Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perbandingan Performa Algoritma Machine Learning untuk Prediksi Risiko Kesehatan dari Polusi Udara Purnomo, Niko; Putra, Zico Pratama
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2025.v17i2.002

Abstract

Penelitian ini menggunakan berbagai algoritma pembelajaran mesin untuk menganalisis dan memprediksi hubungan antara polusi udara dan dampak kesehatan masyarakat. Dataset yang digunakan terdiri dari 968 instances dengan 15 fitur yang mencakup indikator kualitas udara (PM2.5, PM10, NO2, SO2, O3) dan data kesehatan (kunjungan rumah sakit, mortalitas, jenis penyakit) yang dikumpulkan dari lima kota besar di Indonesia selama periode Januari-Desember 2023. Lima algoritma pembelajaran mesin dievaluasi secara komprehensif: k-Nearest Neighbors (k-NN), Naive Bayes, Logistic Regression, Support Vector Machines (SVM), dan Neural Network. Kontribusi utama penelitian ini adalah menyediakan analisis komparatif komprehensif dari kelima algoritma tersebut menggunakan evaluasi multi-metrik dan optimasi hyperparameter khusus untuk domain prediksi kesehatan berbasis polusi udara. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma SVM memiliki performa terbaik dengan akurasi 92%, presisi 98%, recall 96%, dan F1-Score 97%. Analisis korelasi mengungkapkan bahwa PM2.5 merupakan prediktor terkuat untuk penyakit respirasi dengan koefisien korelasi 0.78 terhadap kunjungan rumah sakit. Penelitian juga menemukan efek sinergis antara PM2.5 dan NO2 yang meningkatkan risiko kardiovaskular hingga 45%. Di sisi lain, algoritma Neural Network menunjukkan performa terendah dengan akurasi 50% meskipun telah dilakukan hyperparameter tuning ekstensif, mengindikasikan ketidakcocokan arsitektur untuk karakteristik dataset ini. Algoritma Naive Bayes dan Logistic Regression menunjukkan performa moderat dengan akurasi masing-masing 83% dan 88%. Temuan penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk pengembangan sistem monitoring kesehatan real-time dan mendukung pengambilan kebijakan kesehatan masyarakat terkait pengendalian polusi udara di wilayah urban.
Dual-Interface WiFi Packet Sniffer System using ESP32-CAM with Real-Time PCAP Generation for IoT Network Analysis Setiawan, Boy, Boy; Maulani, Maghfiroh; Pratama Putra, Zico; Senoyodha Brennaf, Muhammad
Makara Journal of Technology Vol. 29, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on designing and implementing a cost-effective and energy-efficient WiFi packet sniffer system using the ESP32. The ESP32-CAM module, which combines WiFi, Bluetooth, and microSD support, is used to capture IEEE 802.11 frames in real-time via promiscuous mode. Packets are stored in packet capture format, which is compatible with tools such as Wireshark and Scapy. Developed using the official ESP-IDF, it offers low-level control and high performance. Two user interfaces were implemented: a UART-based text menu and a web-based HTTPS menu hosted on the ESP32 itself. Functional and performance evaluations were conducted with a focus on capturing broadcast and management frames without payload decryption. The system achieves 99.99% packet capture accuracy at 500,000 packets with a total hardware cost of $25 and power consumption of 2.1 W during active capture, representing a 95% cost reduction and 80% power savings compared to commercial alternatives. The download and file-listing speeds through the web-based menu were also evaluated, revealing that the system performs optimally with fewer files but experiences interruptions during large-scale operations. The proposed system provides a lightweight, standalone, and highly portable alternative to conventional packet sniffing tools despite the limitations in encryption handling and resource constraints. This makes it suitable for educational, diagnostic, and preliminary network analysis, particularly in low-power scenarios.
Deteksi Berita Palsu Dwibahasa dengan Pemrosesan Bahasa Alami Irfan Ramadhan; Eni Heni Hermaliani; Zico Pratama Putra
Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Vol 14 No 2 (2026): Jurnal Ticom-Januari 2026
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer Provinsi DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70309/ticom.v14i2.201

Abstract

Mendeteksi berita palsu merupakan tantangan besar di era digital saat ini, terlebih lagi dalam konteks bilingual seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuan dari proyek ini adalah untuk membangun algoritma deteksi berita palsu bilateral yang akurat berdasarkan pemrosesan bahasa alami. Teknik yang digunakan adalah Naive Bayes, metode yang tidak rumit dan efektif untuk mengategorikan teks. Pendekatan penelitian meliputi pengumpulan dataset berita dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan pra-pemrosesan teks yang meliputi normalisasi, tokenisasi, dan vektorisasi dengan metode TF-IDF. Teknik validasi silang kemudian digunakan untuk mengeksekusi dan mengevaluasi model Naive Bayes untuk menilai akurasi, presisi, dan penarikan kembali klasifikasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model ini dapat secara efektif mendeteksi berita palsu dalam kedua bahasa dengan akurasi yang kompetitif sambil menawarkan keuntungan besar yang timbul dari aspek NLP yang meningkatkan kinerja. Dalam penelitian ini, kami menunjukkan bahwa Naive Bayes adalah metode yang ringan dan andal untuk aplikasi deteksi berita palsu multibahasa
Analisis Perbandingan Algoritma Pembelajaran Mesin untuk Meningkatkan Akurasi dan Klasifikasi Tumor Otak Joy Lawa Rizky; Zico Pratama Putra
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.90101

Abstract

Abstrak: Klasifikasi tumor otak bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kinerja beberapa algoritma pembelajaran mesin dalam klasifikasi tumor otak menggunakan Citra MRI. Dalam penelitian ini, metodologi yang digunakan melibatkan pengujian algoritma tradisional seperti K-Nearest Neighbors (KNN), Naïve Bayes, Support Vector Machines (SVM), dan beberapa arsitektur Deep Learning seperti Neural Network Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari citra MRI otak yang telah dilabeli secara manual oleh ahli radiologi. Kami membandingkan kinerja algoritma berdasarkan beberapa metrik evaluasi,  termasuk akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma berbasis Neural Network (0.99) secara signifikan mengungguli algoritma tradisional seperti KNN (0.98), Naive Bayes (0.97), dan SVM (0.98) dalam hal akurasi dan ketahanan terhadap variasi data. Namun, algoritma Neural Network dan metode ensemble menunjukkan kinerja yang kompetitif dengan keuntungan dalam hal interpretabilitas dan kecepatan pelatihan. Studi ini menyoroti keunggulan dan keterbatasan masing-masing algoritma dalam konteks klasifikasi tumor otak dan memberikan panduan praktis untuk memilih algoritma yang paling sesuai berdasarkan kebutuhan klinis dan karakteristik dataset. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan integrasi metode-metode ini dalam sistem pendukung keputusan klinis guna meningkatkan hasil diagnosis dan perawatan pasien===============================================Abstract:Brain tumor classification aims to evaluate and compare the performance of various machine learning algorithms in classifying brain tumors using MRI images. In this study, the methodology involves testing traditional algorithms such as K-Nearest Neighbors (KNN), Naïve Bayes, Support Vector Machines (SVM), and several deep learning architectures, including Neural Networks. The dataset used consists of brain MRI images manually labeled by radiology experts. We compared the performance of these algorithms based on several evaluation metrics, including accuracy, precision, recall, and F1-score. The results show that Neural Network-based algorithms (0.99) significantly outperform traditional algorithms such as KNN (0.98), Naïve Bayes (0.97), and SVM (0.98) in terms of accuracy and robustness to data variation. However, Neural Networks and ensemble methods demonstrated competitive performance with advantages in interpretability and training speed. This study highlights the strengths and limitations of each algorithm in the context of brain tumor classification and provides practical guidance for selecting the most suitable algorithm based on clinical needs and dataset characteristics. Further research is needed to optimize the integration of these methods into clinical decision support systems to enhance diagnosis and treatment outcomes for patients
Implementasi Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Administrasi Dakwah Digital pada Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia Laela Kurniawati; Lindung Parningotan Manik; Irwansyah Saputra; Zico Pratama Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Cordoba Banyuwangi
Publisher : LPPM Universitas Islam Cordoba Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67008/1kzhnc25

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi, termasuk organisasi dakwah. Namun, pemanfaatan teknologi digital pada organisasi pemuda dan remaja masjid masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengelolaan data yang belum terpusat, dokumen administrasi yang belum terstandarisasi, serta proses penyusunan laporan dan publikasi yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) dalam memanfaatkan AI untuk mendukung administrasi dakwah digital. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 10 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memanfaatkan AI untuk penyusunan surat, notulen, laporan kegiatan, pengelolaan data, dan pembuatan konten publikasi dakwah. Hasil evaluasi menunjukkan 80% peserta sangat setuju bahwa kegiatan memberikan manfaat, 70% peserta sangat berminat mengikuti kegiatan serupa, dan 60% peserta menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital, keterampilan administrasi, serta efisiensi pengelolaan organisasi dakwah berbasis teknologi.