Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : POSITRON

Studi Quality Control (QC) Pesawat Fluoroscopy (Angiografi) di PT. Siloam Internasional Hospital Makassar menggunakan Multimeter RaySafe (X2) dan Black Piranha RTI Aswad Aswad; Bualkar Abdullah; Dahlang Tahir
POSITRON Vol 8, No 2 (2018): November Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.751 KB) | DOI: 10.26418/positron.v8i2.24752

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan uji quality control (QC) pada pesawat fluoroscopy (angiografi) di PT. Siloam Internasional Hospital Makassar, pengukuran didasarkan pada protokol QC yang dikembangkan oleh Radiological Council Western Australia. Pengukuran yang dilakukan meliputi akurasi tegangan tabung (kVp), waktu fluoroskopik maksimum, dan uji kualitas berkas/half value layer (HVL), linearitas keluaran (mGy/mAs), laju dosis permukaan II, dan kualitas citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian generator dan tabung pesawat sinar-x masih dalam batas toleransi yaitu 1,4%. Nilai maksimum laju dosis pasien tipikal 14,3 mGy/min, dan laju dosis serap reseptor citra sebesar 67,8 mGy/min untuk pengukuran menggunakan 20 cm phantom polymethyl methacrylate (PMMA) yang dioperasikan pada mode dosis normal dan dosis tinggi.
Sintesis dan Karakterisasi Fotoluminisens Carbon Dots Berbahan Dasar Organik dan Limbah Organik Siti Fatimah; Isnaeni Isnaeni; Dahlang Tahir
POSITRON Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.218 KB) | DOI: 10.26418/positron.v7i2.22660

Abstract

Bahan dan limbah organik dapat disintesis menjadi CDs dengan metode green synthesis berbasis microwave assisted. Bahan organik yang digunakan adalah sawi, kentang, biji jagung dan limbah jagung (kulit dan tongkol jagung). Karakterisasi fotoluminisens (PL) digunakan untuk menunjukkan sifat optik CDs. Hasil karakterisasi PL dari CDs berbahan dasar bahan dan limbah organik menunjukkan panjang gelombang yang relatif sama yaitu 500 nm. Perbedaan CDs bahan dan limbah organik yaitu pada intensitas pendaran CDs. CDs biji jagung memiliki intensitas pendaran yang tinggi dibandingkan CDs yang berasal dari bahan organik lainya yaitu 42 a.u.. Sedangkan untuk limbah jagung memiliki panjang gelombang dan intensitas yang relatif sama. Besarnya energi gap yang dihasilkan dari CDs dari bahan organik berada disekitaran 2,46 eV, dimana berada pada rentang energi gap CDs. Hal ini menunjukkan bahwa bahan dan limbah organik dapat disintesis menjadi CDs dengan efektif, efisien, ekonomis dan ramah lingkungan.