Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Didactical Mathematics

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal TIMSS Materi Geometri Aditya Kusuma Wardhani; Haerudin; Ramlah
Didactical Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.403 KB) | DOI: 10.31949/dm.v4i1.2017

Abstract

This study aims to analyze the mathematical problem solving ability of students in working on TIMSS questions on geometry material. This qualitative study using student subjects aged 13─15 years as many as 5 students were selected by purposive sampling.The analytical technique used is descriptive analysis, the data from the problem solving ability test results are analyzed using a problem-solving assessment rubric that has been determined by referring to the problem-solving steps according to Polya. The results showed that the re-examination stage is the stage that is most often forgotten as a result, errors often occur both in the results of the settlement and the formula used. So it can be concluded that the students mathematical problem solving ability in solving the TIMSS questions on geometry material is quite good.
Minat Belajar Matematika di Sekolah Menengah Pertama pada Penerapan Kurikulum Merdeka Hamdhani Dhani; Haerudin Haerudin
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar matematika peserta didik pada penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah Sekolah Menengah Pertama 2 Telukjambe Timur Karawang tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan yaitu peserta didik kelas VIIIC dengan total 41 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah pemberian instrumen non tes berupa angket terkait minat belajar matematika. Instrumen non-tes angket yang diberikan berjumlah 34 pernyataan dengan memuat 4 indikator minat belajar yaitu perasaan senang, ketertarikan untuk belajar, perhatian saat belajar, dan keterlibatan dalam belajar.  Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase hasil jawaban peserta didik pada indikator minat belajar matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan hampir setengah peserta didik memiliki minat belajar matematika dengan rata-rata persentase sebesar 32%. Dengan demikian peserta didik pada Sekolah Menengah Pertama 2 Telukjambe Timur Karawang memiliki hampir setengahnya minat belajar matematika.
Kesalahan Siswa Menyelesaikan Soal PISA Berdasarkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sherly Rosehana; Haerudin Haerudin
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6279

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana kekeliruan yang dialami siswa dalam usaha mencari solusi suatu permasalahan PISA seperti letak, jenis dan penyebabnya yang ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP di Bekasi dengan pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah memberikan tes berupa tiga soal PISA Matematika 2009 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Teknis analisis data pada penelitian ini adalah melakukan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematis sebesar 22,2. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tergolong pada kategori tinggi memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tergolong pada kategori sedang memenuhi tahap memahami masalah, menyusun rencana dan melaksanakan rencana. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tergolong pada kategori rendah hanya memenuhi dua dari empat tahap menyusun rencana dan melaksanakan rencana.