Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Memahami Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Permasalahannya Di Mts Nurul Huda Nurhayati, Nurhayati; Siagian, Sumaya Ananda; Batubara, Wahyu Kurniawan; Azzahra S Meliala, Noor Asninaeka; Madani, Syalwa; Zahro, Fatimah
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xbyt0d62

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tugas, hak dan tanggung jawab rumah sakit terhadap pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dan mengetahui bagaimana hak pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dilindungi secara hukum. Kesimpulan yang diperoleh dengan metode penelitian hukum normatif adalah: 1. Hak rumah sakit adalah segala sesuatu yang demi kepentingan rumah sakit dan dilindungi undang-undang, sedangkan tugas rumah sakit adalah memberikan pelayanan yang aman, bermutu, tidak ada. -Pelayanan kesehatan yang diskriminatif dan efisien. kepentingan pasien diutamakan sesuai standar pelayanan rumah sakit, sedangkan tugas rumah sakit adalah memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan hak orang lain. 2. Setiap orang berhak menerima atau menerima sebagian atau seluruh bantuan yang diberikan kepadanya setelah mengetahui dan memahami sepenuhnya pengaturan tersebut. Hak lain pasien atau masyarakat adalah menuntut ganti rugi dari orang, tenaga kesehatan, dan/atau penyedia layanan kesehatan yang menimbulkan kerugian akibat kesalahan atau kelalaian pelayanan kesehatan yang diterimanya. Tuntutan ganti rugi merupakan jaminan perlindungan hukum bagi pasien yang merasa dirugikan karena belum terpenuhinya hakhaknya sebagai pasien rumah sakit.  The purpose of the research is to find out the duties, rights and responsibilities of hospitals towards institutional patients as consumers of health services and to find out how the rights of institutional patients as consumers of health services are legally protected. The conclusions obtained with normative legal research methods are: 1. The rights of the hospital are everything that is in the interest of the hospital and is protected by law, while the hospital's duty is to provide safe, quality services, no. -Discriminatory health services. -The patient's interests are prioritized according to hospital service standards, while the hospital's duty is to fulfill its obligations in carrying out the rights of others. 2. Everyone has the right to receive or accept part or all of the assistance provided to him after fully knowing and understanding the arrangement. Another right of patients or the public is to claim compensation from persons, health workers, and/or health service providers who cause losses due to errors or omissions in the health services they receive. Claiming compensation is a guarantee of legal protection for patients who feel harmed because their rights as hospital patients have not been fulfilled.   
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMK NEGERI 4 BANJARMASIN Zahro, Fatimah; Nurhikmah, Nurhikmah; Nurdin, Muhammad
Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY) Vol. 3 No. 1 (2026): Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/297n8d94

Abstract

Kinerja guru dan tenaga kependidikan merupakan aspek krusial dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang berkualitas. Pada satuan pendidikan vokasi seperti SMK Negeri 4 Banjarmasin, pencapaian keberhasilan pembelajaran berbasis praktik sangat bergantung pada profesionalisme dan dedikasi sumber daya manusianya. Faktor internal seperti tingkat pendidikan dan disiplin kerja diyakini berperan dalam meningkatkan efektivitas kerja. Tingkat pendidikan mencerminkan kompetensi kognitif dan pedagogis, sementara disiplin kerja menunjukkan sikap tanggung jawab dan konsistensi dalam pelaksanaan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan disiplin kerja terhadap kinerja guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 4 Banjarmasin, baik secara parsial maupun simultan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru dan tenaga kependidikan yang berjumlah 129 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling probabilitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t dan uji F untuk melihat pengaruh signifikan secara parsial dan simultan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, tingkat pendidikan dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Namun secara parsial, hanya disiplin kerja yang menunjukkan pengaruh signifikan, sementara tingkat pendidikan tidak. Hal ini menunjukkan bahwa dalam konteks institusi pendidikan, disiplin kerja menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai.