) dan teknologi robotika adalah hal yang penting untuk menjawab tantangan global. Melalui pengenalan IoT dan robotika, siswa mendapatkan kesempatan untuk merancang, membangun, dan memprogram perangkat IoT dan robot secara langsung. Tujuan program ini adalah untuk memperkenalkan siswa pada konsep dan penerapan teknologi serta membantu mereka mengembangkan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja abad ke-21. Siswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang IoT dan robotika, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin berkembang di era revolusi industri 4.0. Selain itu, mitra industri yang terlibat dalam program ini, CV Enuma Technology, akan mendapatkan manfaat dalam mengembangkan produk media pembelajaran yang dapat dikomersilikilkan di pasar secara lebih luas. Melalui program ini, mitra industri dapat meningkatkan kualitas produk yang dibutuhkan oleh konsumen serta meningkatkan daya saing di pasar teknologi yang terus berkembang.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity dan Periodic Order Quantity untuk Efisiensi Biaya (Studi Kasus: PT X) Ranita Sylfi Septiyaningsih; Anindya Rachma Dwicahyani
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17065

Abstract

Persediaan memegang peranan penting dalam kelancaran proses produksi dan pemenuhan permintaan pelanggan. Pada penelitian ini, dilakukan analisis pengendalian persediaan bahan baku di PT X, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang offset dan packaging, dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Periodic Order Quantity (POQ). Analisis dilakukan terhadap lima jenis bahan baku kertas yang dianggap paling kritis berdasarkan analisis Pareto. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan jumlah pemesanan yang lebih optimal dengan frekuensi yang lebih rendah dan total biaya persediaan yang lebih efisien dibandingkan dengan metode POQ maupun kebijakan perusahaan sebelumnya. Total biaya persediaan dengan EOQ untuk bahan baku Barang A adalah sebesar Rp3.607.490, sedangkan dengan POQ sebesar Rp4.236.187. Selain itu, analisis sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan secara signifikan memengaruhi total biaya persediaan dan kuantitas pemesanan. Temuan dari penelitian ini menyarankan bahwa metode EOQ dapat digunakan sebagai pendekatan yang lebih efisien untuk pemesanan bahan baku di PT X.
Pemasaran Digital Pupuk Kompos di Desa Ketajen Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo Suparto Suparto; Rony Prabowo; Yoniv Erdhianto; Anindya Rachma Dwicahyani; Gatot Basuki HM; Suhartini Suhartini; Kayla Arfat Nursayyidah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4191

Abstract

Pemasaran produk pupuk kompos melalui platform digital bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pemasaran dan daya saing produk UMKM dengan memanfaatkan teknologi digital. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha pupuk kompos di Desa Ketajen dalam memasarkan produknya secara mandiri dan menjangkau pasar yang lebih luas secara online. Kegiatan diawali dengan identifikasi produk pupuk kompos hasil pengolahan sampah organik rumah tangga melalui observasi dan diskusi langsung dengan pelaku usaha untuk memahami bagaimana proses produksi serta kendala yang terjadi dalam pemasaran, khususnya keterbatasan akses pasar dan pemanfaatan media digital. Selanjutnya dilakukan sosialisasi dan pendampingan pemasaran digital kepada pelaku UMKM. Pendampingan mencakup pengenalan dan penggunaan media sosial serta platform digital seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Instagram, dan Facebook Marketplace sebagai sarana promosi, pembuatan akun, pengambilan foto produk, penulisan deskripsi produk yang informatif dan menarik, penentuan harga, dan simulasi penjualan dan penanganan pesanan secara online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap strategi pemasaran digital dan kemampuan para pelaku UMKM dalam mengelola pemasaran produk pupuk kompos secara online rata-rata sebesar 40%. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi pengembangan pemasaran digital UMKM desa Ketajen dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin berkembang.
Analisis Perbandingan Keputusan Pemesanan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity dan Just-In-Time (Studi Kasus: UD Machillah Jaya) Abimanyu Alifianto; Anindya Rachma Dwicahyani
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 7, No 2 (2026): Jurnal SENOPATI Vol 7, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2026.v7i2.8009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebijakan pemesanan optimal untuk bahan baku produk di UD Machillah Jaya dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ) dan just-in-time (JIT). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini bersifat kuantitatif yang bertujuan untuk menentukan kuantitas dan frekuensi pemesanan optimal, total biaya persediaan, serta perhitungan analisis sensitivitas untuk biaya simpan dan biaya pesan. Dari hasil analisis Pareto, diketahui bahwa bahan baku plat baja 3 mm adalah bahan baku yang paling krusial dan harus dikelola secara optimal. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ pada bahan baku plat baja 3 mm menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 54 lembar dengan frekuensi pemesanan 42 kali per tahun dengan total biaya persediaan Rp 4.316.953. Sementara itu, dengan pendekatan JIT, kuantitas pemesanan optimal adalah 58 lembar dengan frekuensi pemesanan 39 kali per tahun dan total biaya persediaan Rp 4.330.669. Total biaya persediaan dengan metode EOQ menunjukkan efisiensi biaya lebih tinggi dibandingkan pendekatan JIT dengan penghematan sebesar 13,66% dari kondisi eksisting perusahaan. Berdasarkan hasil analisis data, diusulkan bahwa metode EOQ dapat diterapkan oleh UD Machillah Jaya sebagai metode kebijakan pemesanan yang optimal.Kata kunci: pengendalian persediaan, economic order quantity, just-in-time, UMKM