Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Meningkatkan Pengetahuan Anak Mengenai Bullying Melalui Metode Show and Tell Juan Frido Manihuruk; Malida Putri
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v2i1.1503

Abstract

Lately, news of bullying cases in Indonesia has returned to the surface. Reporting on bullying cases at a Solaya Medan orphanage is one of the focuses of discussion in this journal. As a chain that never breaks, bullying continues to color the world of education in Indonesia without serious eradication. Actually bullying is not only in the world of education, but also in the family, performance etc. Especially in the world of street children, street children are often bullied by thugs who are older than them and bigger than them. This all seems to make us realize how serious the problem of bullying is which has become global and serious. Early prevention through moral education, implementation of living with family and responsibility, as well as legal arrangements as an effective start to reduce acts of bullying in society. Settlement through legal channels is of course the last step that requires collaboration and is carried out continuously by all parties without exception, starting from oneself, family, community and the State.
Penerapan Kebijakan New Normal dalam Pola Perilaku Masyarakat Yohana Eka Trisna Sihotang; Malida Putri
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 6 No. 2 September 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.279 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v6i2.13529

Abstract

Kebijakan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru mendorong perubahan norma dalam tatanan sosial, politik, ekonomi pada level individu, komunitas, kelembagaan, dan hubungan antar bangsa. Perubahan yang terjadi bersifat fundamental mengubah struktur dasar dalam masyarakat seperti budaya peduli kebersihan, budaya dengan jarak fisik dan sosial, serta budaya digital. Pasar Pusat Pasar merupakan pusat perbelanjaan di Kota Medan yang menerapkan kebijakan New Normal dengan membatasi mobilitas kegiatan masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kebijakan New Normal dalam pola perilaku masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat pedagang dan konsumen akan pelaksanaan operasional kebijakan New Normal sehingga dukungan dan kerjasama antar pengelola pasar, pedagang dan konsumen dibutuhkan untuk memelihara kesehatan dan keberlangsungan dalam bertahan hidup dalam masa pandemi covid-19 di PD Pasar Pusat Pasar Kota Medan.
Pengaruh Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Kejadian Stunting di Desa Parsibarungan Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara Yuli Harum Mayarli Sidabutar; Malida putri
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v2i2.2387

Abstract

Study this discuss about influence social economy family with Stunting incident in the District Pangaribuan Regency North Tapanuli. Stunting is condition fail grow a child consequence infection nutrition recurrent ( chronic ) so that child more short from friend her age. The stunting indicator is seen from tall body age (TB/U) if z-score value <-2SD is said short and said very short if z-score value <-3SD. Study this conducted with destination for knowing how much big influence social economy family with Stunting incident, District Pangaribuan Regency North Tapanuli. Method study this use Spearman Rank Correlation with approach quantitative. Technique withdrawal sample on study this is saturated sampling where all member population used as sample, then sample study this is all family with child stunting incident in the village Parsibarungan Subdistrict Pangaribuan Regency North Tapanuli, totaling 24 families. Results study with analysis Spearman Rank test obtained score significance Among social economy family with stunting incidence of 0.000 or more small from 0.05 so that, Ha is accepted and Ho is rejected which shows existence significant influence Among social economy family with stunting incident. Based on results testing then know score coefficient Spearman Rank correlation is 0.739 which means there is high influence and strong.
PENYERAHAN ALAT BANTU PENDENGARAN BAGI TUNA RUNGU OLEH DINAS SOSIAL WONOSOBO Nicholas Endra Sirait; Malida Putri
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i1.1539

Abstract

pengabdian ini menganalisis dampak program penyerahan alat bantu pendengaran oleh Dinas Sosial Wonosobo terhadap kualitas hidup penyandang disabilitas auditif di wilayah tersebut. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi perubahan positif dalam aksesibilitas, pemberdayaan individu, dan dukungan dari Dinas Sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aksesibilitas fisik dan komunikasi, memungkinkan penyandang disabilitas untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari. Pemberdayaan individu menjadi aspek penting, dengan alat bantu pendengaran bukan hanya berfungsi sebagai solusi teknis tetapi juga sebagai simbol kebebasan dan kemandirian. Para penerima manfaat melaporkan peningkatan kepercayaan diri, memungkinkan mereka terlibat lebih aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi. Peran proaktif Dinas Sosial Wonosobo menjadi faktor kunci dalam kesuksesan program ini. Selain menyediakan alat bantu, Dinas Sosial juga terlibat dalam memberikan edukasi masyarakat dan menciptakan lingkungan yang inklusif. Meskipun program ini memiliki dampak positif, tantangan seperti kurangnya sosialisasi menuntut perluasan upaya kampanye publik. Kesimpulannya, program penyerahan alat bantu pendengaran oleh Dinas Sosial Wonosobo memberikan dampak positif dalam mendukung inklusi sosial dan kesejahteraan penyandang disabilitas auditif. Dengan mengatasi tantangan dan terus memperbaiki program, diharapkan program ini dapat berlanjut memberikan kontribusi positif dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.
PEMBAGIKAN SEMBAKO UNTUK ANAK STUNTING SERTA SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING BAGI MASYARAKAT DESA TANJUNG ALAM DUSUN V AGAR MEMBERIKAN HARAPAN DAN GIZI YANG BAIK Rizki Ananda; Malida Putri; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1615

Abstract

Stunting  merupakan  masalah  kesehatan  yang  serius  di  Indonesia,  terutama  pada  anak  balita. Desa tanjung alam dusun V merupakan salah satu daerah yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan sosialisasi pencegahan  stunting  bagi  masyarakat  kelurahan  Margasari.  Kegiatan  sosialisasi  ini  dilakukan melalui  pendekatan  edukasi,  pemeriksaan  kesehatan,  pembagian  sembako,  dan  telur.  Edukasi dilakukan  dengan  menyampaikan  informasi  tentang  PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta mikro-makro nutrisi yang diperlukan oleh anak balita. Pemeriksaan  kesehatan  dilakukan  untuk  memantau  pertumbuhan  dan  perkembangan  anak  balita serta  memberikan  saran  dan  masukan  kepada  orangtua  tentang  nutrisi  dan  perawatan  yang diperlukan  untuk  mencegah  stunting.  Selain  itu,  pembagian  sembako  dan  telur  dilakukan  sebagai bentuk dukungan dan motivasi untuk masyarakat agar dapat memperoleh asupan gizi yang cukup. Kegiatan   sosialisasi   ini   diharapkan   dapat   meningkatkan   pengetahuan   masyarakat   tentang pentingnya pencegahan stunting serta mengubah perilaku dan kebiasaan yang tidak sehat menjadi lebih  sehat  dan  mengurangi  risiko  stunting.  Dengan  demikian,  diharapkan  prevalensi  stunting  di Desa tanjung alam dusun V dapat ditekan dan kesehatan anak balita dapat lebih terjamin.
EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT PP PROPERTI TBK Amelia Putrisari; Malida Putri; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i5.2284

Abstract

Jurnal ini membahas peran dan dampak Corporate Social Responsibility (CSR) dalam konteks keberlanjutan perusahaan. Melalui analisis mendalam terhadap implementasi CSR, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan program CSR dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei, wawancara, dan analisis dokumentasi untuk mengumpulkan data Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang berhasil menerapkan CSR dengan strategis mengalami peningkatan reputasi, keterlibatan karyawan, dan kepercayaan masyarakat. Namun, tantangan yang signifikan juga diidentifikasi, termasuk perluasan ruang lingkup CSR, pengukuran dampak yang konsisten, dan integrasi CSR dalam struktur organisasi. Implikasi temuan ini untuk praktik bisnis dan kebijakan perusahaan dibahas dalam konteks mendukung pembangunan berkelanjutan dan meminimalkan dampak negatif. Jurnal ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi CSR, manajer perusahaan, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan efektivitas program CSR mereka, sekaligus menggambarkan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan dalam mencapai tujuan keberlanjutan global.
Efektivitas Bantuan Sosial Tunai (BST) Dalam Upaya Membantu Perekonomian Masyarakat Akibat Pandemi Covid-19 di Desa Om Yohanna Zega; Agus Suriadi; malida Putri
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 1 No. 1 (2022): Community Intervention (Community Development & Community Organization)
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v1i1.8990

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa berbagai dampak yang signifikan, khususnya pada sektor ekonomi yang sempat mengalami kelumpuhan akibat kebijakan pembatasan mobilitas dalam skala besar untuk menekan terjadinya penyebaran virus. Penerunan laju ekonomi yang ditunjukkan oleh peningkatan presentase penduduk miskin selama masa pandemi mendorong pemerintah untuk mengeluarkan beberapa kebijakan dalam upaya membantu masyarakat meringankan beban perekonomian yang terancam selama masa pandemi, salah satunya melalui program Bantuan Sosial Tunai. Ekonomi merupakan salah satu parameter penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Jika jumlah penduduk miskin tinggi, maka kesejahteraan masyarakat terancam. Program Bantuan Sosial Tunai (BST) merupakan bentuk perwujudan intervensi pemerintah melalui Kementerian Sosial RI dalam rangka memberikan stimulus Jaringan Pengaman Sosial, khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Untuk melihat keberhasilan program BST dalam membantu perekonomian masyarakat dapat diukur melalui efektivitas pelaksanaan program. Sehingga, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program Bantuan Sosial Tunai di Desa Ombolata Ulu Kecamatan Gunungsitoli dengan menggunakan 5 indikator dari Edy Strisno, yakni : pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan studi pustaka, wawancara, dan juga dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah lima orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Sosial Tunai, informan kunci yaitu Koordinator Daerah Program Sembako dan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, serta informan tambahan yaitu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamamatan (TKSK) Gunungsitoli. Hasil dari penelitian ini menunjukan persepsi masyarakat Desa Ombolata Ulu Kecamatan Gunungsitoli terhadap program Bantuan Sosial Tunai masih belum dapat dikatakan efektif jika dilihat dari pemenuhan indikator efektivitas yang digunakan seperti; kurangnya pemahaman masyarakat mengenai program akibat tidak adanya sosialisasi terbuka, sasaran program yang belum merata, serta waktu pelaksanaan program yang terkadang tidak menentu.
Dampak Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Terhadap Kesejahteraan Pedagang Pasar Horas Kota Pematangsiantar Mufti Irham Syahputra; Mia Aulina Lubis; Malida Putri
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 1 No. 1 (2022): Community Intervention (Community Development & Community Organization)
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v1i1.9007

Abstract

Pasar Tradisional merasakan guncangan selama Covid-19, terlebih dengan adanya kebijakan PPKM membuat keadaan ekonomi di Pasar ini sangat terpuruk. Bisa dikatakan pedagang pasar hampir tidak pernah melakukan transaksi jual-beli selama PPKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang dirasakan pedagang pasar horas dan bagaimana kondisi pedagang pasar horas Pematangsiantar dengan adanya PPKM. Jenis penelitian ini menggunakan format deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkas kondisi, situasi, atau fenomena realitas sosial yang ada dimasyarakat tentang kondisi, situasi ataupun fenomena tertentu. Aktivitas awal dalam proses pengumpulan data adalah menemukan informan penelitian dilakukan dengan teknik penarikan purposive sampling. Fakta dilapangan mengindikasikan bahwa pedagang menjadi kelompok yang terdampak kesejahteraannya sebab mereka memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap mobilitas masyarakat. Meski dengan demikian dampak dari kebijakan terhadap kesejahteraan pedagang tidak selalu tentang hal yang negatif melainkan juga ada sisi positifnya. Namun dampak PPKM terhadap kesejahteraan Pedagang cenderung negatif karena berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator kesejahteraan tidak stabil seperti pendapatan/omzet yang menurun drastis. Kesejahteraan Pedagang Pasar Horas bisa dikategorikan tidak stabil dikarenakan beberapa pedagang juga mengalami cashless dan masalah lain seperti keretakan hubungan rumah tangga serta terganggunya pendidikan anak.
Dampak Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Dalam Memenuhi Kebutuhan Lanjut Usia Di Desa Kotasan : Dampak Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Dalam Memenuhi Kebutuhan Lanjut Usia Di Desa Kotasan Dinda Pratiwi; Mia Aulina Lubis; Malida Putri
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 1 (2025): Inklusi Sosial dan Permasalahan Kemiskinan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i1.21203

Abstract

Indonesia telah memasuki fase struktur penduduk tua (ageing population) sejak tahun 2021, dengan jumlah penduduk lansia yang terus meningkat. Lansia sering menghadapi masalah sosial seperti kemiskinan, keterlantaran, dan perlindungan yang kurang, sehingga memerlukan perhatian khusus. Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan, termasuk di kalangan lansia, dengan memberikan bantuan sosial yang disertai dengan kegiatan edukatif berupa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2). P2K2 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai perawatan lansia, kesehatan, pendidikan, dan pengelolaan ekonomi keluarga. Penelitian ini berfokus pada dampak P2K2 dalam memenuhi kebutuhan lansia di Desa Kotasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2K2 memberikan dampak signifikan dalam memenuhi kebutuhan fisik, emosional, dan sosial lansia. Kegiatan P2K2 yang dilakukan secara mobile setiap bulan tidak hanya memberikan edukasi tentang perawatan lansia, tetapi juga menciptakan ruang bagi lansia untuk berinteraksi sosial, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Keluarga berperan penting dalam merawat lansia, dengan memberikan perhatian dan mendukung kebutuhan fisik maupun emosional lansia. P2K2 juga memberikan dukungan bagi lansia yang kesulitan hadir melalui kunjungan langsung oleh pendamping.